Sinopsis K- Drama : Angel’s Last Mission Love Episode 18 - part 2

Sinopsis Angel’s Last Mission : Love  Episode 18 – Part 2
Network : KBS2

Kim Dan pergi ke tempat dimana Ayahnya di rawat. Sanatorium, kamar 105, Yoo Jong Cheol, Pria 58 Tahun. Melihat Ayahnya yang sedang tidur, Kim Dan mengingat kembali kenangan masa kecil dimana Ayahnya menyiksa dirinya. Dan dengan marah, Kim Dan mengepalkan tangannya dengan erat.
“Dasar bodoh. Mereka yang menganiaya anak- anak, dan menindas hidup seseorang akan tersambar petir,” kata Kim Dan melihat Ayahnya dengan tajam.

Mendengar itu, Jong Cheol terbangun, dan dia berusaha untuk mengulurkan tangannya kepada Kim Dan.
“Kenapa? Mau memukulku lagi? Silahkan. Pukul aku tanpa ampun seperti saat itu!” teriak Kim Dan dengan nada marah. “Kenapa kamu melakukannya? Kenapa?! Aku putramu. Aku baru berusia 12 tahun. Bagaimana kehidupanmu setelah melarikan diri? Bagaimana kamu bisa disini? Bagaimana dengan hidupmu? Bagaimana dengan hidup putramu? Lihatlah posisimu sekarang,” kata Kim Dan, mulai menangis.

Jong Cheol memegang tangan Kim Dan. Lalu dengan susah payah dia berbicara. “Maaf. Ayah bersalah kepadamu.”

Kim Dan menarik tangannya, dan menjauhi Ayahnya. Dia menutupi kedua telinga nya, tidak mau mendengarkan suara Ayahnya yang terus meminta maaf. “Hentikan. Hentikan. Hentikan!” teriak Kim Dan. Lalu dia berlari pergi.

“Maafkan … ayah,” kata Jong Cheol dengan susah payah. Lalu kemudian, dia menghembuskan nafas terakhirnya.

Kim Dan bertemu dengan Hoo. Dan mereka pun berbicara berdua. Kim Dan menjelaskan bahwa permintaan maaf Ayahnya tidak akan membuat perbedaan, karena seharusnya sejak awal Ayahnya tidak melakukan dosa. Dan dia merasa sangat geram pada Ayahnya sendiri.
“Begitulah manusia. Mereka melakukan kesalahan, menyesalinya, dan bertobat dari kesalahan mereka. Pria itu menjalanin hidupnya dengan bertobat dari dosa-dosanya. Dia menyumbangkan semua tabungannya untuk kepentingan anak- anak. Dia bekerja sukarela dirumah sakit ini selama 13 tahun. Karena dia tidak merawat dirinya sendiri, tubuhnya mulai sakit lima tahun lalu,” kata Hoo, bercerita.


Kim Dan tidak peduli, karena itu tidak akan bisa membangkitkan Seong Woo. Dan Hoo membalas bahwa setidaknya Jong Cheol bisa menyelamatkan anak yang bisa saja meninggal. Jadi menurut Hoo, perbuatan baik Jong Cheol membuahkan hasil, karena pada akhirnya dia bisa meminta maaf pada Kim Dan yang menurutnya itu mustahil.

“Apa yang kamu inginkan dariku? Anggaplah begitu. Aku manusia. Hidupku nahas sesuai rancangan- Nya, dan menghadapi kematian yang nahas. Seharusnya aku tidak pernah tahu. Kenapa Dia membiarkan aku mengingat ini? Kenapa Dia membuatku bertemu dengan Yeon Seo, jika aku tidak boleh mengungkap identitasku?” tanya Kim Dan dengan kesal.
“Kamu pasti tahu. Tuhan selalu menyiapkan jawaban. Hanya saja kita terlalu buta untuk melihat jawaban- Nya. Ayo pergi ke gereja dahulu. Ayo berdoa bersama,” ajak Hoo. Dia mau mengandeng lengan Kim Dan, tapi Kim Dan langsung menjauhinya.

“Aku tidak mau kembali. Dia memberiku teka- teki baru. Aku akan mencari jawabannya sendiri,” balas Kim Dan. Lalu dia menarik nafas sesaat, dan kemudian dia pamit kepada Hoo yang selama ini pasti kerepotan mengurus orang sepertinya.
Kim Dan minum- minum sendirian. Dan Kang Woo datang menghampirinya, dia menanyakan apakah Kim Dan masih memiliki urusan yang belum selesai dibumi. Mendengar itu, Kim Dan merasa heran.

“Malaikat Dan,” panggil Kang Woo. “Jangan terkejut. Aku akan memberimu kejutan besar,” jelas Kang Woo, menarik lengan Kim Dan yang sudah sembuh.
Kang Woo mengatai Kim Dan sebagai malaikat yang gegabah. Dengan heran, Kim Dan melihat ke sekitarnya, lalu dia bertanya bagaimana bisa seorang manusia mengetahui rahasi alam mereka.

“Ayo selesaikan ini dulu. Apa misimu? Kenapa kamu mendatangin Yeon Seo? Lupakan. Jangan pernah muncul lagi. Jika kamu muncul disekitar Yeon Seo lagi. Yeon Seo akan mengetahui keberadaan duniamu yang aneh dan menyeramkan,” jelas Kang Woo.
“Kamu mengancamku?”
“Ini peringatan.”

Kang Woo kemudian membahas tentang permintaan Kim Dan dulu yang pernah memintanya agar membahagiakan Yeon Seo. Dan dia akan melakukannya. Dia akan selalu menemani Yeon Seo, membuat Yeon Seo jatuh cinta, dan bahagia. Jadi Kim Dan tidak perlu cemas dan bisa pergi saja.
Setelah mengatakan semua yang ingin dikatakannya, Kang Woo pun pergi.

Gwang il menghubungin Ny. Jung, dan memberitahukan tentang rekaman yang dimiliknya serta tentang Ny. Choi yang sepertinya akan mencurangin audisi. Gwang il berjanji akan mengumpulkan bukti.
Tiba- tiba saja, hape Gwang il direbut seseorang. Dan Gwang il langsung tersentak kaget. Lalu telponnya dimatikan.
Ny. Jung merasa bingung, kenapa telpon Gwang il tiba- tiba terputus.

Post a Comment

Previous Post Next Post