Thursday, October 18, 2018

Sinopsis Drama Taiwan : Twins / 100% Senorita Episode 01 - 04

5 comments
Images by : CTS (60min) / SETTV (90min)
Siapa yang tidak tahu drama taiwan ini? Bagi yang generasi 90-an pasti mengenal drama ini. Ini drama yang dulu sempat booming saat tayang di salah satu televisi swasta. Drama yang juga mengenalkan author pada aktor tampan Wallace Huo. Sebelumnya, author melihat dia pertama kali saat di serial “At The Dolphin Bay” akan tetapi pesona-nya belum menarik minat author (tertutup sama lead male).
Saat drama ini tayang di TV, author masih berada di tingkat SD. Walaupun, kisahnya mengenai romance yang seharusnya tidak pantas di tonton oleh anak usia dini, namun author tetap menyukainya.
Awalnya, author mau buat sinopsis per-episode nya tapi menyadari kalau rata-rata orang sudah tahu mengenai drama ini, rasanya sinopsis drama ini tidak akan menarik minat pembaca.
Karena itu, author merangkum semua ceritanya menjadi beberapa postingan untuk dibaca oleh para newbie yang mungkin belum tahu mengenai drama ini.

Lagi pengen ngulang nonton drama lawas (hahahaha)
Enjoy!!
Episode 01
Kisah dimulai dengan seorang wanita muda yang melahirkan di sebuah rumah dengan di bantu oleh dokter.
Wanita itu melahirkan seorang anak perempuan yang sehat. Dokter memberikan selamat kepada wanita itu. Namun, tidak lama kemudian, wanita itu mengalami kontraksi lagi dan hendak melahirkan. Ternyata, dia mengandung anak kembar perempuan.
Melihat anak kembar-nya, naluri ke-ibu-an wanita itu muncul. Nn.Liang (marga wanita itu) adalah seorang ibu pengganti yang telah menandatangani kontrak dan setuju untuk mengandung dan melahirkan anak untuk seorang pria kaya.

Nn. Liang yang melihat dua putrinya lahir, menjadi tidak tega memberikan kedua anaknya. Dia memohon pada dr. Huang agar membiarkan dia membawa salah satu dari anak kembarnya. Dr. Huang jelas menolak permintaan Nn. Liang. Tapi, Nn. Liang tetap nogotot untuk membawa salah satu anak.
Tanpa persetujuan dari dr. Huang, Nn. Liang secara diam-diam, mengambil keputusan sendiri. Dia memilih untuk membawa anak dengan mengundi-nya menggunakan koin. Jika koin kepala dia akan membawa anak di sisi kiri dan jika sisi koin yang muncul angka dia akan membawa anak di sisi kanan.
Koin berputar. Dan …
Nn. Ling sudah membawa kabur seorang anak. Suster dengan panik memberitahukan hal ini pada dr. Huang. Dr. Huang tidak mempermasalahkannya karena masih ada seorang anak yang tidak dibawa. Anak itu akan dia berikan pada Tn. Zhuang dari Formosa dan Tn. Zhuang tidak akan tahu kalau Nn. Liang melahirkan anak kembar.
20tahun Kemudian
Anak yang tidak di bawa kabur, tumbuh menjadi gadis kaya bernama Zhuang Fei Yang. Dia hidup bahagia dengan ayahnya, pemilik dari perusahaan besar Formosa. Namun, ayahnya selalu sibuk karena pekerjaannya sebagai Presdir dan tidak pernah bisa hadir di hari ulang tahunnya termasuk nanti di saat perayaan ulang tahun ke-20.
Presdir Zhuang berusah membujuk Fei Yang agar tidak marah dan berjanji akan memberikan hadiah yang terbaik. Namun, Fei Yang yang sudah bosan dengan janji - janji ayahnya tidak mau mendengarkannya.
Dan bila sudah seperti itu, Peter, orang kepercayaan Presdir Zhuang-lah yang akan menyenangkan kembali Fei Yang.

Sekelompok pira yang baru datang ke Taipei yaitu Li Wei Xiang, Ma Jie, dan Pa Zi hendak menyewa sebuah rumah. Namun, rumah tersebut ternyata juga hendak di sewakan pada dua orang wanita, Barbie dan Xiao Chan. Awalnya mereka tidak setuju untuk berbagi rumah dan mencoba membujuk pemilik agar menyewakan pada salah satu dari mereka.
Namun, mereka tanpa sengaja merusak tembok rumah dan mengakibatkan harus mengganti biaya renovasi.
Dengan terpaksa, mereka harus tinggal bersama. Wei Xiang yang bijaksana menyarankan agar mereka bekerja sama untuk mencari uang. Dan terbentuklah sebuah usaha kecil, IM (I Love Money).
Tawaran pekerjaan pertama yang mereka terima adalah menjadi pramusaji di pesta ulang tahun ke-20, Zhuang Fei Yang.

Fei Yang yang masih sedih dan tidak ingin merayakan ulang tahunnya, berusaha di bujuk oleh Shasha (sahabatnya) dan bibi Gui (pengasuh serta pelayannya dari kecil) serta Peter sehingga dia akhirnya mau mengikuti pesta ulang tahunnya.
Namun, tanpa di sadari Fei Yang, ayahnya ternyata hendak pulang menemuinya di pesta ketika sudah selesai meeting.
Yang mengetahui hal ini adalah Peter, yang segera memerintahkan Meng Zhe Lin untuk menghubungi helipkoter agar menjemput Presdir Zhuan. (Zhe Lin adalah pengagum rahasia Fei Yang.)
Saat, Fei Yang turun dari ruangannya menuju ruang pesta, Wei Xiang memperhatikannya. Dan ketika Fei Yang tanpa senagaja terjatuh dan jatuh dari tangga, Wei Xiang segera menangkapnya. Itulah saat pertama kali Wei Xiang jatuh cinta pada Fei Yang.
Pesta di adakan. Hadiah dari Presdir Zhuang di berikan. Itu adalah boneka putri. Boneka yang khusus di produksi oleh Formosa dan akan dipasarkan di 35negara. Fei Yang sangat senang menerima boneka yang mirip sepertinya.
Namun, kegembiraan itu sinar saat Pa Zi salah menekan tombol TV dan tepat saat itu TV sedang menyiarkan berita kecelakan ledakan helipkoter yang di kendarai oleh Presdir Zhuang Ke Qiang.
Bagaikan mimpi buruk, hari ulang tahun ke-20 Fei Yang menjadi hari kematian ayahnya.
Fei Yang mulai harus menjalani perusahaan Formosa walaupun banyak pihak yang tidak mendukungnya. Namun, di saat - saat itu, Peter lah yang selalu membantu dan menemaninya. Dan itu saat - saat dimana Fei Yang mulai bergantung pada Peter.
Suatu hari, IM melakukan usaha lain sebagai peramal. Sebenarnya, Wei Xiang tidak menyukai ide tersebut tetapi IM memaksanya dan malah menyuruhnya menjadi orang peramal.
Itulah saat dia bertemu lagi dengan Fei Yang. Fei Yang masuk ke dalam tempat ramal dan mulai meramal. Wei Xiang dengan gugup mulai melakukan ramalan walaupun dia tidak bisa. Dia menyuruh Fei Yang agar memilih 3buah kartu.
Kartu pertama : Masa Lampau :  Kartu Ratu. Yang berarti ayahnya berharap dia mendapatkan kebahagiaan.
Kartu kedua : Masa Sekarang : Kartu Dewa Kematian. (Sebenarnya artinya tidak bagus. Tetapi Wei Xiang yang tidak ingin Fei Yang kecewa mengartikan kartu itu sebagai kartu baik). Kehidupan butuh daur ulang. Dan ini dilakukan agar ada kesempatan untuk terlahir kembali. Jadi ini menandakan berakhirnya sebuah tahap.
Kartu ketiga : Masa Depan : Ini artinya di masa depan akan muncul seorang Mr. Right di sisinya.
Sebenarnya, Wei Xiang merujuk Mr. Right sebagai dirinya, namun Fei Yang malah mengira kalau Mr. Right adalah Peter.
Wei Xiang juga memberikan cincin berbentuk mahkota ratu pada Fei Yang.

Suatu hari, Peter membawa Fei Yang ke suatu tempat yang indah. Dia memberikan hadiah kalung dengan gantungannya adalah batu. Fei Yang sangat senang menerimanya. Dia bahkan berjanji pada Fei Yang akan selalu melindunginya.
Episode 02

Peter kembali membawa Fei Yang pergi ke taman bermain. Dia benar-benar memperlakukan Fei Yang sebagai putri malam itu. Bibi Gui juga senang melihat Fei Yang yang sudah dapat tertawa lagi malam itu.

Keesokan harinya,
Peter kembali membawa Fei Yang ke sebuah tempat. Dia benar-benar memperlakukan Fei Yang dengan baik. Dan dia juga memberikan hadiah lain yaitu sebuah cincin. Dia melamar Fei Yang dan mengajaknya untuk berbulan madu ke Paris.
Fei Yang yang sudah jatuh cinta pada Peter dan sangat mempercayainya menerima lamaran itu.
Peter bahkan menyuruh Fei Yang untuk tidak memberitahu Bibi Gui dan ketika sampai di Paris baru beritahu rencana pernikahan mereka. Fei Yang sangat kaget tetapi juga excited ingin melihat reaksi Bibi Gui jika mengetahui hal itu. Makanya, ketika Peter menyuruh Fei Yang untuk latihan mengucapkannya dan dia merekamnya, Fei Yang langsung menurut.

Tepat setelah rekaman selesai, Peter berubah. Dia membius Fei Yang hingga pingsan.
Dalam keadaan setengah sadar, Fei Yang di masukkan ke dalam mobil. Dan Peter segera memasukkan handuk yang sudah dilumuri bensin kedalam lubang bensin mobil. Dia juga mendorong mobil masuk ke dalam jurang. Saat itu, Fei Yang melihatnya dan menatap agar di tolong. Peter dengan dingin mengabaikannya.
Dan… mobil terjatuh ke dalam jurang.
Blarr!!! juga meledak.


Bibi Gui yang dirumah panik karena Fei Yang yang belum juga pulang menghubungi Shasha. Dan Shasha datang dengan cepat dan memberitahu Bibi Gui apa yang terjadi. Tetapi dia berbohong. Dia berkata kalau Fei Yang pergi ke rumah Peter dan sakit hati karena melihat sepasang sepatu wanita di depan rumah Peter sehingga dia pergi.
Peter berusaha menjelaskan. Shasha juga berpura-pura marah pada Peter.
Dan, tidak ada yang tahu kalau Fei Yang dibunuh. Semua di rancang dengan sempurna. Yaitu mobil Fei Yang terparkir di Paris dan dia juga menaiki pesawat ke Paris. Bibi Gui merasa heran namun Shasha menjelaskan kalau mungkin Fei Yang ke Paris untuk menenangkan diri karena kecewa melihat Peter yang selingkuh. Bibi Gui percaya pada hal itu.
Tapi, tanpa dia ketahui kalau itu semua sudah di atur oleh Peter dan Shasha. Shasha lah orang yang membawa mobil ke bandara dan membeli tiket dengan berdandan seperti Fei Yang dan memakai identitas Fei Yang. Shasha adalah kekasih Peter. Mereka sudah merencanakan hal itu dari lama. Peter ingin menghancurkan Formosa karena ingin membalas dendam kematian ayahnya. Ayahnya rekan bisnis Formosa dulu yang bagkrut dan akhirnya bunuh diri.
Di tempat lain, seorang dokter baru saja melakukan operasi wajah pada seorang wanita yang tidak sadarkan diri.
Dokter itu menyentuh wajah wanita itu dengan penuh kasih sayang.
Berita mengenai kepergian Fei Yang ke Paris sudah tersebar dan alasan kepergiannya mungkin karena Peter juga sudah tersiar. IM melihat berita itu dengan penasaran. Hanya Wei Xiang yang merasa kasihan pada Fei Yang.

Wei Xiang sebenarnya adalah seorang pengacara muda berbakat sedangkan ayahnya adalah seorang hakim Wei Xiang bahkan mendapat banyak pernghargaan.
Namun, suatu hari, di saat mereka menghabiskan waktu memancing, ayahnya memberitahu kenyataan sesungguhnya pada Wei Xiang. Dia adalah hakim yang dulu pernah menghukum mati seorang napi yang tidak bersalah. Istri napi itu bunuh diri karena tidak dapat menahan beban dan meninggalkan seorang anak. Dan karena dia tidak sanggup memaafkan dirinya sendiri, dia akhirnya bertekad membesarkan anak napi itu. Dan anak napi itu adalah Wei Xiang.
Wei Xiang kecewa mendengar kejadian sebenarnya. Dan itulah alasannya meninggalkan karir pengacaranya dan ayahnya dan pergi ke Taipei. Hidup sederhana sebagai pria yang tidak punya apa-apa.

Wanita yang di operasi wajahnya sudah sadar dan berteriak ketakutan. Dokter menghampirinya dan memanggil wanita itu sebagai putrinya dan menenangkannya agar tenang.
Wanita itu heran karena tidak mengenal dokter yang mengaku sebagai ayahnya. Tapi, dokter itu terus berkata kalau dia adalah ayahnya dan mengatakan kalau dia adalah dokter bedah plastik yang ahli yang menyebabkan kematian putrinya sendiri. Namun, langit mendengar doa-nya dan mengirimkan kembali putrinya di tengah kobaran api.
Wanita itu adalah Fei Yang. Dia teringat saat-saat dia dibunuh oleh Peter. Fei Yang ketakutan dan menangis.

Di tempat lain, Bibi Gui terus menanti Fei Yang kembali. Peter kemudian menjalankan rencana lanjutan dengan mengirim video rekaman Fei Yang yang berkata dia adalah di Paris. Bibi Gui senang karena Fei Yang baik-baik saja.
Di lain tempat, wanita berwajah mirip Fei Yang sedang di kejar-kejar pria dan tepat saat itu dia bertemu dengan Wei Xiang. Dan Wei Xiang mengenalinya sebagai Fei Yang dan menolongnya dari kejaran para pria itu. Wanita itu bernama Liang Xiao Feng. Dan dia bahkan bekerja sebagai penjual pinang.

Keluarga IM menduga kalau Fei Yang mengalami stress akibat kematian ayahnya dan perselingkuhan Peter sehingga membentuk identitas baru sebagai Liang Xiao Feng. Wei Xiang sebenarnya bingung apa yang sebenarnya terjadi pada Fei Yang.
Episode 03
Fei Yang sedang berpikir. Dia memutuskan untukberpura-pura menjadi anak dokter Chou hingga sembuh dan bisa pergi.
Xiao Feng mengendarai sepedanya pulang. Dia pergi ke gerobak jualan ibunya Nn. Liang. Dia adalah sang anak kembar satunya lagi. Mereka hidup dengan sangat sederhana.

Xiao Feng memiliki hadiah dari ibunya yang sangat di sukainya. Itu adalah sebuah kotak musik yang berisnar. Itu diberikan oleh Ibunya saat dia masih kecil. Dan setiap tidur, Xiao Feng selalu menyalakannya.

Fei Yang penasaran dengan wajahnya yang di perban. Hari iru, dia memutuskan untuk membuka perban wajahnya. Dan apa yang dilihatnya membuat dia menjerit kesakitan. Itu bukanlah wajahnya lagi. Itu wajah dari anak dr. Chou.
Fei Yang berteriak frustasi karena wajahnya sudah berubah. Dia berlari pergi dari rumah tersebut.
Beberapa orang yang melihatnya terkejut karena mengenali wajahnya sebagai putri dari dr. Chou. Dr. Chou adalah seorang dokter bedah yang sangat hebat namun 3tahun lalu ketika dia mengoperasi putrinya, dia mengalami kegagalan dan putrinya meninggal. Dr. Chou menjadi gila.
Fei Yang berteriak frustasi pada Tuhan. Dia berharap sebaiknya dia mati daripada seperti ini. Dia adalah Zhuang Fei Yang namun tidak bisa lagi menjadi Zhuang Fei Yang.
Xiao Feng sedang berjualan pinang ketika melihat sebuah majalah yang berwajah Fei Yang. Dia sangat kagum karena ada orang yang wajahnya sangat mirip dengannya. Dia kemudian ingat saat IM memanggilnya Nn. Zhuang dan mengerti sekarang kalau mereka sudah salah paham.
IM yang melihat Xiao Feng dan masih mengenalinya sebagai Fei Yang hendak memanfaatkan kesempatan untuk membantu Xiao Feng agar jika dia kembali menjadi Fei Yang, mereka bisa beruntung. Xiao Feng yang sadar kalau mereka masih menganngapnya sebagai Fei Yang memanfaatkan mreka.

Fei Yang pergi ke rumahnya namun tidak ada yang bisa mengenalinya. Dia juga bertemu dengan Zhe Lin dan bahkan sempat meminjam telpon untuk menelpon Bibi Gui. Namun, bibi Gui tidak ada dirumah karena dia sudah ke Paris untuk menerimanya. Zhe Lin sendiri heran saat melihat catatan panggilan wanita itu yang menuju ke rumah Zhuang.
Fei Yang juga pergi ke perusahaanya namun di usir keluar dan bahkan di anggap sebagai orang gila.

Wei Xiang sendiri yang melihat Xiao Feng berjualan pinang tidak tahan. Dia masih menganggapnya sebagai Fei Yang. Dia bahkan menarik Xiao Feng pergi dan membawanya ke pantai. Dia memarahi Xiao Feng yang bertingkah seperti orang berbeda. Xiao Feng tidak tahan di anggap seperti orang lain, berteriak menegaskan kalau dia bukanlah Fei Yang.
Fei Yang luntang-lantung di jalan. Dia tidak punya tempat tujuan lagi. Dan saat itu, Wei Xiang melewatinya.


Hari sudah malam,
Fei Yang duduk di tengah jalan dan di ganggu oleh orang gila. Wei Xiang melihatnya dan menolongnya. Saat itu, Fei Yang terjatuh pingsan dalam pelukan Wei Xiang. Dan anehnya, Wei Xiang merasa kalau tadi dia melihat wanita itu sama seperti Fei Yang.

Ny. Liang akhirnya tahu kalau Xiao Feng bekerja sebagai penjual pinang (karena ada yang mengganggu gerobaknya dan memberitahu kalau putrinya adalah penjual pinang). Dia merasa marah karena Xiao Feng bekerja pekerjaan itu. Dia merasa marah dan menamparnya. Tetapi, dia kemudian menyesal sudah menampar putrinya. Xiao Feng yang sudah terluka memilih kabur dari rumah.
Episode 04
Ny. Liang menangis. Dia ingat saat dia mengundi anaknya yang keluar adalah sisi angka.
Fei Yang tersadar dari pingsannya karena mimpi buruk mengenai Peter yang membunuhnya. Dia kemudian melihat sekeliling dan heran berada dimana. Fei Yang berada di rumah IM.
Fei Yang keluar kamar dan memeriksa. Dia melihat Wei Xiang yang sedang tidur di ruang tamu dan mengenalinya sebagai orang yang menolongnya dulu di pesta.  
Fei Yang sangat lapar. Dia pergi ke dapur dan memakan makanan sisa. Tiba-tiba ada seseorang yang memasuki rumah diam-diam sehingga Fei Yang langsung memukulnya dengan panci. Dia juga berteriak kalau ada maling. Semua langsung bangun dengan panik dan memukuli orang yang masuk rumah tersebut.
Wei Xiang menyalakan lampu dan meliha kalau orang itu adalah pemilik rumah. Semua langsung panik.

Fei Yang meminta maaf karena tidak tahu kalau dia adalah pemilik. Lagipula, tidak ada pemilik yang masuk rumah diam-diam. Pemilik berkata kalau dia datang karena hendak memeriksa rumah.
Wei Xiang kemudian meminta izin agar wanita itu (Fei Yang dibiarkan menginap semalam. Wei Xiang juga bertanya identitasnya tapi Fei Yang tidak berani memberitahunya karena takut di anggap gila.
Wei Xiang awalnya kesal dengan sikap keras kepala Fei Yang yang tetap bungkam. Namun, akhirnya dia mengalah dan membiarkan Fei Yang menginap semalam walaupun tidak mau memberitahu identitasnya.
Xiao Feng kabur dari rumah dan berakhir di depan rumah IM. Dia hendak menumpang namun merasa tidak enak. Dia memutuskan untuk masuk rumah lewat pagar dan tidur di balkon atap rumah IM daripada tidur di jalan.

Hari sudah pagi,
Fei Yang sudah bangun dan pergi keluar rumah. Xiao Feng melihatnya dari atas tetapi tidak mempedulikannya dan diam-diam pergi.
Wei Xiang pulang membawa sarapan. Dia membeli banyak makanan juga untuk Fei Yang. Namun, Fei Yang tidak ada di rumah IM lagi. Wei Xiang panik dan hendak mencarinya namun ternyata Fei Yang kembali lagi.
Wei Xiang pura-pura tidak peduli namun menyuruhnya masuk dan memberikan sarapan pada Fei Yang. Fei Yang terharu menerimanya.


Team IM sedang melihat foto-foto Xiao Feng di komputer dan saat itu Fei Yang juga tanpa sengaja melihatnya. Fei Yang sangat terkejut. Wei Xiang menyadai keterkejutannya dan bertanya apa Fei Yang mengenalinya? Fei Yang cuma diam sehingga Wei Xiang memberitahu kalau wanita di foto adalah Zhuang Fei Yang yang menyembunyikan identitasnya. Wei Xiang juga pamit pergi mau kerja dan memberikan uang pada Fei Yang.
Setelah Wei Xiang pergi, Fei Yang segera melihat foto dan menemukan identitas Xiao Feng.
Fei Yang pergi mencari Xiao Feng ke tempat penjual pinang namun dia sudah tidak bekerja di sana. Fei Yang jadinya mencari Xiao Feng ke rumahnya namun rumah sedang kosong.
Ny. Liang juga mencari Xiao Feng ke tempat penjual pinang dan tempat bekerja Xiao Feng yang lain tapi dia tidak ada.

Xiao Feng sedang mengunjungi kakeknya di rumah jompo. Kakeknya itu sudah pikun. Karena pikun, dia bahkan memakan tissue dan mengatakan itu apel. Xiao Feng tidak tega melihatnya sehingga dia ikut makan tissue.
Ny Liang dan Fei Yang berpas-pasan di jalan saat menjalani Xiao Feng. Saat itu sebuah reklame hampir jatuh menimpa Ny. Liang dan Fei Yang melihatnya sehingga dia langsung menolongnya.

Ny. Liang berterimakasih atas pertolongan Fei Yang. Mereka mengobrol bersama dan Fei Yang meniup-niup poninya. Hal itu membuat Ny. Liang heran karena kebiasaan itu mirip dengan Xiao Feng.


Xiao Feng datang ke tempat menjual pinang saat sudah malam dan hendak mengundurkan diri. Fei Yang juga kembali ke sana untuk mencarinya lagi. Pemilik tidak membiarkan Xiao Feng untuk berhenti. Dan saat itu, ada pelanggan yang meremas pantatnya sehingga Xiao Feng membalasnya. Pelanggan tidak terima dan malah hendak memukul Xiao Feng. Fei Yang melihatnya dan segera datang membantu. Mereka langsung kabur dari pelanggan itu setelah membuatnya pingsan.
Xiao Feng berterimakasih pada Fei Yang atas bantuannya. Fei Yang terus melihat Xiao Feng sehingga membuat Xiao Feng tidak nyaman. Xiao Feng berusaha berpikir positif dan memperkenalkan namanya. Fei Yang juga memperkenalkan namanya, Zhuang Fei Yang.
Xiao Feng langsung takut karena mengira wanita di depannya itu orang gila. Fei Yang menatap Xiao Feng penuh harapan sehingga Xiao Feng mendorongnya. Dia berteriak minta tolong karena mengira Fei Yang adalah orang gila. Fei Yang berusaha meminta Fei Yang agar percaya padanya. Dia dicelakakan sampai wajahnya hancur. Xiao Feng tidak percaya dan berlari pergi.
Fei Yang meratap karena tidak ada yang percaya.
Wei Xiang pulang dan team IM sudah menunggunya. Mereka memberitahu Wei Xiang kalau gadis itu pasti kabur karena dia sudah mengakses data Liang Xiao Feng di komputer mereka.
Wei Xiang segera pergi hendak mencari Fei Yang.

Fei Yang berjalan pulang. Dan tanpa sengaja dia bertemu lagi Ny. Liang. Ny. Liang mengundangnya untuk ke rumahnya untuk makan bersama sebagai rasa terimakasih. Dan ternyata, didalam rumah Xiao Feng sudah ada Xiao Feng yang menunggu dan meminta maaf.
Tapi, Xiao Feng langsung ketakutan ketika melihat ibunnya pulang dengan membawa Fei Yang. Xiao Feng memberitahu kalau Fei Yang itu wanita gila namun ibunya tidak percaya dan tetap mengundang Fei Yang untuk masuk ke dalam rumah.

Fei Yang selesai makan dan berterimakasih. Xiao Feng melihat dengan tidak suka. Fei Yang bertanya apakah Ny. Liang akan percaya padanya? Ny. Liang tersenyum dan berkata tentu saja.
“Namaku Zhuang Fei Yang. Ayahku presdir perusahaan Formosa. Tapi…ayahku tewas karena helipkoternya mengalami kecelakaan. Ibuku sudah lama meninggal. Sekarang hanya tinggal aku sendiri. Menurutku, Ayahku mungkin sudah tahu bahwa semua ini akan terjadi. Makanya dia menitipkan warisannya pada pengacara. Tapi, tak disangka ini malah memancing keserakahan Peter. Pan Peterm dia GM Formosa. Tangan kanan ayahku. Aku juga pernah mengira…  dia orang yang pantas ku cintai. Tapi, tak disangka dia menipuku ke Gunung. Dan membiusku dengan obat bius. Lalu, memasukkan aku ke mobil dan dijatuhkan ke jurang. Untung aku bernasib baik, ada dokter yang menolongku. 3tahun yang lalu, dia kehilangan putri satu-satunya. Dia menjadi gila tapi keahliannya tidak menghilang. Jadi dia berusaha menolongku. Tapi, dia mengubah wajahku sama persis seperti wajah putrinya. Aku sudah kehilangan semuanya. Kini aku tidak bisa buktikan identitasku. Aku hanya bisa diam saja melihat Pan Peter melaksanakan rencananya. Aku sama sekali tidak bisa mencegahnya.  Sampai aku ketemu denganmu. Aku tidak percaya di dunia ini ada orang yang sama persis denganku. Sama seperti saudara kembar,” cerita Fei Yang.
Ny. Liang terkejut mendengarnya. Dia tidak menyangka akan bertemu lagi dengan putri kembarnya.
Fei Yang memohong agar mereka percaya padanya. Dia memohon agar bertukar identitas dan dia akan memberikan segalanya. Xiao Feng tidak peduli dan mendorong Fei Yang keluar dari rumahnya.
Ny. Liang terdiam. Dia ingat saat bertanya kepada dr. Huang mengenai identitas orang tua anaknya kelak. Saat itu, dr. Huang hanya memberitahu kalau orang itu adalah orang kayak pemilik perusahaan international. Dia menangis menyadari kalau gadis itu tidaklah bohong.

Xiao Feng mengusir Fei Yang keluar dari rumahnya. Dan didepan pintu, sudah ada Wei Xiang yang menunggu. Dia tidak menyangka kalau Fei Yang benar-benar ke sana. Dia menyuruh Fei Yang untuk pergi dari sana. Fei Yang menurut dan mengikutinya.

Fei Yang di bawa pulang ke IM. Wei Xiang bahkan meminta izin Xiao Chan agar meminjamkannya baju dan menyiapkan tempat tidur pada gadis itu (Fei Yang).

Fei Yang berterimakasih. Dia masuk ke kamar mandi. Dan ketika melihat wajahnya di cermin, dia masih saja ketakutan.
Fei Yang meyalakan keran. Dia terus menerus membasuh wajahnya berharap itu kembali seperti semula. Namun, semua sia-sia.

Air di wastafel penuh dan tumpah hingga ke lantai. Wei Xiang lewat depan kamar mandi dan mendangar suara air yang jatuh dan juga tangis Fei Yang yang tertahan.

5 comments:

  1. semangat lanjutin kak. aku suka banget drama ini. jadi kangen nonton lagi...

    ReplyDelete
  2. Semangat y kak lanjutin sampai selesai y.

    ReplyDelete
  3. Semangat y kak lanjutin sampai selesai y.

    ReplyDelete
  4. Waaah suka bgt akhirnya ada yg bahas drama ini di tahun 2018, ternyata bukan aku satu2nya yg kangen drama2 jadul taiwan yg tayang jaman masih SD.πŸ˜‚πŸ˜‚
    Semangat ya buat bikin lanjutannya,,,pokoknya selalu ditunggu kok episode selanjutnya sampe last episode😊😊😊

    ReplyDelete