Hyun Min membawa Sang Ho dan Sun Hui ke toko cat-nya. Dia beralasan mau meminta tolong Sang Ho untuk membantunya menjaga Sun Hui sementara karena ada yang harus di kerjakannya. Dia juga akan memberitahu ke ayah Sang Ho. Setelah Sang Ho menyetujui untuk membantu, Hyun Min bergegas membuatkan minuman dan memasukkan obat tidur ke minuman yang dibuatnya.
PERFECT FAMILY
Sang Ho dan Sun Hui langsung tertidur pulas setelah meminum minuman yang diberikan Hyun Min. Di saat yang sama, Eun Joo merasa khawatir karena Sang Ho sudah pulang dari sekolah tetapi tidak kunjung sampai ke rumah. Di telepon juga tidak di angkat. Eun Joo menelpon ke Jin Hyeok untuk memberitahu tentang menghilangnya Sang Ho, tetapi respon Jin Hyeok hanya menyuruhnya tidak khawatir karena mungkin saja Sang Ho lagi nongkrong dengan teman-temannya. Nanti saat Sang Ho pulang, dia akan memarahinya.
Selesai berteleponan dengan Eun Joo, Jin Hyeok lanjut bekerja. Kali ini, dia mendapat kasus gangster. Gangster yang ditangkapnya ini adalah gangster yang ditipu sama Hyun Min. Demi bisa mengurangi masa hukuman, dia melakukan nego ke Jin Hyeok. Jika dia melaporkan kejahatan lain, apa masa hukumannya bisa dikurangi? Tanpa mendengar jawaban Jin Hyeok, gangster itu memberitahu tentang Hyun Min yang telah melakukan penipuan menggunakan identitas Jin Hyeok.
--
Hyun Min mengambil ponsel Sang Ho dan berencana untuk melakukan negosiasi dengan Jin Hyeok menggunakan Sang Ho. Eh, tetapi baru juga menutup pintu depan toko, dia malah sudah dibekuk. Jin Hyeok sudah tidak bisa memberikannya kesempatan setelah mengetahui semua kejahatan yang dilakukannya di belakangnya, yaitu pencurian dan penyalahgunaan identitas. Polisi sempat masuk ke dalam toko untuk memeriksa dan mencari barang bukti, tetapi pencarian tidak dilakukan secara menyeluruh. Mereka hanya memeriksa rak dan lemari padahal ada pintu gudang di belakang rak lemari, dimana di dalam gudang itulah terdapat Sang Ho dan Sun Hui.
Hyun Min dibawa ke kantor polisi untuk dimintai keterangan. Jin Hyeok masih mencoba bicara dengannya, tetapi Hyun Min malah bersikap sombong karena dia telah menculik Sang Ho.
“Aku harus hidup agar Sang Ho bisa hidup,” bisik Hyun Min sambil tertawa puas. Argh, sungguh menjengkelkan.
Berjam-jam sudah berlalu sejak Sang Ho terkena pengaruh obat tidur. Saat bangun, hari sudah gelap. Sang Ho tidak sadar bahwa dia di culik dan mengira dirinya hanya ketiduran. Dia mencoba menyalakan senter dengan hp, tetapi hp nya tidak ada. Makanya Sang Ho berkeliling untuk mencari sakelar lampu.
Di saat yang sama, Jin Hyeok memaksa Hyun Min untuk memberitahu dimana putranya. Hyun Min menolak dan menyuruh Hyun Min menolongnya terlebih dahulu, baru dia akan memberitahu. Dasar brengsek!!! Hyun Min sedari awal bukanlah orang yang layak untuk dikasihani dan di bantu.
Sang Ho sudah menemukan sakelar lampu di dinding, tetapi meski di tekan berulang kali, lampu tetap tidak menyala. Yang tidak Sang Ho sadari, saat dia menekan sakelar tersebut berulang kali, box listrik yang ada di ruangan utama mulai mengeluarkan percikan api. Sang Ho juga tidak bisa keluar dari gudang karena terhalang rak lemari.
Jin Hyeok bersama polisi mencoba memikirkan dimana kira-kira Hyun Min menyekap putranya. Setelah memikirkannya seksama, Jin Hyeok baru teringat bahwa di toko cat Hyun Min saat pertama kali dia datangi ada pintu gudang, tapi tadi tempat yang seharusnya ada pintu malah di tutup dengan rak lemari kayu. Pas sekali Eun Joo juga datang ke kantornya karena khawatir dengan Sang Ho yang tidak kunjung pulang dan Jin Hyeok yang tidak mengangkat teleponnya. Baru juga sampai, Eun Joo malah mendengar kabar kalau Sang Ho di culik. Sebagai seorang Ibu, Eun Joo jelas sangat khawatir dan panik.
Sun Hui akhirnya bangun. Sang Ho segera memeluk dan menenangkannya kalau ayahnya akan kembali. Sementara itu, diluar gudang, api sudah menyala dengan besar akibat percikan api di panel listrik. Sang Ho baru menyari adanya kebakaran saat asap mulai masuk ke gudang. Makanya, Sang Ho mencoba mendobrak rak dengan cara menendangnya. Berhasil! Masalahnya, api sudah sangat besar dan tidak memungkinkan lagi untuk keluar dari gudang. Sang Ho harus berpacu dengan waktu karena api akan semakin membesar jika terkena stock cat-cat yang ada di dekat pintu. Dia juga harus menenangkan Sun Hui yang ketakutan.
Sang Ho juga sama takutnya seperti Sun Hui, tetapi dia malah terus mencoba memikirkan cara untuk menyelamatkan Sun Hui. Di gudang tersebut ada jendela kecil yang bisa di lewati oleh tubuh anak-anak. Sang Ho memecahkan jendela itu dan menggendong Sun Hui untuk melewati jendela. Sun Hui selamat.
Sang Ho? Tidak. Jendela besar yang ada di ruang utama macet dan tidak bisa di buka. Sang Ho berteriak histeris memohon pertolongan. Namun, teriakan itu sia-sia. Api menyambar stock cat-cat yang ada di sana dan memicu ledakan yang langsung mengarah ke Sang Ho.
Saat Jin Hyeok dan Eun Joo tiba, pemadam kebakaran sudah lebih dulu di sana dan berusaha memandamkan api. Ledakan terjadi. Petugas yang masuk ke dalam, keluar dan membawa kabar bahwa mereka menemukan jasad seseorang. Petugas lain yang memeriksa sekeliling, kembali dengan menggendong Sun Hui yang tidak sadarkan diri. Dalam kebakaran tersebut, hanya Sun Hui yang selamat dan itu semua berkat Sang Ho. Sementara Sang Ho meninggal dunia, meninggalkan luka mendalam pada Jin Hyeok dan Eun Joo.
Waktu berlalu. Hidup Jin Hyeok dan Eun Joo tidak lagi sama seperti dulu. Jin Hyeok sudah berhenti dari pekerjaannya sebagai jaksa. Eun Joo menjalani perawatan di rumah sakit karena trauma atas meninggalnya Sang Ho. Sementara Hyun Min, dia menjalani persidangan dan di adili. Dia sudah beberapa kali mengajukan banding dan menyangkal tuduhan penculikan dan pembunuhan Sang Ho. Hyun Min terus menggiring opini publik bahwa pembunuhan Sang Ho adalah ulah orang tua Sang Ho yang menginginkan asuransi jiwa putra mereka. Publik juga menilai kasus ini bias dan menduga ada campur tangan orang tua korban yang jaksa terhadap keputusan hakim. (Setan kalau melihat Hyun Min pasti minder. Jahatnya udah nggak ketolong. Dibantu malah dijahati dan tega-teganya menggiring opini kalau Sang Ho dibunuh orang tuanya gegara asuransi, padahal jelas-jelas mereka mendaftarkan asuransi Sang Ho lewat Hyun Min demi membantu Hyun Min memenuhi targetnya sebagai sales asuransi).
Eun Joo mencoba bangkit. Dia meminta Jin Hyeok agar mereka melihat Sun Hui, orang yang telah diselamatkan putra mereka sebelum meninggal. Sun Hui kini berada di panti asuhan setelah ayahnya ditangkap dan neneknya meninggal. Jin Hyeok merasa sangat berat untuk melihat Sun Hui karena teringat perbuatan Hyun Min padanya. Namun, Eun Joo sebaliknya. Dia merasa kasihan pada Sun Hui yang masih kecil dan tidak tau apa-apa kini harus sendirian.
Setiap ada waktu, Eun Joo akan datang untuk diam-diam melihat Sun Hui dari jauh. Suatu hari, saat dia sedang melihat Sun Hui dari jauh, Su Yeon memergokinya. Dia mengira kalau Eun Joo datang untuk melihat putri yang telah di tinggalkannya di panti asuhan. Dia menyuruh Eun Joo tidak perlu khawatir karena dia tidak akan memberitahu anaknya yang mungkin akan menangis sepanjang malam jika melihat orang tuanya.
Eun Joo menunjuk ke arah Sun Hui dan menanyakan ke Su Yeon. Dia meminta Su Yeon untuk menjadi teman Sun Hui karena Sun Hui selalu sendirian dan tampak sedih. Su Yeon kaget dan menolak. Namun, kita tau bahwa pada akhirnya, Su Yeon menjadi sahabat Sun Hui. Dia selalu menjaga Sun Hui.
Dan suatu hari, Eun Joo dan Jin Hyeok akhirnya memutuskan mengadopsi Sun Hui setelah beberapa tahun. Mereka yakin bahwa Sun Hui tidak akan mengenali mereka (karena masih anak-anak) apalagi dia mungkin melupakan kejadian kebakaran tersebut karena shock. Namun, Jin Hyeok mengingatkan Eun Joo bahwa keputusan mereka ini mungkin tidak akan bisa dimengerti oleh orang lain termasuk Ibunya. Eun Joo tetap yakin pada keputusannya. Dia mungkin bakal teringat Sang Ho yang meninggal setiap melihat Sun Hui, namun, itu juga mengingatkannya bahwa Sun Hui adalah orang yang telah diselamatkan Sang Ho.
Dan kembali ke masa sekarang…
Jin Hyeok jatuh ke laut bersama Hyun Min. Polisi mulai menggeledah seluruh gedung dan menemukan Su Yeon yang di sekap dalam lemari di lantai dasar. Jin Hyeok ternyata selamat tetapi Hyun Min menghilang.
Beberapa bulan kemudian…
Hyeon Wu sudah sembuh total. Sun Hui juga tinggal kembali bersama ayah dan ibunya. Jin Hyeok dan Eun Joo masih harus menjalani pemeriksaan kejaksaan setiap harinya, tetapi teman-teman Jin Hyeok ikut membantu kasusnya. Hari ini, Sun Hui tiba-tiba saja mengajak Hyeon Wu bertemu untuk menemaninya belanja. Selesai belanja, mereka mampir di taman untuk ngobrol sebentar membicarakan masa depan. Impian Hyeon Wu menjadi arsitek. Dia beraharap bisa membangun rumah untuk Sun Hui di masa depan. Lebih balik lagi jika mereka bisa tinggal bersama (ah, akhirnya dia menyatakan perasaan).
Setelah mendengar impian Hyeon Wu, Sun Hui tersenyum dan berterimakasih kaerna Hyeon Wu selalu membantunya. Ucapannya itu membuat Hyeon Wu merasa seperti Sun Hui akan pergi jauh. Sun Hui tidak mau melanjutkan pembicaraan dan langsung pamit pergi sambil berlari.
Sun Hui pergi ke rumah mereka yang terbakar. Dia membersihkan rumah itu, meskipun tidak akan bisa bersih seperti sedia kala karena sudah hitam akibat asap dan abu. Tetapi yang penting, dapur rumahnya bisa bersih dan bisa digunakan untuk memasak. Hari ini, Sun Hui khusus memasak untuk ayah dan ibunya. Di atas meja juga ada kue ulang tahun bertuliskan : “Selamat ulang tahun, Sang Ho.” Dia dengar kalau hari ini adalah hari ulang tahun Sang Ho. Dia sudah tau semuanya.
Jin Hyeok dan Eun Joo sedih mendengar ucapannya yang merasa bersalah atas kematian Sang Ho. Bagi mereka, Sun Hui benar-benar putri kandung mereka dan Sang Ho yang telah menyatukan mereka. Keduanya menyatap makanan Sun Hui.
Hyeon Wu dalam perjalanan pulang and terus memikirkan ucapan Sun Hui yang terasa aneh. Dia langsung menelepon det. Shin.
Sun Hui meletakkan sumpitnya. Di depannya, Jin Hyeok dan Eun Joo sudah tertidur. Dan dari sebuah ruangan, keluar Hyun Min. Sun Hui tidak terkejut karena Hyun Min yang sudah memberikan obat tidur padanya.
“Seperti yang diharapkan dari putriku.”