Thursday, May 16, 2019

Sinopsis Chinese Drama : Nice To Meet You Episode 03-2

0 comments

Sinopsis Chinese Drama : Nice To Meet You Episode 03-2
Images by : Hunan TV
Gao Jie berjalan berdua bersama dengan Si Cheng. Dia bertanya pendapat Si Cheng mengenai desainnya, apa tidak bagus? Si Cheng menyuruh Gao Jie untuk fokus makan karna ini kan jam istirahat, jadi jangan membahas kerjaan. Gao Jie langsung berkomentar kalau cara bicara Si Cheng mirip seperti kakeknya.
“Benarkah? Berarti aku seperti orang kuno ya?”
“Bukan. Itu adalah kedewasaan dan kehangatan.”
Si Cheng kemudian membahas saat mereka di Thailand kemarin, apa terjadi sesuatu antara Gao Jie dan Dir. Zhou? Karena dia dapat merasakan kalau Dir. Zhou sangat tidak menyukai dan berusaha menjatuhkan Gao Jie. Gao Jie memberitahu kalau waktu itu Dir. Zhou hendak melakukan sesuatu padanya, namun tidak berhasil. Kebetulan ada seseorang di sana yang membantunya dari masalah itu. Dia tidak memberitahu Si Cheng masalah itu karena dia merasa lebih baik jika masalah itu di serahkan kepada Dept. HRD untuk di tindaklanjuti.
Si Cheng memuji Gao Jie yang pemberani. Dan dia juga tahu kalau Gao Jie tidak ingin membuatnya terlibat dalam masalah. Jadi, dia ingin jika suatu saat Dir. Zhou melakukan sesuatu lagi, Gao Jie harus memberitahunya. Gao Jie mengangguk setuju.
Si Cheng kemudian memberitahu kalau di Toko buku Hai Feng akan di adakan seminar mengenai enameling nanti. Pembicaranya cukup terkenal, jadi jika Gao Jie tertarik, Gao Jie bisa pergi ke seminar tersebut. Gao Jie mengiyakan.
--
Pembicaraan Yu Zhi, Yu Yi bersama Ny. Wu dan Gao Hui sudah selesai. Saat Yu Yi masih bicara sedikit dengan Ny. Wu, Gao Hui mengajak Yu Zhi untuk bicara berdua. Kan waktu itu dia kalah taruhan, dan Yu Zhi mengajaknya makan bersama, tapi karena dia membawa ibunya ke dalam makan bersama ini, maka ini tidak akan di hitung seperti yang sudah di janjikan. Jadi, dia menganggapnya masih berhutang pada Yu Zhi. Yu Zhi berkata tidak perlu lagi menganggap ada hutang janji atau apapun, sekarang yang penting adalah membantu Gao Hui agar bisa memenangkan Kompetisi Desain Kreatif.
Gao Hui berkomentar kalau Kompetisi itu tidak lah mudah, jadi Yu Zhi pasti tidak akan bisa membantunya. Yu Zhi berkata kalau dia berkata begitu karena dia dan Yu Yi yakin akan petensi yang Gao Hui miliki dan pasti bisa memenangkan Kompetisi tersebut.
Gao Hui kembali membahas mengenai kekalahannya waktu itu saat bertanding Billiar dengan Yu Zhi, dan sampai sekarang dia masih merasa kesal. Yu Zhi menyuruhnya untuk tidak usah kesal, silahkan pilih game lain lain kali, dan dia akan membiarkan Gao Hui menang. Gao Hui tertawa senang mendengarnya.
Saat itu, Yu Zhi mendapat telepon dari staff toko buku Hai Feng yang memberitahu kalau Miss J yang Yu Zhi cari, telah datang. Yu Zhi sangat senang mendengarnya, dan bahkan langsung pamit pergi pada Gao Hui. Gao Hui nampak jelas tidak rela dia pergi, tapi Yu Zhi sudah terlanjur lari pergi. Sekilas, Yu Yi melihat wajah Gao Hui  yang menatap Yu Zhi.
--
Seorang pria, baru saja tiba di Shanghai. Sepertinya, dia  sudah lama tidak kembali ke Shanghai karna dia terus saja melihat sekitar kota Shanghai yang telah banyak berubah. Pria itu adalah Gao Hai.


Gao Hai pergi ke sebuah tempat. Dan saat itu, dia melihat seorang anak kecil yang sedang berdebat dengan seorang wanita, Pan Yue, mengenai gambar kupu-kupu. Melihat Pan Yue, membuat Gao Hai teringat saat dia meninggalkan Pan Yue dulu.
Anak itu mengejek gambar Pan Yue yang jelek, bahkan lebih jelek dari gambarnya. Pan Yue tidak terima dan berdebat dengan anak itu kalau gambarnya jauh lebih bagus dari gambar anak itu. Anak itu kesal dan melempar kertas-kertas gambar Pan Yue dan bahkan menendangnya.

Gao Hai terkejut melihat Pan Yue yang sangat berbeda dengan dulu. Dia kemudian keluar dari persembunyiannya dan menegur anak itu karena telah mengganggu Pan Yue. Anak itu berlari pergi kembali ke rumahnya sambil berteriak mengejek Pan Yue orang gila.
Gao Hai memanggil Pan Yue, dan bertanya apa Pan Yue ingat padanya? Tapi, Pan Yue tidak menjawab pertanyaannya dan malah mengadu kalau gambar kupu-kupunya jadi kotor. Gao Hai melihat gambar yang di buat oleh Pan Yue, dan dia tampak sangat kaget karena gambar itu sama seperti gambar anak TK.
“Apa yang terjadi? Bagaimana bisa kau menjadi seperti ini?” tanyanya bingung.
Pan Yue tidak menjawab. Dia hanya mengambil kertas gambarnya dari tangan Gao Hai dan membersihkannya. Gao Hai tampak sangat sedih melihat kondisi Pan Yue sekarang ini.
--
Poster yang Yu Zhi letak di toko buku Hai Feng, tertutupi dengan poster mengenai seminar Emaneling.


Yu Zhi sudah tiba di toko buku itu dan melihat banyak orang yang datang ke seminar. Di antara para peserta seminar itu, ada Gao Jie. Yu Zhi bertanya kepada kasir, dimana Miss J-nya? Dan kasir menunjuk ke arah meja nomor 3, dimana ada dua orang wanita di sana.

Dan para wanita itu, yang melihat kedatangan Yu Zhi, langsung sibuk memotretnya. Yu Zhi melihat mereka, dan jelas mereka bukanlah Miss J yang di carinya. Dengan kesal, dia berjalan ke meja nomor 3, dan merebut ponselnya. Dia marah karena 2 wanita itu telah mengerjainya, dengan berpura-pura mengaku sebagai Miss J dan bahkan memotretnya. Dia yakin kalau mereka pasti akan memposting gambarnya ke medsos kan?
Kedua wanita itu awalnya tidak mau mengaku, tapi karena sudah ketahuan, akhirnya mereka mengaku. Wanita berambut panjang berkata kalau dia hanya melakukan taruhan dengan temannya untuk membuktikan apakah poster pencarian Miss J itu benar atau hanya tipuan yang di lakukan oleh toko buku. Dan dia tidak sangka, ternyat poster itu benar.
Yu Zhi jelas semakin kesal. Dan karena mereka telah melakukan taruhan dan membuktikan kalau poster itu benar, maka dia akan melaporkan mereka ke polisi. Wanita berambut panjang langsung panik dan berkata kalau dia hanya bercanda.
“Apakah itu lucu?!” tanya Yu Zhi marah. Membuat kedua wanita itu terdiam, takut. “Aku mencari seseorang yang sangat penting bagiku.”


Kedua wanita itu memohon maaf dengan sangat. Dan karena berurusan dengan kedua wanita itu, Yu Zhi jadi tidak melihat Gao Jie yang berjalan keluar dari toko buku setelah seminar usai.



Sepertinya, Surga masih belum ingin mempertemukan mereka, karena beberapa kali mereka berada dalam jarak yang sangat dekat, tapi mereka tidak bertemu. Inilah yang namanya takdir. Ada kalanya, orang yang paling ingin kau temui, terasa sangat jauh walaupun sebenarnya mereka berada dekat.
--
Di rumah,
Kakek Gao Jie sedang melihat pecahan porselen dengan kaca pembesar. Gao Jie yang baru pulang, bertanya apa yang sedang di lakukan kakek? Kakek memberitahu kalau hari ini, Pan Yue tanpa sengaja memecahkan pot bunga. Dan karena itu, Pan Yue menjadi sangat cemas dan tidak bisa tidur. Dan agar Pan Yue bisa tidur, dia berkata kalau dia akan menggunakan pecahan-pecahan pot bunga itu menjadi perhiasan.
“Tapi dia bilang bahwa besok pagi, dia mau melihat perhiasan yang ku buat dengan porselen yang pecah ini,” jelas kakek.
“Bisakah pecahan porselen di buat jadi perhiasana?” tanya Gao Jie.
“Permata, mutiara, batu mulia, berlian bisa di jadikan perhiasan. Mengapa porselen tidak bisa?”
“Kakek, kamu benar. Benda apa saja, asalkan itu indah, maka itu berharga,” sadar Gao Jie. “Kilau dan warna keramik menghadirkan keindahan tertentu.  Selanjutnya, pengukuran dapat di sesuaikan dengan desain. Ini memang bahan yang bagus untuk membuat perhiasan. Hari ini, aku dapat pelajaran baru lagi. Oh ya, kek, soal perhiasan, apa hal yang terpenting?”
“Mengapa tiba-tiba kau bertanya hal ini?”
“Baru-baru ini, karena desain-ku, aku menghadapi masalah. Aku merasa desain-ku dingin, tanpa emosi.”
“Hanya berdasarkan pengetahuan yang kau miliki dari buku, dan beberapa keterampilan dasar, kau hanya bisa di sebut sebagai pengrajin. Jika kau ingin menjadi desainer sejati, kau harus memiliki kecerdasan.”
“Tapi, bagaimana desain menunjukkan kecerdasan?”
“Aku tidak mengerti aspek profesi seorang desainer, tapi dari sudut pandang kerajinan membuat perhiasan, guruku pernah mengatakan padaku, apapun yang kau buat, kau harus menggunakan emosimu. Tidak peduli bahan apa yang di gunakan, teknologi kerajinan apa yang digunakan, menggunakan rencana desain apapun, ketika kau berhasil, kau harus dengan sepenuh hati berinvestasi dalam emosimu. Hal yang kau buat setelah berinvestasi dalam emosi, maka itu akan mengandung emosi. Jika masih hidup, maka ia akan memiliki kecerdasan.”
“Ya… perhiasan dengan emosi yang hidup.”
“Benar. Menyalin barang orang lain tidak akan punya emosi. Berbagai hal dengan emosi juga tidak dapat di salin. Xiao Jie, setiap perhiasan memiliki kisahnya sendiri. Kisah yang tersembunyi di dalamnya tidak bisa di ambil.”

Gao Jie mengerti dengan penjelasan kakek, dan berterimakasih atas ilmu baru yang kakeknya berikan.
Setelah itu, Gao Jie masuk ke dalam kamarnya. Dia melihat desain Xue Hua-nya, dan telah sadar kesalahan apa yang perlu di perbaikinya. Dan dia mulai membuat desain yang baru.
--

Gao Hui bertemu dengan Yu Yi di bar. Yu Yi bertanya pada Gao Hui mengenai Ny. Wu yang sepertinya masih ragu untuk bergabung dengan Rui Hua.
“Ibuku suka mencari stabilitas. Dia pergi ke Jin Fu Rong pagi ini. Dan dia sudah pergi ke Fansi beberapa hari yang lalu. Masih ada tujuh atau delapan perusahaan yang menunggunya datang. Mari kita tunggu saja sampai dia menyelesaikan inspeksi,” jelas Gao Hui.
Yu Yi mulai membujuk Gao Hui agar mau bergabung dengan Rui Hua. Karena, di masa yang akan datang, dia yakin, dia yang akan memimpin Rui Hua. Dia juga memberitahu kalau Yu Zhi dan Mu Zi Yun memiliki konflik pribadi, dan agar bisa menurunkan Zi Yun, Yu Zhi pasti akan membantunya. Dan dia juga sudah punya rencana besar untuk seluruh industri perhiasan ini. Dan Rui Hua adalah langkah pertama dari rencananya untuk mereformasi industri.
“Kamu pasti sudah tahu ambisiku dari zaman kuliah. Jadi, kau harus mempercayai ketulusanku. Kau sudah melihat rencana Rui Hua. Aku percaya tidak ada perusahaan lain di industri ini, yang dapat mengusulkan penawaran yang lebih baik.”
“Oke, jangan khawatir. Aku akan memberikan jawaban yang memuaskan,” setuju Gao Hui.
“Oke, aku akan mengingat kata-katamu ini.”
Dan Gao Hui kemudian bertanya apa posisi Yu Zhi di Rui Hua? Yu Yi memberitahu kalau Yu Zhi belum secara resmi masuk ke dalam Rui Hua, tapi dia menegosiasikan kontrak dengan Astor. Yu Zhi juga lebih muda 2 tahun darinya, dan belajar di luar negeri ketika berusia 10 tahun, dan juga menyukai kegiatan di luar ruangan. Yu Zhi berinvestasi di fasilitas panjat tebing          di Cina. Hal yang paling penting, Yu Zhi masih lajang. Yu Yi memberikan informasi Yu Zhi secara lengkap pada Gao Hui.
Gao Hui jelas merasa senang dengan informasi tersebut, dan dia kemudian berkata kalau dia rindu melakukan panjat tebing. Itu jelas kode agar Yu Yi memberitahunya lokasi Yu Zhi biasa melakukan panjat tebing. Yu Yi menyadari kode-nya dan berkata akan mengirimkan alamatnya kepada Gao Hui.
--

Gao Hui sudah pulang ke rumah, dan Ny. Wu yang belum tidur bertanya kenapa Gao Hui pulang larut malam? Gao Hui menjawab kalau dia tadi minum kopi dengan Yu Yi. Ny. Wu dapat menyadari kalau Gao Hui sepertinya telah menetapkan untuk bekerja sama dengan Rui Hua.
Gao Hui segera memanfaatkan moment itu untuk membujuk ibunya. Dia merasa kalau apa yang Yu Yi dan Yu Zhi katakan ada benarnya. Ketidakmampuan Rui Hua juga merupakan kelebihan mereka. Contohnya, mereka sudah mengunjungi Jin Fu Rong tadi, dan perusahaan itu memiliki 8 merk perhiasan. Dan di Fansi, yang mereka kunjungi beberapa hari yang lalu, dia dengar ada seseorang yang lulus dari Saint Martins di London. Dan kepala desainer-nya di anugerahi hadiah utama Kompetisi Desainer Kreatif dulu, yang namanya Si Cheng. Dia merasa jika berkolaborasi dengan mereka, dia tidak akan mendapat banyak ruang untuk berkontribusi.
“Apa yang kau katakan ada benarnya. Namun, Jin Fu Rong dan Fan Si membuat berlian. Aku pikir kamu harus mempertimbangkan ini sedikit dari perspektif profesional.”
“Bu, aku berpikir berbeda tentang ini. Jika aku membuat sesuatu, itu harus eksklusif dan berbeda. Aku tidak ingin bersaing memperebutkan sumber daya dengan ikan kecil lainnya di kolam yang sama. Khusus untuk perusahaan Rui Hua, yang dulunya kuat, tetapi sekarang menjadi merk yang memburuh tetapi masih di hormati. Jika desainku dapat meningkatkan kinerjanya, aku merasa ini akan menjadi tantangan bagi diriku sendiri. Bu, kupikir orang yang harus mempertimbangkan kembali adalah ibu.”
“Oke, aku akan mempertimbangkannya,” setuju Ny. Wu.
Dan tidak lama, suami-nya pulang. Suami dan ayah dari Gao Hui adalah Gao Hai. Gao Hai membuat alasan kalau dia terlambat pulang karena makan malam dengan asosiasi Li Tua dan terlibat diskusi yang panjang tadi.
“Bukankah ayah tadi bilang akan bertemu Direktur Akademi Seni Wang? Kenapa jadi makan malam dengan Asosiasi?” tanya Gao Hui.  
Gao Hai membuat alasan lagi kalau tadi dir. Wang ada urusan jadi janji temu mereka di undur. Ny. Wu kemudian mengomentari wajah Gao Hai yang terlihat tidak begitu sehat, apakah karena baru kembali dari Amerika dan masih mengalami jet lag? Gao Hai tersenyum dan berkata kalau dia akan lebih baik setelah beberapa hari. Dia kemudian berkata akan masuk ke studio seninya sebentar.
Gao Hui protes karena sudah lama mereka tidak menghabiskan waktu bersama. Gao Hai kembali beralasan kalau ada lukisan yang harus di selesaikannya. Dan setelah selesai, dia pasti akan menghabiskan waktu bersama Gao Hui. Gao Hui mengerti dan tidak protes lagi.
Setelah ayahnya pergi, Gao Hui mengingatkan ibunya kalau 2 hari lagi adalah hari ulang tahu pernikahan ayah dan ibu. Jadi, dia yakin kalau ayah pasti melukis lukisan keluarga sama seperti sebelumnya. Mereka berdua tersenyum bahagia.
--


Gao Hai masuk ke dalam studio ruang kerjanya. Di dalam studio tersebut, terdapat banyak lukisan. Dan memang ada sebuah lukisan keluarga yang belum selesai di lukisnya. Tapi, dia ke studio tersebut bukan untuk menyelesaikan lukisan tersebut, melainkan melihat sebuah lukisan kupu-kupu.
Flashback
Gao Hai membawa koper-nya keluar dari dalam rumah. Pan Yue mengejarnya dan memohon agar tidak pergi. Jika Gao Hai pergi, bagaimana nasib putri mereka yang baru berusia 2 tahun? Dia tidak mungkin hidup tanpa seorang ayah.
“Aku meninggalkan semua tabunganku untukmu. Aku akan mengirimimu uang setiap tahun. Jangan khawatir. Hidupmu akan memiliki perlindungan.”
“Tapi kami tidak mau uang. Kami hanya mau kau tetap di sini,” mohon Pan Yue.
Gao Hai tidak bisa. Dia sudah sangat lama menunggu kesempatan ini, dan dia berharap Pan Yue bisa mengerti. Pan Yue tidak bisa, karena hanya demi kesempatan itu, Gao Hai menjadi tidak berperasaan dan malah ingin menceraikannya.
“Kau juga seorang desainer. Kau harus dapat memahami betapa berharganya seorang pelukis minyak dapat pergi ke Amerika!”
“Tapi kau tidak bisa begini. Apa kau sudah lupa apa yang kau katakan ketika kita menikah? Kamu bilang tidak akan meninggalkanku! Sekarang, putri kita berusia 2 tahun. Kau tidak dapat meninggalkan kami!”

Gao Hai tetap berkeras hati. Dan terlihat di ujung jalan, Ny. Wu telah menunggu Gao Hai datang padanya. Melihat Ny. Wu yang ada di ujung jalan, hati Pan Yue hancur. Dia memaki Gao Hai sebagai bajingan.
End
Gao Hai sangat menyesali apa yang di lakukannya dulu. Dan ternyata, Ny. Wu melihatnya.
“Dia menggambar kupu-kupu? Sudah bertahun-tahun, mungkinkah kau masih tidak bisa melupakannya?” batin Ny. Wu.
-Bersambung-

Oke, jadi Gao Jie adalah anak Gao Hai dan Pan Yue. Sementara Gao Hui adalah anak Gao Hai dan Ny. Wu. Jadi, mereka adalah saudara tiri. Hubungan Pan Yue dan Ny. Wu pasti lebih daripada mereka menikahi pria yang sama, karena Pan Yu sangat menyukai kupu-kupu dan selalu menggambarnya. Dan seperti yang di ketahui kalau karya terkenal Ny. Wu adalah perhiasan dengan motif kupu-kupu. Dan juga Gao Hai meninggalkan Pan Yu demi pergi bersama Ny. Wu.
Yu Zhi adalah anak tiri dari Mu Zi Yun. Dan Mu Zi Yun adalah saudara sepupu Pan Yue, yang artinya bibi dari Gao Jie.
Begitulah, kira-kira garis hubungan dan keterkaitan mereka ya, guys. Ternyata di dalam drama pun, dunia itu kecil ya. 😊 Awal nonton drama ini, rasanya biasa aja, dan nggak ngerti bagusnya dimana. Tapi, mulai dari episode 02 ke atas, aku mulai menikmati ceritanya. Tipe drama rumit, dan I like it 😊 Recommended!






No comments:

Post a Comment