Tuesday, October 16, 2018

Review Drama Taiwan : Snow Angel (2004)

3 comments
Snow Angel (2004)


Title: 雪天使 / Xue Tian Shi
English title: Snow Angel
Genre: Romance
Episodes: 23
Broadcast network: CTS/SETTV
Broadcast period: 2004-Jan-25 to 2004-May-02 / 2004-Jan-31 to 2004-May-08
Air time: Sunday 21:40 - 23:10 (started Feb 08 21:30 - 23:00) / Saturday 21:00 - 22:30
Opening theme song: Bao Feng Yu (暴風雨) by Toro
Ending theme song: Wang Le Ai (忘了爱) by Toro
Drama slogan: 一段愛與奇蹟的故事 (A story about love and miracle)

Cast Main
Toro as Ji Teng / Ji Gang
Margaret Wang as Qi Xue Tong
Yan Xing Shu as Qi Xing Feng
Cheryl Yang as Elaine Liang
Zhang Fu Jian as Qi Jia Shi
Tang Jia Hao as Ji Jie
Zhang Si Ping as Ma Qian
Gou Feng as Ji Da Shan

Ada yang tau mengenai drama di atas atau merasa kenal dengan poster dramanya? Bagi mereka yang lahir di generasi 90-an pasti tidak asing dengan drama taiwan tersebut. Yup!! Drama ini pernah tayang di salah satu stasiun televisi nasional di Indonesia. Waktu dulu, aku nontonnya pas masih SD. Pulang sekolah sore, langsung siaga di depan TV nonton drama ini. Untuk sekedar info, dulu drama korea belum sefenomenal sekarang. Yang tayang pada masa - masa itu adalah telenovela dan drama taiwan.
Jadi, kenapa aku tiba - tiba mereview drama yang notabene sudah sangat lama ini? Karena aku merasa haus dengan drama - drama lama yang pengen kutonton ulang, dimana aku lupa dengan ending drama ini. Setelah maraton download dan nonton drama ini, akhirnya aku memutuskan untuk mereviewnya untuk berbagi kepada para readers semua.
Sinopsis :

Adegan di mulai dengan seorang pria yang berdiri di jalanan menatap layar besar di sebuah gedung yang menampilkan seorang penyanyi yang bernama Reno, yang adalah dirinya sendiri. Dalam hatinya dia bertanya - tanya : 

"Siapa aku? Mengapa aku berada disini? Aku mengingatmu dengan sangat jelas. Akankah kamu datang? Aku mengingat bayanganmu dengan hatiku. Dimana kamu saat ini? Aku pernah berkata sekali kepadamu, bahwa ada sebuah bunga yang tumbuh dipuncak gunung terdingin. Apa nama bunga itu? Kehilangan ingatan. Biarkan aku melupakan segalanya mengenai dunia ini dan menghilang bersamamu. Sama seperti butiran salju yang melayang dalam cahaya bulan. Mereka tidak menghilang tetap meninggalkan sebagian kecil kehangatan."

Tidak jauh dari sana, seorang pria menatapnya. Tatapannya nampak dingin sekaligus sedih. Dia adalah Xing Feng. Dia bertanya - tanya apa yang diingat oleh pemuda tersebut sekarang. Dia berkata bahwa Tuhan memberikan mereka dua jalan yang berbeda untuk hidup. Berpikir bahwa itu adalah akhir tetapi sebenarnya adalah awal. 
Apa yang terjadi diantara mereka??

18 Years Ago,


Kita diperlihatkan sebuah keluarga bahagia yang sedang menyiapkan pohon natal. Dia adalah Xiao Feng (11 y.o) dan Xiao Lei (5 y.o). Namun, kebahagiaan tersebut harus berakhir ketika ayah mereka yang pemabuk pulang dan membunuh ibu mereka. Ayah mereka kemudian membawa mereka dan membuangnya di jalanan. Tidak lama kemudian, datang sebuah mobil untuk menjemput mereka dan membawanya ke panti asuhan. 


Namun, tempat itu tidak lebih baik. Sang pengelola (pemilik) adalah orang yang kejam dan kasar. Dia memiliki anak buah yang tidak segan - segan mencambuk anak - anak yang nakal dan melawan padanya. Xiao Feng selalu melindungi Xiao Lei dari amukan sang penjaga maupun anak - anak nakal yang berusaha merebut boneka beruang yang di buat oleh ibu mereka. 


Suatu malam, Xiao Lei yang tidak mengerti bahwa ibu mereka telah meninggal di bunuh oleh ayah mereka mengajak sang kakak, Xiao Feng, untuk pergi mencari ibu mereka. Xiao Feng yang sudah lelah, berkata dengan tegas kepada Xiao Lei bahwa ibu mereka telah mati. Xiao Lei yang tidak percaya, berkata bahwa ibu mereka belum mati, mengajak Xiao Feng menemaninya mencari Snow Angel. Sekali lagi, Xiao Feng berkata bahwa Snow Angel tidak ada. Namun, Xiao Lei yang yakin bahwa ibu mereka tidak mungkin berbohong, berkata bahwa Snow Angel benar - benar ada. Snow Angel adalah judul lagu yang selalu dinyanyikan oleh ibu mereka sebagai lagu pengantar tidur.
Melihat keseriusan dan air mata sang adik, Xiao Feng mengalah dan berjanji akan mencari Snow Angel. Xiao Feng berkata bahwa ibu mereka pernah mengatakan kepada mereka bahwa Snow Angel dapat ditemukan di puncak terdingin gunung dan di saat Christmas Eve dimana keajaiban terbesar akan terjadi. Dan apa itu Snow Angel ??
"Ketika salju turun, ada sebuah bunga yang terbungkus es dan tidak akan pernah layu. Itulah yang disebut Snow Angel. Sangat sulit untuk menemukan bunga ini. Itulah mengapa orang - orang berkata, jika kamu dapat menemukan Snow Angel, kamu dapat meminta sebuah permintaan."
Suatu hari, di malam Natal, Presdir dari perusahaan Yong Qi Enterprise bersama dengan putri tunggalnya, Qi Xue Tong, datang mengunjungi panti asuhan tersebut untuk memberikan hadiah natal. Hal ini dilakukan oleh Qi Jia Shi (sang presdir) untuk mengobati Xue Tong yang tidak mau berbicara sejak kematian Ibunya. Menurut dokter yang memeriksanya,  Xue Tong mungkin mau bicara jika bertemu dan bermain dengan anak - anak seusianya.


Di panti asuhan, semua anak sangat senang akan hadiah yang mereka terima. Mereka juga mengajak Xue Tong untuk bermain bersama namun di acuhkan oleh Xue Tong. Perhatiannya tertuju kepada Xiao Feng dan Xiao Lei yang berdiri di depan dan tidak berusaha mendekatinya. Apalagi ketika dia mendengar dari sang pemilik panti asuhan bahwa mereka adalah anak yang dibuang karena ibunya telah meninggal di bunuh oleh ayah mereka sendiri. Untuk pertama kali, sejak ibunya meninggal Xue Tong berbicara dan berinteraksi dengan orang lain. Dia tertarik kepada Xiao Lei yang memegang boneka beruang, sama sepertinya yang membawa sebuah boneka barbie. 


Dan karena itu, dia selalu memperhatikan Xiao Lei saat melakukan pertunjukkan drama bersama anak - anak panti. Ketika pertunjukkan drama selesai, Xiao Lei diam - diam pergi dari dalam gereja panti asuhan tanpa menyadari bahwa Xue Tong mengikutinya. Xiao Lei pergi berdoa, memohon agar hari ini, di malam natal, salju akan turun sehingga dia bisa mencari Snow Angel dan menemukan ibunya. Xue Tong yang mendengar hal itu merasa tertarik dan ikut berdoa bersama Xiao Lei. Tanpa mereka sadari, Presdir Qi dan pemilik panti asuhan beserta Xiao Feng sedang panik mencari keberadaan mereka, Ketika salju akhirnya turun, Xue Tong dan Xiao Lei segera bergegas pergi kedalam hutan untuk mencari bunga Snow Angel. Sementara di lain tempat, Xiao Feng yang melihat salju turun teringat akan permintaan Xiao Lei dulu yang ingin mencari Snow Angel. Akhirnya, pencarian dilakukan di hutan, dan tepat sebelum Xiao Lei dan Xue Tong menemukan Snow Angel mereka di temukan oleh Presdir Qi dan pemilik panti. 



Xiao Lei dihukum oleh sang pemilik karena telah menyebabkan kekacauan, sedangkan Xue Tong dibawa pulang oleh Presdir Qi. Esoknya, Xiao Lei terkena demam. Hal ini membuat Xiao Feng menjadi panik apalagi ketika dia meminta obat kepada penjaga panti malah dikasih obat secara asal - asalan. Karena demam yang tidak kunjung turun, Xiao Feng nekat membawa sang adik untuk pergi dari panti mencari rumah sakit. Dengan berbekal uang sumbangan anak - anak panti yang kasihan melihat kondisi Xiao Lei, Xiao Feng pun berangkat dengan mengikat adiknya yang sakit di belakang punggungnya di tutupi terpal. Malam itu, hujan turun dengan deras dan angin bertiup dengan kencang, setiap mobil yang lewat tidak ada yang mau berhenti memberi tumpangan kepada mereka. Sementara itu, tanpa disadari oleh kakak beradik tersebut, Presdir Qi ternyata sedang menuju panti asuhan untuk mengadopsi mereka karena permintaan dari Xue Tong. Tepat saat Xiao Feng dan Xiao Lei berada di jembatan, ikatan tali yang mengikat sang adik di punggungnya terputus dan angin bertiup kencang membuat Xiao Lei terjatuh dari punggung Xiao Feng ke tepi jembatan. Xiao Feng yang berusaha menolong Xiao Lei dan dibantu oleh Presdir Qi (yang lewat dan melihat mereka) ternyata tidak berhasil menolongnya. Xiao Lei terjatuh dari tepi jembatan dan terseret arus sungai.

Beberapa tahun kemudian .. 

Xiao Feng yang sudah di adopsi oleh Presdir Qi telah berganti nama menjadi Qi Feng dan menjadi seorang kakak bagi Xue Tong. Di lain tempat, Xiao Lei yang dikira sudah meninggal ternyata masih hidup dan berganti nama menjadi Ji Teng. Dia ternyata terseret arus dan di selamatkan oleh Ji Da Shan sang pengurus pertenakan. Namun, Ji Teng kehilangan ingatan masa kecilnya dan memiliki trauma terhadap air.

Suatu hari, takdir mempertemukan Xue Tong dengan Ji Teng di sebuah pasar malam. Saat itu, Xue Tong menyembunyikan wajahnya dengan topeng Ultraman agar tidak diketahui bahwa dia adalah putri Presdir Qi yang sedang kabur, karena itu Ji Teng memanggilnya "Nona Ultraman." Pertemuan mereka tidak hanya berhenti disitu. Takdir mempertemukan mereka secara terus menerus. Hal ini yang membuat Xue Tong dan Ji Teng saling jatuh cinta. 

Di lain pihak, Qi Feng ternyata mencintai Xue Tong sejak kecil. Dan ketika dia mendapat restu dari Presdir Qi yang mempercayakan Xue Tong padanya dan berharap bahwa mereka berdua dapat menikah, membuat Qi Feng menjadi semakin berani mendekati Xue Tong dan mendapatkan cintanya. Nasihat dari mantan kekasihnya sekaligus sekretarisnya, Elaine, untuk merelakan Xue Tong dengan Ji Teng tidak di pedulikannya. Dia yang tidak menyadari bahwa Ji Teng adalah adik kandungnya yang hilang, malah memukul dan memakinya.

Dengan menggunakan alasan kesehatan dan keinginan bahwa Presdir Qi ingin mereka menikah, membuat Xue Tong sempat menyetujui pernikahan tersebut. Namun, sebelum melakukan pernikahan tersebut, Xue Tong secara diam - diam pergi mencari bunga Snow Angel  ke dalam gunung. Kehebohan terjadi karena Xue Tong yang menghilang dan hal ini sampai kepada telinga Ji Teng. Ji Teng yang tau bahwa Xue Tong pergi kedalam gunung untuk mencari Snow Angel (hal ini diketahui karena pada malam sebelum kepergiannya, Xue Tong sempat datang ke rumah keluarga Ji dan meninggalkan bunga liar yang pernah di perolehnya dengan Ji Teng disamping tempat tidur Ji Teng). Dalam perjalanan mencari Xue Tong tanpa sengaja Ji Teng menemukan Snow Angel dan meminta permohonan agar dia dapat menemukan Xue Tong. Tak disangka, tidak berapa lama kemudian dia berhasil menemukan Xue Tong yang berada di dalam gua untuk berteduh dari badai salju. Malam itu Ji Teng dan Xue Tong mengutarakan perasaan mereka yang sebenarnya, Sementara itu, di tempat lain, Qi Feng ternyata terus mencari Xue Tong dan bahkan nekat masuk kedalam gunung di saat badai salju, padahal sudah dilarang oleh regu pencari.

Pagi harinya, Ji Teng hendak membawa Xue Tong melihat bunga Snow Angel yang di temukannya kemaren malam. Tak disangka, saat itu, Qi Feng datang dalam keadaan lemah dan tanpa sengaja mengijak bunga Snow Angel hingga hancur. Xue Tong yang melihat kondisi Qi Feng yang lemah dan hamper mati kedinginan karena mencarinya sepanjang malam di tengah badai salju semakin tidak kuasa menolak pernikahan mereka. Xue Tong hanya berharap jika Ji Teng dapat datang dan membawanya kabur.

Pada hari pernikahan Xue Tong dan Qi Feng, Ji Teng datang dan membawa kabur Xue Tong tepat di depan mata Qi Feng dan Presdir Qi serta para undangan. Hal ini membuat Presdir Qi menjadi schock  dan terkena serangan jantung. Dengan di bantu oleh kenalan mereka ( paman Ji Da Shan, Ma Jie - anak kandung Ji Da Shan dan Ma Qian - wanita yang mencintai Ji Teng) mereka dapat kabur dari kejaran Qi Feng dan hidup berdua dalam persembunyian. Mereka bahkan memutuskan untuk menikah di gereja dimana saat itu pendeta tidak ada dan mereka mengucap janji suci pernikahan di depan pembersih gereja.

Ji Teng memberikan Xue Tong cincin berbentuk lumba-lumba sebagai tanda cinta mereka. Dia bahkan menceritakan mengenai masa kecil yang diingatnya (dia tidak tahu bahwa Qi Feng adalah kakak kandungnya). Kehidupan mereka tampak bahagia saat itu. Namun, itu tidak berlangsung lama, mereka harus terus melarikan diri dari kejaran Qi Feng dan anak buahnya.

Belum lagi, masalah finansial mulai muncul. Seperti ketika, uang tabungan mereka hilang dan Ji Teng menuduh bahwa Xue Tong anak manja yang tidak bisa hidup tanpa uang dan membelanjakannya untuk hal yang tidak penting. Namun, ternyata Xue Tong tidak membelanjakan uang itu, dia memang membeli sepatu untuk Ji Teng tapi itu hasil dari penjualan jam tangannya (seingatku). Tak butuh waktu lama ketika Ji Teng menyadari kesalahannya dan meminta maaf. Masalah lain muncul, ketika Ji Teng memutuskan mencari uang dengan ikut balapan motor liar yang membuatnya kecelakaan. Hal ini sangat membuat marah Xue Tong karena dia tidak mempedulikan dirinya sendiri dan Xue Tong, bagaimana jika dia meninggal. Sekali lagi semua dapat di selesaikan dengan baik.

Namun, di sisi lain, Qi Feng menyadari bahwa Ji Teng adalah adiknya yang hilang dan menolak mempercayainya. Ini diketahuinya ketika dia sedang mengejar Xue Tong dan Ji Teng, ketika itu Ji Teng dan Xue Tong bersembunyi di pantai. Ji Teng yang tidak menyadari kehadiran Qi Feng menyanyikan lagu yang diingatnya dan sering dinyanyikannya saat kecil kepada Xue Tong yaitu Snow Angel. Qi Feng yang mendengar Ji Teng menyanyikan lagu itu menjadi kalap dan memukulinya. Menuntutnya darimana dia tau lagu itu dan melarangnya menyanyikan lagu tersebut. Ji Teng yang tidak tau alasan kemarahan Qi Feng mengatakan bahwa itu adalah lagu yang diajarkan oleh ibu dan kakaknya dan kemudian menarik pergi Xue Tong berlari menghindari Qi Feng. Qi Feng yang kaget mendengar alasan Ji Teng, pada saat itu melihat bahwa darah Ji Teng dari pemukulannya tadi tertinggal di tangannya dan memutuskan melakukan tes DNA. Hasil tes menunjukkan bahwa benar Ji Teng adalah saudara kandung Qi Feng.

Berhari - hari, Qi Feng berpikir akan kejadian ini. Bagaimana bisa adik yang dikiranya sudah meninggal ternyata masih hidup. Dan bagaimana bisa orang yang paling di bencinya tersebut ternyata adalah adik kandungnya. Elaine yang mengetahui hal ini, memberikan nasihat kepada Qi Feng, untuk melepaskan mereka dan mebiarkan mereka hidup bahagia. Namun, ternyata cinta buta Qi Feng kepada Xue Tong lebih kuat daripada rasa sayangnya kepada Ji Teng.

Qi Feng memutuskan untuk tetap mengejar mereka dan membawa pulang Xue Tong ke sisinya. Ji Teng dan Xue Tong yang terus dikejar, bahkan setelah bantuan dari orang - orang terdekatnya tetap tidak bisa menghindari Qi Feng memutuskan untuk bersembunyi di dalam hutan. Namun, ternyati Qi Feng tetap mengejarnya. Hal ini membuat mereka berdua mengambil pilihan yang paling ekstrem. Mereka berdua melompat bunuh diri di depan mata Qi Feng.

Namun, ternyata hal ini membuat mereka terpisah. Mereka berdua berhasil selamat. Ji Teng mengalami pendarahan di kepalanya dan membuatnya tidak bisa mengingat masa lalunya. Hal ini digunakan Qi Feng sebagai kesempatan untuk memulai kembali hubungannya dengan Ji Teng. Dia memberi nama baru kepada Ji Teng yaitu RENO dan mengorbitkannya menjadi seorang penyanyi.

Sementara itu, Xue Tong ternyata tidak meninggal dan mengalami kebutaan. Ini dimanfaatkan oleh Qi Feng dengan mengatakan bahwa Ji Teng telah mati dan memaksa Xue Tong untuk menikah dengannya.

Apa yang akan dilakukan oleh Xue Tong ketika akhirnya dia bisa kembali melihat dan melihat Reno yang mirip dengan Ji Teng? Apa yang akan dilakukan Ji Teng ketika Xue Tong, istri dari kakaknya, terus mengejarnya dan mengatakan bahwa mereka adalah pasangan? Apa yang akan dilakukan oleh Elaine untuk menghentikan perbuatan Qi Feng? Dan apa lagi yang akan dilakukan oleh Qi Feng untuk memisahkan mereka?

~~~

My Review (mengandung spoiler) :

Drama tahun 2004 ini memang menarik untuk diikuti. Jika episode awal kita dihadirkan dengan adegan sedih kakak beradik maka episode selanjutnya kita dihadirkan dengan adegan romantic Ji Teng dan Xue Tong. Ketika lagi baper, malah di hadirkan kisah sedih lainnya. Nonton ini, seperti lagi naik rollercoaster. Pas lagi naik perasaannya excited pas mau turun langsung teriak ketakutan.

Menonton kembali drama ini,  membangkitkan kembali memori nostalgia zaman dulu. Dulu waktu nonton ini, nggak begitu ngeh sama ceritanya. Namun, setelah di tonton ulang semakin suka dan recommended. Untuk mereka yang tidak suka dengan open ending disarankan tidak menonton ini.

Awalnya Qi Feng itu kakak yang baik yang selalu menolong dan melindungi adiknya. Namun, tumbuh dalam kekayaan malah merubah sifatnya menjadi kejam dan tamak. Caranya mencintai Xue Tong sudah salah. Dia memaksakan cintanya padahal ada Elaine yang mencintainya dengan tulus malah diabaikan. Dia merusak kehidupan kedua adiknya sendiri.

Sedangkan, Ji Teng, OMG bagaimana bisa hidupnya tragis amat. Waktu kecil hilang ingatan, pas dewasa ingat, eh malah hilang ingatan lagi. Tapi bagaimanapun dia tetap tokoh favorit ..

Untuk Xue Tong, dia anak orang kaya yang baik hati. Cuma kurang suka sama sikapnya yang memilih kabur dengan Ji Teng padahal saat itu ayahnya masuk rumah sakit dan sekarat bahkan meninggal. Walaupun, dia cinta mati dengan Ji Teng harusnya dia tidak kabur. Seharusnya, dia meyakinkan ayahnya bahwa Ji Teng adalah lelaki yang tepat untuknya.

Awalnya, ini drama udah mau happy ending , dimana Qi Feng sudah mau melepaskan Xue Tong. Dan Ji Teng berani kembali untuk mengejar Xue Tong. Pas Ji Teng mau melamar Xue Tong dan Xue Tong tinggal menjwab "YA", malah mereka dapat telepon kalau Qi Feng meninggal karena kecelakaan. Qi Feng memilih mati karena musuhnya mengancam akan mengekspos kejahatan Qi Feng kepada Xue Tong dan Ji Teng ke public yang dimana itu akan menghancurkan mereka semua. Pilihan bodoh menurutku. Kalau mau di ekspos ya udah biarin aja, orang dia memang salah. Jangan dengan alasan "demi kebahagiaan Xue Tong dan Ji Teng" malah milih kecelakaan.

Akhirnya, sampai akhir Qi Feng tetap menghalangi Xue Tong dan Ji Teng bersatu. Karena, Xue Tong dan Ji Teng memilih berpisah karena merasa bersalah akan kematian Qi Feng. Setelah perjuangan yang panjang akhirnya tetap tidak bersatu, ARrrrrrgGGfffHHH..

Drama ini diakhiri dengan kalimat Ji Teng :
  " Aku percaya cinta abadi itu ada. Aku juga percaya dengan keajaiban. Mungkin saat ini, aku dan Xue Tong sedang dalam perjalanan menuju ke sana. Mungkin suatu hari nanti, kami bisa bersama seperti dulu lagi. Asalkan hati kami selalu percaya, asalkan hati kami masih saling mencintai, aku percaya keajaiban itu ada, Aku percaya dan menunggu keajaiban."

3 comments:

  1. Dulu suka banged nonton
    Sountraknya juga bagus
    Bener bgd emosi kita diaduk2 sama kisah drama ini

    ReplyDelete
  2. Dulu suka banged nonton
    Sountraknya juga bagus
    Bener bgd emosi kita diaduk2 sama kisah drama ini

    ReplyDelete