Saturday, June 29, 2019

Sinopsis Chinese Drama : Nice To Meet You Episode 18-2

0 comments

Sinopsis Chinese Drama : Nice To Meet You Episode 18-2
Images by : Hunan TV

Pagi hari, Zi Yun dan Guang Hua sudah bertengkar. Itu karena Zi Yun menerima surat dari pengacara mengenai penuntutan. Dan semua adalah karena Guang Hua. Guang Hua diam-diam melakukan pembelian dan menandatangani kontrak. Guang Hua membantah hal itu. Tapi, semua ada buktinya. Kontrak yang Guang Hua tandatangani itu harganya lebih tinggi daripada harga standar yang ada, dan karena pelanggar klausul pada kontrak, mereka harus membayar kompensasi lebih.
Pertengkaran mereka tersebut, terdengar oleh Nenek.
--
Sementara di apartemen Yu Zhi, saat bangun dia sudah bermanja-manja pada Gao Jie. Sudah seperti pengantin baru saja.
Lagi asyik mesra-mesra, Yu Zhi mendapat panggilan dari rumah.
--

Di ruang tamu, sudah berkumpul Nenek, Guang Hua dan Zi Yun. Dan Yu Zhi yang datang tidak lama kemudian. Nenek memberitahu Yu Zhi masalah yang telah di buat oleh Guang Hua. Tapi, Guang Hua masih saja tidak merasa bersalah.
Yu Zhi dengan tenang berkata kalau kontrak itu tidak ada hubungannya dengan Rui Hua. Karena Guang Hua yang terlalu sombong dan tandatangan asal, Guang Hua saja yang menyelesaikannya. Jika di tuntut dan sampai masuk penjara, itu tidak ada hubungannya dengan mereka.


Guang Hua jadi ketakutan mendengar kata ‘penjara’, dia tidak sadar kalau masalahnya cukup serius. Dan karena takut, dia mulai merengek dan memohon bantuan Nenek. Dia bahkan menyalahkan Yu Zhi dan Zi Yun yang tidak pernah menghargainya. Zi Yun kesal dan menunjukkan bukti foto-foto perselingkuhan Guang Hua. Zi Yun memberitahu kalau wanita di foto itu yang menipu Guang Hua menandatangani kontrak, berkata akan menuntut Guang Hua dengan tuntutan perkosaan jika mereka tidak melaksanakan kontrak tersebut!
Nenek benar-benar marah dan memukuli Guang Hua. Tapi, karena emosi, dan kondisinya yang sudah tua, hal itu membuat Nenek jadi pingsan. Semua jelas panik dan langsung menelpon ambulans.
--
Nenek sudah sadarkan diri. Dan begitu melihat Guang Hua, dia langsung mengusirnya. Dia tidak mau melihat Guang Hua dan juga menyuruh Guang Hua untuk menyelesaikan masalahnya sendiri. Dia tidak akan membantu.
Guang Hua masih saja seperti anak kecil yang manja dan merengek meminta ibunya menolongnya. Dia kan anak nenek, jika nenek tidak membantunya, dia akan masuk penjara. Nenek benar-benar sudah tidak peduli. Kalau Guang Hua memang harus masuk penjara, masuk saja. Dia rela karena dia tidak pernah mengakui Guang Hua menjadi putranya lagi.
Yu Yi langsung membujuk Guang Hua untuk keluar dulu dan memberikan waktu bagi nenek untuk beristirahat. Jangan mengganggu nenek sementara ini.
Tidak bisa membujuk nenek untuk membantunya, dia memohon pada Zi Yun untuk menolongnya. Dia bahkan mengingatkan hubungan suami istri mereka. Zi Yun juga sudah muak dengan Guang Hua dan tidak mau membantu lagi.
Gagal dengan Zi Yun, Guang Hua langsung memohon pada Yu Zhi. Yu Zhi malas mendengar rengekannya dan langsung pergi. Tapi, Guang Hua mengejarnya dan memohona agar Yu Zhi menyelematkannya. Dia kan ayah Yu Zhi. Jadi Yu Zhi harus menolongnya. Yu Zhi menghela nafas panjang melihat kelakuan ayahnya.
--

Gao Jie datang untuk menjenguk Pan Yue. Gao Jie memberitahu ibunya kalau dia sudah berhasil masuk Rui Hua dan akan bekerja keras dan menjadi lebih baik lagi. Pan Yue memujinya.
“Suatu hari, aku akan melebihi Gao Hui dan Wu Xiaoci. Aku akan menggunakan kemampuanku untuk membuktikan secara resmi desain saat itu adalah milikmu,” tekad Gao Jie.
Pan Yue hanya tersenyum dan sibuk memakan permen lolipopnya.
--
Di rumah,
Gao Hai heran melihat Gao Hui yang masih ada di dalam kamar dan bukannya pergi kerja. Gao Hui langsung beralasan kalau dia sakit. Gao Hai jelas khawatir dan memeriksa suhu badan Gao Hui. Tapi,Gao Hui mengibaskan tangan Gao Hai dengan kasar dan berkata kalau semua ini karena putri tertua Gao Hai itu!
“Dia membuatku malu di depan Ketua dan membuatku hampir kehilangan pekerjaanku! Ayah pasti sangat senang karena putri sulung ayah benar-benar hebat kan?”
“Jangan cemas dulu. Pasti ada kesalahpahaman antara kau dan Gao Jie. Kepribadiannya sedikit agresif tapi dia tidak akan membahayakanmu.”
Gao Hui semakin marah dan merajuk.
--

Dan karena khawatir pada Gao Hui, Gao Hai akhirnya pergi ke Rui Hua untuk menemui Gao Jie. Dia membawakan sup untuk Gao Jie dengan alasan takut Gao Jie terlalu lelah bekerja. Gao Jie menolak sup itu dan menyuruh Gao Hai untuk tidak bersikap seperti ini.
“Xiao Jie, maafkan aku. Aku orang yang melukaimu. Tidak ada hubungannya dengan Hui Hui. Ayah harap kalian berdua bisa berinteraksi dengan damai. Oke?”
“Kau ke sini untuk mengantar sup atau membawa ‘bola meriam berlapis gila’ untuk menyakitiku lagi?!”
“Jangan salah paham dengan maksud ayah. Aku hanya merasa kalau kau terus berdebat dengan Hui Hui, itu hanya akan membuat kalian terluka dan orang lain akan mengejekmu.”
“Aku tidak tahu apa yang kau maksud. Tapi, jika kau harus mengatakannya, kau harus mengatakannya pada Gao Hui.”
Gao Hai mengiyakan. Tapi untuk kali ini, dia memohon agar Gao Jie mengalah pada Gao Hui. Bagaimanapun, Gao Hui adalah adik Gao Jie. Gao Jie marah, karena Gao Hui juga tidak pernah menganggapnya sebagai kakak. Dan kenapa Gao Hai bicara seolah semuanya adalah salahnya. Dan Gao Hui adalah korbannya.
“Sebelum kau muncul, aku hidup bahagia dengan kakek dan ibu. Kalian yang merusak semuanya!” marah Gao Jie.
--
Malam hari,
Yu Zhi pulang larut, dan ternyata Gao Jie masih berada di ruang tamu menunggunya. Yu Zhi bisa merasakan kalau mood Gao Jie sedang tidak bagus. Tapi, Gao Jie berkata tidak ada apapun.
“Aku hanya ingin… kau membiarkanku tinggal di sini jangka panjang.”
“Baiklah. Kalau begitu, mari buat kesepakatan. Jika kau ingin menyewa jangka panjang, aku dapat memberimu diskon.”
“Lalu berapa lama di anggap sewa jangka panjang?”
“Seumur hidup,” jawab Yu Zhi dengan tersenyum manis.
--
Yu Zhi menemui orang yang menandatangani kontrak dengan Guang Hua. Dia akan menyelesaikan masalah Guang Hua. Dengan orag itu, dia memberitahu kalau Guang Hua tidak mempunyai hak apapun dalam Rui Hua untuk mewakili menandatangangi kontrak. Artinya, di bawah hukum, kontrak itu tidak sah.
Tapi, pihak lawan tidak menyerah. Guang Hua adalah putra dari Lin Xue, CEO Rui Hua. Jadi, entah Guang Hua memiliki jabatan di Rui Hua atau tidak, dia sudah menandatangani kontrak dan harus membayar. Guang Hua bisa saja kabur, tapi Lin Xue (Nenek) pasti tidak akan kabur. Mereka juga akan melakukannya dengan jalur hukum, menuntut Guang Hua dan menyeretnya ke pengadilan. Dan jika itu terjadi, Rui Hua pasti akan rugi.
Yu Zhi berusaha mengancamnya, tapi pihak lawan tidak gentar sama sekali.
--
Gao Jie berada di pabrik dan memberikan arahan mengenai desainnya dan bahkan petunjuk agar desainnya lebih mudah di buat. Melihat itu, tn. Wang menelpon Zi Yun dan melapor kalau Gao Jie ada di pabrik sepanjang hari dan membuatnya tidak bisa melakukan apapun. Dia meminta Zi Yun membantunya memikirkan jalan keluar.

“Lakukan saja seperti yang dia katakan, okay?” suruh Zi Yun.
“Baiklah, aku mengerti.”
Usai teleponan dengan Zi Yun, tn. Wang masuk dan bersikap ramah dengan Gao Jie. tn. Wang berkata akan menyelesaikan produksi itu dengan cepat, apalagi Gao Jie sudah merubah desain agar lebih mudah di buat.

-Bersambung-


No comments:

Post a Comment