Thursday, September 6, 2018

Sinopsis Korean Drama : TIME Episode 21

0 comments


Sinopsis Korean Drama : TIME Episode 21
Images by : MBC
sinopsis di tulis oleh : Chunov (nama samaran) di blog k-adramanov.blogspot.com
Ji Hyun meminta Soo Ho untuk menikah dengannya. Awalnya, Soo Ho merasa terkejut mendengar ajakan Ji Hyun untuk menikah, tetapi dia tidak masalah. Dia bersedia menikah dengan Ji Hyun. Tapi, apa itu yang benar-benar Ji Hyun inginkan?
Ji Hyun mengundang Soo Ho masuk ke kamarnya. Dia bahkan berganti piyama, dan meminta Soo Ho untuk tidur di sebelahnya. Soo Ho tidak punya kuasa menolak karena Ji Hyun terus mengungkit janjinya yang akan membantu. Ji Hyun meminta Soo Ho untuk berfoto dengannya berdua di atas tempat tidur. Dia bahkan memerintahkan Soo Ho untuk tersenyum. Mereka berfoto seperti sepasang kekasih.
TIME
CEO Cheon memanggil Soo Ho dan marah karena pembatalan pernikahan yang Chae A umumkan. Soo Ho dengan tenang, menyuruh CEO Cheon untuk tidak khawatir. Dia akan memastikan perusahaan tidak akan jatuh ke tangan abangnya, Soo Chul. Dan dia cukup yakin jika ayahnya tidak akan sanggup mengusirnya dari rumah dan perusahaan, karena itu hanya akan membuat perusahaan merugi. Dia menyuruh CEO Cheon untuk bersabar, sebentar lagi CEO Cheon juga akan tahu apa yang terjadi di antaranya dengan Chae A.

CEO Cheon benar-benar speechless. Tidak tahu harus berkata apa lagi. Saat Soo Ho sudah pergi, CEO Cheon menghubungi Min Seok dan menyuruhnya untuk menyelidiki alasan Chae A berpisah dengan Soo Ho.
Ok Soon dan Soo Chul berkompromi mengenai pemutusan Chae A dan Soo Ho. Sebenarnya, hal itu menguntungkan pihak mereka, tetapi tetap saja mereka penasaran alasan tiba-tiba Chae A memutukan Soo Ho. Soo Chul dapat merasa kalau Ji Hyun pasti melakukan sesuatu.
Benar saja. Tidak lama, Ji Hyun datang ke kantor Ok Soon dan menyapa dengan ramah. Ok Soon dan Soo Chul terlihat tidak nyaman karena Ji Hyun terang-terangan datang ke perusahaan. Ok Soon meminta agar lain kali mereka membuat janji temu dan bertemu di luar, karena di sini terlalu banyak orang. Ji Hyun berpura-pura polos, dengan berkata kalau banyak orang yang menawarkan bantuan, tetapi saat dia minta tolong, dia takut malah tahu kalau orang-orang itu punya maksud tersembunyi.
Ok Soon tidak nyaman mendengar sindiran Ji Hyun, jadi dia langsung bertanya apa yang bisa dia bantu untuk Ji Hyun? Ji Hyun memberitahu kalau dia merasa kasihan pada Soo Ho, dan karena itu dia akan memaafkan Soo Ho. Ok Soon serta Soo Chul heran, bagaimanapun Soo Ho telah membunuh Ji Eun (ini anggapan mereka).
Ji Hyun dengan tenang memberi tahu kalau dia tidak ingin balas dendam. Dia akan memaafkan Soo Ho dengan cara yang akan membuat Ok Soon dan Soo Chul senang. Mereka tambah bingung dengan maksud Ji Hyun.
“Aku dan Soo Ho tidak ingin selamanya menjadi pembunuh dan korban. Kami ingin menjadi yang lain,” ujar Ji Hyun dan mengeluarkan fotonya berfoto berdua dengan Soo Ho di atas tempat tidur. “Aku ingin kami di kenal sebagai sesuatu yang istimewa.”
--
Chae A menemui Min Seok dan meminta maaf karena tidak menerima ajakan Min Seok kemarin untuk minum bersama. Dia ingin sendiri hari itu. Min Seok mengerti. Dia kemudian memberitahukan kalau CEO Cheon ingin tahu alasan Chae A memutuskan Soo Ho. Dan dia akan menunggu hingga Chae A mau memberitahu alasannya.
Chae A mendesah. Dia juga tidak tahu alasan apa yang harus dikatakannya agar semua orang bisa puas.
Tiba-tiba, Min Seok menerima telepon dari tn. Nam.
--
Min Seok kembali ke kantor dan melihat semua orang sedang heboh melihat berita di komputer. Berita dengan judul : Perpisahan Cheon Soo Ho karena Wanita Lain. Dan di cover berita ada foto Soo Ho tidur dengan Ji Hyun.
Tn. Nam meminta Min Seok untuk tidak khawatir karena mereka akan segera mengurus berita ini (menghapusnya). tetapi Min Seok bergumam kalau berita itu tidak akan bisa di atasi.
--
Ji Hyun sudah pulang. Ok Soon dan Soo Chul kembali berdiskusi. Mereka sekarang dalam keadaan bimbang dan tidak tahu apa untungnya bagi mereka jika membocorkan foto itu (foto Soo Ho dan Ji Hyun). Soo Chul juga tidak tahu, yang penting bukan mereka yang menyerbarkan, tetapi Ji Hyun sendiri yang menyebarkannya. Dan jika ada hasil dari penyebaran foto itu, mereka bisa untung, jika tidak ada, mereka tinggal membuang Ji Hyun.
Ok Soon akhirnya memutuskan untuk mengikuti apa yang Ji Hyun inginkan. Jika para wartawan mulai menyelidiki Ji Hyun karena hubungannya dengan Soo Ho, mereka pasti akan tahu siapa Ji Hyun dan apa yang sudah Soo Ho lakukan (mengenai Ji Hyun adalah kakak dari Ji Eun yang mati di kamar hotel saat bersama Soo Ho).
--
Min Seok mengajak Ji Hyun bertemu. Penampilan Ji Hyun benar-benar sudah berubah. Dia menjadi glamour dan berbicara dengan gaya seperti orang kaya. Dia bahkan menyapa Min Seok seolah tidak ada yang terjadi di masa lalu.
Min Seok to the point memberitahu kalau dia sudah melihat foto itu. Dia bertanya bagaiamana cara Ji Hyun bisa mengambil foto seperti itu bersama dengan Soo Ho? Ji Hyun dengan sinis menjawab kalau tidak sulit mengambil foto seperti itu, orang lain bahkan bisa melakukan lebih.
``
Min Seok bertanya rencana Ji Hyun mengambil foto seperti itu. Ji Hyun tidak mau memberitahu, apa untungnya dia memberitahu Min Seok? Min Seok saja bisa menyembunyikan fakta di balik kematian Ji Eun, jadi dia tidak bisa percaya lagi pada Min Seok.
“Jika sesuatu menimpaku, apakah kau akan melindungiku? Atau kau akan menyerang?” tanya Ji Hyun dengan dingin. “Tidak masalah. Apapun yang kau lakukan tidak akan mengejutkanku lagi. Sebaiknya, kau tidak terkejut dengan rencanaku selanjutnya.”
Ji Hyun kemudian pamit pergi karena punya acara lain.
--
Chae A juga melihat berita dan foto itu. Dia merasa marah dan langsung menghubungi Soo Ho.
Soo Ho menerima telepon dari Chae A, dan dia bersama dengan Ji Hyun. Soo Ho mengangkat telpon dan berkata akan menghubungi Chae A nanti, tetapi Chae A malah marah-marah dengan foto itu. Soo Ho akhirnya menyuruh Chae A untuk ke restoran dan menyelesaikan semuanya, yang sudah mereka lakukan selama ini. Chae A bingung mendengarnya, tetapi Soo Ho menyuruhnya datang dan menutup telepon.
“Hal yang disebut kebenaran ini… Lucu sekali. Meski matahari akan meledak pun, jika semua orang meyakini matahari masih ada, itu yang dianggap sebagai kebenaran. Hanya butuh beberapa menit agar cahaya matahari sampai ke bumi,” ujar Ji Hyun dengan nada sinis.
“Kamu benar. Meski matahari meledak pun, jika tidak ada yang tahu, keberadaan matahari tetap menjadi kebenaran. Tapi kamu tahu matahari sudah meledak. Kebenaran itu tidak akan berubah. Jika kamu ingin kebenaran terungkap, lakukanlah denganku. Pakai aku. Itu yang ku inginkan.”
“Kau serius?”
“Ya! Apapun hasilnya nanti.”
--
Chae A datang ke restoran dan sudah banyak reporter yang berkumpul dan bertanya mengenai kebenaran berita tersebut. Soo Ho keluar dan meminta para reporter menunggu sebentar, ada hal yang harus mereka bicarakan terlebih dahulu.
Chae A masuk ke dalam kantor bersama dengan Soo Ho. Dan disana sudah ada Ji Hyun yang menunggunya. Chae A terlihat sangat keki melihatnya dan dapat menebak kalau Ji Hyun adalah orang yang menyebarkan foto itu.
“Aku sudah berpikir. Apa yang bisa kulakukan dalam situasi ini? Apakah ini yang kuinginkan? Mengungkap kebenaran? Atau menghabiskan seumur hidupku tanpa cemas soal uang? Jika bukan itu… Pembalasan dendam yang kejam? Aku sadar mustahil mengungkap yang sebenarnya. Apa yang bisa kulakukan, tapi Soo Ho tidak bisa?” ujar Ji Hyun membuka pembicaraan.
“Jadi, apa maumu?” tanya Chae A langsung.
“Menjalani kehidupan baru. Aku ingin mengakhiri karma buruk kita dan memulai dari awal. Aku ingin membantu orang-orang sengsara lain seperti diriku. Agar mereka tidak perlu menderita seperti aku dahulu karena kekurangan uang.”
“Aku tidak mengerti yang kamu bicarakan.”
“Kamu menawariku uang dalam jumlah besar yang bisa membuatku bertahan seumur hidupku. Maukah kamu menyumbangkannya pada yayasan? Aku akan membantu yang kurang mampu. Aku juga ingin publik melihatku dan Soo Ho dengan sudut pandang berbeda. Bukan sebagai pembunuh dan korban, tapi sesuatu yang lain.”
“Jadi, kamu mengira dengan mengunggah foto-foto itu, orang mengira kalian berkencan?”
“Tidak, aku ingin kami menjadi lebih dari itu. Aku berpikir itu bisa membantu menjelaskan perpisahan kalian. Jika kamu menuruti perkataanku.”
“Memulai kehidupan baru dengan menolong yang tidak mampu. Sungguh itu yang kamu inginkan?” tanya Chae A dengan sinis.
“Jika tidak mau, kamu bisa menceritakan kebenarannya sekarang juga. Ceritakan persisnya soal perbuatanmu dan Cheon Soo Ho. Lalu tindakan Shin Min Seok untuk menutupi semuanya. Kamu bisa melakukan itu?” tantang Ji Hyun.

“Kamu membantunya merencanakan ini?” tanya Chae A dengan marah pada Soo Ho.
“Kamu tahu itu tidak benar. Kita bertiga merencanakan ini bersama. Turuti saja yang dia mau dan selesaikan ini untuk selamanya. Jika tidak, kita akan terus dihantui sampai mati atau mungkin setelah itu,” jawab Soo Ho.
“Bagaimana jika aku menolak?” tanya Chae A balik.
“Berarti kita akan terus berseteru,” jawab Ji Hyun. “Sampai orang tahu siapa aku. Kamu menginginkan itu? Jadikan aku sebagai orang yang kuinginkan. Sertakan Soo Ho dalam cerita itu. Kamu punya kuasa dan pengaruh.”
“Kamu ingin aku mengubahmu menjadi pekerja amal yang dipuja-puja?”
“Ya. Jadikan aku seperti itu. Agar aku bisa menghapus masa laluku. Agar diriku sendiri pun memercayai penyamaranku yang baru. Agar semua orang bisa menyemangatiku dan mendukung yang kulakukan. Jadikan aku sebagai orang itu.”
Dan akhirnya… Soo Ho dan Chae A menemui para wartawan menjelaskan kalau mereka putus karena dia tidak punya perasaan apapun pada Soo Ho. Dan jika ada alasan lain, mungkin karena wanita di foto itu. Tetapi, dia sudah mengenal wanita itu dan tahu kalau wanita itu (Ji Hyun) punya hubungan khusus dengan Soo Ho.
Soo Ho bercerita kalau ibunya meninggal saat masih kecil dan sejak saat itu, dia tidak punya semangat hidup. Tetapi, hidupnya berubah sejak bertemu Ji Hyun. Ji Hyun menjadi alasannya untuk hidup.
Ji Hyun yang dari tadi ada di belakang, mendengar sinis perkataan Soo Ho. Dia kemudian angkat bicara mengenai pertemuannya dengan Soo Ho dan menarik perhatian para reporter. Dia bahkan bercerita kalau mereka bertemu dalam kegiatan amal. Ji Hyun memberitahu kalau dia tidak punya keluarga dan karena itu Soo Ho selalu membantunya. Ayahnya meninggal karena sakit saat dia masih kecil, ibunya meninggal karena kecelakaan mobil dan adiknya bunuh diri.
Chae A dan Soo Ho tidak nyaman mendengarnya.
--
Konferensi pers besar dilakukan dengan di hadiri oleh Chae A, Soo Ho, Ji Hyun, Ok Soon dan Soo Chul. Chae A mengumumkan pemutusan hubungannya dengan Soo Ho, akan tetapi itu tidak akan mempengaruhi hubungan kerja sama antara grup Taeyang dengan grup W. Dan untuk membuktikannya, dia menyumbangkan 1 persen sahamnya ke yayasan Grup W (yang di pegang oleh Ok Soon). Soo Chul sangat senang mendengarnya.
Soo Ho juga membuat pengumuman akan menjual semua saham, obligasi dan propertinya untuk di sumbangkan. Dia akan menyumbangkan semua hartanya.
Soo Chul dan Ok Soon sampai kaget mendengarnya.
“Yayasan W dikelola oleh ibu Anda. Anda punya hubungan pribadi dengan Eun Chae A. Bagaimana kami bisa tahu sumbangan itu dipakai dengan tepat?” tanya reporter.
“Tidak perlu cemas. Karena aku bekerja di sini, semua penggunaan dana akan dipublikasikan kepada publik. Tidak sesen pun bisa disalahgunakan. Kuharap para reporter akan terus mengawasi kami. Selama Ibu memberiku izin,” jawab Ji Hyun.
Sebutan Ji Hyun menyebut Ok Soon dengan menyebut ‘ibu’ membuat Ok Soon teringat pembicaraannya dengan Ji Hyun sebelumnya.

Flashback
Ji Hyun memberitahu kalau dia akan menikahi Soo Ho. Soo Chul dan Ok Soon kaget, dan tahu kalau Ji Hyun mempunyai suatu rencana. Karena itu, mereka mau Ji Hyun memberitahu rencananya, agar mereka bisa membantu.
“Baiklah. Akan kuberi tahu yang kuinginkan. Selama acara terakhir, kalian tahu kenapa aku tidak memberi tahu semua orang? Meski kulakukan pun, aku tidak akan mendapatkan cukup kompensasi,” jawab Ji Hyun.
“Itukah alasanmu ingin menikah dengan Soo Ho?”
“Ya. Agar bisa mengambil berapa pun yang kuinginkan.”
End
--
Chae A memerintahkan dir. Yeo untuk mengubah identitas Ji Hyun, buat semua orang mengenal Ji Hyun sebagai malaikat, bukan dari kakak Seol Ji Eun. Dir. Yeo awalnya keberatan, tetapi akhirnya setuju. Dia yang memulai semua ini, jadi dia yangakan mengakhirinya.
Dir. Yeo bertemu dengan Ji Hyun, dan terlihat Ji Hyun tidak menyukainya.


Mulai di lakukan wawancara terhadap semua orang di dekat Ji Hyun. Dari pegawai restoran yang memuji Ji Hyun sangat baik dan bahkan memuat mereka naik gaji. Chef yang memuji kemampuan memasak Ji Hyun. Young Hee yang memberitahu kalau Ji Hyun suka membantu orang lain. Nenek pemulung yang waktu itu menerima jam dari Ji Hyun, dia menjual jam itu dan bisa membayar uang sekolah cucunya.
Dia mulai terkenal karena kebaikannya dan amal yang di lakukannya. Dia di beri julukan : Malaikat Derma.
Ji Hyun dan Young Hee melihat siaran itu di rumah.
“Jika kebohongan diulang secara terus-menerus, kebohongan itu akan menjadi kebenaran. Begitu besar kekuatan media. Mau itu kebohongan atau kebenaran, apakah mereka peduli?” ujar Ji Hyun.
“Kamu akan baik-baik saja? Kamu sedang memasuki sarang singa. Siapa yang tahu rencana mereka terhadap dirimu?” khawatir Young Hee.
“Orang-orang mengawasi, mereka tidak bisa berbuat apa pun. Akan kubuat seluruh dunia mengawasi kami.”
“Apa yang akan kamu lakukan setelah menikah?”
“Rencanaku menjadi terkenal. Sampai orang mendengarkanku. Tiap kata yang kukatakan. Sampai semua orang memercayai kebohonganku. Sampai perkataanku menggerakkan orang. Aku akan menjadi terkenal. Semua hal yang mereka lakukan. Seluruh dunia akan tahu soal mereka. Aku cuma menginginkan satu hal dari awal.”
Support penulis hanya dengan membaca sinopsis ini di k-adramanov.blogspot.com. Terimakasih. Happy Reading.


No comments:

Post a Comment