Sunday, March 3, 2019

Sinopsis C-Drama : Emperors and Me Episode 23 - 1

1 comments

Sinopsis C-Drama : Emperors and Me Episode 23 - 1
Images by : Mango TV


Guo Yan mulai bisa menyimpulkan semuanya. Jika pedang itu tidak ada di kuil, dimana seharusnya pedang itu mengurung HunDun, itu berarti HunDun telah bebas dan merasuki Le Xue. Dan Murong bahkan menyimpulakan kalau menggunakan pedang itu mereka bisa melenyapkan HunDun. Masalahnya, sekarang Le Xue dan HunDun telah menjadi satu kesatuan. Tapi, jika mereka mengeluarkan HunDun dari tubuh Le Xue, Xue juga akan kesakitan dan sama saja membunuhnya. Kesimpulannya, yah apapun HunDun hanya bisa di lenyapkan jika Le Xue mati.
--
Luo Xi mendapat telepon dari Qin Shang. Dia memberitahu kalau dia akan segera pulang, tapi Jingjing yang mendengar malah memberikan pekerjaan lagi pada Luo Xi. Untung atasan Li melihatnya dan memarahi Jingjing yang memberikan pekerjaannya pada Luo XI, dia bahka mengizinkan Luo Xi pulang.
Jingjing langsung protes pada atasan Li. Atasan Li menjelaskan kalau Luo Xi itu orang penting, dia mengenal Murong dan juga pacarnya Qin Shang ada hubungan dekat dengan ny. Zhao. Jadi, dia harus memperlakukan Luo Xi dengan baik.
--
Dalam perjalanan pulang, Luo Xi mendapat telepon dari Le Xue.
“Aku tidak baik,” ujar Le Xue. Dan terlihat kalau Le Xue dalam keadaan di rasuki. “Qin Shang, Murong Yu dan Guo Yan bekerjasama ingin melenyapkan hidup abadiku. Aku ingin kembali denganmu ke kota, tapi mereka menghentikanku. Sekarang, hanya kau yang bisa melindungiku.”
“Baik. Aku akan segera naik pesawat ke sana. Tunggu aku.”
Dan setelah itu, HunDun mulai menyakiti Le Xue untuk mengambil kesadaran Le Xue sepenuhnya. Le Xue sangat kesakitan dan berusaha memberontak, tapi dia kalah dengan kekuatan HunDung.
--
Qin Shang merasa cemas karena Luo Xi tidak tiba juga dan bahkan tidak bisa di hubungi.
Dia mendapat telepon dari Le Xue, yang dengan suara terbata memintanya untuk menghentikan Luo Xi datang ke Penglai. Dan telepon mati begitu saja.
Qin Shang dkk menjadi khawatir. Guo Yan bahkan bisa menebak kalau sepertinya hal buruk telah terjadi. HunDun telah merasuki Le Xue dan memperdayai Luo Xi untuk ke Penglai. Pokoknya mereka harus segera menemui Luo Xi, Luo Xi dalam keadaan bahaya.
--
Luo Xi sudah tiba di Penglai dan bahkan tiba di depan rumah Xue. Dia langsung masuk karena pintu rumah tidak terkunci. Tapi, walaupun dia memanggil tidak ada jawaban.
Dalam keadaan gelap, dia melihat Le Xue yang meringkuk di sudut ruangan.
“Luo Xi, jangan kemari,” larang Le Xue. “Jangan mendekat, cepat pergi!”
Tapi, Luo Xi yang kebingungan mendekatinya. Dan HunDun mengeluarkan kekuatannya dan membuat Luo Xi pingsan.
--
Begitu terbangun, Luo Xi sudah berada di depan tugu kuil itu. Dia jelas merasa bingung, apalagi ketika dia mengajak Xue bicara, suara Xue berbeda.
“Siapa kau?”
“Kau sudah lupa padaku? Manusia, kau sungguh makhluk pelupa.”

Dan Luo Xi teringat dengan mimpinya. Sosok kasat mata berwarna hitam, HunDun. “Hun Dun? Kenapa kau bisa ada dalam tubuh Xue?”
“Dalam dunia ini, dimana ada sebab, maka akan timbul akibat. Hubungan antara dia dan kau telah terjadi karena kau yang menyebabkan di waktu lampau.”
“Waktu lampau.”

Pada zaman dahulu, kau membunuh seorang anggota suku. Hal itu karena anggota suku itu berusaha memperko**nya. Dan untuk membela diri, wanita yang mirip dengan Luo Xi memukulkan kendi ke kepala pria itu hingga pria itu tewas. Dan ada seorang wanita, yang mirip dengan Le Xue, menenangkan Luo Xi untuk tidak takut. Wanita itu adalah kakak Luo Xi.
Dia adalah kakakmu, dan dia menjadi kambing hitam-mu.

Seluruh suku menghukum Le Xue yang mereka duga telah membunuh anggota. Dia di seret, di ikat di sebatang pohon dan di bunuh dengan cara yang menyiksa. Luo Xi menangis melihat tubuh kaku kakaknya.

Dia ingin menyelamatkan kakaknya, sehingga pergi ke puncak tertinggi dan berdao kepada Tuhan. Dan dia akhirnya tiba di depan kuil dewa waktu. Dia terus berlutut di depan kuil itu walau hujan, salju atau cuaca apapun.
“Ketulusanmu menyentuh Dewa Wakut. Pan Huan membukakan pintu untukmu.”


Pan Huan dan Luo Xi bertemu untuk pertama kalinya. Dan begitu mengetahui kalau Pan Huan adalah dewa waktu, dia langsung memohon agar kakaknya bisa di selamatkan. Pan Huan menjelaskan kalau hidup dan mati, bahkan dewa pun tidak bisa ikut campur di dalamnya.
Luo Xi berlutut, memohon dan bersedia menanggung segala rasa sakit. Dia terus memohon.
Pan Huan tergerak, tetapi dia tidak bisa langsung membantu Luo Xi karena dia baru menggunakan kekuatannya untuk mengurung HunDun. Luo Xi harus menunggu selama setahun agar dia bisa menyelamatkan kakaknya.

Luo Xi mulai menunggu di dalam kuil itu. Sambil menunggu, dia melukai jarinya agar mengeluarkan darah dan meneteskannya ke bunga lotus yang ada di sana. Itu karena dia mendengar kalau lotus tumbuh dengan darah dan akan bisa lebih cepat membantu pemulihan Pan Huan.
“Efek darah bagi lotus hanyalah legenda. Apa itu hal yang layak untuk melukai tubuhmu demi sesuatu yang tidak pasti?”
“Untuk membuatmu lebih cepat pulih, sedikit rasa sakit ini tidak masalah.”
Dan secara perlahan, Pan Huan jatuh cinta pada manusia itu. Dia bahkan rela menggunakan hidupnya untuk mengabulkan permintaan Luo Xi.

1 tahun berlalu, Pan Huan akan mengabulkan permintaan Luo Xi. Dia tidak bisa menghidupkan kakak Luo Xi kembali, tapi dia bisa memutar waktu ke saat sebelum kejadian itu terjadi untuk menghindari kematian kakak Luo Xi. Tapi, ketika waktu di putar, maka Luo Xi tidak akan pernah bertemu dengannya dan memori mereka berdua akan hilang. Mereka tidak akan saling mengenali.
“Tapi, percayalah padaku. Bagaimanapun, aku akan bisa menemukanmu. Aku yakin, kita akan bertemu lagi.”
Dan kita kembali ke scene awal di episode 01, dimana Pan Huan melukai tangannya, sehingga darah menetes ke lengan Luo Xi. Hal itu membuat kurungan HunDun melemah dan dia dapat bebas. Dia melukai Luo Xi, dan Pan Huan kembali mengurungnya lagi. dan menggunakan hidupnya untuk menyelamatkan Luo Xi.

“Qin Shang, Murong Yu dan Guo Yan adalah bagian-bagian dari Pan Huan yang hancur. Bahkan di dalam waktu ruang  yang berbeda, mereka masih tidak bisa tidak peduli padamu di lubuk hati terdalam mereka. Ketika mereka merasakan kau dalam bahaya, mereka akan melewati ribuan tahun untuk bersama denganmu. Ketiga bagian tidak utuh itu adalah hubungan terakhir dengan ribuan tahun yang lalu!”
--
Qin Shang dkk tiba di Penglai dan langsung menuju ke tempat Xue. Tidak ada siapapun, jadi mereka langsung menuju ke kuil.
--

Hun Dun merasakan kedatangan mereka. Hun Dun mulai mengancam akan melukai Le Xue dan Qin Shan dkk. Dia juga memberitahu kalau Le Xue selama ini telah melindungi Luo Xi, walau sekeras apapun dia melukainya dari dalam.
Luo Xi semakin merasa bersalah. HunDun menyerangnya.

Qin Shang dkk tiba. Mereka menggunakan pedang untuk melukai Le Xue. Tapi, HunDun berhasil menghindar. Dia memberitahu kenyataan kalau Qin Shang dkk adalah potongan dari Pan Huan. Dia bahkan dengan mudah mengalahkan mereka bertiga dengan kekuatannya.
Dan… dia merasuki tubuh Luo Xi.

Di dalam pikirannya, Luo Xi seolah melihat Le Xue yang mengatakan kalau dia sangat membencinya. Dulu, dia di lukai oleh anggota suku dan di bunuh dengan cara menyakitkan. Padahal semuanya itu adalah kesalahan Luo Xi. Lalu, dia mulai di rasuki HunDun, dan hidup dalam keadaan tersiksa, tidak mati ataupun menua.


Dia kemudian melihat Guo Yan, Murong Yu dan Qin Shang yang menyalahkannya atas yang terjadi. Semua adalah kesalahannya. Dan mereka membencinya.
Luo Xi menangis, menyalahkan dirinya sendiri atas semua yang terjadi. Semua adalah salahnya.
Dan karena pengaruh HunDun itu, Luo Xi tidak kunjung sadarkan diri. Semua jelas khawatir.

1 comment:

  1. Terimakasih mba yang selalu semanagt buat sinopsis ini, sukaaa, semangat ya mbak

    ReplyDelete