Tuesday, October 16, 2018

Review Drama Taiwan : Four Gifts (2010) - Recommended

0 comments


Title : Four Gifts (TW-Drama) (2010)
Alternative Title(s) : Four Gifts / 女王不下班 / Nu Wang Bu Xia Ban
Number of Episodes: 24
Date Aired (YYYY-MM-DD): 2010-Sep-19 to 2010-Dec-26
Cast Main
Li Kang Yi as Zhang Ruo Tian
Cynthia Wang as Zhang Ruo Wei / Zhao Xia Ling  
Jozie Lu as Zhang Ruo Yi 
Suki Low as Zhang Ruo Yu
Xiu Jie Kai as Tong Jia Liang
Nicholas Teo as Ren Shao Ting
Nylon Chen as Josh
Andrew Tan as Li Yu Xiang


Supporting Cast
Tao Chuan Zheng as Zhang Xian
Johnny Lu as Lin Sheng Jie
Lene Lai as Que Zhu Er
Huang Jian Wei as Yang Jin Long
George Zhang as Man Tou
Zhong Xin Ling as Linda
Stephanie Chang as Carol
Han Xuan Bang  as Richard
Yan Jia Le as Erica
Guan Yong as District attorney
Lan Cheng Long as Wu Tian Liang  (ep1,5)
Teresa Daley as Irene
Adriene Lin as Amy
Lu Yi Long as Police Chief
Ssu Jung  as Taipei visitor
Ai Wei as Magazine owner
Deng Jiu Yun  as Xiao Hui
Xie Yu En as Wei Qu

Ada yang tau mengenai drama ini??
Awal nonton, karena lagi cari drama dengan tema keluarga. And.. ketemulah ini drama di doramax264.com ..
So... ini drama bercerita tentang apa??

~~~


Drama yang mengusung tema keluarga ini menceritakan tentang keluarga Zhang. Keluarga Zhang memiliki empat orang anak perempuan. Ketika ibu mereka meninggal dunia, tak lama setelah melahirkan anak terakhir (anak keempat), dia meninggalkan empat hadiah spesial untuk masing - masing anaknya.  Zhang Ruo Tian ( Li Kang Yi ), anak pertama, mendapat hadiah Scarf. Zhang Ruo Wei ( Cynthia Wang ), anak kedua, mendapat hadiah Cermin. Zhang Ruo Yi ( Jozie Lu ), anak ketiga, mendapat hadiah Koper. Dan Zhang Ruo Yu ( Suki Low ), anak keempat, mendapat hadiah Pena. Namun, masing - masing anak tidak mengerti tentang maksud hadiah yang diberikan oleh ibunya, Xia Ling. Ayahnya, berkata kepada mereka, bahwa ibunya meninggalkan sebuah surat yang menjelaskan arti dan tujuan dari setiap hadiah yang diberikan kepada mereka. Dan ayahnya baru akan memberikan surat itu jika mereka telah menemukan kebahagiaannya masing - masing.Tetapi apa kebahagiaan yang dicari?? Apakah pekerjaan, pria atau cinta?? Dan apa maksud dari hadiah yang mereka terima??


Zhang Ruo Tian tumbuh menjadi anak yang tegas dan menjunjung tinggi kebenaran, Dia bekerja sebagai seorang Jaksa dan memiliki kekasih tampan bernama Sheng Jie (Johnny Lu). Dia telah berpacaran selama 7 tahun dengan Sheng Jie. Seharusnya, mereka sudah siap untuk menikah namun ternyata tidak. Sheng Jie yang kuliah kedokteran dan tidak kunjung lulus, sepertinya membuat Ruo Tian minder mengenalkan pacarnya kepada teman-temannya. Hal ini dibuktikan ketika dia bertemu dengan teman kuliahnya di reuni yang diadakan Ruo Wei. Dia mengenalkan Sheng Jie sebagai mahasiswa kedokteran yang tinggal menunggu wisuda. Ini membuat Sheng Jie tampak tidak nyaman dan meninggalkan Ruo Tian berbincang bersama teman-temannya tersebut. Sheng Jie kemudian bertemu dengan Zhu Er (Lene Lai) dan berselingkuh dengannya. Zhu Er ini tampilannya memang seperti wanita penggoda. 

Suatu ketika, hubungan Zhu Er dengan Sheng Jie ketahuan ketika Ruo Tian sedang menggerebek sebuah motel untuk menangkap seorang penjahat buron. Dia dengan para petugas polisi, salah menggerebek kamar, dan ternyata yang ada di dalama kamar itu adalah Sheng Jie dan Zhu Er yang sedang bersama. Ruo Tian merasa kecewa dan malu. Kecewa dengan perbuatan Sheng Jie dan malu karena Sheng Jie ketahuan berselingkuh di sebuah motel dan dihadapan orang - orang yang mengenalnya. Sheng Jie yang ketahuan, tidak merasa menyesal dan meninggalkan Ruo Tian. Sheng Jie tinggal bersama dalam satu rumah dengan Ruo Tian. 

Di lain pihak, ada Tong Jia Liang ( Xiu Jie Kai ), anggota kepolisian yang tidak memiliki rasa takut. Dia menyukai Ruo Tian dan mulai mendekatinya ketika mengetahui jika Ruo Tian sudah putus dengan Sheng Jie. Tong Jia Liang memiliki seorang anak buah yang adalah teman akrabnya, Man Tao ( George Zhang ). Dia memiliki hubungan yang cukup rumit dengan Yang Ji Long (seorang penjahat yang nanti menjadi penyebab meninggalnya Man Tao) dan Ren Shao Ting (Nicholas Teo) serta kakanya Zhu Er, Irene.


Zhang Ruo Wei ( Cynthia Wang ), tumbuh sebagai wanita yang penuh kepercayaan diri. Dia bekerja sebagai asister director majalah wanita, La Citta, dimana kelak dia akan menjadi Director. Zhang Ruo Wei ini mirip dengan wajah ibunya dan anak yang paling cantik di keluarga Zhang. Sangat peduli dengan yang namanya fashion dan pantang menyeerah. Dia tidak percaya akan cinta sejati meskipun orang tuanya bertemu dan menikah karena percaya telah menemukan belahan jiwanya. Diceritakan bahwa ibunya adalah wanita pintar, kaya dan mempunyai predikat ratu di tempat kuliahnya dulu. Semua pria kagum padanya. Namun, siapa sangka, jika ibunya jatuh cinta kepada pria sederhana, seorang pemain Cello, yang adalah kepala keluarga Zhang. Ibunya memutuskan menikan dengan ayahnya dan melupakan semua mimpinya. Memilih membangun sebuah keluarga dengan kehidupan sederhana dan melahirkan empat orang putri. Karena itulah Ruo Wei tidak ingin seperti ibunya yang menyia-nyiakan hidupnya dengan menikah muda. Hingga suatu hari, dia bertemu dengan Ren Shao Ting. Pria muda yang dingin dan berani menolak ajakan wawancaranya. Pria yang membangkitkan semangat juang dan rasa penasarannya. Namun, apa yang terjadi jika adiknya, Zhang Ruo Yi, juga jatuh cinta kepada Ren Shao Ting? Akankah dia menyerah?


 Zhang Ruo Yi ( Jozie Lu ), anak ketiga keluarga Zhang, tumbuh menjadi wanita yang rendah diri. Dia bahkan sedikit iri dengan kakak-kakaknya. Dia merasa tidak sepintar Ruo Tian dan tidak secantik Ruo Wei. Dia bahkan hanya bekerja sebagai karyawan PR (Public Relation) di sebuah perusahaan kecil yang hanya memiliki tiga orang karyawan. Di anatara saudara - saudaranya, dialah yang paling sensitif dan memiliki rasa simpati yang tinggi. Di saat, semua saudaranya cuek dan memilih mengirim ayah mereka ke sebuah rumah sakit agar ada suster yang merawat karena ayahnya sudah mulai pikun, Ruo Yi lah yang menentangnya dan memilih untuk tinggal bersama ayahnya dan menjaganya. Ruo Tian yang tinggal di luar kota, menolak keputusan Ruo Yi karena memikirkan waktu Ruo Yi yang akan banyak tersita bahkan dia juga belum pernah pacaran. Jika dia sibuk merawat ayah mereka dan bekerja, Ruo Tian takut Ruo Yi tidak akan mempunyai waktu bertemu dengan pria - pria diluar sana. Sedangkan Ruo Wei, yang bekerja tidak terlalu jauh dari rumah juga menolak gagasan Ruo Yi tersebut dan bahkan berkata bahwa dia yang akan membayar biaya rumah sakit jadi Ruo Yi hanya perlu mencarinya dan dia yang akan membayar. Akhirnya, karena beberapa hal dan desakan dari kakaknya, Ruo Yi memilih mencari rumah sakit yang dapat merawat ayahnya dan disanalah dia bertemu dengan adiknya Ren Shao Ting yang memiliki cacat mental. Ruo Yi yang sering bertemu dengan Ren Shao Ting, akhirnya jatuh cinta untuk pertama kalinya. Ren Shao Ting banyak bercerita kepada Ruo Yi mengenai adiknya, ibunya dan hubungannya dengan Irene. Ruo Yi yang yakin bahwa Ren Shao adalah pria yang baik dan tidak melihat rupa, percaya bahwa dia dapat memilikinya. Dan untuk pertama kalinya, dia berkelahi dengan Ruo Wei. Dia merasa Ruo Wei tidak tulus mencintai Ren Shao dan berkata bahwa cinta menggunakan perasaan dan bukan teori. Ruo Tian yang mengetahui perseteruan adiknya karena seorang pria, menasehati Ruo Wei untuk melepaskan Ren Shao dan merelakannya kepada Ruo Yi karena mereka tidak pernah melihat Ruo Yi yang seperti ini, biasanya Ruo Yi akan selalu mengalah. Btw, mereka tidak jadi mengirim ayah mereka ke rumah sakit dan memutuskan untuk menjaganya dirumah sendiri. Ruo Wei dan Ruo Yi akan pulang setiap malam dan Ruo Tian akan pulang setiap akhir pekan sedangkan Ruo Yu / Shasha akan berada dirumah. Dan bagaimana hubungan Ruo Yi dengan Ren Shao?? Akankah dia dapat memiliki Ren Shao?? Atau dapatkah dia menyadari bahwa sahabatnya, Josh, mencintainya??


Ren Shao Ting ( Nicholas Teo) seorang desainer yang di perebutkan oleh putri keluarga Zhang, Zhang Ruo Wei dan Zhang Ruo Yi. Awalnya, dia memiliki seorang perempuan seksi yang tidak bertata krama yang selalu mengikutinya, Zhu Er. Kesan pertamanya bertemu dengan Ruo Wei adalah bahwa dia seorang wanita keras kepada dan sombong. Dia sangat cuek dengan Ruo Wei tetapi lembut kepada Ruo Yi. Ren Shao tidak percaya akan yang namanya cinta sama seperti Ruo Wei. Namun, pertemuannya dengan Ruo Wei yang terlalu sering dan melihat sifat Ruo Wei yang keras kepala tetapi sebenarnya baik dan berpegang teguh pada prinsipnya membuat Ren Shao tertarik kepadanya. Dia menyukai Ruo Yi karena Ruo Yi mengingatkannya akan Irene dan kebiasaannya meniup minuman membentuk gelembung mirip seperti adiknya yang cacat mental. Dia menyukai Ruo Yi dan menjaganya seperti kakak kepada adiknya. Namun, sikapnya ini yang membuat Ruo Yi salah paham. Ketika akhirnya Ruo Wei mulai menghindar darinya, dia baru sadar bahwa dia mencintai Ruo Wei dan meminta bantuan kepada Ruo Yi. Ruo Yi yang kecewa bertanya sekali lagi apakah Ren Shao benar - benar mencintai Ruo Wei? Ren Shao yang tidak tau mengenai perasaan Ruo Yi berkata "YA" dengan pasti. Akankah Ruo Yi membantu Ren Shao mendapatkan Ruo Wei? Atau tetap berusaha membuat Ren Shao jatuh cinta kepadanya?



Josh ( Nylon Chen ), seorang pemilik toko bunga langganan keluarga Zhang. Sahabat dari kecil Ruo Yi dan jatuh cinta diam - diam kepadanya. Dia sudah menyukai Ruo Yi sejak lama dan selalu membantu serta menghiburnya. Ketika akhirnya dia tau Ruo Yi jatuh cinta kepada Ren Shao, dia patah hati. Namun, tetap memilih mendukung Ruo Yi. Dan ketika akhirnya, dia tau kalau Ren Shao tidak mencintai Ruo Yi, dia menghiburnya dan dari sana dia mulai secara terang - terangan mendekati Ruo Yi dan mengungkapkan perasaannya. Pria tampan yang baik. 


Zhang Ruo Yu ( Suki Low ) anak terakhir keluarga Zhang. Mungkin diantara semua keluarga Zhang hanya dia yang menjalani hidup dengan santai. Dari kecil Ruo Yu atau yang juga dipanggil Sha-Sha ini yang paling beda dengan saudara yang lain. Dia berkulit lebih gelap, memiliki selera yang unik, cara berpakaian yang aneh dan pemikiran yang berbeda dengan saudara - saudaranya yang lain.  Mungkin karena itu, dia merasa bahwa saudaranya sering melupakannya sebagai bagian dari keluarga Zhang. Dia marah ketika ayahnya menghilang karena pikunnya dan lupa jalan kembali kerumah, tidak ada yang memberitahunya. Bahkan ketika dokter berkata bahwa ayahnya mengidap Alzhemeir juga tidak ada yang memberitahunya. Karena itu, dia memutuskan untuk pergi dari rumah. Dihentikan oleh saudara - saudaranya (awalnya Ruo Tian ngira si Ruo Yu mau bunuh diri) dan berjanji akan selalu memberitahu Ruo Yu dan tak akan lagi lupa, membuat Ruo Yu mengurungkan niatnya pergi dari rumah. Tetapi dia malah memberitahu sesuatu yang mengejutkan, bahwa dia telah memutuskan berhenti kuliah dan ingin menjadi novelis sci-fi. Belum sampai disitu saja, ketika di depan abu Ibunya, dia malah berkata akan menikah dengan Yu Xiang ( Andrew Tang ), sontak membuat saudara - saudaranya kaget setengah mati. Pasalnya, Ruo Yu itu baru 20 tahun, setelah berbicara dengan Yu Xiang dan dijelaskan bahwa mereka belum memutuskan menikah dapat membuat saudara - saudaranya tenang. Pokoknya, di anatara yang lain, Ruo Yu ini yang paling adem walaupun cara pemikirannya beda dan kisah cintanya juga nggak ribet. Malah terkadang seolah dia cuma seperti pelengkap namun siapa sangka ternyata dialah yang menjadi maksud dari judul drama ini "Four Gifts". Dan pada akhirnya, dia berhasil menjadi penulis dan memenangkan penghargaan.

Li Yu Xiang ( Andrew Tang ) ini merupakan teman kantornya Ruo Yi. Yang tanpa disangka oleh keluarga Zhang malah berpacaran dengan Ruo Yu (hahahaha).. Setelah perusahaan tempatnya dan Ruo Yi bekerja di tutup karena bangkrut dan bos mereka melarikan diri dengan membawa uang perusahaan, Yu Xiang menjadi pengangguran dan tinggal di rumah keluarga Zhang sedangkan Ruo Yi bekerja di perusahaan Ren Shao. Dia yang bisa menenangkan sifat Ruo Yu yang unik dan memahami kelakuannya. Walaupun hubungan dia dengan Ruo Yu kurang dibahas didrama ini.

~~~~

Sedikit mengenai :

Ren Shao Ting - Tong Jia Liang - Yang Jin Long adalah tiga sekawan yang bersahabat di masa muda mereka. Ren Shao Ting yang saat itu adalah anak baru dan dikeroyok oleh beberapa orang, ketika itu di selamatkan oleh Jia Liang dan Jin Long dan sejak saat itu memutuskan untuk bersahabat. Persahabatan yang indah itu harus hancur karena kehadiran seorang wanita, Irene, kakak Zhu Er. Irene ini dari awal sudah tertarik dengan Ren Shao dan berusaha mendekatinya padahal saat itu dia adalah pacar dari Jia Liang. Sedangkan Ren Shao yang juga jatuh cinta kepada Irene, tau bahwa dia tidak boleh mengkhianati Jia Liang dan selalu berusaha menolaknya. Hingga suatu hari, mereka bertiga dan Irene memutuskan untuk pergi kepantai. Pas dihari keberakatan, ternyata Jia Liang tidak bisa ikut karena ada pekerjaan part time yang harus dilakukan dan menitipkan Irene dengan dua sahabatnya, Ren Shao dan Jin Long. Di pantai, mereka bermain dengan gembira, sampai Jin Long memutuskan untuk pergi membeli minuman untuk mereka bertiga dan meninggalkan Ren Shao dengan Irene. Irene yang melihat ada kesempatan kembali mendekati Ren Shao yang sedang tiduran di pantai dan Ren Shao kembali menolaknya. Kesal karena Ren Shao menolaknya, membuat Irene kembali bermain ke laut sendirian dan meninggalkan Ren Shao. Ren Shao yang ketiduran tidak menyadari bahwa Irene tenggelam dan baru terbangun ketika Jin Long kembali membawa minuman dan berteriak. Ren Shao yang tersadar segera menolong Irene namun sudah terlambat (Ren Shao tidak berani melakukan CPR - nafas buatan kpd Irene). Dan akibat dari kejadian itu, hubungan persahabatan Ren Shao Ting dan Jia Liang terputus. Mereka pergi ke jalannya masing - masing dan melupakan Jin Long. Ren Shao kemudian merawat adiknya Irene, Zhu Er (karena tdk ada lagi keluarga), dimana Zhu Er ini kelak menjadi benalu dan menganggap Ren Shao adalah miliknya. Dia berkata : Ren Shao, kamu hanya boleh mencintai kakakku saja. Tidak boleh yang lain. Dan karena kakakku sudah meninggal, kamu hanya boleh mencintai aku, adiknya.
Ren Shao Ting besar menjadi desainer. Tong Jia Liang tumbuh menjadi polisi. Dan Yang Jin Long menjadi penjahat buronan.

~~~~~

Ceritanya simple cuma ada beberapa bagian yang membosankan. Ini sepertinya cuma berfokus kepada tiga putri keluarga Zhang dan bukannya empat. Sangat kesal dengan sifatnya Zhu Er yang setelah dikasih rumah sendiri agar mandiri oleh Ren Shao malah menghancurkan pernikahan Ren Shao.

Yang paling sedih itu ketika, Man Tao meninggal. Man Tao ini teman yang baik dan lucu. Dia sering bercerita mengenai istrinya dan anaknya yang masih di dalam kandungan, Xiao Man Tao. Dia bahkan meletakkan hasil USG anaknya ke dalam tempat identitas polisinya dan memperlihatkannya kepada semua orang sampai mereka semua bosan dan menghindar. Dia meninggal ketika berusaha menangkap Jin Long. Hal ini merupakan pukulan telak bagi Jia Liang karena sebelum kejadian itu dia habis bertengkar dengan Man Tao yang ingin resign dari kepolisian dan tidak memberitahunya. Man Tao sebenarnya berusaha memberitahunya namun tidak menemukan waktu yang pas. Keputusan Man Tao juga bahkan tanpa alasan, dia sadar jika pekerjaannya ini membahayakan nyawanya dan istrinya juga takut jika Man Tao akan meninggalkan dirinya dengan anaknya suatu saat karena kecelakaan selama bertugas. Man Tao juga sebenarnya berat mengambil keputusan ini, karena dia tau Jia Liang sangat peduli dan dia takut Jia Liang tidak akan menemui partner yang bisa memahami emosinya.

Adegan ketika Man Tao di ambang maut sungguh menyedihkan. Ketika istrinya datang berusaha membangunkannya dan berteriak kepada dokter yang berkata bahwa Man Tao bisa bertahan karena alat bantu yang dipasang dan tak lama kemudian tiba - tiba istrinya melahirkan. Dalam keadaan lemah sehabis melahirkan, istrinya datang keruangan Man Tao dengan membawa anak mereka dan berharap Man Tao akan bertahan walau dia tau semua sia - sia. Istrinya berkata kepada dokter untuk jangan melepaskan alat bantunya karena masih ada yang di tunggu oleh Man Tao, Jia Liang. Ketika itu, Jia Liang sedang mengejar Jin Long dan bahkan sampai kerumah ibu Jin Long, tau bahwa Jin Long tidak kesana dan kabur entah kemana, Jia Liang dengan hati kacau melaju kerumah sakit. Walau sudah tiba di rumah sakit, dia tidak berani masuk, karena dia takut Man Tao akan pergi ketika bertemu dengannya. Setelah memberanikan diri, dia masuk dan memerintahkan Man Tao untuk bangun, dia meminta maaf dan dengan air mata yang keluar dari sudut mata Man Tao, dia akhirnya pergi selamanya.

Aku rekomendasi banget drama ini. Romancenya dapat banget 

Story : 8.5 / 10
Soundtrack : 8 / 10 

Bisa di download di : Doramax

No comments:

Post a Comment