Saturday, June 22, 2019

Sinopsis Chinese Drama : Nice To Meet You Episode 17-1

0 comments

Sinopsis Chinese Drama : Nice To Meet You Episode 17-1
Images by : Hunan TV
Gao Jie pulang kerja bersama dengan Yu Zhi, tapi dia sudah langsung mau menggambar desain lagi. Yu Zhi langsung memasang wajah cemberut karena Gao Jie tidak ada waktu untuknya dan lagi tadi di pabrik mereka sudah bersikap seperti orang yang tidak saling mengenal. Gao Jie langsung mencium pipi Yu Zhi agar tidak lagi cemberut. Dia juga menjelaskan kalau dia sudah berjanji pada dirinya sendiri untuk menggambar setidaknya 1 desain perhari. Dari pagi dia sudah sibuk melakukan pengarsipan dan kemudian di suruh ke pabrik, jadi dia belum sempat mendesain apapun hari ini.
Yu Zhi mengerti dan bertanya alasan Gao Jie ke pabrik, padahal itu bukan tugas Gao Jie. Gao Jie hanya menjawab kalau itu adalah pekerjaannya. Yu Zhi curiga kalau ada seseorang yang membully Gao Jie di kantor. Tapi, Gao Jie berbohong, tidak ada yang mengganggunya.
Gao Jie kemudian bertanya pada Yu Zhi kalau tadi dia ada menemukan daftar klien dan tertulis : Inlaying cinta dan penghargaan, apa itu?
“Itu adalah tradisi Rui Hua. Nenek ku berpikir demikian dukungan klien yang membangun perusahaan. Jadi, dia menjadi tuan rumah acara setiap tahun dan mengirim hadiah kepada beberapa klien kami untuk menunjukkan penghargaan mereka,” jelas Yu Zhi.
Gao Jie mengangguk mengerti.
--
Gao Hui melakukan wawancara untuk menjelaskan karya seri Hui Xin yang akan segera di terbitkan. Yu Zhi ada di sana untuk menemaninya wawancara. Setelah selesai wawancara, wartawan meminta izin untuk mengambil foto Gao Hui. Gao Hui setuju, tapi dia meminta di foto dengan Yu Zhi.
“Oh, Anda adalah GM dari Huixin. Aku kira tadi Anda adalah pacar Nona Gao,” komentar wartawan. “Kalian berdua mewakili talenta baru dari Industri Perhiasan. Jika kalian berdua bisa berfoto bersama, apa boleh aku menggunakannya sebagai sampul majalah? Hal itu akan menjadi iklan yang lebih baik lagi untuk Hui Xin.”

Yu Zhi terdiam dan memikirkan hal itu. Akhirnya dia setuju untuk berfoto bersama. Tapi, tidak ada senyum di wajahnya, hanya Gao Hui yang tersenyum bahagia sambil menggenggam lengan Yu Zhi dengan erat.
Selesai berfoto dan dalam perjalanan pulang, Gao Hui memuji hasil foto mereka tadi yang bagus. Dan dia ingin meminta foto itu dari wartawan tadi untuk dia letakkan di meja kerjanya. Yu Zhi menjawab terserah Gao Hui saja, tapi dia hanya ingin mengingatkan satu hal : Jika seseorang salah paham mengenai hubungan kita, akan buruk bagimu.
“Aku tidak takut akan hal itu. Foto ada untuk di lihat orang,” jawab Gao Hui. “Oh ya, Yu Zhi, terimakasih telah melakukan wawancara denganku. Aku baru saja kembali dari Amerika dan aku butuh banyak publikasi. Kau membantuku mempublikasikan namaku atas nama perusahaan, dan itu lebih baik daripada apapun.”
“Membantumu sama dengan membantu diriku sendiri.”
Saat itu, Gao Hui mengajak Yu Zhi makan bersama, tapi Yu Zhi tidak mengiyakan dan menyuruh agar mereka menemui Yu Yi dulu. kebetulan Gao Jie lewat, dan melihat Gao Hui yang hendak menggenggam lengan Yu Zhi. Yu Zhi langsung mengangkat tangannya agar tidak bisa di genggam Gao Hui.
“Kenapa kau masih di sini?” tanya Gao Hui, ketus. “Pabrik membutuhkan orang sepanjang waktu. Jangan malas.”
“Aku di sini untuk mengambil beberapa dokumen. Aku akan pergi sekarang,” uajr Gao Jie dan berlalu pergi.
Setelah Gao Jie pergi, Yu Zhi dengan dingin bertanya pada Gao Hui, apakah di tim Inlay sudah ada cukup banyak desainer? Kenapa sampai harus mengirim orang desain ke pabrik? Gao Hui langsung beralasan kalau bagus untuk seorang pemula untuk membiasakan diri dengan alur kerja di pabrik. Juga, dia merasa kalau Gao jie senang melakukannya.
--

tn. Wang masih saja beralasan kalau rasio desain salah dan tidak bisa di selesaikan. Gao Jie meminta agar mereka mencari jalan keluar lain. Tapi, tn. Wang terus saja ngdedumel. Dia juga membahas mengenai Gao Hui yang sangat temperamen padahal masih muda. Gao Jie meminta izin untuk membawa draft desain untuk mencari jalan keluarnya. Jika mereka tidak bisa selesai, pasti mereka akan di salahkan.
“Baiklah. Itu satu-satnya cara. Kami tidak ingin merusak reputasi kami karena masalah ini,” setuju tn. Wang.
--

Gao Hui berada di bar dan Yu Yi menghampirinya. Gao Hui langsung kesal karena Yu Yi datang sendirian, mana Yu Zhi? Yu Yi menjawab kalau Yu Zhi masih harus menyelesaikan beberapa pekerjaan. Tapi, karena Yu Zhi tidak ada, dia ingin memberitahu suatu hal pada Gao Hui.
“Aku kakak sepupu Yu Zhi dan teman sekolahmu, jadi kalian berdua sangat penting bagiku. Aku harus bertanggung jawab atas kalian berdua. Hui Hui, jujur saja, apa pendapatmu mengenai Yu Zhi?”
“Senior, kau mengenalku. Aku memiliki banyak pengagum, tetapi Yu Zhi berbeda. Dia tampaknya tertarik padaku, tetapi dia tidak berusaha keras untuk mendapatkanku. Dan kelihatan memperlakukanku sebagai teman biasa. Dia menjaga jarak dariku sepanjang waktu. Semakin sulit dia di mengerti, semakin aku ingin mendapatkannya.”

Yu Yi menilai kalau Gao Hui tidak begitu menyukai Yu Zhi, tetapi hanya ingin mendapatkannya karena merasa tertantang. Gao Hui tidak peduli karna Yu Zhi kan belum punya pacar juga. Yu Yi terdiam, tidak berani memberitahu kalau Yu Zhi sebenarnya sudah punya pacar, Gao Jie.
Yu Yi akhirnya menawari untuk menjodohkan Gao Hui pada orang yang lebih baik dari Yu Zhi. Karena Yu Zhi sekarang ini hanyalah berfokus terhadap Rui Hua dan tidak punya waktu untuk hal lainnya. Mendegar hal itu, Gao Hui jadi agak kesal. Kan awalnya Yu Yi yang berusaha menjodohkannya dengan Yu Zhi, kenapa sekarang seperti ingin menjauhkannya? Apa Yu Zhi punya pacar?
“Tidak. Hui Hui, kau terlalu kompetitif. Aku takut kalian akan menjadi musuh jika tidak bisa menjadi kekasih. Kita bertiga hanya memiliki hubungan kerja. Aku benci melihat bahwa pekerjaan kita di pengaruhi oleh urusan pribadi.”
“Aku kompetitif? Senior pun demikian, selalu hanya bicara soal pekerjaan,” balas Gao Hui. Dan tiba-tiba dia menatap wajah Yu Yi dengan seksama hingga membuat Yu Yi merasa grogi. “Sekarang, ku perhatikan dengan seksama, kau juga pria yang imut. Kau masih lajang. Apakah kau mencoba menikah dengan karier-mu?”
“Aku akan mempertimbangkan itu,” jawab Yu Yi gugup.
Gao Hui tersenyum melihat sikapnya itu.
--
Gao Jie bekerja lembur di kantor. Saat itu, dia mendapat telepon dari CEO Ju. CEO Ju protes karena Gao Jie tidak menghubunginya padahal dia sudah menunggu telepon Gao Jie. Dia ingin memberitahu kalau dia sudah menyelidiki yang terjadi di kompetisi waktu itu, dan dalangnya adalah Wu Xiaoci. Dia juga sudah memiliki buktinya.
“Aku dengar bahwa karya Gao Hui akan segera di pasarkan. Ini adalah kesempatan terakhirmu. Aku rasa masuk akal untuk menukar kegagalannya dengan kesuksesanmu,” tawar CEO Ju.
Gao Jie mematikan ponselnya, dia bingung harus bagaimana. Mengkhianati Rui Hua dan membersihkan nama baiknya, atau sebaliknya.
Dan muncullah Yu Zhi dengan membawa kantong berisi makanan. Itu untuk makan malam Gao Jie. Gao Jie tersenyum dengan perhatian Yu Zhi padanya. Tetapi, dia kemudian membahas mengenai wawancara Yu Zhi bersama Gao Hui tadi, yang bahkan sudah ada di situs perusahaan.
“Apa? Kamu cemburu?” goda Yu Zhi.
Gao Jie tentu membantah. Tapi, Yu Zhi malah senang karena Gao Jie benar-benar cemburu padanya. Itu kan membuktikan perasaan Gao Jie padanya.
“Jika kau merasa tidak nyaman dengan Gao Hui dan aku, kita bisa go public. Jangan khawatir tentang hal lainnya. Aku akan mengurus semuanya. Tetap bersamaku.”
“Siapa yang tahu berapa banyak hati gadis yang akan hancur jika kita go public? Aku masih ingin bertahan di perusahaan ini.”
“Baiklah.”
Yu Zhi kemudian bertanya kenapa Gao Jie masih kerja lembur hingga selarut ini? padahl siang hari Gao Jie juga harus ke pabrik. Padahal Gao Jie kan adalah desainer, tapi kenapa melakukan pekerjaan asisten? Jika Gao Hui terus mengintimidasi, dia akan bicara dengan Gao Hui besok.
“Aku masih baru, jadi aku melakukan lebih banyak tugas daripada yang lain. Juga, di tambah desas-desus di kompetisi kreatif, aku tidak kaget jika dia bersikap begitu padaku. Pabrik terus mengatakan bahwa rancangan ini memiliki masalah. Mereka menyalahkan perancang karena tidak berkomunikasi dengan mereka. Jadi, aku pikir aku harus membawanya kembali dari pabrik untuk mencari tahu apakah ada solusinya.”
“Itulah seharusnya pekerjaan desainer. Dan pacarku bekerja lembur di sini dan bekerja keras. Terimakasih.”
“Ini bukan pekerjaanku, tapi pekerjaan grup Inlay. Aku tidak bisa meninggalkannya begitu saja.”
Yu Zhi tersenyum manis. Dan bahkan dengan manisnya, mulai menyuapi Gao Jie makan.
--

Rapat internal grup Inlay di adakan kembali untuk memilih desain yang akan di tampilkan di Musim Panas tahun ini. Yu Zhi juga ada di sana untuk memberikan beberapa saran. Saat itu, Gao Jie masuk ke dalam ruang rapat dengan membawa banyak botol minum untuk peserta rapat.

Melihat hal itu, Yu Zhi langsung melotot kesal pada Gao Hui. Gao Hui takut melihat tatapannya dan mengalihkan mata. Yu Zhi membantu membagikan botol minum itu. Gao Hui yang menyadari kalau Yu Zhi tidak berhenti melotot padanya, akhirnya menyuruh Gao Jie berhenti membagikan botol minuman dan ikut rapat dengan mereka.

Manager Ye mulai menjelaskan desain yang telah grup Inlay buat dan berkata kalau desain ini terinspirasi dari Gao Hui. Gao Hui langsung tersenyum senang karena mereka memujinya di depan Yu Zhi. Dia balik memuji mereka yang berhasil membuat desain yang bagus karena mendengar saran darinya. Dia menanyakan pendapat Yu Zhi.

“Liontin di gelangnya cukup spesial. Desain yang berat. Sebuah liontin dengan diameter 4 sentimeter, sudah cukup berat tanpa batu kan? Pekerjaan finishing akan mencapai berat 20 gram. Pernahkan kalian memikirkan berat badan? Kalian ingin klien memegang bel bodoh?! Klien kita membutuhkan gelang yang cantik dan mudah di kenakan dengan harga bagus. Apakah kalian akan membeli gelang ini ketika kalian berusia 20 tahun?” marah Yu Zhi. “CEO akan melihat semua produk Hui Xin. Sejauh ini tidak ada produk jadi. Bahkan aku mendapat keluhan dari pemilik pabrik.”
Manager Ye langsung sibuk membuat alasan kalau semua sedang sibuk membuat desain untuk seri Musim Panas, karena itu pabrik sedikit terabaikan. Yu Zhi langsung melotot padanya. Sementara Gao Hui tampak kesal karena Yu Zhi tidak menyukai desain itu.
“Departemen desain tidak hanya harus memiliki rancangan yang indah, tetapi juga perlu mengawasi produk finishing. Mulai sekarang, perancang akan pergi mengawasi pekerjaannya sendiri!” perintah Yu Zhi. “Aku ingin melihat hasil akhirnya minggu depan.”

Dan Gao Hui langsung melotot pada Gao Jie.
--

Selesai rapat, Gao Hui langsung memanggil Gao Jie ke ruangannya. Dengan marah, dia bertanya apa yang sudah Gao Jie lakukan? Dia memerintahkan untuk mengawas pabrik dan apa yang terjadi? Mana sampelnya?
Gao Jie hendak memberitahu kalau ada masalah pada desain Gao Hui, tapi Gao Hui langsung berkata kalau desainnya baik-baik saja. Yang salah adalah Gao Jie atau para pekerja pabrik itu! Dia akan memberi Gao Jie waktu 3 hari, jika sampai 3 hari, dia belum melihat sampelnya, maka Gao Jie jangan kembali bekerja!
“Baik. Aku akan mencoba bicara pada pekerja pabrik dan minta menyelesaikan sampel,” ujar Gao Jie. “Jika aku tidak bisa mendapatkan sampel sesuai dengan konsep, tentu saja aku tahu apa yang harus ku lakukan.”
--
Gao Hui pergi ke pantry dan berjumpa dengan Yu Yi. Dan Yu Yi langsung membuatkan Gao Hui kopi dengan cream ganda tanpa gula. Dan tiba-tiba dia bertanya bagaimana para bawahan Gao Hui? Gao Hui langung menjawab kalau sama seperti yang Yu Yi pikirkan. Pokoknya, baginya Gao Jie itu hanyalah membuat masalah. Ditambah lagi, Yu Zhi malah meminta sampel segera di siapkan. Yu Yi jadi khawatir karena sejak Gao Jie bergabung selalu saja ada masalah.
“Tenang saja. Dalam tiga hari, aku akan membuatnya pergi!” tekad Gao Hui.
--

Yu Yi menemani Gao Hui berbelanja. Dan Gao Hui langsung tertarik melihat dasi. Jelas, dia ingin membelikan dasi untuk Yu Zhi, dan dia meminta pendapat Yu Yi. Yu Yi tidak tahu dasi itu untuk siapa, jadi dia agak tersentuh saat Gao Hui mencobakan dasi itu padanya. Dan bahkan berkata dasi itu cocok untuk Yu Yi.

“Jadi, aku berbelanja denganmu untuk…,” senang Yu Yi.
“Benar! Kau di sini untuk memberikanku saran untuk hadiah yang mau ku beli. Aku tidak tahu mana yang akan Yu Zhi sukai. Kau kan saudaranya, kau pasti tahu apa yang Yu Zhi sukai.”
Yu Yi kecewa karena sudah hampir salah paham. Dia memberitahu Gao Hui kalau Yu Zhi tidak suka memakai dasi, jadi percuma di belikan. Gao Hui langsung meminta saran Yu Yi, mau beli apa bagusnya? Yu Yi mengajak Gao Hui untuk berkeliling melihat dulu.
--

Gao Jie masih berada di pabrik dan mencoba memikirkan desain Gao Hui yang sangat sulit di lakukan.
“Tidak peduli seberapa mewah desainnya, apa gunanya jika tidak bisa di buat?” pikri Gao Jie. Karena itu, dia berusaha menggambar ulang desain itu menjadi lebih sederhana.
Dia kemudian pergi menemui Zi Yun dan menunjukkan desain Gao Hui dan desainnya yang sudah di sederhanakan itu. Zi Yun tertawa karena baru sadar kalau gadis yang di bicarakan tn. Wang adalah Gao Jie.
“Aku sudah berkerja di Rui Hua sangat lama dan mengenal pekerja pabrik dengan cukup baik. Aku mendengar dari mereka bahwa ada seorang gadis baru yang tahu banyak tentang produksi. Ternyata adalah kau Gao Jie,” puji Zi Yun. “Draft desain memang menyederhanakan produksi setelah kau memperbaikinya, dan kamu bahkan tidak mengurangi kecantikannya. Gao Jie, kau mewarisi bakat ibumu.”
Gao Jie tersenyum mendengarnya. Tapi, ada yang membuatnya khawatir karena akan sulit memasukan desain baru ini ke produksi. Karena itu dia ingin meminta bantuan dari Zi Yun. Zi Yun bersedia membantunya.


No comments:

Post a Comment