Tuesday, March 26, 2019

Sinopsis Drama Taiwan – Hello Again Episode 04 – 4

1 comments

Sinopsis Drama Taiwan – Hello Again Episode 04 – 4
Images by : SET TV , TTV, iQiyi
Zi Hao sudah pulang ke rumah. Baru juga siap mandi, Zi Hao sudah mendapatkan SMS tagihan dari Li Jian atas pembelian sepasang sepatu di lantai 1 tadi adalah sebesar NTD 3980.
“Tidak masalah. Kenapa dia tidak membeli lebih banyak sepatu?” gumam Zi Hao tidak merasa masalah dengan tagihan tersebut.
Tapi, Li Jian mengirim pesan lagi untuk tagihan atas fee memutar bianglala, biaya listrik dan lainnya adalah NTD 18.668. Zi Hao sampai menganga membaca tagihannya yang begitu besar.
Dan masih ada lagi, dia memberikan potongan NTD 200.000 untuk hutang Ke Ai.
“Chang Ke Ai, kau lah yang berhutang kepadaku. Kenapa kelihatannya malah seperti aku yang berhutang uang padamu? Ini adalah kerugian besar. Tapi…” dan Zi Hao mengingat saat dia membelai rambut Ke Ai sesaat tadi.
Dia tersenyum senang dan manis mengingat momen tersebut.
--

Ke Ai juga sudah pulang. Saat sedang santai-santai, dia mendapat notifikasi dari grup SUN Fansclub. Ada postingan foto terbaru Zi Hao dengan caption : Aku menemukan matahari kecil di malam hari. Dia membuat malam ku mejadi terang. Oh. Oh. Sangat tampan. Love Love Love. Heart Heart Heart.
Ke Ai merasa mau muntah membaca caption alay tersebut. Tapi, dia memperhatikan foto Zi Hao, dan memang merasa kalau Zi Hao cukup tampan.
“Terimakasih untuk hadiah natal-mu,” gumam Ke Ai dan tersenyum senang.
Ke Ai kemudian mengambil laptop-nya. Dia membuka blog lamanya, dan ternyata masih ada padahal sudah 10 tahun.
“Ini waktunya,” ujar Ke Ai. Dia mulai menulis lagi blog-nya.
Aku rasa ini waktu-nya bagi waktu-ku yang telah berhenti untuk mulai bergerak lagi. Aku akan mengejar dengan cepat lebih daripada kecepatan cahaya.
Dan Ke Ai membayangkan, dirinya yang berusia 18 tahun, tersenyum padanya dan memberikan semangat padanya untuk berjuang!
--
Zi Hao melihat video bianglala yang di ambilnya, “Kelihatannya, seperti aku harus membuat waktuku bergerak lebih cepat!”
Dan dia menelpon Li Jian, meminta agar menyiapkan rapat conference call besok pagi. Lalu, buat juga pengumuman. Dia akan mengirimkan isi pengumumannya nanti.
--
Pagi hari,
Zi Hao mulai mengadakan rapat via Video call. Dia meminta maaf karena tiba-tiba mengadakan rapat. Ini rapat mengenai perjanjiannya dengan tn. Jiang untuk mencapai penjualan NTD 50juta. Semua para pemegang saham protes, karena merasa itu hal yang mustahil dan bagaimana jika malah membuat mereka semakin merugi?
“Jika kita tidak membakar ‘jembatan’ kita dan tidak memaksa diri kita hingga tersudut, kita tidak akan bisa sukses. Kita hanya meningkatkan performa kita. Kita tidak akan merugi banyak walaupun kita gagal. Jadi, untuk apa harus ada evaluasi?” tanya Zi Hao.
--
Semua karyawan departemen pakaian wanita, membaca pengumuman yang di tempel Li Jian. Tertulis kalau mereka harus memberikan uang deposit NTD 50.000 untuk melamar menjadi manager sementara. Semua protes dan merasa itu keterlaluan.
“Apa kalian tidak percaya pada diri kalian sendiri? Jika kau bahkan tidak bisa meningkatkan 10% penjualan, bagaimana bisa kau mencapai target tn. Jiang sebesar NTD 50 juta? Bagaimana bisa juga kau menjadi manager plus ketua dari pasukan khusus dan team promosi? Perusahaan kita sedang mencari cara untuk meningkatkan performa penjualan. Apa kita sedang berusaha menjatuhkan perusahaan kita?,” ujar Ke Ai.
“Kenapa kau bicara begitu?” tanya Daniel. “Kau berbicara seolah kau mampu melakukannya. Kenapa kau tidak ikut melamar saja? Kau bisa melamar,” sindir Daniel.
Semua karyawan langsung membenarkan ucapan Daniel tersebut.
--

Zi Hao masih rapat. Para pemegang saham masih tidak percaya pada ucapan Zi Hao, dan malah bertanya bagaimana tanggung jawab Zi Hao, juga mereka malah merugi? Apa Zi Hao akan mengundurkan diri? Apa Zi Hao berani?
Li Jian langsung berbisik, menyuruh Zi Hao untuk tidak bertindak impulsif.
“Baik, aku akan menanggung tanggung jawabnya,” jawab Zi Hao.
--
Ke Ai maju dan mencabut pengumuman tersebut. Itu artinya, dia akan melamar posisi manager sementara dan bersedia membayar uang deposit NTD 50.000.
--
Rapat selesai.
“Selamat, temanku. Kau telah mengambil jalan untuk mencelakai dirimu sendiri,” ujar Li Jian kesal.
“Apapun yang akan terjadi, aku akan menantinya!”
Tidak lama, Ke Ai muncul dengan membawa kertas pengumuman tersebut. Dia ingin melamar di posisi manager sementara. Dan dia akan meningkatkan penjualan 10%, dan apapun yang terjadi, dia harap Zi Hao tidak membantunya. Dia akan menunjukkan kemampuan dirinya.
“Very Good~!” puji Zi Hao.
“Dan, tolong bayar depositnya,” lanjut Zi Hao dan menyodorkan tangannya.
“Hah?!”



Bersambung


1 comment: