Tuesday, September 10, 2019

Sinopsis K- Drama : Love Alarm Episode 3 - part 1

0 comments

Sinopsis K- Drama : Love Alarm Episode 3 – part 1
Network : TvN dan Netflix

Hye Yeong membaca pesan chat digrup kelas. Disana tersebar foto Jo Jo yang berciuman dengan Sun Oh, dan foto itu menjadi topik heboh di sekolah.

Gul Mi bertengkar hebat dengan Jo Jo di lorong sekolah. Dan Sun Oh memperhatikan kejadian itu dengan raut wajah bingung ada apa.
Tanpa berpikir panjang, Hye Yeong langsung membuang sepedanya begitu saja, dan berlari secepat mungkin.
Sun Oh mengetok meja Jo Jo untuk menarik perhatiannya. Lalu dia mengulurkan tangannya. “Tangan mu,” pintanya.
Hye Yeong berlari semakin cepat.
Jo Jo memberikan tangannya kepada Sun Oh, lalu sewaktu mereka sampai diluar kelas, Jo Jo langsung gantian menarik tangan Sun Oh. Dia membawa Sun Oh ke taman. Dan disana Sun Oh menanyakan, ada masalah apa antara Gul Mi dengan Jo Jo, hingga Gul Mi sekasar itu.
“Apa itu penting? Seluruh sekolah tahu rahasia kita,” kata Jo Jo.

“Apa maksudmu?” tanya Sun Oh, tidak mengerti. Dan Jo Jo pun memperlihatkan foto mereka yang tersebar, lalu dia bertanya, apakah Sun Oh yang melakukannya. Dengan terluka Sun Oh balas bertanya, apakah Jo Jo berpikir begitu.
“Lalu, siapa lagi?” tanya Jo Jo. Dan Sun Oh tidak peduli siapa, karena memang benar mereka berciuman. Dan Jo Jo pun diam.

Jo Jo menyalakan app Love alarm di hp nya. Tidak ada yang menyukaimu dalam radius 10 meter. “Benar. kamu menganggap enteng semuanya,” kata Jo Jo, kecewa.
Sun Oh menahan tangan Jo Jo agar tidak pergi. “Aku tidak pernah bilang begitu. Love Alarm-ku tidak menyala,” jelas nya. Lalu dia menarik Jo Jo untuk mengikutinya.

Hye Yeong sampai di sekolah.
Sun Oh membawa Jo Jo ke dalam ruangan gym. Hye Yeong yang melihat mereka berdua, dia mengikuti mereka dan ikut masuk ke dalam ruangan gym juga. Disana dia melihat Sun Oh serta Jo Jo sedang mengetes app Love Alarm, dan dia pun teringat perkataan Sun Oh yang mengatakan agar mereka menyerahkan segalanya kepada Love Alarm, dan pilihannya tergantung Jo Jo.

Sun Oh menyalakan Love Alarm nya. Hye Yeong juga melakukan hal yang sama, tapi jarak nya sedikit jauh dari Jo Jo, jadi untuk mengetes nya, maka Hye Yeong pun berniat untuk mendekat. Tapi sebelum dia mendekat, Love Alarm milik Sun Oh berbunyi duluan, sehingga dia pun langsung mundur.

Sun Oh dengan gembira menunjukan notifikasi di app Love Alarm miliknya. Ada yang menyukaimu dalam radius 10 meter.

Melihat itu, Hye Yeong merasa sudah tidak ada harapan, jadi dia menurunkan hp yang dipegangnya. Sementara Sun Oh dengan gugup menunggu reaksi Love Alarm milik Jo Jo  juga.
“Punyamu? Alarmmu berbunyi juga? Ponselmu dalam mode senyap,’kan? Perlihatkan,” pintan Sun Oh. Dan Jo Jo menghindari nya.
Tepat disaat itu, Sun Oh menyadari keberadaan Hye Yeong. Dia merasa terkejut, apalagi ketika Hye Yeong pergi begitu saja. Jadi dia pun memberitahu Jo Jo bahwa dia akan menelpon nanti. Setelah itu, dia berlari mengejar Hye Yeong yang pergi.

Sun Oh menghentikan Hye Yeong. Dengan perasaan bersalah, dia menjelaskan bahwa dia bukan berniat menyalakan nya tanpa Hye Yeong. Dan sebelum Sun Oh selesai berbicara, Hye Yeong langsung menyela, dia mengatakan bahwa dia tidak apa- apa, Sun Oh tidak perlu menjelaskan padanya kalau Jo Jo membunyikan alarm Sun Oh.
“Jadi? Begitu saja? Kamu sungguh tidak apa?” tanya Sun Oh.
“Kita akan memercayai Love Alarm, dan membiarkan Jo Jo memilih. Itu kesepakatan kita,” balas Hye Yeong. Kemudian dia langsung pamit dengan alasan dia mau pergi mengamnbil sepedanya, yang rantai nya rusak tadi.

Ketika Jo Jo kembali ke dalam kelas, semua murid berbisik- bisik tentangnya. Namun Jo Jo mengabaikan mereka, dan duduk di tempatnya, dia lalu memanggil Jang Go dan bertanya apakah Jang Go marah kepadanya.
“Kamu sungguh tidak tahu malu. Kamu dan Sun Oh harus lakukan itu pagi- pagi? Il Sik bolos pelatihan hari ini karenamu,” kata Jang Go, jelas tidak senang.
“Kenapa hanya pikirkan Il Sik? Kamu temanku,” balas Jo Jo.
Jang Go mengatakan bahwa Jo Jo lah yang telah merusak pertemanan mereka. Dia mengatakan nya dengan suara keras, sehingga para murid memperhatikan mereka. Dia menjelaskan bahwa saat Il Sik mencari Jo Jo, lebih tepatnya saat Jo Jo dan Sun Oh berciuman, dia pergi ke akademi Jo Jo karena Jo Jo tidak bisa di hubungin, tapi ternyata Jo Jo tidak terdaftar disana. Mendengar itu, Jo Jo pun diam.

“Kamu mengaku teman. Lalu kenapa membohongiku?” tanya Jang Go. Dan dengan sedih, Jo Jo hanya bisa diam serta menahan air matanya saja.

Hye Yeong memakirkan sepedanya, yang rantainya masih putus. Kemudian tiba- tiba dia mendapatkan notifikasi di app Love Alarm miliknya. Ada yang menyukaimu dalam radius 10 meter.  Membaca notifikasi itu, Hye Yeong pun memandang ke sekelilingnya untuk mencari tahu siapa.
Dibelakang sekolah. Seorang pria di pukuli oleh ketua geng, karena pria tersebut membunyikan notifikasi di app Love Alarm ketua geng. Namun walaupun sudah dipukuli, notifikasi itu tetap ada, dan si ketua geng serta para temannya pun mengejek pria tersebut menjijikan.

Hye Yeong melihat itu, dan bertanya apa yang sedang mereka lakukan. Merasa tidak enak, maka si ketua geng tersebut pun mengajak para temannya untuk pergi saja.
Teman- temannya merasa heran, karena mereka belum selesai memukul pria tersebut. Tapi si ketua geng berteriak dan mengajak mereka untuk pergi saja. Jadi mreka pun pergi mengikuti nya.
Setelah mereka pergi, Hye Yeong membantu pria tersebut berdiri. “Kami sekelas tahun lalu. Akan kulaporkan. Perundung harus dihukum,” jelas Hye Yeong, menawarkan bantuan.

“Aku yang salah. Ini terjadi karena kubunyikan Love Alarm-nya. Aku pun jijik! Sial. Kenapa aku suka padanya? Bagaimana cara berhenti menyukainya?” keluh si pria, merasa frustasi kepada dirinya sendiri.
“Tak akan bisa,” jawab Hye Yeong. “Mustahil berhenti menyukai seseorang. Tidak ada caranya,” jelas nya, karena dia tahu perasaan itu.
Dikantin. Duk Gu memandangin Gul Mi dari jauh sambil tersenyum.

Sun Oh datang ke kantin, dan mendekati Gul Mi yang sedang makan siang. Dia mengeluarkan hp nya dan mengulurkannya kepada Gul Mi. Melihat itu, Gul Mi tersenyum bangga dan bersikap malu- malu.

“Berikan nomor Jo Jo,” kata Sun Oh, to the point. Mendengar itu, para murid mengetawai Gul Mi yang begitu menyedihkan. Sementara Gul Mi merasa sangat malu.

Jo Jo berniat untuk menghubungin Jang Go, tapi dia tidak jadi. Dia membuka onigiri yang menjadi bekal nya dan memakannya. Kemudian datang pesan masuk dari Sun Oh, yang menanyakan apakah dia tidak ke kantin, dan dimana dia sekarang.
Membaca pesan itu, Jo Jo merasa bingung darimana Sun Oh bisa mendapatkan nomornya. Kemudian dia teringat mengenai kejadian pagi ini.

Flash back
Saat Sun Oh mau melihat Love Alarm miliknya. Jo Jo menghindar, dan ketika Sun Oh telah pergi untuk mengejar Hye Yeong. Barulah dia melihat app Love Alarm milik nya. Ada yang menyukaimu dalam radius 10 meter.
“Saat Sun Oh membunyikan Love Alarm ku, aku merasakan sensasi dengungan di seluruh tubuh ku.”
Flash back end

Dari jendela sekolah. Sun Oh tersenyum memperhatikan Jo Jo yang sedang berlari di lapangan sendirian.
Jo Jo membersihkan dirinya sehabis berlari. Sun Oh lalu menghampiri nya disaat itu, dan dia menanyakan, kenapa Jo Jo tidak membalas pesannya barusan. Dan Jo Jo bertanya balik, dia menanyakan darimana Sun Oh mendapatkan nomornya. Tapi Sun Oh tidak menjawab, dan menanyakan pertanyaan yang sama lagi.
Dengan malu, Jo Jo pun menundukan kepala nya. Dan melihat itu, Sun Oh tersenyum.

“Kamu berlari berapa lama?” tanya Sun Oh, melangkah mendekat.
“Jangan mendekat. Aku bau keringat,” balas Jo Jo, melangkah mundur.

Sun Oh menjelaskan kalau dia tidak peduli. Kemudian dia melangkah mendekati Jo Jo lagi. Dan Jo Jo pun melangkah mundur lagi. Lalu saat dia tidak mungkin bisa mundur lagi, maka dia pun mendorong Sun Oh, dan berlari pergi.
Melihat sikap Jo Jo itu, Sun Oh tertawa. “Apa itu? Kenapa dia manis sekali?” gumamnya.

Pulang sekolah. Jo Jo mematikan app Love Alarmnya. Lalu dia memanggil Ji Yeon, dan menanyakan dimana Jang Go.
“Kenapa tanya aku soal temanmu? Ah, bukan temanmu lagi?” kata Ji Yeon. Kemudian dia pergi begitu saja bersama dengan teman dan pacar nya.

Jang Go membaca pesan yang di kirimkan oleh Jo Jo, yang mengajak nya untuk bertemu, tapi dia tidak mau membalas pesan tersebut. Malahan dia mengomentari, masih mau apa Jo Jo dari nya setelah melakukan itu dengan Sun Oh. Dan dia bertanya kepada Il Sik, bukankah Jo Jo keterlaluan.

“Kenapa kamu lakukan itu?” tanya Il Sik. Dan Jang Go bingung apa. “Kamu yang sebarkan foto itu di sekolah,” kata Il Sik, tahu.
“Hei, bukan aku,” sangkal Jang Go, gugup. “Hanya ku kirim padamu.”
“Kamu pikir teman- temanku akan diam? Kami berpisah gara- gara foto itu,” balas Il Sik. Lalu dia mengeluh kesal, “Ah, aku tidak bisa berpikir lagi.”


Jang Go beralasan kalau dia melakukan itu demi Il Sik, karena mereka adalah teman. Jo Jo yang terakhir berteman dengan mereka, dan mereka yang lebih dahulu berteman. Dan Il Sik membalas bahwa sekarang Jang Go bukan temannya lagi. Lalu dia mengeluh bahwa seharusnya dia tidak mengunduh Love Alarm. Kemudian dia pun pergi.
Mendengar itu, Jang Go tampak terluka. Dia terdiam di tempatnya.

Flash back
Saat Il Sik datang ke kelas nya, Jang Go langsung mengaktifkan Love Alarm miliknya, dan kemudian dia menyembunyikan hp nya di dalam saku. Namun ketika Il Sik malah salah paham dan mengira kalau Jo Jo lah yang menyembunyikan Love Alarm nya, Jang Go merasa sedih dan cemburu.
Flash back end

Jang Go menyalakan Love Alarmnya. Dan merasa seperti ingin menangis, karena tidak ada satupun hati untuknya.

Flash back
Ketika Il Sik sedang berduaan dengan Jo Jo di dalam ruangan klub, Jang Go sengaja mematikan Love Alarm nya supaya perasaannya tidak membunyikan Love Alarm milik Il Sik. Setelah itu barulah dia mendekat, dan memberitahu Jo Jo bahwa guru memanggil.

Dalam perjalanan pulang, Jang Go bertanya- tanya kenapa Jo Jo tidak menjawab telpon darinya. Dan kemudian tanpa sengaja, dia melihat Jo Jo yang sedang berciuman dengan Sun Oh di gang. Dia merasa ragu, tapi dia tetap memotret mereka berdua.
Flash back end

Jang Go merasa menyesal.

Direstoran barbekue. Jo Jo memeriksa hp nya, tapi masih belum ada balasan dari Jang Go. Sehingga dia pun mematikan hp nya.
Sun Oh datang ke tempat Jo Jo bekerja, dan memanggilnya, dia menanyakan apakah Jo Jo tidak akan mencatat pesanannya. Dan dengan perasaan terkejut, Jo Jo pun mendekati meja Sun Oh dan mulai mencatat pesanannya.
Sun Oh memesan dua porsi daging sapi berbumbu, dua tulang iga utuh, dan seporsi iga sapi. Dan setelah mencatat itu, Jo Jo pun segera menyiapkan pesanannya. Sementara Hye Yeong, dia sedang tidak masuk bekerja.

Dengan perhatian, ketika Jo Jo mau memanggang kan daging untuk mereka. Sun oh mengulurkan tangannya sambil tersenyum, dan dengan heran Jo Jo memperhatikan tangan Sun Oh yang mengingatkannya pada kejadian hari ini.
Namun ternyata, Sun Oh mengulurkan tangannya untuk meminta penjepit. Dia berniat untuk membantu Jo Jo dengan memanggang daging sendiri.
“Teman- temanku tdak tahu aku kerja disini,” kata Jo Jo, pelan.
“Ini rahasia diantara kita,” balas Sun Oh, mengerti.
Selagi Sun Oh memanggang daging berbumbu, Min Jae mengeluh dan bertanya kenapa Sun Oh memanggang itu duluan. Dan Sun Oh menyuruh Min Jae untuk jangan makan, karena dia akan memanggang sesukanya. Jo Jo pun pergi meninggalkan mereka berdua untuk melayani tamu yang lain.

“Astaga. Hampir lupa. Mau pesan soda,” gumam Min Jae, teringat itu. Dia mengangkat tangannya untuk memanggil Jo Jo lagi.
Tapi Sun Oh langsung menyela nya. “Ambil sendiri.”
“Aku sendiri? Kenapa?” tanya Min Jae, tidak mengerti.
“Kamu mau memanggang ini?” balas Sun Oh. Dan Min Jae pun terdiam, lalu dengan kesal dia pergi untuk mengambil minumannya sendiri.

Sun Oh tersenyum memperhatikan Jo Jo yang sedang bekerja.
Sun Oh menunggu diluar restoran hingga Jo Jo selesai. Dan ketika Jo Jo selesai, dia tersenyum dan mengulurkan hp nya. “Love Alarm-mu mati, ya? Ayo coba lagi. Aku belum lihat tadi,” jelas Sun Oh.
Dan Jo Jo langsung berjalan pergi melewatinya.
Sun Oh mengikuti Jo Jo. Dengan sikap cerewet, dia menanyakan kenapa Jo Jo mematikan Love Alarm. Dan Jo Jo mendiamkannya.

Lalu saat mereka berdua masuk ke dalam bus, Sun Oh memberikan tanda agar Jo Jo membayarkan juga punyanya. Dan dengan terpaksa Jo Jo pun melakukannya. Kemudian setelah itu, Sun Oh duduk di belakang Jo Jo dan berbisik pelan.
“Kapan kamu akan nyalakan Love Alarm-mu?” tanya Sun Oh sambil tersenyum. Dan Jo Jo diam mengabaikannya. Dengan kecewa, raut wajah Sun Oh berubah menjadi cemberut.
Sun Oh tidak putus asa, dia terus mengikuti Jo Jo ketika mereka telah keluar dari bus. Dia meminta Jo Jo untuk menyalakan Love Alarm. Dan Jo Jo diam mengabaikannya.
“Nyalakan saja,” pinta Sun Oh.
“Aku tidak mau,” balas Jo Jo, tidak tahan lagi.

Sun Oh mengancam akan berbaring di jalan, jika Jo Jo tidak mau menyalakannya. Tapi Jo Jo tetap merasa ragu untuk menyalakan Love Alarm miliknya. Dan sekali lagi Sun Oh pun menyalakan hp nya dan mengulurkannya kepada Jo Jo.
“Sukai aku,” pinta Sun Oh. Dan Jo Jo pun menyalakan hp nya, serta mendekat kannya dengan milik Sun Oh.


Awalnya app Love Alarm mereka tidak memunculkan notifikasi apapun. Tapi kemudian secara bersamaan muncul notifikasi Ada yang menyukaimu dalam radius 10 meter. Melihat itu, Sun Oh dan Jo Jo langsung tersenyum senang.
Sun Oh lalu memotret Jo Jo. “Kamu cantik,” pujinya. Kemudian dia memegang tangan Jo Jo, dan seketika di sekeliling mereka seperti muncul gelembung kecil, serta mereka ditutupi oleh gelembung besar. Seolah dunia hanya milik mereka berdua.
Sun Oh menyukaiku. Orang yang kusukai menyukaiku juga. Seperti keajaiban.

Episode 3 : Keajaiban Dua Orang Yang Saling Menyukai
Hye Yeong berolahraga di pegangan pintu kamarnya. Lalu kemudian datang pesan masuk dari Sun Oh yang mengajak untuk bertemu di tempat biasa. Dengan lemas, Hye Yeong pun duduk dan menenangkan diri terlebih dahulu.


Flash back
Hye Yeong sedang bermain robot- robot-an  di dapur. Kemudian Ny. Jeong datang, jadi dia pun segera bersembunyi agar tidak ketahuan. Ny. Jeong sedang bertelponan dengan sutradara, kemudian setelah itu, Hye Yeong melihat dia memasuk kan sesuatu ke dalam minuman di gelas dan akan meminumnya.
Lalu Sun Oh datang, dengan manja dia memanggil Ibunya. Dan merasa malas, Ny. Jeong berteriak agar Sun Oh pergi saja. Namun Sun Oh tidak  mau berhenti berbicara. Jadi Ny. Jeong pun memasukan obat ke dalam gelas yang lain dan memberikan itu untuk Sun Oh minum. Lalu dia pergi.

Melihat itu, Hye Yeong pun langsung keluar dari persembunyiannya dan memukul jatuh gelas tersebut dari tangan Sun Oh sebelum Sun Oh meminumnya.
Flash back end

Sun Oh naik ke atas dinding tinggi dan duduk disana dengan mudah. Melihat itu, Hye Yeong berkomentar bahwa dulu Sun Oh tidak bisa naik tanpa nya. Dan Sun Oh mengulurkan tangannya. “Mau kubantu?” tanyanya.
“Terlalu tinggi. Kian terlihat tinggi saat kini dewasa,” jawab Hye Yeong, menolak.
“Kamu sudah jadi pak tua? Ayo,” ajak Sun Oh. Dan Hye Yeong naik sendiri kesana dan duduk disebelah Sun Oh.
Flash back
Hye Yeong merawat Sun Oh yang sedang sakit. Dia berjanji akan berada di sisi Sun Oh. Kata Ibunya, itu artinya menghukum orang yang kasar kepada Sun Oh, selalu makan bersama, dan menjaga Sun Oh saat sakit.

“Sebagai gantinya, aku harus beri apa? Konsol game?” tanya Sun Oh, lemah.
Dan Hye Yeong menggelengkan kepalanya. “Kamu tidak perlu melakukan apapun. Pikirkan aku saja. ‘Aku senang Hye Yeong ada disisiku’. Pikirkan itu.”
Flash back end


Sun Oh menjelaskan bahwa dulu dia takut naik ke sini. Tapi sekarang dia berpikir, kalau dia terjatuh maka dia harus terjatuh dengan keren. Dan Hye Yeong mengomentari nya sudah kian dewasa. Pas disaat itu, Sun Oh kehilangan keseimbangan dan hampi terjatuh. Tapi Hye Yeong langsung menahan dan menyelamatkannya.
Dengan lega mereka berdua pun tersenyum.
“Syukurlah, aku lega. Aku cemas sebab nenekku tampak lesu terakhir kali kulihat. Ya, terima kasih. Akan kuhubungi lagi,” kata Jo jo berbicara dengan petugas dirumah sakit. Kemudian setelah selesai menelpon, dia tersenyum lega.
Jo Jo lalu kembali masuk ke dalam kamar. Dan Gul Mi memberikan make- up nya kepada Jo Jo untuk di pakai, karena dulu mereka juga sering berbagi seperti ini. Dengan bingung, Jo Jo pun menerima itu dan berterima kasih.
“Saat kamu baru datang ke sini, aku sangat menyukaimu. Karena itu aku mau kita sekamar,” kata Gul Mi.
“Maaf soal tadi pagi. Aku tidak berniat ..”

“Jika menyesal, putuskan Sun Oh. Aku menyukainya lebih dahulu,” sela Gul Mi.
“Aku tidak bisa. Maaf,” balas Jo Jo.

Gul Mi merasa marah, karena Jo Jo tidak pernah serius meminta maaf. Ayahnya kabur karena utang keluarga Jo Jo dan Ibunya mabuk setiap hari. Tapi kenapa Jo Jo tidak bisa memberikan satu hal saja padanya. Dan Jo Jo diam.
“Jo Jo, aku menyukai dia. Jadi, putuskan dia. Jika kamu putuskan dia ..” pinta Gul Mi.
“Tidak. Tidak bisa,” balas Jo Jo tegas. Dia melepaskan tangan Gul Mi, dan mengembalikan make-up Gul Mi. Lalu dia berniat pergi.

“Keluargaku jadi kacau karenamu,” kata Gul Mi. dan Jo Jo mengabaikannya.
Jo Jo keluar dari kamar dan menghela nafas untuk menenangkan diri. Lalu dia memperhatikan Bibi nya yang sedang mabuk dan tertidur di sofa ruang tamu. Kemudian dia pun pergi darisana.
Diatas atap. Jo Jo menangis sambil bersenandung pelan.
Flash back
Ibu Jo Jo suka bersenandung, saat menyisir rambut Jo Jo.
Ibu Jo Jo pernah membuatkan sebuah origami kodok untuk Jo Jo.
Ibu dan Jo Jo pergi ke tepi laut. Dan menikmati pemandangan disana.
Flash back end
Jo Jo duduk menangis, sambil mengingat senandung Ibunya.

Flash back
Ibu Jo Jo mengambil barang- barang di supermarket dengan buru- buru.
Flash back end
Jo Jo menunduk dan menangis mengingat itu.

No comments:

Post a Comment