Sinopsis Drama Korea : Perfect Family Episode 12 - END




Sun Hui menyajikan makanan untuk kedua orang tuanya dengan tangan gemetar. Siapapun bisa tau kalau ada sesuatu yang dia sembunyikan di balik makanan tersebut jika melihat tingkah Sun Hui. Namun, Jin Hyeok dan Eun Joo tetap memakan makanan tersebut, dengan segala resiko yang mungkin saja terjadi. Sebegitulah rasa percaya dan sayang mereka kepada Sun Hui.

Setelah keduanya tertidur, Hyun Min keluar dari salah satu ruangan.

PERFECT FAMILY



Beberapa hari sebelumnya, Hyun Min menghubungi Sun Hui lagi setelah sekian lama menghilang usai jatuh ke laut. Hal pertama yang dikatakannya adalah mengajak Sun Hui untuk tinggal bersama. Mereka berdua, ayah dan putri kandung. Namun, dia butuh bantuan Sun Hui.



Dan bantuan yang dimintanya adalah Sun Hui mencuri harta kedua orang tua angkatnya. Sun Hui bersedia membantu dengan syarat kalau ayahnya tidak akan lagi mengganggu kedua orang tua angkatnya. Hyun Min sangat senang karena Sun Hui membantunya. Saking senangnya, dia ingin minum-minum. Tetapi, dia mengurungkan niatnya karena yang terpenting adalah mengambil uang terlebih dahulu. Sun Hui menunjukkan dimana letak brangkas orang tua angkatnya dan kata sandinya adalah ulang tahunnya. 



Hm, saat mendengar kata sandinya adalah tanggal ulang tahun Sun Hui, yang terpikirkan oleh Hyun Min adalah kombinasi angka 0629. Tetapi, saat di coba, kata sandinya tidak sesuai. Sun Hui dengan wajah tenang bertanya, tanggal lahir siapa itu? Apa Ayahnya tidak ingat tanggal lahirnya? Hyun Min tidak ingin mengakui itu dan terus mencoba berbagai kombinasi angka. Semakin Sun Hui bertanya, apakah ayahnya tidak ingat tanggal lahirnya, semakin Hyun Min bertekad untuk bisa menebaknya dengan benar. Dia ingat!!




Kombinasi angkat yang dimasukkannya terus menerus salah. Hyun Min terlihat stress dan mulai minum bir yang ada di atas meja. Mata Sun Hui menjadi berkaca-kaca. Hyun Min mulai mencoba keras mengingat saat Sun Hui lahir. Saat itu, dia sangat bahagia mendengar kelahiran Sun Hui dan langsung berlari ke rumah sakit. Saat itu cuaca sangat terik. Hyun Min akhirnya ingat tanggal lahir Sun Hui, 0827. 27 Agustus 2007. Berhasil! Kunci brangkas terbuka. Di dalamnya ada banyak sekali uang. Hyun Min tersenyum memegang uang itu dan berkata ke Sun Hui bahwa dia juga bisa menjadi ayah yang baik dengan uang sebanyak itu.






Sayangnya, kebahagiaan Hyun Min tidak lama karena tiba-tiba saja dia mulai merasa sesak nafas. Ternyata, Sun Hui sudah memasukkan bubuk kacang ke semua bir yang ada di rumah. Dia ingin membunuh Hyun Min agar tidak lagi mengganggu orang tua kandungnya. Dan setelah membunuh Hyun Min, Sun Hui juga membunuh dirinya sendiri dengan meminum bir yang telah di campur dengan bubuk kacang.


Sun Hui sempat berkhayal bahwa ayah dan ibunya terbangun dan memeluknya dengan hangat, melarangnya untuk meminum bir itu. Keduanya berkata kalau mereka adalah keluarga.




Namun, semua hanya khayalan. Saat det. Shin dan anggotanya tiba karena laporan dari Hyeon Wu, mereka menemukan Jin Hyeok dan Eun Joo yang tertidur di atas meja makan. Di sampingnya ada Sun Hui dan Hyun Min yang tidak sadarkan diri.

3 tahun kemudian…



Hyeon Wu mengirimkan email ke Sun Hui yang telah pergi ke Kanada sejak 3 tahun lalu. Meskipun Sun Hui tidak pernah membalas pesannya dan menghilang dari kehidupan semua orang, Hyeon Wu tetap mengirimkan emaill dan menceritakan kehidupannya. Kini, Hyeon Wu telah menjadi mahasiswa dan mengejar mimpinya sebagai arsitek. Dia juga menceritakan tentang rumah Sun Hui yang sudah di renovasi menjadi lebih indah daripada sebelum kebakaran. Bulan depan juga adalah hari Su Yeon dibebaskan dari penjara.

Jin Hyeok dan Eun Joo dalam keadaan sehat. Keduanya masih berharap bahwa Sun Hui akan kembali kepada mereka. 

Bulan depannya…

Di hari bersalju, Su Yeon dibebaskan. Ketika bebas, dia dijemput oleh Hyeon Wu dan kakak pantinya. Selama di penjara, Su Yeon telah merenungi perbuatannya. Dia meminta maaf pada Hyeon Wu untuk semua kejadian di masa lalu yang terjadi karena perbuatannya. Hyeon Wu sudah lama memaafkannya. Kakak panti-nya tetap peduli dan tetap mau menerima Su Yeon tinggal bersamanya. 


Mereka mampir ke café untuk mengobrol. Kakak panti Su Yeon pamit untuk pegi duluan karena harus bekerja. Saat hanya berdua, Su Yeon mulai membahas Sun Hui. Dia baru tau kalau Sun Hui pindah ke Kanada dan kemudian menghilang. Tidak ada yang tau keberadaannya. Su Yeon menceritakan sebuah kisah masa lalu antara dirinya dan Sun Hui. Saat mereka di panti asuhan, Sun Hui bilang kepadanya akan menjadi Ibunya dan melindunginya. Dia mengatakan itu karena Su Yeon tidak pernah merasakan rasanya punya seorang Ibu. Su Yeon sangat bahagia saat mendengar hal itu.




Mereka berdua menjadi Ibu bagi satu sama lain dan berjanji akan saling melindungi. Su Yeon yang tumbuh tanpa keluarga, tidak pernah merasakan cinta keluarga, makanya Sun Hui adalah orang yang sangat berarti baginya. Saat Sun Hui tiba-tiba pergi setelah di adopsi, dia tidak bisa tidur nyenyak karena sangat kesepian. Dia merasa sangat tersesat sejak saat itu dan tidak bisa melihat masa depannya. Kemudian, dia teringat Sun Hui dan berharap Sun Hui akan membantunya. Itu sebabnya dia pindah sekolah untuk mencari Sun Hui. Akan lebih baik jika dia jujur pada Sun Hui sejak awal. Namun, dia tidak bisa mengeskpresikan perasaannya dengan benar sejak awal hingga memojokkan bahkan saat dia menyanyangi Sun Hui. Dia membuat Sun Hui menderita. 


“Saat Sun Hui kembali, kamu bisa mengatakan itu kepadanya,” ujar Hyeon Wu.

Su Yeon berharap bahwa hari itu akan tiba. 

--



Eun Joo ssedang menyiapkan makanan. Tetapi, dia kemudian teringat sesuatu dan mengajak Jin Hyeok berbincang. Dia teringat saat pertama kali mengadopsi Sun Hui. Saat itu Sun Hui tidak berani masuk ke rumah mereka dan hanya berdiri di luar hingga suara perutnya yang kelaparan berbunyi dengan sangat keras. Mereka tertawa dan menanyakan apa yang ingin dimakannya. Sejak hari itu Eun Joo berjanji akan selalu memasak makanan lezat untuk Sun Hui. 



Ketika sedang berbincang itu, Eun Joo merasa melihat bayangan Sun Hui. Mendengat itu, Jin Hyeok langsung berlari keluar untuk mengejarnya. Ketemu. Sun Hui kembali. 


Sun Hui di bawa ke rumah. Suasana hening. Sun Hui meminta maaf karena sudah membuat khawatir. Dia meraa bahwa dia harusnya menghilang agar semua bisa bahagia. Seharusnya, saat itu dia menghilang, tetapi dia sangat takut. Dia mencoba pergi sejauh mungkin, tetapi dia terus merindukan kedua orang tuanya. Makanya, untuk terakhir kalinya, dia ingin melihat mereka. 




Ternyata sebelum menemui orang tuanya, Sun Hui pergi ke penjara dan melihat Su Yeon yang dijemput oleh Hyeon Wu. Dia terus mengikuti mereka hingga ke café dan memperhatikan dari jauh. Melihat keduanya baik-baik saja, Sun Hui merasa senang. 

Dia juga terus mengikuti orang tuanya sejak orang tuanya berbelanja ke supermarket. Jauh di dalam hatinya, dia berharap mereka bisa berjalan bersama. Namun, dia tau bahwa keinginannya mungkin berlebihan.


“Kami menunggumu. Apa maksudmu mau pergi?” tanya Jin Hyeok.

“Apa aku pantas tinggal bersama kalian?”

“Tentu saja. Kamu putri kami. Kamu segalanya bagi kami,” jawab Eun Joo.


Sun Hui menangis. Jin Hyeok juga meminta maaf karena menutupi semuanya dari awal karena takut jika Sun Hui akan menghilang. Eun Joo juga demikian, mengakui bahwa tidak ada satupun dari mereka yang sempurna. Mereka ingin Sun Hui kembali sebagai keluarga mereka. Mendengar semua ucapan mereka, Sun Hui semakin menangis karena dia sangat ingin kembali menjadi putri mereka.


Sun Hui yang sudah kembali, mengirim surat kepada neneknya. Dia sudah tau semua kebenarannya dan bisa mengerti alasan Neneknya membencinya. 


Surat itu sampai kepada Nenek. Sebenarnya, nenek tidak pernah benar-benar membenci Sun Hui. Dia malah merasa bersalah sekarang karena meskipun sudah bersikap kasar pada Sun Hui, Sun Hui tetap mengirimkannya surat dan memintanya datang ke studio foto.



Hari ini adalah hari Sun Hui akan membuat foto keluarga bersama ayah dan ibunya. Kebahagiaan keluarga mereka semakin lengkap karena Nenek bersedia datang dan berfoto bersama. Nenek sudah menerima Sun Hui menjadi bagian dari keluarga. Jin Hyeok dan Eun Joo tentu bahagia karena nenek akhirnya bisa mengerti dan menerima keputusan mereka. Foto keluarga itu kini telah lengkap. 




Post a Comment

Previous Post Next Post