Yeo Jin tiba di sana dan segera
menemui polisi. Polisi menjelaskan kalau ini hanyalah perkelahian di restoran,
dan kedua belah pihak sudah saling meminta maaf. Dia menelpon Yeo Jin hanya
untuk memastikan dan Yeo Jin bisa membawa Daniel pulang.
Daniel mendapat nomor password pintu dan langsung masuk ke dalam penginapan. Dia memandangi segala penjuru penginapan. Matanya menatap seolah pemandangan di depannya tidaklah asing.
Tapi, begitu mendengar suara orang menekan password, Daniel segera berlari masuk ke dalam kamarnya. Ibu sudah pulang dan memanggil tamunya. Daniel menjawab dari atas kamar dan meminta maaf karena tidak bisa keluar sekarang. Ibu mengira kalau Daniel sedang bertukar baju. Dari luar, ibu berkata kalau Daniel bisa memanggilnya jika membutuhkan sesuatu. Dan kamar mandi di sini menggunakan kamar mandi bersama yang ada di taman. Daniel mengiyakan dari dalam kamarnya.
Sang Woo di temui oleh pemilik
gedung. Dia menyuruh Sang Woo untuk membuat keputusan akhir bulan ini. Sang Woo
protes karena pemilik menaikkan harga sewa hingga 3 kali lipat. Biasa-nya
mereka membayar 150.000 won per bulan, tapi sekarang harus 500.000 won. Pemilk
tidak peduli karena itu adalah kontrak sewa Sang Woo dengan pemilik lama. Dan
juga, kontrak itu akan berakhir akhir bulan depan. Dia sudah mempelajari
kontrak Sang Woo, dan tidak melanggar apapun. dan juga, ada orang-orang yang
mau menyewa sebesar 500.000 won. Semua terserah Sang Woo. Jika Sang Woo tidak
mau membayar 500.000 won, maka pindah tempat, jika mau, sewanya di perpanjang.
Daniel masih tetap bersembunyi di dalam kamarnya, tidak melakukan apapun. Sementara ibu sedang melipat kain di teras.
Ibu memanggilnya dari depan pintu untuk mengajaknya minum teh bersama. Dia meminta Daniel untuk keluar. Dan pada akhirnya, Daniel membuka pintu. Mereka saling bertatapan.
Polisi juga berkata kalau
dirinya sudah memeriksa passport Daniel, dan Daniel ternyata adalah orang
Korean. Sebelum keluar dari kantor polisi, Daniel menegaskan pada polisi kalau
dirinya adalah orang Amerika.
Diluar, Yeo Jin mengajak Daniel
untuk minum sambil makan tahu. Di Korea, ada kebiasaan, kalau sehabis keluar
dari tempat ini, mereka harus makan tahu. Daniel menolak karena dia tidak bisa
minum (alkohol). Dan juga, dia ingin meminta bantuan. Dia ingin Yeo Jin
membantunya memesan penginapan.
Yeo Jin setuju saja, tapi
bukankah Daniel sudah memesan hotel? Daniel menjawab kalau dia akan membatalkan
pemesanan hotel. Daniel meminta Yeo Jin memesankan penginapan di penginapan :
Wind-bell.
--
Yeo Jin sudah tiba di kantor
dan sudah memesankan penginapan. Dia mengirim pesan pada Daniel untuk
memberitahu. Daniel membalas ‘terimakasih.’ Yeo Jin tampak kesal karena Daniel
hanya membalas singkat.
--
Daniel tiba di depan
penginapan. Tapi, saat dia mengetuk pintu, tidak ada respon sama sekali. Daniel
memutuskan untuk menelpon pemilik penginapan. Dan ternyata itu adalah
penginapan milik ibu Sang Woo.
Ibu meminta maaf karena dia
sedang di luar. Dia akan memberikan password pintu dan Daniel bsa masuk. Kamar
untuk Daniel adalah kamar kecil yang ada di sebelah kanan di dekat pintu masuk.
Daniel mengiyakan. Ibu meminta maaf dan berkata akan segera tiba.
Daniel mendapat nomor password pintu dan langsung masuk ke dalam penginapan. Dia memandangi segala penjuru penginapan. Matanya menatap seolah pemandangan di depannya tidaklah asing.
Dia juga menatap ukiran di
tiang penyangga, bekas mengukur tinggi badan. Dan juga foto keluarga yang
terpajang.
Tapi, begitu mendengar suara orang menekan password, Daniel segera berlari masuk ke dalam kamarnya. Ibu sudah pulang dan memanggil tamunya. Daniel menjawab dari atas kamar dan meminta maaf karena tidak bisa keluar sekarang. Ibu mengira kalau Daniel sedang bertukar baju. Dari luar, ibu berkata kalau Daniel bisa memanggilnya jika membutuhkan sesuatu. Dan kamar mandi di sini menggunakan kamar mandi bersama yang ada di taman. Daniel mengiyakan dari dalam kamarnya.
--
--
Daniel masih tetap bersembunyi di dalam kamarnya, tidak melakukan apapun. Sementara ibu sedang melipat kain di teras.
Karena merasa bosan, Daniel
mengirim pesan pada Yeo Jin, bertanya, dia sedang apa. Yeo Jin membalas dengan
bertanya, apakah Daniel lapar lagi? Daniel tidak menjawab.
Ibu memanggilnya dari depan pintu untuk mengajaknya minum teh bersama. Dia meminta Daniel untuk keluar. Dan pada akhirnya, Daniel membuka pintu. Mereka saling bertatapan.
Tags:
Wind-Bell