Saturday, May 12, 2018

Sinopsis C- Drama : Die Now (Episode 4 : Kebohongan) part 3

0 comments


Network: Sohu TV


Saat mereka berdua naik kelantai dua untuk memeriksa tempat itu, tiba- tiba saja beberapa zombie keluar dari ruang sel mereka masing- masing, menyerang mereka berdua. Dan dengan cepat Xia Chi pun mengajak Li Meng untuk segera pergi.



Mereka berdua sama-sama bertarung melawan para zombie itu, hingga akhirnya mereka berhasil kembali ketempat awal, mereka masuk tadi. Tapi pada saat itu, Li Meng dengan sengaja menutup pintu tersebut dan menguncinya menggunakan rantai.

Sehingga Xia Chi pun tidak bisa keluar. Dan dengan terpaksa, ia harus bertarung, melawan para zombie- zombie  yang mendekatinya.


“Bagaimana kamu bisa tahu bahwa itu pintu keluarnya? Kamu lebih berhati- hati dikembalikan ke sini,” teriak Xia Chi dengan kesal kepada Li Meng. Tapi dengan tampak gembira serta senang. Li Meng melambaikan tangannya dan berlari pergi dari sana.

“Ini adalah labirin palsu,” kata Xia Chi.



Xia Chi sama sekali tidak mendapatkan waktu untuk berpikir, karena ia harus bertahan dan melawan para zombie yang ada. Dan pada akhirnya setelah bertarungan yang agak lama, Xia Chi berhasil mengalahkan para zombie itu.



Tepat disaat itu, Li Meng yang awalnya telah pergi meninggalkan Xia Chi merasa heran, karena pada akhirnya ia kembali ketempat awal. Tempat dimana Xia Chi berada.

“Kenapa seperti ini? Aku kembali kesini lagi?” tanya Li Meng, pada dirinya sendiri.

Xia Chi yang melihat itu, tersenyum bangga, karena ia benar, ini adalah labirin palsu. Ini pasti peraturannya. Pikiran manusia seperti cermin. Dunia yang kamu anggap didasarkan pada bagaimana kamu memandang dirimu sendiri. (Jadi karena Xia Chi mengatakan Ini adalah labirin palsu, maka itulah yang terjadi)


Hei, hei, hei.. tebakanmu benar lagi. Kesulitan dari tahap ini akan berubah tergantung pada perkataan pemain. Bukankah itu menyenangkan? Kata GM dengan nada riang.

Omong kosong. Kamu bahkan bisa memikirkan zombie. Apakah kamu harus bermain begitu serius? Tanya Xia Chi dalam pikirannya, kesal.

Ayolah! Ini terjadi tiba- tiba. Kami bahkan mendata banyak film. Tapi hanya sayangku, Xia Chi yang bisa berpikir kebohongan, untuk mengubah takdir nomor 3.



Li Meng membuka rantai pintu dan kembali masuk kedalam. Ia mendekati Xia Chi. Ia meminta maaf dan mengaku bersalah, lalu ia berjanji bahwa ia tidak akan melakukannya lagi. Tapi kali ini, Xia Chi tidak mau mempercayai Li Meng lagi.


Disaat Xia Chi berjalan meninggalkannya, dengan cepat dan agak ketakutan, Li Meng segera mengikuti Xia Chi sambil memohon untuk dimaafkan dan terus berjanji bahwa ia tidak akan  berani lagi melakukan itu.



Mereka berdua tiba disebuah ruangan dingin yang penuh dengan es. Disana Li Meng yang ketakutan, terus memegang lengan Xia Chi dengan erat dan mengikutinya. Lalu setelah merasa aman, Li Meng mulai melihat ke sekitar dan kembali cerewet.



“Biar aku beritahu kamu, permainan disini mungkin ingin membekukan kita sampai mati. Aku rasa…” kata Li Meng, tapi terpotong. Karena Xia Chi menutupi mulutnya.

“Jangan bicara sembarangan,” peringat Xia Chi.

Tepat pada saat itu, mereka melihat sebuah pintu, yang mungkin adalah jalan keluar bagi mereka berdua. Dan pintu itu, mulai bergerak turun untuk menutup. Jadi dengan cepat, Xia Chi mengajak Li Meng untuk segera berlari.



Tapi sialnya, tanpa sengaja, sebelah kaki Li Meng terjatuh masuk kedalam lubang kecil dilantai. Sehingga ia terlambat untuk berlari. Sedangkan Xia Chi sendiri telah berhasil keluar dari sana.

“Tolong aku! Aku terjebak!” teriak Li Meng. Tapi perlahan pintu tersebut mulai tertutup.





Dan Xia Chi yang telah berada diluar pintu, ketika ia mendengar serta melihat keadaan Li Meng didalam sana, ia tampak ragu. Ragu untuk masuk kedalam dan menyelamatkan Li Meng atau tidak.

“Jangan bermurah hati pada musuhmu,” kata Li Meng, tampak putus asa, karena melihat Xia Chi yang tidak kembali untuk menolongnya.

No comments:

Post a Comment