Sinopsis K- Drama : Angel’s Last Mission Love Episode 22 - part 2


Sinopsis Angel’s Last Mission : Love  Episode 22  – Part 2
Network : KBS2
Yeon Seo berlatih menari bersama dengan para penari yang lain.

Joon Soo datang ke tempat Ru Na. Dan melihat nya, Ru Na langsung menariknya ke tempat yang tersembunyi.
Kim Dan mengawasi itu dari jauh.

“Apa kamu sudah gila? Kenapa kamu disini? Yeon Seo sedang berlatih sekarang,” kata Ru Na dengan kesal.
“Aku tahu. Itu sebabnya aku disini. Untuk mencari tahu, apa dia berpura- pura tidak ingat atau memang tidak ingat. Aku harus menunjukan diri,” jelas Joon Soo.
Ru Na menanyakan bagaimana jika Joon Soo ketahuan. Dan Joon Soo menjawab bahwa jika itu terjadi, maka dia akan mengakui kalau itu semua adalah perbuatannya sendiri. Dia tidak akan menyeret Ru Na bersamanya.
“Aku tidak akan membiarkanmu berakhir dibalik jeruji lagi. Pokoknya, karena kita tahu Yeon Seo tidak mengenalimu, jangan gegabah. Bersikap normal,” jelas Ru Na.
“Ya,” balas Joon Soo, patuh.
Kim Dan mengawasi dari jauh. Dan dia merasa kaget, saat mengetahui bahwa barusan Joon Soo berbicara secara rahasia dengan Ru Na.
Ditempat parkir. Ru Na bertelponan dengan seseorang. Dia mengatakan bahwa dia sedang dalam perjalanan, dan akan sampai sekitar 30 menit lagi. Dia mau mencari alat peraga.
Kim Dan berhenti di depan mobil Ru Na, sehingga Ru Na pun langsung menginjak rem dan menghentikan mobilnya. Lalu dia keluar dari mobil, dan menemui Kim Dan yang menatap tajam ke arahnya.

“Sejak kapan? Sejak kapan kamu berencana untuk menyakiti Yeon Seo?” tanya Kim Dan secara langsung.
“Apa yang kamu bicarakan? Yeon Seo menari diruang latihan sekarang,” jawab Ru Na, berpura- pura tidak mengerti.
Dengan nada datar, Kim Dan bertanya apakah Ru Na akan berpura- pura tidak mengerti. Dan Ru Na tertawa kecil, dia menanyakan apakah Kim Dan mulai berdelusi sama seperti Yeon Seo.
“Kamulah yang delusi. Kamu yakin bisa menipu semua orang. Kamu percaya, kamu akan puas mendapatkan apa yang kamu inginkan, bahkan jika itu melalui cara jahat. Sekarang, aku akhirnya sadar bahwa kamu memiliki jiwa keji didalam sampul indahmu. Karena itu …” kata Kim Dan dengan tajam.

Kim Dan berjalan mendekati Ru Na, dan menatapnya dengan tajam “Kamu tidak akan pernah bisa menyakitinya lagi. Selagi ada aku,” jelas Kim Dan, memperingatkan. Lalu dia berjalan pergi.

Ru Na menyibakan rambutnya, dan menatap ke arah Kim Dan yang berjalan pergi.
Selesai latihan, Yeon Seo melihat ke sekeliling gedung mencari Kim Dan. Tapi dia tidak menemukan nya. Lalu karena itu, dia pun menutup matanya.
“Kim Dan. Kim Dan, keluar. Keluar,” panggil Yeon Seo, kemudian dia membuka matanya. Dan tepat disaat itu, Kim Dan datang berjalan ke arahnya.

“Ada apa dengan wajahnya? Apa dia masih kesal?” gumam Yeon Seo, dia heran karena wajah Kim Dan tampak ditekuk. Tapi sebelum dia sempat bertanya, Kim Dan tiba- tiba saja langsung memeluknya dengan erat.
“Berhenti. Orang mungkin melihat kita,” kata Yeon Seo, malu- malu.
“Aku akan melindungi mu. Kamu tidak akan pernah sendirian lagi,” balas Kim Dan dengan tegas dan serius.

“Aku baik- baik saja,” balas Yeon Seo, heran. Dia menepuk lembut punggung Kim Dan, dan membiarkannya memeluk lebih lama.
Ketika sedang menyisir rambutnya, Yeon Seo menatap heran pergelangan tangannya yang memiliki bekas merah. Lalu dia teringat kemarahan Kim Dan, saat dia pergi sendirian ke Fantasia.
“Pasti ada masalah,” gumam Yeon Seo, berpikir.
Didalam kamar. Kim Dan menyimpan fotonya dengan Yeon Seo semasa kecil dulu ke dalam kotak kenangan, lalu dia menyimpan kotak itu dilemari. Serta hape milik Yeon Seo, dia menyimpannya didalam laci meja.
Kemudian setelah itu, Kim Dan mengeluarkan kertas laporannya. Dan mulai menulis.
Malaikat Kim Dan akan kembali bekerja dari liburannya. Aku ingin bilang padanya bahwa aku adalah seorang malaikat. Dan dia hampir mengetahui bahwa aku adalah seorang malaikat. Namun semuanya berasal dari keserakahan ku.
Mungkin, aku mungkin gagal dalam misiku. Aku mungkin berubah menjadi debu. Namun, sebelum itu terjadi izinkanlah aku menepati janji bahwa aku akan melindunginnya.
Keesokan harinya. Kim Dan menceritakan kepada Ny. Jung, tentang Joon Soo yang bertemu secara diam-diam dengan Ru Na. Dia tidak yakin kalau Joon Soo yang menculik Yeon Seo dua hari lalu, tapi dia tetap curiga kepada Joon Soo, jadi karena itu dia memberitahu Ny. Jung.

“Tapi kenapa dia melakukan itu? Bukan  Ny. Choi atau Ni Na,” tanya Ny. Jung, bingung.
“Perilaku jahat tidak perlu alasan yang bagus,” jawab Kim Dan.
Ny. Jung berkomentar bahwa Ji Woong harus mengkonfirmasi ini, dan dia harusnya mendapatkan filenya beberapa hari yang lalu. Mendengar nama Ji Woong, dengan penasaran Kim Dan pun bertanya siapa itu.
“Seorang pria yang tiba- tiba menghilang,” jelas Ny. Jung. Lalu dia mengangkat telpon, karena ada seseorang menelponnya.
Melihat wajah pucat Ny. Jung setelah selesai berbicara, maka Kim Dan pun bertanya. Tapi tanpa menjelaskan, Ny. Jung segera pergi, dia meminta Kim Dan untuk menjaga Yeon Seo dengan baik.
Dikantor polisi. Petugas berterima kasih, karena Ny. Jung telah mengkonfirmasi mayat Pria yang mereka temukan. Dari hasil otopsi, Ji Woong menderita kanker stadium akhir, dan mereka akan menutup kasus ini sebagai bunuh diri.
Ny. Jung terduduk dengan lemas diatas tangga. Dia merasa sangat syok.

Post a Comment

Previous Post Next Post