Friday, August 3, 2018

Sinopsis C-Drama : MoonShine and Valentine Episode 22 - part 2

0 comments

Broadcast Network        Tencent



He Lan dan Pi Pi pergi bersama ke pantai. Disana mereka jalan sampai bergandengan tangan, berpelukan, dan bermesraan.



Sementara Xiao Ju serta dua rubah yaitu Xui Xian dan Kuan Yong. Mereka bertiga pergi bersama, mensurvei tempat yang bagus untuk mengadakan pernikahan. Dan lalu mereka pergi ke sebuah toko untuk berkonsultasi tentang pernikahan.



Disana dengan ramah seorang karyawan wanita toko menyapa mereka. Dan tampaknya dia sedikit salah paham, dia mengira kalau yang mau menikah adalah mereka bertiga (Xui Xian x Kuan Yong x Xiao Ju). Namun dia tidak ada bertanya untuk memastikannya dan hanya diam saja sambil menatap keheranan pada mereka.




Ketika si wanita toko menanyakan pernikahan seperti apa yang mereka inginkan. Xui Xian langsung memperlihatkan foto dari beberapa lokasi yang telah ia pilih. Acara pernikahan akan diadakan malam hari di dekat air.



Kuan Yong menambahkan kalau mereka membutuhkan sebuah kapal pesiar untuk sekitar 20 sampai 30 tamu. Karena tamu akan tiba saat sore dan kemungkinan malam akan hujan, maka mereka membutuhkan jas hujan.



Si wanita toko tampak sedikit terkejut ketika mengetahui kalau pesta penikahan ini akan di adakan besok. Dan menyadari itu, Xiao Ju langsung menenangkannya.

“Jangan khawatir. Kami cuma mau pernikahan yang sederhana saja,” jelas Xiao Ju.



Si wanita toko lalu menunjukan berbagai tema sederhana yang mereka miliki untuk pernikahan. Dan ketika dia melihat kalau Xiao Ju tampak suka, dia pun mengatakan bila Xiao Ju suka, maka mereka bisa menggunakan tema yang ini.


“Apa yang aku suka tidak masalah. Bukan aku orang yang akan menikah,” jelas Xiao Ju, lalu menanyakan pendapat Xiu Xian dan Kuan Yong.



Melihat sikap Xui Xian dan Kuan Yong, si wanita toko kembali tampak salah paham. Dia mengira kalau yang mau menikah adalah Xui Xian serta Kuan Yong. Namun dia tidak ada bertanya untuk memastikannya dan hanya diam saja sambil menatap keheranan pada mereka.



Dalam perjalanan pulang. Karena Xiao Ju berkata bahwa dia terkejut ketika mengetahui kalau He Lan akan memikirkan pernikahan di dekat air. Maka Kuan Yong menjelaskan.

Alasan He Lan mengadakan menikah di dekat air adalah karena dia selalu mandi dibawah bulan punarma di tepi danau bersama dengan Hui Yan. Dan disana He Lan serta Hui Yan berjanji bahwa di masa depan mereka akan menikah didekat air di bawah bulang punarma.


“Wow. Itu janji yang sudah lama sekali, ,” kata Xiao Ju, kagum. Lalu bertanya,”Eh, jika mereka pernah bertemu di kehidupan yang sebelumnya. Apa kita juga pernah bertemu di kehidupan sebelumnya?”

“Itu tidak mungkin. Kamu sangat sibuk ketika muda dulu,” balas Xui Xian.




Xiao Ju menceritakan khayalannya. Jika mereka bertiga pernah bertemu, maka disaat itu ia adalah seorang pahlawan yang tak tertandingin, sopan, gagah berani dan adil.

[Khayalan Xiao Ju]. Kuan Yong adalah seorang pencuri. Dia mencuri tas milik Xui Xian. Dan karena itu Xui Xian berlari mengejar Kuan Yong sambil berteriak meminta Kuan Yong untuk berhenti dan mengembalikan tasnya.

Xiao Ju yang kebetulan sedang berada disana mendengar itu.




Xiu Xian berhasil meraih tasnya, tapi Kuan Yong tidak mau melepaskan tas itu dan menariknya. Lalu Xiao Ju yang berada disana datang dan menghentikan Kuan Yong. Dengan kekuatannya Xiao Ju mendorong Kuan Yong.

Dan melihat itu, Xiu Xian menjadi kagum pada Xiao Ju. Dia memuji bakat yang dimiliki oleh Xiao Ju dan ia meminta agar Xiao Ju mau menjadi gurunya.



“Kamu lihat pohon yang disana?” kata Xiao Ju sambil menunjuk kejauhan. “Aku akan mengangkatmu sebagai muridku. Jika kamu bisa mencapai pohon itu sebelum aku,” jelas Xiao Ju, lalu pergi.

Karena mereka sedang berada didalam hutan dan ada begitu banyak pohon disekitar mereka, maka Xui Xian menjadi kebingungan .”Pohon yang mana? Begitu banyak disini.”


Selesai mendengarkan cerita Xiao Ju yang sangat tidak masuk akal. Maka Xui Xian pun menceritakan khayalan versinya.



[Khayalan Xui Xian] Kuan Yong dan Xui Xian sedang berjalan di jembatan. Dan disana mereka bertemu dengan Xiao Ju. Kuan Yong seperti pelayan, sedangkan Xui Xian tampak seperti tuannya.



Disana Xiao Ju menanyakan nama Xui Xian serta dimana Xiu Xian tinggal. Lalu Xui Xian menyuruh Xiao Ju untuk melihat kejauhan,” Aku baru saja membeli sebuah apatermen disana.”


Xiao Ju tertawa mendengar  cerita tidak masuk akal Xui Xian. Dan lalu mereka menyuruh Kuan Yong untuk giliran menceritakan khayalannya. Tapi Kuan Yong tidak bisa, karena dia mengingat dengan jelas kalau dia tidak pernah bertemu dengan Xiao Ju dimasa lalu.


“Kamu tidak menyenangkan. Gunakan imajinasimu,” balas Xiao Ju.

“Itu benar. Imajinasi,” tambah Kuan Yong.



Karena dipaksa, maka Kuan Yong pun berpikir. Lalu menceritakan khyalannya.

[Khayalan Kuan Yong] Kuan Yong serta Xui Xian berlari mengejar Xiao Ju. Namun karena tidak kuat, maka Kuan Yong berhenti dan beristirahat sebentar. Lalu sebagai teman yang baik Xui Xian menemani Kuan Yong sambil mengipasi nya.



Dan karena mereka berdua telah meracuni Xiao Ju, maka saat ini Xiao Ju pasti sudah merasakannya. Jadi Xui Xian mengajak Kuan Yong untuk segera menangkap Xiao Ju yang merupakan rubah betina itu sekarang.

Tapi Kuan Yong tidak mau, dia menyuruh Xui Xian untuk menunggu sebentar lagi. Karena mereka tidak akan bisa menandingin Xiao Ju sekarang.



Xui Xian tidak mau mendengarkan dan pergi mengejar Xiao Ju. Ketika dia melihat Xiao Ju yang tampak kesakitan serta telah melemah karena racun itu. Xui Xian mendekatinya.


Lalu disaat itu Kuan Yong datang dan menaruh pedangnya di leher Xui Xian. Dia berkata dengan keras, menyuruh agar Xui Xian melepaskan Xiao Ju.


Setelah selesai mendengarkan cerita khayalan versi Kuan Yong. Mereka berdua makin kebingungan, karena didalam cerita Xiao Ju adalah pencuri, tapi kenapa Kuan Yong malah melakukan hal seperti itu pada Xui Xian yang adalah temannya sendiri.



“Ini yang membuat ceritaku berbeda. Pada akhirnya, dia dan aku hidup bahagian selamanya,” jelas Kuan Yon, tidak jelas.

“Kamu dan aku bahagia setelah itu? Bagaimana dengan dia?” tanya Xiao Ju, heran.


“Aku mati,” balas Xui Xian, lalu berjalan pergi.

Kuan Yong menjelaskan alasannya. Itu karena didalam drama TV, pria dan wanita pemeran utama selalu berakhir bahagia.



Dalam perjalanan pulang. Xui Xian tampak masih tidak senang dengan akhir cerita yang dibuat oleh Kuan Yong. Jadi dia pun pergi berjalan ke sebelah kanan. Sedangkan Kuan Yong pergi berjalan ke sebelah kiri.

Jadi tinggalah Xiao Ju yang berada ditengah sendirian.




Terkadang, ketika kamu tidak mengharapkannya. Solusi untuk pertanyaan yang telah kamu renungkan siang dan malam akan tiba- tiba muncul. Tapi apa yang kita rasakan bukanlah sukacita atau kegembiraan. Tapi kebingungan.

Mungkin kita terbiasa hidup tanpa jawaban. Atau mungkin hidup adalah rangkaian pertanyaan yang tidak pernah berakhir.



Hari selanjutnya. Qing Mu datang menemui He Lan. Dia mengucapkan selamat untuk pernikahan He Lan. Serta dia mau menemui Pi Pi juga jika bisa, untuk meminta maaf. Dan dia mengakui kesalahannya.



He Lan membalas bahwa apa yang terjadi kepada Hui Yan selalu membebanin pikirannya. Dan itu mengapa dia mau mengembalikan hidup penuh milik Hui Yan. Serta dia berterima kasih juga kepada Qing Mu, karena apa yang telah Qing Mu lakukan untuknya dan Ibunya.

He Lan mengakui bahwa dia telah mendengar keseluruhan cerita yang terjadi dimasa lalu. Dia mendengar itu dari Qian Hua.



Karena semua telah berlalu, maka Qing Mu tidak mau membahas itu lagi. Dan lalu dia berjanji akan datang ke pernikahan He Lan. Setelah itu dia mengeluarkan sebuah kotak kecil berwarna emas untuk diberikan kepada He Lan.

“Aku tau kamu tidak akan menerima kunci ini,” kata Qing Mu.

“Ayah, aku tidak pernah berniat menjadi penggantimu,” balas He Lan.



Qing Mu mengerti, namun saat ini Fox Clan telah melemah dan dia khawatir akan para Rubah Utara yang masih memiliki pola pikir lama.

Sedangkan Rubah Selatan yang dipimpin oleh He Lan, dia melihat itu baik. Jadi Qing Mu percaya bahwa cara pikir baru seperti itu bisa berguna untuk memutuskan batasan yang ada antara utara dan selatan.



“Kamu adalah kandidat terbaik untuk revolusi Fox Clan. Aku percaya padamu. Untuk masa depan Fox Clan,” kata Qing Mu sambil dengan hormat meminta agar He Lan menerima kotak itu.



He Lan melepaskan kacamatanya dan berlutut. Dia menerima kotak yang diberikan kepadanya itu.





Qing Mu menarik He Lan untuk berdiri, setelah itu dia memakaikan kembali kepada He Lan, kacamata hitam yang He Lan lepaskan tadi. Dan dengan tegas serta lembut, Qing Mu memegang bahu He Lan.

No comments:

Post a Comment