Type something and hit enter

By On

Aishite tatte, Himitsu wa Aru (2017)

I Love You, But I Have a Secret
Episode 6 - 1
Network : NTV

Rei terkejut melihat cincin yang telah ia siapkan untuk Sawa, berubah. Saat ia melihat tulisan yang ada pada cincin itu, kotak cincinnya ditangannya terlepas dan jatuh dari gengamannya. Lalu Sawa menjadi heran melihat sikap aneh Rei dan menanyainya.
Tapi Rei segera memasukan cincin itu kedalam saku jasnya serta ia juga memungut kotak cincin yang telah ia jatuhkan. Lalu Ia berkata dengan gugup pada Sawa bahwa ia meminta maaf dan akan melakukan ini lain kali.

Ditaman Rei berdiri sendirian. Ia memperhatikan tulisan yang ada pada cincin itu, disana terukir tulisan 1989 Shoko dan Kosuke. Lalu Rei bertanya-tanya dalam hatinya, Apakah ini benar-benar Ayahku?

Rei mengingat kejadian, saat dulu ia mengubur Ayahnya sendiri. Tidak. Lagipula, gantungan kunci itu adalah ..


Rei mengingat percakapannya bersama dengan Dokter Kazami dirumah sakit, saat ia menanyakan mengenai nomor yang ada pada gantungan kunci miliknya. Lalu tiba-tiba Rei teringat saat ia berada didalam ruangan Dokter Kazami, disana ada terpanjang foto Dokter Kazami bersama oreng tuanya dan didalam foto itu Ibunya memakai sebuah cincin. Jadi Rei segera berlari pulang.



Didalam rumahnya, dalam cahaya yang remang-remang. Rei membongkar dan mencari-cari foto tersebut, tapi tiba-tiba hpnya berbunyi yang menandakan ada pesan masuk. Sehingga Rei membuka dan membaca nya, pesan itu bertuliskan Apakah kamu sedang mencari seseuatu?

Membaca itu Rei merasa kaget. Ia melihat ke sekeliling ruangan dengan perasaan was-was. Lalu ia mendengar suara Ibunya yang baru pulang. Tanpa basa-basi Rei segera menanyakan mengenai cincin kawin Ibunya dulu dengan alasan bahwa ia berpikir untuk membuat sebuah cincin kawin, jadi ia ingin melihat tulisan apa yang Ibunya tulis di cincin kawin nya dulu. Apa dulu ia menulis, Namanya? Inisialnya kah? Dan apakah ia ada menuliskan tanggal juga? Tulisannya besar atau kecil?
Ibu Rei yang mendengar pertanyaan anaknya itu merasa kebingungan dan heran, tapi ia tetap menjawabnya,”Aku tidak ingat. Cincin itu, aku membuangnya.”


Didalam kamar, Rei terdiam. Ia memandang cincin itu lama. Lalu Ia mengingat ketika ia berada ditoko perhiasan dan mengambil cincin pesanannya. Ia telah mengambil dan meletakan cincin itu baik-baik didalam kotaknya. Tapi kenapa cincin itu bisa berubah?
Rei berjalan dan membuka laci kecil dibawah lemari bajunya. Ia memasukan cincin itu kedalam dan menguncinya. Lalu Rei berdiri dan memandang kearah cermin.


Diapatermen Sawa. Disana Akihito sedang melihat catatan yang telah ia buat, lalu Sawa datang dan membawakan makan malam untuknya.

Saat mereka sedang mengobrol, Sawa menyebutkan pada Akihito bahwa Ibu Rei adalah seorang Perawat. Mendengar itu, Akihito teringat akan seorang wanita yang ia temui dirumah sakit tadi. Lalu ia meminta sayur pada Sawa, yang segera diambilkan Sawa dengan agak mengomel.


Sawa berdiri dan berjalan kedapur untuk mengambilkan Sayur bagi Kakaknya. Saat itu Sawa menanyakan pada Akihito,”Kak, mengapa kamu tidak memaafkan Papa? Aku pikir, aku akan segera melupakan tentang apa yang terjadi. Jadi mengapa kamu tidak melupakannya juga?”
Akihito menatap Sawa dan menjawab bahwa ia tidak bisa. Tanggal 3 september saat itu, ia akan mengungkapkan kebenarannya. Dan Sawa hanya bisa terdiam.
Dikantor. Kotaro menanyai Rei apakah ia telah memberikan cincin itu? Tapi Rei menjawab belum. Lalu Kotaro menanyakan kenapa dan menyebutkan itu lah Rei, mungkin ia mendapatkan sesuatu yang benar-benar berbeda kan.

Rei heran mendengar perkataan Kotaro. Lalu ia teringat obrolan nya bersama Kotaro kemarin. Jadi Rei menanyai Kotaro apakah ia ada menceritakan tentang cincin ini ke orang lain?
Kotaro menyangkal nya dan menjawab bahwa ia tidak ada melakukan itu, lagi pula siapa yang akan tertarik dengan itu. Dan Rei terlihat percaya dengan jawaban yang diberikan oleh Kotaro, jadi ia tidak bertanya apa-apa lagi.


Kotaro memasukan tangannya kedalam saku jasnya. Dan tatapan nya terlihat berbeda, ia tersenyum kecil.

Dikantor Sawa. Seorang klien wanita menceritakan mengenai keluhannya pada Kosaka Sensei bahwa gaun pengantin yang seharusnya ia pakai, telah dipinjamkan kepada orang lain. Jadi sebagai solusi terakhir, ia akan mengenakan gaun yang lain, tapi itu membuatnya frustasi. Mereka bilang bahwa mereka tidak akan menagih biaya gaunnya, tapi bukan itu masalahnya. Ia ingin menuntut biaya penghiburan.
Mereka bertiga hanya bisa terdiam dan tersenyum mendengar ceritanya, lalu setelah selesai Kosaka-sensei mengantarkan nya keluar. Jadi tinggallah Sawa dan Yamada berdua didalam ruangan.


Yamada mengatakan pada Sawa bahwa bagaimana bisa orang-orang masih sibuk dengan gaun pengantin dihari dan umur ini. Tapi Sawa segera menjawab bahwa untuk wanita itu adalah salah satu momen besar dalam hidup mereka. Lalu Yamada menanyai tentang apakah Sawa telah memilih gaun pengantin nya dan Sawa menjawab belum.
Lalu Yamada membahas banyak hal tentang baju pengantin pada Sawa. Dan diakhir Yamada menyebutkan bahwa ia tidak bisa menreset manusia seperti yang ia lakukan pada computer. Mendengar perkataan Yamada diakhir itu, Sawa terdiam.

Akihito datang kerumah sakit dan mencari Ibu Rei, tapi pada hari itu Ibu Rei sedang off, jadi ia tidak berada disini sekarang. Mendengar itu, Akihito pamit dan berjalan pergi. Lalu pada saat itu ia berpapasan dengan Dokter Kazami, tapi mereka berdua sama-sama tidak tau dan mereka berjalan begitu saja.


Dokter Kazami masuk kedalam salah satu ruangan, saat itu ada dua orang suster yang sedang bergosip dilorong. Jadi ia menguping pembicaraan mereka yang menceritakan tentang politisi Maezono-san dan Direktur mereka.

Didalam sebuah ruangan lain. Dokter Kazami melaporkan mengenai rumor yang ia dengar kepada seorang pria tua. Ia melaporkan bahwa ada rumor yang beredar dirumah sakit mengenai system medis Teisan yang terlibat dalam bisnis illegal. Awalnya Pria itu terlihat sedikit terkejut, tapi pria tua itu menenangkan Dokter Kazami dan mengatakan bahwa mereka tidak bisa membiarkan masa lalu terulang sendiri.

Pria tua itu menghadap Dokter Kazami dan menanyai apakah ia belum menikah? Disana banyak perawat yang ingin menikah dengan seorang dokter. Ayah mereka pun juga akan lega. Raut wajah Dokter Kazami berubah sedikit, tapi Dokter Kazami segera menutupinya dan ia langsung membungkuk serta pamit pada Pria tua itu.

Akihito mendatangi rumah Rei dan menemui Ibunya.  Awalnya Ibu Rei terlihat sedikit bingung dengan kedatangan Akihito, tapi ia tetap mempersilahkan Akihito untuk masuk dan menyediakan minuman untuknya.
Didalam, Akihito membungkuk dan meminta Ibu Rei untuk menjaga sawa, lalu Akihito mulai menanyakan apakah Ibu Rei bekerja di Kohoku Medical University? Dan Ibu Rei menjawab iya. Dan Akihito memberitahu maksud kedatangannya, ia mencurigai penyuapan oleh seorang politisi dan ada kemungkinan itu melibatkan rumah sakit.

Ibu Rei terlihat bingung. Ia menjawab jika ia hanyalah seorang perawat bisaa, jadi ia tidak tau. Tapi Akihito meminta Ibu Rei untuk tolong memperkenalkan seorang dokter padanya. Ibu Rei hanya diam.

Dikantor. Rei dihubungin oleh Kosaka-sensei bahwa ia mendapatkan panggilan interview, jam 2 lusa. Dengan senang Rei mengucapakan terima kasih padanya.

Dikantor Sawa juga membungkuk dan mengucapkan berterima kasih pada Kosaka sensei atas bantuannya. Dan ia berdoa semoga interview Rei dapat berjalan baik.


Saat Rei sedang bekerja dikantor. Rei mendapat telepon dari Ibunya.
Dikantor polisi. Ichinose mempedengarkan suara rekaman dari penelepon yang melaporkan mengenai kecelakaan mobil Ayah Rei. Lalu ia menanyakan apakah mereka mengenali suara itu?
Ibu Rei mengelengkan kepalanya dan menjawab tidak. Tapi Rei meminta Ichinose untuk mengulang nya lagi. Jadi Daigo memutar kan lagi untuk Rei. Tapi Ichinose malah menanyai Rei kenapa dan Rei terlihat gugup, lalu ia mengelak. Ia mengatakan karena orang ini mereka bisa menemukan mobil Ayahnya. Sedangkan melihat reaksi Rei yang seperti itu, membuat Ichinose tersenyum memperhatikannya.

“Ibu, apa kamu benar-benar tidak mengenali suara itu?” tanya Rei pada Ibunya saat mereka keluar dari dalam ruangan introgasi.
“Tidak. Aku mengira itu hanya kebetulan.” Jawab Ibu Rei.

“Apa menurut mu?” tanya Ichinose sambil memperhatikan Rei dan Ibunya yang berjalan pergi.
“Anaknya Okumori masih berpikir Ayahnya hidup, kan? Dia sedikit depresi. Ngomong-ngomong, Ibunya itu wanita yang cantik ..” jawab Daigo. Tapi sebelum ia selesai berbicara, Ichinose segera memukul kepalanya.
Ichinose menjelaskan bahwa ia tidak merasa seperti itu. Dia memang ingin menemukan Ayahnya. Ketika kamu melihat catatan masa lalu. dia hanya memohon pencarian. Tapi bukti bahwa orang tua dan anak aktif mencari Okumori adalah  nol.

Saat akan memasuki rumah, mereka berdua terkejut. Melihat garis polisi dan garis lainnya yang bertuliskan Area pembunuhan dipasang didepan rumah mereka.



Melihat itu, Rei segera mencabut semua nya dengan marah. Sedangkan Ibu Rei merasa sangat ketakutan. Saat mereka masuk kedalam rumah Ibu memegang telinganya karena takut. Tapi Rei menenangkan Ibunya dan berkata ia tidak akan kalah. Jadi jangan khawatir.

Tolong Tinggalkan Komentar, Kritik, ataupun Saran untuk Perubahan yang Lebih Baik!!! ^^

Click to comment