Type something and hit enter

By On

Sinopsis Drama Taiwan – Hello Again Episode 08 – 3
Images by : SET TV , TTV, iQiyi

Tn. Jiang menyambut mereka dengan ramah. Zi Hao duduk di sofa yang sama dengan Ke Ai, lho. Tn. Jiang memuji kinerja Zi Hao karena benar-benar bisa membuat NTD 50juta dalam sebulan.

“Biar ku perkenalkan. Ini adalah Liang Zi Jie, wakil manager. Dan ini…”
“Aku kenal,” ujar tn. Jiang. “Putri dari pemilik bank Ju Bang. Aku ingat kalau kalian berdua ada di berita skandal.”
Suasana langsung terasa canggung.
“Chang Ke Ai, aku akan mengingat nama ini dengan baik,” ujar tn. Jiang. “Aku dengar target yang bisa di capai semuanya karena mu.”
Zi Hao langsung tersenyum surimgah, seolah dia yang di puji.
“Aku harus berterimakasih pada Xiao Gang karena sudah memperkenalkanmu padaku,” lanjut tn. Jiang. “Kapan kau bisa mulai kerja di perusahaanku?”
Semua tentu terkejut dengan pertanyaan tidak terduga itu. Benar-benar semuanya, termasuk Xiao Gang. Tapi, tentu Xiao Gang berharap Ke Ai bisa menerima tawaran tn. Jiang.
“Sebagaimana yang kau tahu, aku adalah dealer dari 3 brand kosmetik Eropa. Tapi ketika berhadapan dengan outlet dan teknik jualan, aku benar-benar tidak mengerti. Aku berharap untuk dapat meminjam beberapa orang berbakat dari tn. Yang. Aku harap Ke Ai bisa bekerja di perusahanku,” jelas tn. Jiang. “Disamping itu, dia mengenal Xiao Gang dengan baik. Aku rasa mereka bisa langsung kompak jika bersatu. Mereka dapat menjadi team yang sempurna. Bagaimana?”
“Aku…”
“Tidak bisa. Chang Ke Ai tidak boleh meninggalkan Hua Li,” tegas Zi Hao.
“Kenapa? Kenapa SPG kecil sepertinya menjadi sangat penting bagimu hingga dia tidak bisa meninggalkan perusahaanmu?”
“Jika dia tidak penting, kau tidak akan mencoba merekrutnya menjadi karyawanmu,” balas Zi Hao. “Di samping itu, Chang Ke Ai bukan hanya seorang SPG. Dia milikku.”
Semua terkejut dengan pernyataan tiba-tiba Zi Hao. Dan Zi Hao menambahkan kalau Ke Ai adalah sekretaris terpercaya-nya. Semua tambah bingung. Li Jian yang lebih bingung, kan dia sekretarisnya Zi Hao. Ke Ai juga bingung dan bertanya dengan berbisik, sejak kapan dia jadi sekretaris. Zi Hao membalas dengan berbisik juga kalau itu mulai hari ini. Ke Ai mendapatkan promosi dan naik tingkatan.
Tn. Jiang masih belum menyerah dan menyuruh agar Ke Ai yang menjawab tawarannya. Suasana menjadi tegang menanti jawaban Ke Ai.
“Aku memutuskan untuk tetap tinggal (di Hua Li). Aku berhutang padanya. ketika aku dalam keadaan yang sangat membutuhkan bantuan, dia yang menolongku. Dia membantuku tanpa meminta apapun sebagai balasannya. Jadi, selama aku masih berguna atau dia membutuhkan bantuan apapun, aku akan tetap di sisinya, di Hua Li,” jawab Ke Ai. “Ini bukan karena aku sudah berjanji padanya. Ini karena…” dan Ke Ai mengingat semua kebaikan Zi Hao padanya. “Kami adalah pasukan yang sama.”
Zi Jie senang mendengar jawaban Ke Ai tersebut. Jammie juga tersenyum. Hanya Xiao Gang yang tampak kecewa.
Untunglah, Tn. Jiang bisa menerima jawaban Ke Ai. Dia semakin suka dengan Ke Ai, karena Ke Ai setia. Tapi, Ke Ai tidak usah langsung memutuskan dan bisa memikirkannya selama beberapa hari. Jika Ke Ai berubah pikiran, bisa memberitahunya. Dia akan menunggu Ke Ai.
Usai pembicaraan serius tersebut, tn. Jiang akhirnya mengajak untuk berpesta. Dia sudah menyiapkan BBQ di depan dan juga ada berbagai minuman untuk mereka semua.

Saat semua orang mulai turun ke bawah, tn. Jiang berbisik pada Xiao Gang untuk lebih aktif seperti Ke Ai, atau dia akan kehilangan Ke Ai begitu saja. Mereka tidak tahu kalau Zi Jie menguping pembicaraan mereka tersebut. Dia mendengar kalau tujuan sebenarnya mengundang Ke Ai adalah untuk membuat kesempatan bagi Xiao Gang. Dia sudah mengatur segalanya dan sekarang ini hanya tinggal Xiao Gang yang harus memanfaatkannya dengan baik.
Di halaman, Xiao Gang sibuk memanggang daging sementara Li Jian berdiri di sebelahnya sibuk memakan daging. LOL. Ke Ai dan Jammie duduk di meja dan menikmati minuman. Zi Jie dan Zi Hao duduk agak jauh. Zi Jie berbisik memberitahu Zi Hao kalau hari ini, Xiao Gang akan mengakui perasaan pada Ke Ai.
“Apa?!” teriak Zi Hao dan semua langsung menatap padanya.
“Diam. Duduk dulu. Kau terlalu ribut!”
“Kau serius? Dia akan mengakui perasaan pada Chang Ke Ai?”
“Ya, kau harus cepat. Dia sudah hampir menyatakan. Kau harus mengejarnya.”
“Bagus. Liang Zi Jie, terimakasih untuk informasimu. Kau pegang perkataanku ini, jika departemen makanan yang kau pegang mengalami kerugian, aku yang akan membayarnya!”
“Jangan bilang gitu. Aku itu bukannya ada di departemen mana saja membuat mereka jadi rugi, ya! Kau jangan malah menyumpahiku seperti itu,” tegur Zi Jie.  
“Oh ya, benar juga. maaf.”
“Tidak masalah. Tapi hanya sejauh ini aku bisa membantumu. Aku adalah sepupumu tapi dia juga adalah seniorku. Sangat sulit memilih untuk memihak yang mana.”

Zi Hao mengerti, dia tidak mau kalah. Zi Jie membenarkan dan menyuruh Zi Hao untuk menyatakan perasaan pada Ke Ai. Zi Hao setuju. Dia akan menyatakan perasaan pada Ke Ai.
Tapi, udah itu Zi Hao bertanya dengan heran, kenapa Zi Jie ikut semangat? Zi Jie dengan senang menggoda kalau dia tahu Zi Hao itu menyukai Ke Ai. Zi Hao kesal mendengar godaan Zi Jie.

Zi Hao masuk ke dalam villa untuk mengambil minuman. Tapi, sudah di dalam, dia malah melihat group fansclubnya. Dia senang karena makin banyak orang yang bergabung di dalam group tersebut. Kebetulan, tn. Jiang melihatnya dan mengajaknya ngobrok sebentar. Dia sudah membaca kontrak dan tidak ada masalah, jadi dia akan menandatanganinya dalam beberapa hari ke depan. Zi Hao senang mendengarnya. Tn. Jiang ingin membahas lebih lanjut mengenai tata letak tokonya nanti dan desainnya. Mereka sangat akrab membicarakan hal tersebut.
--

Xiao Gang menyingkir ke tempat sepi dan menerima telpon.
“Tenang dan katakan ulang apa yang terjadi,” ujar Xiao Gang.
Dan yang menelpon adalah Wen Wen. Dia panik dan memberitahu kalau Tiger dan anak buahnya datang lagi ke pasar. Mereka sepertinya tahu kalau Yang Zi Hao dan Chang Ke Ai, dan Xiao Gang tidak ada, jadi mereka sengaja datang. Mereka datang dan menaikkan sewa hingga NTD 5.000, dan jika ada yang menolak, mereka akan di bawa dan di pukuli. Pokoknya situasi sekarang sedang kacau. Dan dia tidak tahu harus melakukan apa.
Xiao Gang memintanya untuk tenang. Dia akan segera ke sana. Tapi, Wen Wen harus berjanji padanya, jangan sampai Ke Ai tahu hal ini.


1 komentar:

Tolong Tinggalkan Komentar, Kritik, ataupun Saran untuk Perubahan yang Lebih Baik!!! ^^

Click to comment