Sunday, April 22, 2018

Sinopsis Drama Taiwan : Angel n Devil Episode 03 - 2

0 comments


Images by : GTV


Yan Yan masih terus berusaha membujuk Lin Lin untuk pergi bersamanya. Pemimpin sekte menyadari hal itu dan berjalan mendekati Yan Yan.

“Kenapa kamu mengendalikan semua orang dan membuat mereka merasa sangat depresi hingga mau mati bersamamu?” tanya Yan Yan.

“Apa hak mu untuk bersikap seperti orang benar disini? Lihat tanganmu. Dosamu. Lebih buruk daripada dosa Kain.”

”Dosaku?”


Yan Yan mulai mengingat tentang ayahnya. Sejak pekerjeaan ayahnya bermasalah, ayahnya menjadi pemabuk dan mulai memukuli ibunya. Dan karena hal itu Yan Yan jadi sangat membenci ayahnya. Yan Yan selalu menulis dibuku-nya : Menghilanglah. Jangan pernah kembali. Aku membencimu.

Dan saat itu, Xiao Xiong tiba-tiba muncul di hadapannya. Xiao Xiong bertanya apa itu keinginan Yan Yan?

“Ya. Aku ingin orang ini (ayahnya) menghilang selamanya dari rumah.”

Yan Yan menangis mengingat permintaannya waktu itu. “Saat itu, aku hanya ingin melindungi keluargaku, jadi itulah kenapa, aku ---,” ujar Yan Yan dan menangis.  

“Sekali kamu mengikutiku ke dunia baru, kamu akan melupakan segalanya,” bujuk pemimpin sekte, “termasuk dosa mu. Ikutlah bersama ku ke dunia itu.”

Yan Yan mulai kehilangan kesadarannya. Dia mulai terbujuk pemimpin sekte hingga dia mau menerima botol berisi cairan racun.

Xiao Feng dan Charlie tiba di tempat terakhir yang terekam CCTV. Apalagi ini gedung tidak terpakai jadi semakin mencurigakan.

Xiao Feng mulai masuk ke dalam gedung tersebut dan Charlie mengikutinya.

Pemimpin sekte mulai membujuk semuanya untuk meminum racun tersebut. Xiao Feng melihatnya dan segera berteriak memanggil Yan Yan. Akan tetapi, Yan Yan sudah tampak seperti orang linglung.


“Lihat siapa yang sudah datang,” ujar pemimpin sekte menyambut Xiao Feng. “Pasti sangat kesepian ketika kamu harus tinggal sendiri, bukan?” tanya pemimpin kepada Xiao Feng. Dia mulai membujuk Xiao Feng tetapi belum selesai dia bicara, sebuah sinar berwarna hijau menyerangnya.

Read this synopsis : k-adramanov.blogspot.com

Sinar itu membuat pemimpin sekte pingsan. Dan night-walkers yang mendiami tubuh pemimpin keluar.

Sinar hijau itu adalah milik Charlie. Charlie mengeluarkan senjatanya, Pedang Danau.

Pedang Danau : Urutan ketiga dalam peringkat senjata, sama seperti Illiad’s Double Star. Menurut legenda, pedang ini mengandung darah bangsawan di dalamnya. Pedang ini menyerang dengan sangat kuat dan elegan. Terkadang, pedang ini tidak sopan dan dapat berbicara dengan orang lain. Ketika bicara, pedang ini tidak pernah menyebut nama orang dengan benar.

Saat night-walkers di hancurkan, semua anggota sekte termasuk Yan Yan langsung jatuh pingsan. Charlie menghina pemimpin sekte yang ternyata dirasuki iblis lemah.

Dari belakang, keluar seorang pria tua. Charlie dapat merasakan kalau pria itu dirasuki day-walkers.

Dan pria itu mempunyai kekuatan untuk mengendalikan orang-orang anggota sektenya termasuk Yan Yan.

KO Bad Girls tiba di TKP.


Xiao Feng berusaha menyadarkan Yan Yan tetapi Yan Yan telah berada di bawah kontrol. Dia mengeluarkan panah athena-nya.

“Yan Yan, kamu boleh lupa siapa aku, tapi, kamu tidak boleh melupakan dirimu sendiri,” ujar Xiao Feng.

KO Bad Girls tiba dan heran melihat Xiao Feng bersama dengan Charlie dan Yan Yan yang telah di kontrol oleh day-walkers. Ko Bad Girls mengamati dari belakang dan tidak berani maju karena takut jika Charlie mengetahui identitas mereka. Kate menyarankan untuk menunggu sambil membaca keadaan dan mengatur strategi.

Charlie mulai hendak menyerang tetapi Xiao Feng menghalanginya. Charlie tidak peduli karena Yan Yan sudah di kontrol oleh iblis, karena itu mereka harus segera menyerangnya sebelum di serang. Xiao Feng tetap menghalangi karena dia yakin kalau Yan Yan tidak akan menyakiti mereka.

Xiao Feng berusaha menyadarkan Yan Yan dan Yan Yan sempat tersadar sesaat tetapi pengaruh dari day-walkers itu lebih kuat. Yan Yan menusukkan panah athena-nya ke arah Xiao Feng tetapi belum sempat tertusuk, Yan Yan berhenti.


Dia menusukkan panah itu ke dirinya sendiri. Sinar dari panah itu memberhentikan anggota sekte dan day-walkers. Charlie memanfaatkan hal ini dan mulai menyerang day-walkers tersebut.

Read this synopsis : k-adramanov.blogspot.com

Xiao Feng segera meminta Charlie untuk membawa Yan Yan yang pingsan ke rumah sakit. Mereka juga membawa Lin Lin keluar dari sana.

Setelah mereka pergi, KO Bad Girls keluar dari persembunyian dan menangkap bibit kejahatan day-walkers.

Keesokan harinya,
KO Bad Girls dan Xiao Xiong berada di rumah sakit. Yan Yan masih belum sadarkan diri.

Kate mulai menegur Xiao Feng karena bertindak seenaknya tanpa berdiskusi terlebih dahulu dan bahkan membawa Charlie ke tempat kemarin. Mendengar hal itu, Xiao Feng baru tahu kalau KO Bad Girls ternyata berada di tempat itu juga.

Tiba-tiba Ailee memecahkan ketegangan dengan memberitahu kalau berita kemarin telah masuk ke berita. Berita menyiarkan kalau perkumpulan orang yang hendak melakukan bunuh diri berhasil di tangkap. Dan semua orang dalam keadaan tidak sadarkan diri.

Kate menyuruh Xiao Feng untuk tidak bertindak sesukanya lagi lain kali. Xiao Feng mengiyakan.

“Xiao Xiong. Yan Yan biasanya sangat hati-hati, kenapa dia bisa terpedaya oleh Iblis?” tanya Xiang Ning.

“Iblis sangat ahli untuk menggunakan perasaan tergelap dalam hati manusia,” jelas Xiao Xiong.

“Jadi, maksudmu Yan Yan…”

“Selama dia selamat, itu sudah bagus,” ujar Xiao Xiong menghentikan perkataan Xiang Ning.

Kate kemudian merasa aneh kenapa keluarga Yan Yan belum juga datang ke RS? Xiao Xiong menyuruh untuk menunggu sebentar lagi, mungkin mereka dalam perjalanan.

“Aku hendak bertanya dari dulu. Kenapa KO Bad Girls harus berganti pakaian setiap hendak melakukan misi?” tanya Xiang Ning. “Kemarin malam, aku, Kate dan Ailee telat selangkah dibanding dengan Xiao Feng karena harus berganti baju dulu.”

“Itu untuk melindungi kalian. Jadi identitas asli kalian tidak akan terbongkar,” jelas Xiao Xiong. “Jadi, itu juga alasan kenapa kamu tidak boleh menggunakan identitas asli ketika melakukan misi lain kali, mengerti?” tanya Xiao Xiong kepada Xiao Feng. Xiao Feng mengangguk mengerti.

Read this synopsis : k-adramanov.blogspot.com


Hari sudah sore,
Yan Yan bermimpi buruk. Perkataan kalau dosanya lebih berat dari dosa Kain terus terngiang. Ibu nya yang sudah datang menenangkannya. Yan Yan terbangun dan mengkhawatirkan Yan Rui. Ibu memberitahu kalau Yan Rui sudah pulang ke rumah dan akan segera ke sini. Ibu juga memberitahu kalau Yan Rui merasa sangat bersalah saat tahu kalau Yan Yan pingsan saat mencarinya.

“Yan Yan, ibu minta maaf. Semua salah ibu. Ayah menghilang dan kalian berdua pasti sangat sedih dan merindukannya,” ujar ibu. “Tetapi aku hanya memikirkan diriku. Aku tidak memperhatikan kalian dan bahkan ingin kalian yang menjagaku. Aku minta maaf,” tangis ibu.

“Ma… jangan bilang seperti itu,” ujar Yan Yan menangis.

Di malam hari,
Di halaman sekolah Macaroon, terlihat ada sebuah cahaya turun dari langit gelas. Dan seorang pria tiba-tiba muncul dari cahaya tersebut. Pria itu berasal dari dimensi lain.

Pejuang Pembasmi Iblis dari Pulau Pembasmi Iblis : memiliki senjata kapak. Sekali kapak digunakan akan mengumpulkan energi bumi dan surga ke dalam tubuhnya. Kekuatannya sangat luar biasa. Dia muncul dimanapun Iblis muncul. Dan Pejuang juga menerima tugas rahasia dari ketua dari berbagai dimensi dalam Misi Memunaskan Iblis. Hingga hari ini, tidak ada satupun yang tahu dimana Pulau Pembasmi Iblis berada.

Pria itu bernama Ji An dan dia datang ke dimensi Copper karena merasakan ada hawa iblis di sekolah Macaroon.


Pagi hari,
Ding Dang memamerkan kehebatannya yang dapat mengangkat kursi dengan satu jari telunjuk. Hal itu tentu membuat teman-temannya berseru kagum. Ding Dang melakukan hal itu hingga membuat kursi-kursi bertumpuk.

Ding Dang pergi ke ruangan boxing yang sudah tidak terpakai. Dia dihukum direktur karena sudah menumpuk kursi-kursi. Hukumannya adalah untuk membersihkan ruang club boxing.

Ding Dang malas melakukannya dan memilih untuk pergi. Tetapi, tiba-tiba saja lampu yang terpasang di koridor mati dan awan tiba-tiba menggelap. Ding Dang tentu merasa ketakutan. Dia kemudia mendengar ada suara benda terjatuh

Karena penasaran, Ding Dang melihat ke belakang dengan posisi seperti gambar di atas. Dan ternyata ada sebuah kura-kura.

Tortoise : Makhluk langka yang telah ada sejak 20juta tahun yang lalu. Satu dari binatang merangkak tertua. Sayangnya binatang ini diburu, dimakan, atau dijadikan peliharaan, mereka dapat hidup dalam waktu yang lama. Di dimensi Copper, iblis berumur panjang seperti tortoise sangat banyak, karena itu ini menjadi simbol kematian. Untuk orang-orang didimensi copper, tortoise hampir sama dengan iblis. Jika seseorang melihatnya, itu berarti dia akan terbunuh dalam sebuah kecelakaan, jadi bagi mereka ini seperti simbol kesialan.

Read this synopsis : k-adramanov.blogspot.com


Ding Dang ketakutan melihat kura-kura tersebut. Dia segera berlari kencang. Dan tanpa sengaja, menabrak Ji An.

Ji An segera menangkap Ding Dang yang akan terjatuh sehingga posisi mereka seperti berpelukan.


Dan, Ding Dang terpesona akan hal itu. Ding Dang berbicara dalam bahasa Thai (Ding Dang ini campuran antara Thai dengan chinese) kalau dia tidak sengaja dan berterimakasih karena Ji An sudah menolongnya. Ji An tidak mempermasalahkan hal tersebut. Yang dia permasalahkan adalah Ding Dang yang tidak mau melepaskan tangannya dari lehernya.

Dengan di paksa, Ji An berhasil lepas dari Ding Dang dan segera pergi. Ji An berujar dalam hati kalau zaman sekarang anak gadis sangat menyeramkan.


Ding Dang masih terpesona dengan Ji An dan masih memandanginya. Dan Ding Dang melihat Ji An yang memegang kura-kura yang dilihatnya tadi, dengan ketakutan Ding Dang berteriak menyuruh Ji An untuk meletakkan kura-kura tersebut ke lantai. Tetapi, Ji An tidak peduli dan membawa kura-kura itu bersamanya.

Ding Dang benar-benar heran karena Ji An tidak takut dengan kura-kura. Dan tambah heran ketika menyadari kalau tadi dia bicara dengan bahasa thai dan Ji An mengerti.


Charlie sedang berada di atas gedung sekolah. Saat itu, dia seperti merasakan kalau ada Xiao Yang disana. Dia memohon pada Xiao Yang untuk tidak pergi karena dia tidak mengizinkannya. Xiao Yang menangis dan seperti hendak mengatakan sesuatu.

“Apa kamu tidak ingin aku mencaritahu penyebab kematianmu?”

Xiao Yang mengangguk.

“Tidak mungkin. Bagaimana bisa kamu pergi tanpa bilang apapun? Kamu bahkan tidak memberiku kesempatan untuk mengucapkan perpisahan. Kenapa? Kenapa? Apa kamu tahu bagaimana kerasnya aku mencarimu?”


Xiao Yang menangis mendengarnya. Charlie juga menangis. Xiao Yang mendekat dan dengan perlahan dia menjulurkan tangannya untuk menyentuh Charlie, tetapi sebelum hal itu terjadi, bayangan Xiao Yang telah menghilang.

Read this synopsis : k-adramanov.blogspot.com

Charlie menyadari kalau itu semua hanya bayangannya saja.

“Tidak peduli bagaimanapun, aku akan mencaritahu kebenarannya dan membalaskan dendanmu.”

Xiao Xiong mengundang Jake ke rumahnya.

“Aku pikir, aku tidak akan pernah bertemu denganmu lagi,” ujar Xiao Xiong.

Jake mengalihkan dengan mengomentari kalau teh yang dihidangkan oleh Xiao Xiong adalah kesukaan Xiao Yang.

“Xiao Xiong, beritahu aku. Kenapa Xiao Yang bisa meninggal? Apa itu karena kontrak yang dia buat denganmu?”

Xiao Xiong menggeleng. Dia memberitahu kalau walaupun dia tidak tahu siapa yang membunuh Xiao Yang, tetapi kematian Xiao Yang tidak ada hubungannya dengan kontrak yang mereka buat.

“Terus bagaimana dengan kematian Xiang Ming? Apa itu ada hubungannya dengan kontrak yang aku buat?” tanya Jake serius.

“Jake…”

“Xiao Xiong. Tolong. Aku ingin tahu jawabannya.”

“Di dunia ini, segala sesuatu saling berhubungan. Jika seseorang menerima, maka itu berarti seseorang akan kehilangan.”

Jake terkejut mendengarnya, “Jadi… kematian Xiang Ming memang ada hubungannya denganku? Xiang Ming meninggal karena aku penyebabnya?”

Xiao Xiong tidak bisa menjawab.

Jake benar-benar terpukul.

No comments:

Post a Comment