Saturday, December 29, 2018

Sinopsis Lakorn : Khun Chai Puttipat Episode 4 - part 1

0 comments



Khun Chai Puttipat (2013) Episode 4 - Part 1

Network : Channel 3

Mendengar teriakan keras Keaw yang terus mengeluh kesakitan, para perawat langsung bergosip. Mereka mengatakan bahwa Keaw tetap ingin berada di rumah sakit ini adalah karena Keaw menyukai Chai Pat.


“Aku pikir caramu berbicara dan berpikir itu tidak baik. Perawat yang mengenakan seragam putih seperti malaikat, harus nya berbicara dan berpikir seperti malaikat,” kata Yodsawin menasehati mereka, lalu pergi.


“Apa kalian malu? Di marahin oleh Dokter. Apa kalian malu? Aku malu!! Aku pikir kita perlu melatih kalian tentang etika perawat lagi!! Apa yang terjadi pada orang lain, atau mereka melakukan sesuatu yang lain, tugas mu adalah merawat bukan reporter,” tambah Piangporn, memarahi mereka, lalu dia pergi.



Chai Pat mengatakan pada Somboon bahwa dia mau ke rumah sakit. Dan tepat disaat itu, Nenek Aeit datang. Dia mengingatkan Chai Pat tentang janji nonton bersama dengan Marathee.

Lalu Chai Pat pun beralasan bahwa dia mau ke rumah sakit sebentar, untuk memeriksa apa ada pasien gawat darurat yang perlu ditanganin. Tapi Nenek Aeit membalas bahwa di rumah sakit kan banyak dokter lain yang bisa mengurusnya. Jadi dengan terpaksa, maka Chai Pat tidak membantah lagi dan menuruti keinginan Nenek Aeit.


Namun sebelum Chai Pat pergi, Nenek Aeit menyuruh Chai Pat agar berganti pakaian yang lebih bergaya. Dan Chai Pat pun menurut.


Rampa membantu Marathee untuk berdandan secantik mungkin, kemudian setelah selesai Rampa terus memuji Marathee, dan Marathee merasa sangat senang sekali. Lalu Marathee menunjukan anting yang dia kenakan, anting itu dia pinjam dari Katesara.

“Aku sakit hidup miskin begini. Aku tidak bisa mendapatkan segala yang ku ingin kan,”gerutu Marathee.



“Tenang. Kamu akan kaya, setelah kamu menikahi P’Chai Pat,” balas Prampa. Kemudian dia mulai memuji- muji Marathee lagi, dan dia menyarankan Marathee untuk bersikap dewasa nanti, karena akan banyak reporter disana pastinya.



Chai Pat datang untuk menjemput Marathee. Ketika dia melihat Marathee keluar dari rumah, dia langsung menyuruh Marathee untuk cepat- cepat, karena tidak ada waktu lagi. Dan sambil tersenyum, Marathee berjalan perlahan mendekati Chai Pat. Sementara dibelakangnya, Rampa berteriak menggoda mereka untuk bersenang- senang.

Chai Pat mengabaikan mereka berdua, dan membuka kan pintu mobil untuk Marathee. Lalu dia masuk juga dan mengendarai mobilnya.



Di bioskop. Benar seperti kata Rampa, banyak reporter yang datang ke sana juga. Dan saat mereka melihat kedatangan Chai Pat serta Marathee, mereka langsung mendekat dan melakukan wawancara.

“Kapan ada kabar baik mengenai kalian berdua (Maksudnya pernikahan) ?” tanya si wartawan.

“Segera,” kata Marathee.

“Belum ada,” kata Chai Pat. Secara serempak dengan Marathee.


Marathee menatap tajam ke arah Chai Pat yang menjawab berlawanan dengan jawaban nya. Lalu Marathee menjelaskan kepada para wartawan mengenai perjodohan yang dilakukan oleh kedua belah pihak keluarga. Dan Chai Pat hanya malu- malu saja sekarang.



“Untukku, itu tidak akan segera terjadi. Aku ingin bekerja untuk kota ini dulu. Siapa yang tahu, mungkin bulan depan, aku akan pergi untuk perjalanan bisnis keluar negri,” kata Chai Pat menyela. Lalu permisi untuk masuk duluan ke dalam.



Marathee mengikuti Chai Pat, dan menanyakan kenapa Chai Pat mengatakan itu kepada wartawan, seolah mereka tidak berencana untuk menikah, dan itu membuat nya malu. Dan dengan tegas, Chai Pat mengatakan bahwa jika Marathee mengatakan itu, maka itu akan membuat masalah.

“Berita cepat tersebar. Jika aku pergi ke perjalanan bisnis beberapa tahun dan kamu disini, apa yang akan kamu lakukan?” kata Chai Pat.

“Aku akan menunggu mu. Tidak peduli berapa lama pun,” jawab Marathee.



“Kamu seorang wanita. Jika kamu menjadi subjek berita seperti ini. Siapa yang akan mendekati kamu?” kata Chai Pat, yang tampak sangat tidak tertarik kepada Marathee.

“Aku tidak mau seseorang mendekati ku. Aku…”

Chai Pat langsung menyela bahwa sebelum menikah, seharusnya mereka belajar saling mengenal dulu, karena tidak tahu apa yang akan terjadi di masa depan. Dan Chai Pat juga mengatakan bahwa mungkin saja ketika pergi, dia tidak akan pernah kembali. Lalu karena film sudah mau dimulai, dia pergi menuju ke bangku penonton.


“Tidak. Aku tidak akan melepaskan mu. Kamu akan menjadi milik ku. Hanya aku!!” gumam Marathee dengan kesal.


Perawat yang datang untuk mengantarkan penahan sakit merasa kesal, karena Keaw terus menolak untuk minum obat dan terus mengeluh. Dan ketika si perawat telah keluar dari kamar, Keaw menjadi kebingungan sendiri. Dia bertanya- tanya berapa lama lagi dia bisa bertahan di sini.


Lalu Keaw berencana untuk melarikan diri melalui jendela. Tapi ketika dia mengingat tentang uang hadiah juaranya, maka dia pun tidak jadi. Kemudian tepat disaat itu, dia mendengar suara pintu terbuka, jadi dengan buru- buru Keaw kembali berbaring dan mengeluhkan dirinya sakit.



Namun saat menyadari bahwa yang datang ke kamar nya bukanlah perawat, melainkan Krit. Maka Keaw pun menjadi ketakutan. Lalu saat Krit berjalan mendekati tempat tidurnya dan ingin menangkapnya, Keaw langsung berlari ke arah pintu. Tapi sialnya, sebelum dia berhasil keluar, Krit menangkap nya.


Krit mendorong Keaw ke tempat tidur dan ingin memperkosa Keaw. Dan dengan keras Keaw pun berteriak meminta tolong, tapi karena Keaw telah sering berteriak mengeluh ini- itu, maka tidak satu pun yang datang ke kamar Keaw. Termaksud Yodsawin.



“Dia sangat bagus dalam berakting. Sangat menyakin kan,” gumam Yodsawin sambil tersenyum.

“Lihat kan, dokter. Dia ingin mendapatkan perhatian lagi. Dia cantik tapi gila,” kata Perawat ikut berkomentar.



Keaw mengigit bahu Krit, kemudian menendang nya dengan keras. Tapi lagi- lagi, sebelum dia berhasil keluar melarikan diri, Krit berhasil menangkap nya lagi. Dan Krit mendorongnya ke atas tempat tidur lagi dengan memberikan tatapan penuh nafsu.


Dibioskop. Saat sedang menonton film, Chai Pat tidak fokus, karena dia selalu teringat akan Keaw. Dan karena ini film horror, Marathee menggunakan kesempatan itu untuk memeluk Chai Pat, dan dia mengira Chai Pat menyukai nya juga, karena Chai Pat hanya diam saja.


Dirumah sakit. Saat Krit menyentuhnya, Keaw mengambil termos yang berada di atas meja, dan menggunakan itu untuk memukulnya. Lalu dengan langkah sedikit pincang, Keaw berlari meminta tolong. Tapi kantor perawat kosong, dan tidak ada satu pun orang dilorong rumah sakit.



Kemudian saat Keaw menemukan sebuah pintu terbuka, tanpa berpikir, dia masuk ke dalamnya. Dan setelah masuk barulah Keaw menyadari ruangan apa itu, disana banyak berbagai hal seperti organ dan tengkorak serta yang lainnya.

Keaw merasa ketakutan sekali sebenarnya, tapi karena tidak bisa melarikan diri serta tidak ada tempat bersembunyian yang lain, maka Keaw pun terpaksa tetap disana. Dan disaat itu, Krit juga masuk ke dalam ruangan itu.


Marathee terus berteriak dan mengeluh kedinginan sehingga mengganggu penonton yang lainnya, jadi Chai Pat pun melepaskan jas nya untuk di pakai oleh Marathee. Namun walau begitu, Marathee terus saja berteriak dan memeluk lengan nya.

Dan melihat tatapan kesal dari penonton lain yang duduk disebelah, Chai Pat menjadi malu, namun dia tidak bisa menghentikan Marathee.



Krit berhasil menemukan Keaw yang bersembunyi, dan dia menangkap Keaw. Tepat disaat itu, seorang Perawat masuk ke dalam untuk mengambil sesuatu, dan Keaw ingin berteriak untuk meminta tolong, tapi Krit langsung menutup mulut Keaw dengan tangannya.

Lalu setelah si Perawat pergi dari ruangan, Krit mendorong Keaw dan ingin memperkosa nya. Tapi Keaw memukul kepala Krit menggunakan kepalanya sendiri, setelah itu dengan cepat Keaw berlari pergi. Dan tentu saja, Krit segera mengejar nya.



Dibioskop. Dengan perlahan Chai Pat melepaskan tangan Marathee yang memeluk lengannya, lalu dia berencana untuk keluar dari ruang bioskop. Tapi Marathee malah memegangin lengannya lagi, dan berteriak ketakutan sampai fokus menonton.

Lalu sekali lagi, Chai Pat mencoba, dia mau keluar. Tapi Marathee menahannya lagi, dan Chai Pat pun menjelaskan bahwa dia mau ke kamar mandi. Kemudian karena adegan horror nya sangat menakutkan, maka Marathee pun kembali berteriak. Dan Chai Pat menggunakan kesempatan itu untuk keluar.




Dirumah sakit. Keaw yang berhasil melarikan diri. Sialnya, dia malah bertemu dengan General Pinit, Ingorn, dan yang lainnya.

No comments:

Post a Comment