Wednesday, August 29, 2018

Sinopsis Korean Drama - LOVELY HORRIBLY Episode 11

0 comments


Sinopsis Korean Drama - LOVELY HORRIBLY Episode 11
Images by : KBS2
sinopsis di tulis oleh : Chunov (nama samaran) di blog k-adramanov.blogspot.com
Philip tiba di depan rumahnya dan tidak berani masuk karena perkataan Eul Soon. Yong Man heran melihatnya dan bertanya kenapa Philip tidak masuk? Yong Man bahkan membukakan gerbang rumah agar Philip masuk. Philip menyakinkan dirinya untuk masuk ke dalam rumah.
Episode 11 - Jangan Pernah Pulang
Eul Soon di interogasi oleh det. Lee. Pertama, dia bertanya kalau Eul Soon adalah penulis bayangan dari penulis terkenal, Ki Eun Young. Eul Soon tidak menjawab pertanyaan itu karena dia merasa kalau nada bertanya det. Lee terdengar berbeda. Dia datang karena ingin membantu penyelidikan, tetapi det. Lee bertanya dengan nada seolah Eul Soon adalah tersangka.
“Aku dengar kamu adalah penulis bayangan Ki Eun Young. Kamu pasti membencinya. Itu cukup alasan untuk membunuh dia,” ujar det. Lee.
“Itu sebabnya aku membunuh dia.”
Det. Lee terkejut dengan jawaban Eul Soon, “Kamu mengakuinya?”
“Di dalam naskahku. Aku menusuk, memukul, membakar, dan menenggelamkan dia. Aku menabraknya dengan truk, bahkan memberinya penyakit mematikan. Haruskah aku menunjukkan draf lainnya? Setelah membunuh seseorang lusinan kali seperti itu, kamu tidak ingin benar-benar membunuhnya. Karena kamu menyadari betapa beratnya pembunuhan bahkan dalam imajinasimu. Aku tidak membunuh Eun Young,” tegas Eul Soon.
Tetapi, det. Lee masih belum percaya. Dia menunjukkan foto Lee Soo Jung dan bertanya apa Eul Soon membunuhnya? Eul Soon kesal karena dia tidak mengenal yang namanya Soo Jung. Tetapi, saat dia melihat foto yang diberikan oleh det. Lee, mata Eul Soon jadi membesar karena kaget. Det. Lee menyadarinya dan memberitahu kalau Soo Jung adalah asisten penulis Eun Young.
Eul Soon teringat kalau Soo Jung adalah wanita yang di serang oleh Dong Cheol di episode 01, dan dia yang menyelamatkannya.  
“Jadi, kamu mengenalinya. Pada hari Ki Eun Young menghilang, Lee Soo Jung diperkirakan dibunuh. Pada hari itu, kamu pergi ke apartemen Ki Eun Young, bukan?”
Eul Soon teringat kalau memang hari itu dia pergi ke apartemen Eun Young. Dan detective Lee memberikan bukti lain bahwa pada hari kejadian, Eul Soon mengemudikan mobilnya ke gunung Uchi, tempat jasad Soo Jung di temukan. Det. Lee menyudutkan Eul Soon seolah dia adalah pelaku pembunuhan.
Sung Joong sudah selesai dengan hantu ibu Philip yang menghilang setelah menyuruh Sung Joong untuk menjauh (tidak ikut campur). Dan saat dia melihat polisi menggeledah rumah Eul Soon, Sung Joong jadi heran. Polisi memberitahu kalau mereka sedang melakukan penggeledahan dan telah di setujui oleh Eul Soon. Eul Soon sekarang ada di kantor polisi.
“Di mana kamu pada tanggal 7 Agustus pukul 20.00?” tanya det. Lee dengan nada mengintimidasi. “Dan bagaimana tanganmu terluka?” tanyanya lagi saat melihat bekas luka sayatan di tangan Eul Soon.
Eul Soon mencoba menjelaskan kalau malam itu dia hendak menuju rumah Eun Young dan melihat seorang wanita yang sedang di ancam oleh seorang pria. Dan wanita yang dilihatnya malam itu adalah Soo Jung. Kemudian, pria yang menyerang Soo Jung itu juga hadir di konferensi pers baru-baru ini.
Tetapi, det. Lee malah menyebut kalau Eul Soon sedang membuat cerita. Dia memuji Eul Soon yang sangat pandai menyusun cerita dan pantas menjadi penulis. Dia tidak akan bertanya banyak, dia hanya mau Eul Soon menunjukkan alibi-nya pada malam kejadian. Apa dia bersama orang lain?
“Aku bersama dia,” terdengar suara seorang pria.
Dan saat Eul Soon berbalik untuk melihat siapa pria itu, eng… ing… eng dengan musik dramatis dan langkah lebay, masuklah Philip dengan di dampingi oleh Yong Man dan tn. Kang.
“Maaf. Aku terlambat datang,” ujar Philip dengan gaya bicara di lambat-lambatkan sembari mengelus rambut Eul Soon. “7 Agustus. Aku bersama Nona Oh.”
“Heh?!!” kaget Eul Soon.
Philip segera meletakan telunjuknya di bibir Eul Soon, “Jangan katakan apapun. Kini semua baik-baik saja. Aku akan memberi tahu mereka semuanya.”
Philip kemudian meminta det. Lee untuk berbicara di tempat lain karena terlalu banyak orang di sekitar mereka sekarang.
Dan…
Det. Lee membawa mereka ke ruangan yang biasa di pakai untuk interogasi tersangka kejahatan. Tn. Kang, Eul Soon, Philip dan Yong Man duduk dalam satu baris dan sempit-sempitan. Philip mengeluh karena sangat sempit sambil menatap Yong Man. Tn. Kang dan Yong Man langsung bangkit berdiri dan tidak duduk.
“Malam itu, kami berada di dalam mobil. Seorang pria membawa seorang wanita. Awalnya, aku pikir mereka pasangan kekasih seperti kami, tapi pria itu membawa pisau. Kami tidak bisa hanya menonton, jadi, aku membantu, dan…,” cerita Philip dan tentu saja dengan di campur sedikit kebohongan.
Eul Soon mendengar cerita Philip dan tersadar kalau pria yang mengenakan kantong plastik hitam saat itu adalah Philip. “Apakah kamu… Pria dengan kantong hitam…,” tanya Eul Soon.
Tetapi, sebelum Eul Soon menyelesaikan pertanyaannya, Philip menghentikannya dengan menatap matanya. Eul Soon mengerti dan diam.
Det. Lee masih belum percaya dan bertanya kenapa Eul Soon tidak mengatakan hal itu saat interogasi tadi? Philip segera menjawab kalau Eul Soon tidak bisa mengatakannya.
“Dia tidak bisa karena aku selebritas. Kamu tahu bagaimana keadaan industri ini. Orang-orang sering bicara. Dia pasti takut terhadap skandal,” jelas Philip. “Tetap saja, jika dicurigai, seharusnya kamu memberitahunya.”
Eul Soon kemudian memberitahu Philip dan Det. Lee kalau wanita yang waktu itu di serang adalah Lee Soo Jung yang mayatnya di temukan di gunung baru-baru ini. Philip kaget, karena Soo Jung adalah orang yang mengirim pesan bahwa dia dalam bahanya.
Det. Lee membenarkan kalau Soo Jung adalah orang yang mengirim pesan peringatan bahaya pada Philip. Eul Soon jadi kaget karena Philip menerima pesan dari Soo Jung. Det. Lee dan Eul Soon malah jadi menginterogasi Philip, apa dia mengenal Soo Jung?
“Aku tidak mengenalnya. Aku belum pernah bertemu dengannya. Omong-omong, itu sudah dipastikan. Aku diteror selama beberapa hari sebelumnya,” tegas Philip.
“Di teror?” tanya det. Lee memastikan.
“Semua jendela dan cermin di rumahku pecah, tapi tidak ada apa-apa yang tertangkap di CCTV. Dan di Hotel Gyeongkwang, seseorang mengambil kamera dasbor mobilku serta seseorang mencoba mendorongku di hotel. Mungkin itulah awal semuanya,” jelas Philip.
Det. Lee ingin tahu detail kejadiannya. Dan Philip segera menyuruh Yong Man untuk menjelaskan. Sementara itu, dia dan Eul Soon akan pergi terlebih dahulu. Det. Lee melarang karena penyelidikan belum selesai. Philip langsung berargumentasi dengan det. Lee, Eul Soon datang secara sukarela untuk memberikan pernyataan dan juga tidak ada cukup bukti untuk menahan Eul Soon, jadi dia tidak boleh di perlakukan seperti tersangka.
Tn. Kang bahkan memberikan kartu nama-nya dan menyuruh det. Lee untuk berbicara dengannya. Eul Soon yang awalnya memasang wajah takut di depan det. Lee, berubah memasang wajah penuh percaya diri saat Philip sudah membelanya. Det. Lee juga tidak bisa melarang mereka pergi lagi.
Di luar, Eul Soon membahasn mengenai Philip yang ternyata adalah pria yang mengenakan topeng hitam itu, dan kenapa selama ini diam saja seolah tidak mengenalinya? Philip tidak mau membahasnya, lagipula dia sudah menyelamatkan Eul Soon tadi.
Tiba-tiba, Philip melihat segerombolan wartawan di depan kantor polisi yang berkumpul untuk mengambil berita kejahatan. Philip langsung mengeluarkan masker-nya dan mengenakannya untuk menyamarkan diri. Bisa kacau jika dia ketahuan datang ke kantor polisi. Eul Soon merebut kaca mata hitam Philip dan mengenakannya, dia juga harus menyembunyikan diri setelah kontroversi di konferensi pers waktu itu.
Mereka secara diam-diam dan menunduk masuk ke dalam mobil Philip. Untunglah, tidak ada satupun wartawan yang menyadari.
Setelah masuk ke mobil, Philip meminta Eul Soon memberitahu alasannya kenapa dia tidak boleh pulang ke rumahnya sendiri? Tetapi, saat dia berbalik, Eul Soon malah sudah tertidur. Philip jelas kesal melihatnya, dia berusaha membangunkan Eul Soon, tetapi Eul Soon tidak juga terbangun.
--
Di sebuah tempat fitness.
Kandidat Teman 1, JJ (nama panggung) - Mantan Anggota Jump Five
Ki Soon, Instruktur Senam Aerobik
Ki Soon mengajarkan senam aerobik untuk para ahjumma dengan sangat bersemangat. Dan Philip menemuinya.
--
Sung Joong ke polisi untuk mencari Eul Soon, tetapi dai malah bertemu Yong Man dan Tn. Kang. Yong Man memberitahu kalau Eul Soon sudah pulang tadi dengan Philip.
Yong Man kemudian meminta Sung Joong agar mereka melakukan pengusiran setan karena dia merasa di hantui sejak drama A Ghost’s Story.
“Nona Ki menghilang, asisten penulis meninggal, dan Nona Oh terus mengalami kejadian aneh. Dan kenapa Nona Oh dan Philip selalu bertemu secara tidak sengaja? Dengan tanah longsor dan ditusuk gara-gara Philip.”
“Ditusuk gara-gara Philip?” tanya Sung Joong memastikan.
--
Support penulis hanya dengan membaca sinopsis ini di k-adramanov.blogspot.com. Terimakasih. Happy Reading.
Eul Soon terbangun dari tidurnya dan panik sendiri karena tidak bisa melihat. Padahal dia mengenakan kacamata hitam dan di kacamatanya tertempel memo. Saat memegang matanya, Eul Soon baru sadar kalau dia memakai kacamata. Dia membaca memo dari Philip : Datanglahke tempat paling terang.
Kelas aerobik sudah selesai dan para ahjumma pamit pulang pada Ki Soon. Ki Soon kesal melihat Philip yang mengenakan kacamata dan masker di depannya, lagipula murid-murid senam aerobik-nya berusia 70 tahun dan tidak mungkin mengenali Philip. Di sini, dia adalah bintangnya.
Philip membuka masker-nya dan memuji Ki Soon yang nampak keren. Ki Soon kemudian penasaran dan bertanya mengenai hubungan Philip dengan penulis Oh Eul Soon? Apa yang di konferensi pers itu benar?
“Tidak ada apa-apa,” terdengar suara Eul Soon menjawab.
Eul Soon kemudian bertanya alasan Philip menyebut tempat ini paling terang? Philip dengan percaya diri menjawab kalau setiap tempat yang di sana dia ada, maka itu adalah tempat paling terang.
“Aku ingat kenapa aku membencimu,” gerutu Ki Soon mendengar perkataan Philip.
Philip mengenalkan Eul Soon dengan Ki Soon. Mendengar kalau Ki Soon adalah teman Philip, dia segera memasang masker di wajah Ki Soon untuk mengenali apakah dia adalah pria yang waktu itu atau bukan.
Philip memberitahu kalau Ki Soon bukan orang itu. Dia tahu kalau Ki Soon bukan orang yang cukup berani untuk membunuhnya. Mendengar kata membunuh, Ki Soon jadi penasaran dan meminta Philip menjelaskan. Philip pun menceritakan yang terjadi.
“Siapa yang membenci temannya sampai hendak membunuh? Bagaimana caramu menjalani hidupmu selama ini?” tanya Ki Soon pada Philip.
“Hei. Menurutmu ada yang membenciku?”
“Ada banyak sekali. Dong Cheol pindah ke luar negeri. Choong Ryul bilang dia akan membunuhmu saat kita bubar. Dan Min Joon... Min Joon. Benar. Dia yang paling membencimu. Impiannya adalah mengalahkanmu.”
--
Kandidat Teman 2, Min Joon
Mantan Anggota Jump Five, Aktor
Min Joon berada di Amerika dan bersama dengan managernya sedang bertemu dengan Steven Taylor. Steven ingin mengajak Min Joon untuk bekerja sama dalam film-nya. Awalnya, Min Joon mengira kalau Steven mengajaknya karena telah di tolak oleh Philip. Tetapi manajer memberitahu kalau Steven lah yang menolak Philip dan memilih Min Joon. Min Joon langsung senang mendengarnya.
Seseorang masuk dan berbisik ke telinga Steven. Entah apa yang di bisikkan, karena Steven bersorak kegirangan dan langsung meninggalkan pertemuan tanpa mendengar jawaban Min Joon. Min Joon jelas heran karena Steven pergi begitu saja.
--
“Bukan Seo Min Joon. Aku tahu seperti apa rupanya,” bantah Eul Soon.
“Ibunya masih pergi ke kuil dan berdoa agar kamu pensiun,” timpal Ki Soon.
“Pria yang beruntung. Dia punya ibu yang berdoa untuknya,” gumam Philip.
--
Yoon A menemui pria mata-mata lagi. Pria itu memberikan foto saat Eul Soon di bawa oleh det. Lee. Yoon A sangat puas dengan foto itu dan menyuruh pria itu untuk menyimpan foto itu. Rilis foto itu saat dia minta.
Pria itu kemudian memberikan data orang yang Yoon A minta selidiki waktu itu. Yoon A melihatnya dan wajahnya seperti seseorang yang punya rencana jahat.
--
Philip mengantar Eul Soon pulang.
“Hanya itu yang aku ketahui tentang teman bernama Gon. Dia menodai rumahmu dengan darah. Dan dia membidik pistol ke arahmu,” beritahu Eul Soon.
Philip mengerti dan menyuruh Eul Soon untuk masuk ke rumah dan tidur dulu, lingkaran hitam di mata Eul Soon sudah parah.
Eul Soon kemudian menunduk ketakutan karena mendengar suara lagu. Philip memberitahu kalau dia juga mendengar suara itu. Eul Soon terkejut.
Philip menunjuk ke arah odong-odong yang memutar lagu. Suara itu dari odong-odong itu. Philip kesal dan menyuruh Eul Soon untuk istirahat dulu saja.
Eul Soon setuju dan masuk ke dalam rumahnya.
Saat itu, pemilik toko kayu datang ke rumah Eul Soon untuk memberikan jimat yang telah di ubah menjadi kalung. Philip melihatnya dan melarang pemilik untuk mengganggu Eul Soon. Dan saat pemilik menunjukkan jimat yang hendak dia berikan pada Eul Soon, Philip meminta jimat itu. Dia yang akan memberikannya kepada Eul Soon.
Pemilik awalnya ragu, tetapi saat dia tahu kalau itu adalah aktor terkenal Yoo Phillip, dia tidak curiga dan memberikan jimat kepada Philip.
(Pas adegan ini… entah kenapa jadi benci dengan Philip. Dia selalu mengambil barang yang bukan miliknya. Jelas-jelas itu jimat Eul Soon dari kecil. Tetapi, dia tidak mau kembalikan dan tidak mau mengaku kalau dia adalah anak kecil yang waktu itu Eul Soon pinjamkan jimatnya).
Baru menerima jimat, Philip sudah di telepon oleh tn. Kang yang menyuruhnya segera datang ke kantor. Steven Taylor datang ke kantor mereka untuk bertemu Philip.
--
Philip bertemu Steven Taylor dan di sambut dengan hangat. Steven datang setelah mendengar berita Philip dan merasa kalau karakter Philip sangat cocok dengan karakter utama di naskahnya.
“Apa skenarionya?” tanya Philip.
“Karakter utamanya adalah pahlawan yang ditipu sehingga menikah dengan monster luar angkasa,” jawab Steven.
“Apa? Monster? Monster luar angkasa?”
Steven kemudian menunjukkan foto saat Philip di cium oleh Eul Soon.
“Lihat. Raut wajah itu. Ini momen paling bahagia dalam hidupmu, tapi kamu malah takut. Kamu mendapati bahwa wanita yang kamu nikahi adalah pembunuh berantai. Philip. Kamu persis seperti karakter yang aku bayangkan.”
Setelah perbincangan panjang lebar, Steven meminta Philip untuk tanda tangan kontrak kerja sama dengannya. Philip penasaran dengan judul filmnya. Dan Steven menunjukkannya : Never Go Home (Jangan pernah pulang).
Senyum di wajah Philip langsung menghilang.
--
Hari sudah malam, dan Philip tidak berani pulang ke rumah. Tn. Kang menyarankan agar mereka pergi ke hotel saja. Yong Man memberitahu kalau Philip tidak suka tinggal di hotel. Yong Man bahkan merasa kasihan karena Philip tidak punya kerabat dan juga teman.
Philip merasa tersinggung juga.
--
Akhirnya, Philip dan Yong Man pergi ke rumah Choong Ryul (mantan anggota Jump Five). Choong Ryul menyambut Philip dengan ramah dan mengundangnya masuk. Dia bahkan memberikan ramen cup untuk di makan.
Kandidat Teman 3, Choong Ryul
Mantan Anggota Jump Five, Mengelola Toko Roti

Choong Ryul terlihat sangat ramah dan baik. Philip kemudian bertanya dengan hati-hati mengenai kemarahan Choong Ryul dulu saat Jump Five bubar. Choong Ryul tidak mempermasalahkannya lagi, waktu itu dia masih muda dan emosian. Sekarang, dia sangat bersyukur pada Philip yang sudah banyak membantunya hingga dia bisa membuka toko roti.
Mereka kemudian mulai membuka cup ramen, dan Philip sangat beruntung mendapatkan 4 lembar rumput laut kering. Sialnya, Choong Ryul dan Yong Man tidak mendapatkan satupun. Merasa tidak enak, Philip hendak membanginya. Tetapi, Choong Ryul dan Yong Man menolak, toh mereka tidak akan mati walau tidak makan rumput laut kering.
“Namun, dari dahulu kamu selalu seperti itu. Kamu selalu bersinar sendiri, seakan-akan kamu mencuri sinar kami. Ini membuatku teringat masa lalu. Maaf. Maaf,” ujar Choong Ryul sambil menangis. Philip jadi tidak enak.
--
Sung Joong ke rumah Eul Soon. Dia melihat ke sekeliling dan teringat mengenai cerita kedua arwah kakek waktu itu mengenai pohon apel yang sehat mengambil nutrisi dari pohon apel yang mandul karena akar mereka saling terhubung. Sung Joong juga teringat mengenai Eul Soon yang selalu terluka saat bersama Philip dan juga hantu wanita yang mengatakan kalau Sung Joong tidak akan bisa menghentikannya.
Teman Eul Soon lewat dan melihat Sung Joong yang menunggu di depan rumah Eul Soon. Jadi, dia menelpon Eul Soon dan memberitahu kalau Sung Joong ada di depan rumah Eul Soon. Sudah 2 jam.
Eul Soon langsung bangun dari tidurnya dan keluar menyambutnya. Sung Joong datang membawa tahu karena Eul Soon baru keluar dari kantor polisi tadi.
“Aku bertemu dengan Yong Man di kantor polisi. Aku dengar luka di tanganmu hari itu terjadi setelah kita bertemu karena kamu melindungi Philip.”
“Aku juga baru tahu hari ini.”
“Berapa kali Philip selamat karena kamu?”
“Benar. Kebetulan yang aneh.”
“Kebetulan itu tidak ada. Semuanya pilihan. Saat pelaku itu menyerang dengan pisaunya, kamu memilih untuk mencengkeramnya. Tidak ada yang memintamu untuk menyelamatkan Philip dari gundukan tanah. Itu juga pilihanmu. Kebetulan dan takdir . Tidak ada yang tidak bisa dihindari. Semua itu hasil dari pilihan kita. Karena itu, jika mengubah pilihanmu, kamu bisa mengubah hasilnya.”
“Jadi, kamu bisa mengubah takdir?” gumam Eul Soon.
“Nona Oh. Hentikan ‘A Ghost's Love Story’,” pinta Sung Joong.

No comments:

Post a Comment