Tuesday, October 2, 2018

Sinopsis Korean Drama - LOVELY HORRIBLY Episode 29

0 comments

Sinopsis Korean Drama - LOVELY HORRIBLY Episode 29
Images by : KBS2
sinopsis di tulis oleh : Chunov (nama samaran) di blog
k-adramanov.blogspot.com
Mobil Eul Soon melaju dan di depannya ada Philip. Mereka akan bertabrakan. Dan…
Mobil Sung Joong yang tertabrak. Kenapa?
Karena Sung Joong melihat asap hitam mengelilingi mobil Eul Soon dah hendak menabrak Philip. Sung Joong memilih menghentikan tabrakan itu dengan mobilnya. Dan dia serta Eul Soon terluka. Semua kru dan masyarakat yang ada di sana, terkejut dengan tabrakan tersebut.
Sung Joong sedang di obati. Kepalanya luka, tetapi dia lebih mengkhawatirkan kondisi Eul Soon.

Eul Soon tidak terluka serius. Dia hanya mengalami memar karena tabrakan itu. Hal yang membuatnya lebih terluka adalah kenyataan kalau dia hampir membunuh Philip. Saat melihat Philip, Eul Soon meminta agar Philip tidak mendekatinya. Dia merasa takut karena telah hampir membunuh Philip dan tidak bisa melakukan apapun untuk melakukan hal itu. Philip meminta Eul Soon tidak takut, dia memeluk Eul Soon. Dia tidak menyalahkan Eul Soon, dia memang siap menerima tabrakan itu, daripada Eul Soon yang harus terluka. Eul Soon menangis sedih di pelukan Philip.
Sung Joong keluar dari ruang dokter usai menerima pengobatan dan melihat Eul Soon dengan Philip yang sedang berpelukan. Raut wajahnya terlihat sedih melihat kedekatan mereka.
--
Mereka duduk di café. Sung Joong memberitahu apa yang dilihatnya, bahwa bukan takdir yang hendak membunuh mereka hari ini, melainkan hantu.
“Asap gelap mengelilingi truk itu. Asap yang sama yang kulihat di apartemen    Nona Ki, di lokasi syuting, dan di video keamanan di Hotel Gyeongkwang. Itu Kim Ra Yun,” jelas Sung Joong. Raut wajahnya terlihat sangat serius.
“Ra Yun lagi?” tanya Philip memastikan pendengarannya tidak salah.
“Dia bilang dia dianiaya. Berarti dia pasti ingin balas dendam terhadap orang yang membunuh dia. Kenapa dia melakukan ini kepada Philip?” bingung Eul Soon.
“Karena dia paling membenci aku.”
“Lalu kenapa dia memanfaatkan aku sebagai alatnya?” tanya Eul Soon tidak terima.
“Karena itu yang paling mengerikan untuk kalian berdua,” jawab Sung Joong.
--

Philip mengantar Eul Soon pulang. Dia meminta Eul Soon untuk beristirahat dan jangan memikirkan apapun. Eul Soon mengerti dan pamit ke dalam rumah.

Setelah Eul Soon pergi, Philip menerima pesan foto dari Yong Man. Itu foto sisa kertas terbakar yang ada tulisan : Aku tidak tahan melihat orang sepertimu. Philip jelas merasa heran dengan foto itu. Tidak lama, Yong Man menelponnya dan memberitahu kalau dia melihat Yoon A meninggalkan apartemen Eun Young, di hari Eun Young mengalami koma. Dan Yoon A membawa pergi naskah dari apartemen Eun Young. Foto yang dikirimkannya adalah sebagian dari naskah yang di bakar oleh Yoon A. Philip dengan berteriak marah bertanya Yong Man sekarang ada dimana?
Setelah selesai berteleponan dengan Yong Man, Philip teringat kejadian 8 tahun lalu. Saat dia di ikat, samar-samar, dia mendengar pertengkaran Ra Yun dan Yoon A. Tapi, dia mengira kalau itu hanyalah Ra Yun yang ada di dalam dan menjebaknya.
“Itu bukan Ra Yun. Melainkan Yoon A?” marah Philip dan melajukan mobilnya pergi.
Saat mobil Philip sudah pergi, Eul Soon keluar dari rumah dan menuju suatu tempat.
--
Yoon A pulang ke rumahnya. Dia merasa stress. Dan saat sedang duduk, dia melihat pintu lemarinya terbuka. Yoon A ternyata cukup pintar karena dapat tahu kalau ada seseorang di rumahnya. Jadi, dia berpura-pura menerima telepon dan keluar. Padahal, Yoon A hanya membuka dan menutup pintu tanpa keluar dari rumah.

Mengira kalau Yoon A sudah pergi, Yong Man keluar dari persembunyiannya. Dia menghela nafas lega karena mengira dalam keadaan aman. Tapi, tiba-tiba, dari belakang, Yoon A menyentrumnya dengan stunt gun. Yong Man terkulai lemah. Dan Yoon A lebih kaget melihat kalau Yong Man lah yang masuk ke rumahnya.
Dia menggeledah baju Yong Man, dan menemukan ponsel Yong Man. Dia juga melihat foto yang Yong Man kirimkan pada Philip. Yoon A panik karena Philip pasti sudah tahu semuanya.
Philip sedang menuju tempat Yong Man.
Yong Man di ikat di kursi. Dan Yoon A menyiram wajahnya dengan air agar Yong Man bangun. Yoon A langsung berteriak marah dengan foto yang Yong Man kirim pada Philip.
“Kamu sungguh luar biasa. Aku membuntutimu selama tiga bulan, tapi akhirnya aku mendapatkanmu sekarang. Kamu sangat menjijikkan. Aku berusaha menyentuh hati nuranimu, tapi kamu bergeming,” ujar Yong Man.
Dan ternyata, Yong Man lah yang mengirimkan naskah A Ghost’s Love Story ke Yoon A saat Yoon A membawakan acara radio (di episode 01).
“Itu kamu? Kamu yang mengirimiku naskah dan berpura-pura menjadi hantu untuk Philip? Kenapa? Katakan alasannya kepadaku!”
“Lalu kenapa kamu melakukan itu kepada kakakku?!”
“Kakak mu? Siapa?” tanya Yoon A. Dan kemudian dia menyadari sesuatu, “Ra Yun?”
Flashback
8 tahun lalu,
tn. Kang meminta Philip agar memutuskan hubungannya dengan Ra Yun karena Philip baru melakukan debut. Philip menolak dengan tegas. Dan hal itu membuat tn. Kang sangat marah karena dia sudah mengeluarkan banyak uang untuk Philip, tetapi Philip malah melanggar perjanjian.
Philip menegaskan kalau Ra Yun bukanlah orang yang tidak bisa menjaga rahasia. Dia yakin kalau Ra Yun tidak akan memberitahu orang lain mengenai hubungan mereka, jadi dia akan tetap berpacaran dengan Ra Yun diam-diam.
Dan saat Philip sudah keluar, tn. Kang menghela nafas dengan kesal.
“Kamu yakin bisa menyingkirkannya?” tanya tn. Kang pada Yoon A.
“Tentu saja. Percayalah padaku,” jawab Yoon A dengan percaya diri.
Dan hal pertama yang Yoon A lakukan adalah menghancurkan ruang rias Philip.

Setelah itu, dia menemui Ra Yun dan memintanya untuk putus dengan Philip. Dia bahkan berbohong kalau Philip sudah muak dengan Ra Yun.
“Walaupun aku pergi,  dia tidak akan memilihmu,” ujar Ra Yun sambil menatap Yoon A.
“Bagaimana kamu tahu itu?”
“Kamu yang paling tahu itu. Kamu juga tahu kamu bukan orang yang terbaik untuknya. Tapi kamu tidak bisa melepaskannya, bukan? Kamu akan makin berhalusinasi. Seperti itulah cinta. Kamu akan bertahan dengan bodohnya, dan berakhir mempertahankan halusinasimu. Sebaiknya kamu menjauhlah selagi bisa. Menjauhlah darinya,” nasehati Ra Yun.
“Aku akan meninggalkan dia. Jika tidak bisa membantunya dan menjadi beban, aku bisa mengorbankan diriku untuknya. Aku bisa melakukan apa saja untuknya.”
“Jangan berbohong seperti itu. Mengorbankan dirimu untuk cinta… Hal seperti itu tidak ada.”
End

Yoon A berdiri di tepi jembatan. Dia menghela nafas mengenang masa lalu itu. Dan hantu Ra Yun berdiri tepat di sampingnya, menatap tajam padanya, sambil berkata : “Aku harus bagaimana denganmu?”

Ponsel Yoon A berdering. Telepon dari Philip, dan dengan takut Yoon A mengangkatnya. Philip langsung bertanya dimana Yoon A dan meminta bertemu. Yoon A menghela nafas, dan memberitahu kalau dia selalu menunggu Philip agar menelponnya duluan, dan hal itu akhirnya terkabul. Namun, Philip menelpon dan meminta bertemu bukan sesuai dengan harapannya.
Oppa. Aku memikirkan sesuatu yang berbeda dari yang kupikirkan selama delapan tahun terakhir. Bisa dicintai itu mustahil, jadi, apa yang harus kulakukan untuk memastikan kamu tidak akan pernah melupakan aku seumur hidupmu? Itu yang ingin aku ketahui,” ujar Yoon A.
Philip bertanya panik, ada dimana Yoon A sekarang? Di villa?
“Semua ini salahnya. Jika dia tidak muncul… Jika dia tidak menulis naskah itu, kita tidak akan berakhir seperti ini. Kamu tahu, bukan? Aku tidak tahan melihatmu bersama wanita lain. Aku tidak akan pernah kehilanganmu,” tegas Yoon A dan mematikan telepon.
Philip jadi semakin panik. Dia menelpon Ki Soon dan meminta bantuan Ki Soon untuk menggantikannya menemui Yong Man.
--
Eul Soon ternyata pergi ke rumah Philip, atau lebih tepatnya ke gedung bekas ‘Eul Dumpling’. Eul Soon membaringkan kepalanya ke meja, dan dengan sedih bercerita kepada Ok Hee (seolah di sana ada Ok Hee) kalau dia hampir membunuh Philip hari ini. Dan hal itu membuatnya semakin sedih karena tidak tahu alasan ibunya mempertemukannya dengan Philip.
“Eul Soon. Kamu sudah bebas sekarang. Sudah selesai sekarang,” terdengar suara Ok Hee.
Eul Soon kaget dan mencari asal suara Ok Hee. Dan tiba-tiba, arwah Ok Hee telah ada di depannya, tersenyum hangat. Eul Soon sangat senang bisa melihat Ok Hee dan melampiaskan rasa rindunya.
“Eul Soon. Kini kamu sudah selesai. Semua sudah usai,” ujar Ok Hee sekali lagi.
Dan… dia menghilang begitu saja, seolah semuanya hanyalah mimpi.
--
Ki Soon bersama degan Choong Ryul pergi menemui Yong Man sesuai alamat yang Philip berikan. Dan mereka menemukan Yong Man terbaring di lantai dalam kondisi terikat dan tidak sadarkan diri.
--
Angin berhembus kencang di halaman rumah Eul Soon.
Eul Soon pulang ke rumah dan terkejut melihat Yoon A ada di ruang tamunya. Dan yang lebih parah, Yoon A telah menyiram ruang tamu dengan bensin. Dia juga memegang pematik api di tangannya dan memainkannya.
“Shin Yoon A!”
“Password-nya masih sama. Kamu tahu itu, bukan? Aku berhak masuk dan keluar sesukaku.  Tapi aku kehilangan hak itu karena kamu.”
“Kamu yang memulai kebakaran di Apartemen Corina delapan tahun lalu, bukan? Kamu pelakunya, bukan? Kamu pelakunya.
“Apa yang kamu inginkan dariku? Apa? Rasa bersalah?”
“Hei. Tahukah kamu berapa orang yang hidup dalam penderitaan karena kejadian itu?”
“Aku tidak peduli dengan itu.”
“Lalu apa yang kamu pedulikan? Apa? Cinta? Jika sungguh mencintai Philip, kamu tidak boleh melakukan itu. Ibunya Philip… Ibuku tewas dalam kebakaran itu! Kamu… Belum terlambat. Akui kejahatanmu dan minta maaf.”
Tetapi Yoon A memang tidak merasa bersalah dan tidak mau minta maaf. Eul Soon tidak percaya mendengarnya dan menegaskan pada Yoon A bahwa apa yang Yoon A lakukan bukanlah cinta.
Yoon A marah mendengarnya, dia telah melakukan semuanya demi cinta termasuk membunuh.

Dan dengan marah, Yoon A mendorong tubuh Eul Soon ke dinding, hingga kepala Eul Soon membentur dinding dan pingsan. Melihat Eul Soon yang tidak sadarkan diri, Yoon A menyalakan pematik dan siap membakar rumah itu.
Tetapi… pematiknya tiba-tiba mati. Dan lampu di seluruh rumah juga padam. Dan perlahan, Eul Soon bangun.
“Kamu mau melakukannya lagi?” tanya Eul Soon. Yoon A ketakutan mendengarnya, dan pematik di tangannya terlempar.
“Kamu benar-benar gila. Aku meninggalkan dia selagi kamu baik. Aku mundur sebelum kamu menggila. Jadi, seharusnya kamu menjadikan dia milikmu,” ujar Eul Soon yang telah di rasuki hantu Ra Yun.
“Siapa kamu?” tanya Yoon A ketakutan.
“Kamu mencintainya sebesar itu? Kamu tidak bisa meninggalkannya? Sudah kubilang walau aku mundur dan meninggalkan dia, dia tidak akan memilihmu. Mengorbankan dirimu untuk cinta… Hal seperti itu tidak ada. Itu tidak ada.”
Dan wajah Eul Soon berubah menjadi Ra Yun. Benar-benar Ra Yun. Yoon A ketakutan melihat hantu Ra Yun, berdiri tepat di depannya.
Bersamaan dengan itu, Philip tiba dan melihat Eul Soon (yang di rasuki Ra Yun) berdiri di depan Yoon A. Philip mengkhawatirkan kondisi Eul Soon dan memarahi Yoon A atas perbuatannya.
“Kamu datang cepat kali ini,” ujar Eul Soon. Dan Philip bisa melihat hantu Ra Yun.

Hantu Ra Yun melompat keluar dari tubuh Eul Soon dan mencekik Philip. Yoon A berteriak ketakutan. Hantu Ra Yun meminta Philip untuk ikut dengannya, dia datang untuk menjemput Philip.
“Kamu jahat sekali. Kamu bilang kamu memercayaiku,” marah Ra Yun
Flashback
 tn. Kang dan Yoon A melihat ruang rias Philip yang hancur. tn. Kang dan Yoon A bekerja sama berbohong kalau itu semua perbuatan Ra Yun. Ra Yun melakukannya karena marah tidak di izinkan masuk ke ruang rias Philip.
Setelah itu, kaca mobil Philip di tancapkan tongkat baseball. Dan lagi-lagi, tn. Kang dengan Yoon A berbohong kalau itu adalah perbuatan Ra Yun.
Philip tidak percaya pada mereka, dia hanya percaya pada Ra Yun.

Tapi… nyatanya, Philip mengunjungi Ra Yun yang sedang bekerja. Tetapi, dia tidak keluar dari mobilnya dan hanya melihat Ra Yun dari dalam. Ra Yun melihatnya dan merasa sedih. Mobil Philip pun pergi.
Ra Yun menerima pesan dari Philip setelah mobil Philip pergi, isinya : Aku tahu kenapa kamu bersikap seperti itu. Jadi, tenanglah dan tunggu. Aku tidak akan mengkhianatimu.
End
“Alih-alih memintaku menunggu, seharusnya kamu marah kepadaku hari itu. Seharusnya kamu bertanya apa itu memang perbuatanku dan bertengkar  denganku. Aku mencintaimu. Aku tidak memohon. Itulah saat hubungan kita berakhir. Kamu membunuhku hari itu,” marah hantu Ra Yun.
“Maafkan aku, Ra Yun. Maaf karena tidak memercayaimu. Maaf karena membuatmu menunggu di sana selama ini.”
“Semua sudah terlambat!”
Support penulis hanya dengan membaca sinopsis ini di k-adramanov.blogspot.com.  Terimakasih. Happy Reading.


No comments:

Post a Comment