Sinopsis K- Drama : Angel’s Last Mission Love Episode 9 - part 3


Sinopsis Angel’s Last Mission : Love  Episode 9 – Part 3
Network : KBS2

Yeon Seo keluar mengikuti Kim Dan, dan merebut hapenya. “Apa ini? Mengapa kamu menelpon sekretaris ku?” tanyanya pada Ni Na.
“Apakah itu kamu, Yeon Seo? Aku menelpon Kim Dan, karena aku tidak tahu nomor hape mu. Bisakah kamu keluar sebentar?” tanya Ni Na.
Yeon Seo memandang Kim Dan dengan tajam. Dia menjawab tidak mau kepada Ni Na, dan dia berencana tidak ingin melihat Ni Na, jadi Ni Na tidak perlu menghubungin sekretarisnya lagi. Lalu setelah mengatakan itu, Yeon Seo mematikan telpon Ni Na.

“Kamu tidak bisa… kamu tidak bisa hanya menutup telponnya seperti itu,” keluh Kim Dan.
“Bagaimana kamu mengenalnya? Apakah kalian berdua dekat?” balas Yeon Seo, bertanya.
“Aku bertemu dengannya beberapa kali secara kebetulan,” jawab Kim Dan, gugup.
“Kamu telah berkeliling dan memukul wanita. Jika kamu bertemu dengannya beberapa kali lagi, kamu mungkin bisa membuat apa yang tidak bisa terjadi menjadi kenyataan,” balas Yeon Seo, dia salah paham Kim Dan mencoba melakukan pendekatan dengan Ni Na. Dia mengembalikan hape Kim Dan, dan mengajak Gu Reum untuk berjalan2.
Dengan bingung, Kim Dan pun mengikuti Yeon Seo.
Ketika Yeon Seo membuka pintu gerbang, dia melihat bahwa ternyata Ni Na berdiri didepan gerbangnya. Dan dia bertanya mengapa Ni Na bertingkah menyedihkan ditempanya.
“Ambil ini. Selamat atas rehabilitasimu, dan aku mendukungmu,” kata Ni Na sambil memberikan sebuah kotak pada Yeon Seo. Tapi Yeon Seo tidak mau mengambilnya. Jadi Ni Na memberikannya pada Kim Dan, lalu dia membuka kotak yang dibawanya.

Didalam kotak itu ada sebuah sepatu balet. Yang merupakan tantangan untuk Yeon Seo melawannya dalam kompetisi balet, karena dia percaya bahwa dirinya telah berkembang banyak selama 3 tahun terakhir. Jadi dia mau secara resmi bersaing dengan Yeon Seo.

“Mengapa kamu semua begitu bertekad? Menyebut ini perang dan kompetisi,” komentar Yeon Seo dengan malas.
“Aku harap kamu dapat kembali seperti semula. Aku hanya bisa diakui setelah kamu menjadi lebih baik. Bersiaplah, Yeon Seo. Aku akan berusaha keras juga,” jelas Ni Na dengan percaya diri. Lalu dia pergi.


“Orang yang baik,” komentar Kim Dan. Mendengar itu, Yeon Seo bertanya bagaimana dengan dirinya. Dan dengan gugup, Kim Dan langsung mengalihkan pembicaraan, dia bertanya haruskah dia meletakan barang ini di kamar Yeon Seo.
“Buang itu,” kata Yeon Seo, tampak kesal.

Setelah konfrensi pers. Beberapa komentar negatif di SNS karena insiden video itu, berubah menjadi dukungan dan dorongan. Lebih dari 80 persen dari mereka adalah komentar positif. Jelas Ru Na kepada semua pemegang saham. Dan semuanya bertepuk tangan, mendengar kan berita baik itu.

Ny. Choi maju kedepan dengan percaya diri, dan mulai menjelaskan kabar yang dimilikinya. Seseorang bernama Ishikawa Seiji yang berasal dari Jepang ada menghubungin secara rahasia. Seiji adalah Pria yang bernilai lebih dari miliaran dolar, sponsor terbesar balet Bolshoi. Seiji menjadi tertarik pada balet Korea. Dan ini adalah kesempatan besar untuk Fantasia menjadi terkenal di dunia.

“Begitukah? Kapan kamu akan selesai? Direktur Choi dan Ketua Geum (Tn. Choi, suaminya Ny. Choi), kapan kalian berdua berhenti?” tanya seorang pria pemegang saham tiba2 saja. (Kita sebut Tn. A aja biar gampang diingat ya? >.<)
“Maksud Anda apa?” tanya Ny. Choi, terkejut.

“Desas-desus itu beredar. Dia meminta untuk mengambil Fantasia kembali,” jawab seorang wanita pemegang saham yang lain. (Kita sebut Ny. B aja biar gampang diingat ya? >.<)
“Aku tidak yakin apakah kita harus mendiskusikan masalah penting ini dengan seseorang yang akan segera berhenti. Pikirkan tentang itu. Proyek tahun ini benar2 berubah, ketika Direktur Artistik berubah,” kata Tn. A.


Ru Na ingin menjawab, tapi Ny. Choi langsung menyela. “Saya bisa menyerah pada segalanya dan pergi besok, jika saya harus. Tapi saya tidak bisa. Tidak, saya tidak akan. Saya yakin Anda semua sadar, cinta dan gairah yang saya masuk kan ke Fantasia selama 3 tahun terakhir. Saya melakukan itu karena cintaku pada Yeon Seo. Saya ingin mengembalikan teater balet yang solid, ketika keponakan saya kembali sebagai wanita yang sehat. Tapi Yeon Seo tidak baik dalam tubuh dan pikiran.”

Tn. A membela Yeon Seo. Menurutnya hanya penari yang mengetahui kondisi mereka sendiri. Dan dia mempertanyakan, apakah Ny. Choi mengadakan konferensi pers tanpa memikirkan hal2 seperti itu.
“Apakah Anda harus melihatnya untuk mempercayainya?” tantang Ny. Choi. “Saya sedang berpikir untuk Fantasia Night. Anda dapat memeriksa nya selama acara. Tentu saja, orang yang menginginkannya untuk sepenuhnya sembuh adalah …. Saya.”
Dikantor. Ny. Choi serta Ru Na menjelaskan mengenai Fantasia Night kepada Kang Woo. Fantasia Night adalah acara yang diadakan untuk para sponsor, mereka akan melakukan pertunjukan, mengadakan pesta, dan menyapa orang juga.
Dan Kang Woo mengerti, tapi dia mempertanyakan kenapa mereka tidak melakukannya diakhir tahun saja, setelah selesai dengan pertunjukan besar.

“Karena kamu dan Yeon Seo mendatangkan malapetaka diteater balet. Jadi semua jadwal kami kacau. Jadi kalian berdua harus datang,” kata Ny. Choi, beralasan.
“Yeon Seo juga?” tanya Kang Woo.
“Dia pemiliknya disini. Tentu saja, dia harus menyambut tamunya. Kami mengharapakan tamu yang sangat istimewa dari jepang. Ishikawa Seiji, kamu kenal kan?” jawab Ny. Choi. (Kepadahal dia berniat mempermalukan Yeon Seo, dan memperlihatkan ketidak bagusan Yeon Seo pada para pemegang saham).

“Tentu saja, saya kenal. Sponsor besar dunia balet, dan lelaki tua dengan tangan kotor,” balas Kang Woo, tidak senang.
Ny. Choi menegaskan bahwa semua seni membutuhkan uang, jadi dia harap Kang Woo memperbaiki ucapan Kang Woo. Karena Seiji dikenal memberi tak terhitung jumlah uang kotornya, ketika dia melihat apa yang dia lihat.
“Membuat balerina berdiri disebelah sponsor seolah- olah itu bunga? Aku tidak melakukannya. Aku tidaka kan membuat balerina ku melakukan itu,” jelas Kang Woo. Lalu dia pergi.

Ru Na mengomentari Kang Woo yang menyebut ‘balerina- ku’ pada saat ini. Itu berarti Kang Woo tidak peduli tentang siapapun selain Yeon Seo. Dan Ny. Choi membalas bahwa itu karena Yeon Seo adalah peran utama mereka, dia mengatakan itu sambil tersenyum jahat.

Kang Woo memperhatikan latihan semua orang, dan memberikan saran untuk setiap gerakan mereka bila ada yang salah. Lalu kemudian dia menjelaskan mengenai Fantasia Night kepada mereka, dan dia merasa bahwa mereka tidak perlu melakukan sesuatu yang istimewa untuk itu.

Latihan antara Ni Na dan Yi Geon dimulai. Bibir mereka berdua bersentuhan diakhir tarian. Melihat itu, Kang Woo teringat tentang Yeon Seo dan Kim Dan yang berciuman ditaman. Dengan kesal, dia pun berdiri. Dan semuanya menjadi bingung ada apa.
 “Ni Na. Bisakah kamu mengambil alih tanggung jawab untuk sisa latihan?” kata Kang Woo. Lalu dia pergi.


Yeon Seo berlatih menari. Dan ketika harus berputar, dia gagal, lagi, lagi, dan lagi.
Didalam kamar. Kim Dan merasa galau, memikirkan tentang kenapa Kang Woo begitu pendiam, kepadahal ini adalah hari latihan pertama Yeon Seo. Dan terakhir kali mereka bertemu, Kang Woo tampak sangat marah padanya.

Kim Dan merasa ragu untuk menghubungin Kang Woo yang diberikan nama. Tulang Rusuk di kontak hape nya. Lalu tiba2 saja alarm ayamnya berbunyi, dan dia pun merasa terkejut sendiri.

Post a Comment

Previous Post Next Post