Friday, April 7, 2017

Sinopsis U-Prince Series : The Badass Baker Episode 04 - 1

1 comments
Content and Images by GMM TV


U-Report
Dash dengan seragam IUCA merekam dirinya untuk para pemirsa UReport dan meminta dukungan dari semuanya. Sekang dia hendak mengikuti kompetinsi untuk mendapat beasiswa diluar negeri.

Seseorang lewat di belakangnya dan Dash langsung mematikan kamera.


Pria itu datang ke meja Dash dan bertanya memastikan bahwa namanya Dash. Dash membenarkan dan bertanya siapa pria itu? Pria itu memberitahu namanya Survey. Dash mengenal nama itu yang berasal dari fakulatas Political Science.

Survey membenarkan dan meminta Dash untuk memasak sebuah makanan sesuai yang sesuai untuknya. Survey bahkan meletakan sebotol minuman di meja Dash. Dash mengira bahwa minuman itu untuk membujuknaya tetapi Survey membantah dan berkata kalau dia hanya capek memegang minuman itu, makanya dia meletakkannya ke meja.


Dash dengan tegas menolak memasak untuk Survey. Tetapi Survey malah menghinanya yang tidak mau memasak karena takut rasanya tidak enak dan berkata dia kecewa dengan Dash. Dash terpancing dan merasa tertantang. Dia meminta Survey untuk menunggu dan pergi memasak sesuatu.




Dash datang dengan membawa semangkok kari hijau untuk Survey. Survey sedikit heran dan mencobanya. Dan… rasanya sangat tidak enak. Survey protes. Dash tersenyum dan memberitahu kalau rasanya memang sama seperti Survey. Dash kemudian pergi setelah mengambil minuman Survey. Survey berteriak menyuruhnya berhenti karena baru menyadari Dash menghina dirinya.


U-Prince
Dash mencuci rambut Rene dan bertanya kenapa dia mengecat rambutnya berwarna merah.

“Jadi aku bisa terlihat seperti little mermaid asli,” jawab Rene. Rene bahkan bertanya pendapat Dash kalau dia menggunakan contact lens.

Dash berkata kalau itu ide yang buruk. Karena dia lebih menyukai Rene ketika menggunakan kacamata. Rene terlihat imut.

Rene terdiam. Dia memanggil nama Dash lembut. “Aku ingin bertanya sesuatu. Kamu menyukaiku?”

Dash terdiam. Dia terkejut dengan pertanyaan Rene.


Dash sudah dikamar Rene dan membantu mengerikan rambut Rene. Rene yang merasa Dash menjadi canggung, memberitahu kalau pertanyaan-nya tadi hanya sebuah candaan dan bukan serius.


Seseorang mengetuk pintu apartemen dan Rene pamit pergi untuk membukanya.

Yang mengetuk adalah P’Mark. Rene bertanya ada keperluan apa Mark datang?

Mark memberitahu kalau dia ingin meminta bantuan Rene. Dan belum sempat dia memberitahu bantuan apa yang diinginkannya dari Rene, dia melihat Dash yang keluar dari kamar dan berdiri dibelakang Rene.

Dash menyapanya. Rene kaget melihat Dash dibelakangnya. Dia meminta waktu untuk bicara dengan Mark. Dash mengerti dan berkata dia akan pulang ke apartemennya.


Setelah Dash pergi, Mark berbasa-basi mengomentari rambut Rene yang di cat merah dan tampak cantik. Rene tersenyum dan to the point bertanya tujuan Mark datang. Mark menjelaskan kalau dia hendak membuat webpage untuk coffee shop-nya dan meminta Rene untuk mencoba kue dan minuman yang di jualnya dan menulis review mengenai itu. Rene berkata kalau dia belum pernah menulis review. Mark membujuknya dan memberitahu kalau dia akan membayar Rene. Dan Rene langsung menyetujuinya dengan senang.

Mark kemudian berbasa basi bertanya apa Rene akan meminta bantuan Dash? Rene dengan tidak bersemangat menjawab kalau Dash sudah akan pergi untuk sekolah ke luar negeri di akhir bulan ini. Mark tersebyum penuh arti menatap Rene.



Rene sedang melihat laptopnya di ruang tamu. Dia hendak menulis tetapi tidak tahu harus menulis apa. Dan kemudian, dia teringat dengan sebuh blog yang diikutinya dan membukanya. Blog itu bernama : Get Out of MyKitchen. Rene melihat postingan makanan di blog itu dan merasa tergiur. Dia menscroll lebih kebawah dan melihat ada fotonya. Itu blog milik Dash.


Rene tersenyum sedih melihat fotonya bersama Dash, yang diambil T-Rex dulu.


Seseorang membunyikan bel apartemennya. Rene berpikir itu Dash dan berteriak memanggilnya. Tidak ada jawaban dari luar dan Rene mengintip dari lubang pintu. Itu Mark.

Rene kaget dan merasa takut. Dengan perlahan dia membuka pintu kecil dan bertanya kenapa P’Mark datang menemuinya larut malam seperti ini? P’Mark menjawab kalau dia baru teringat untuk mengajari lebih kepada Rene mengenai pekerjaannya. Dia meminta izin untuk masuk.

Rene gugup. Dia berbohong pada P’Mark kalau Dash sudah tidur (padahal Dash tidak ada di apartemennya) dan takut terganggu dengan mereka. Mark mengerti tetapi dia kemudian bertanya : “Tetapi sebelumnya, kamu berpikir kalau aku adalah Dash. Jika aku tidak salah, Dash tidak ada diruangannya.”

Rene kaget ketahuan berbohong.


Mark sudah berada di dalam apartemen Rene dan memakan kue yang disajikan. Rene duduk didepannya dengan rasa takut. Mark meminta maaf karena memakan kue dan berkata kalau dia sedikit lapar dan selesai makan akan mulai mengajari Rene. Rene mengerti.

Rene melihat ke sekeliling dengan gugup. Mark menegurnya dan bertanya ada apa? Rene gugup dan menjawab kalau dia melihat ke kamarnya, jaga-jaga jika …


“Aku melakukan sesuatu kepadamu,” sambung Mark, “jadi kamu bisa lari atau meraih sesuatu untuk memukul kepalaku. Sesuatu seperti itu, bukan?”

Rene terlihat takut dengan perkataan Mark. Dan Mark berkata kalau dia hanya bercanda dan tidak akan melakukan sesuatu pada Rene, orang yang di pedulikan.

Rene gugup dan berkata dia akan segera tidur dan meminta Mark mengajarnya sekarang. Mark dengan menyeramkan bertanya apa dia bisa mengajari Rene di kamar karena dia ingin menggunakan laptop. Rene menolaknya. Dash membujuknya bahwa dia tidak akan melakukan sesuatu pada Rene dan lagipula Dash terlihat lebih menakutkan daripada dirinya. Rene panik.

“Kamu hanya tidak ingin aku berada dikamarmu.”

Rene membantah dan beralasan kalau kamarnya kotor dan berantakan. Mark berkata dia tidak peduli. Rene berkata kalau ini bukan masalah Mark peduli atau tidak. Rene bingung menjelaskan dan dia terlihat ketakutan apalagi barang-barang yang diberikan Sung untuk jaga-jaga (semprotan merica dan peluit) ada di kamarnya.

“Tetapi kamu tidak peduli untuk membagi ruang dengan Dash. Kamu bahkan tidak mengenalnya sebelumnya. Tetapi aku sudah mengenalmu sebelum dia,” paksa Mark. Rene terdiam.

T-Rex sedang lewat di depan apartemen Rene dan mendengar suara keras Mark yang bertanya apa Rene menyukai Dash? T-Rex berhenti.



Rene didalam, menjawab kalau dia menyukai Dash dan mereka sudah setuju untuk saling menjaga. Mark bangkit. Dia terlihat marah. Rene juga bangkit dan munduk ketakutan.

“Aku orang yang selalu menolongmu selama ini. Aku melakukan segalanya untukmu. Kenapa kamu tidak membukan hatimu untukku?” marah Dash dan mendekat ke Rene. “Apa yang begitu hebat dari Dash?” teriaknya dan mencengkeram tangan Rene.

Rene berontak dan membalas kalau Mark tidak seharusnya berkata begitu karena mereka tidak punya hubungan apa-apa. Dan Mark membuatnya tidak nyaman.

Mark meraih tangan Rene dan meminta maaf. Rene menolaknya dan hendak pergi. Tetapi Mark tidak melepasnya dan bertindak semakin jauh. Rene berteriak meminta tolong. T-Rex mendengarnya.



Rene menendang organ pria Mark hingga Mark berteriak kesakitan dan melepaskannya. T-Rex masuk dan melihatnya. Dia berkata Mark pantas menerimanya. Mark yang sedang kesakitan berteriak bertanya siapa T-Rex? T-Rex dengan tenang menjawab kalau dia adalah pemilik dari apartemen ini.

Rene masih kesal dan berkata akan membunuh Mark. T-Rex menenangkannya dan bilang kalau dia tidak ingin mengunjungi pacar temannya di penjara. Rene bingung dengan sebutan pacar dan tersadar kalau T-Rex mendengarkan pembicaraannya dengan Mark dari tadi. Rene menjelaskan kalau dia bukan pacar Dash dan ada kesalahpahaman. T-Rex tidak percaya dan meminta Rene untuk tidak merasa malu.


T-Rex sudah menyerahkan Mark ke petugas keamanan apartemen. Dan berdasarkan peraturan, Mark harus pindah dari apartemen ini. T-Rex bertanya apa Rene akan melapor pada polisi? Rene menolak karena Mark pasti sudah belajar dari kejadian ini. Tetapi T-Rex tidak setuju dan menyuruh petugas untuk melapor kepada polisi. Dia tidak bisa membiarkan orang seperti Mark tinggal disini dan dia harus membayar apa yang dilakukannya.



T-Rex bertanya apa Rene akan memberitahu apa yang terjadi padanya hari ini pada Dash? Rene menjawab kalau dia tidak mau memberitahu Dash. T-Rex tersenyum dan berkata kalau dia adalah Dash, maka dia ingin mendengar kejadian ini. Rene menjelaskan kalau dia tidak ingin Dash terganggu dengan kejadian ini.

T-Rex menatap Rene tajam dan berkata dia tahu Rene sekarang terlihat seperti apa. Rene mengira kalau T-Rex hendak menyamakannya lagi dengan dinosaurus.

“Kamu terlihat seperti wanita bisu, yang tidak mengakui apa yang kamu rasakan,” ujar T-Rex. Rene terdiam dan memilih masuk kedalam apartemennya.


Keesokan harinya,

Rene meminta bertemu dengan P’Annie. Annie bertanya ada perlu apa Rene meminta bertemu dengannya?

“Aku tahu bahwa kamu adalah orang yang menyebarkan rumor bahwa aku memplagiat pekerjaanmu.”

“Ya. Apa yang mau kamu lakukan? Itu semua benar. Kamu mungkin merasa seperti di tampar, benar?” tanya Annie.


Rene menundukkan kepala dalam dan meminta maaf. “Aku hendak berterimakasih. Jika bukan karena kamu, aku tidak akan menjadi dewasa. Dari peristiwa itu, aku dapat melihat segalanya dengan jelas. Aku hendak berterimakasih dan meminta maaf untuk apa yang kulakukan di masa lalu.”

“Kamu bercanda?”

“Aku serius. Aku hanya gadis biasa dan terbiasa bermimpi menjadi seperti beberapa orang. Aku inging terkenal dan dikenal. Sekarang, aku tahu bahwa kita tidak dapat menjadi seseorang yang lebih baik daripada menjadi diri kita sendiri.”

“Jadi kamu memanggilku ke sini hanya untuk berterimakasih?”

“Ada yang lainnya. Apakah kamu masih menyukai Dash?”


Rene mengakui dengan pede kalau sepertinya alasan Dsah tidak ingin kembali pada Annie mungkin adalah karena dirinya. Annie mengakuinya kalau Dash menyukai Rene walaupun dia berat untuk mengakui hal itu. Dia bahkan mengancam Rene jika menyakiti orang yang disukainya, Dash, dia akan membuat Rene tidak pernah lagi kembali ke industri penulisan. Rene tersenyum dan kaget dengan ancaman Annie. Annie tidak peduli dan memilih pergi. 

1 comment: