Sinopsis C- Drama : Deep In My Heart Episode 4 - part 2


Sinopsis C- Drama : Deep In My Heart
Episode 4 - Part 2

Yifei datang ke tempat dimana, poster grup simin dipajang. Dia mencocokan foto itu dengan apa yang diingatnya, dan hasil nya cocok. Yifei kemudian berniat menghubungin Han Bing, tapi dia ragu, karena teringat perkataan Han Xue semalam.

Han Bing memperhatikan ke sekelilingnya, dan tampak lah seorang pria berpakaian hitam yang mencurigakan. Han Bing memberanikan dirinya dan segera mengikuti pria tersebut yang baru saja pergi meninggalkan café.
Pria tersebut tampaknya sadar bahwa Han Bing mengikutinya. Namun dia terus berjalan. Dan Han Bing mengikutinya.
Yifei pergi ke bawah jembatan. Dia mencari si pelaku.

Gao Sheng merasa ada yang tidak beres, ketika dia melihat GPS milik Han Bing bergerak cepat.
Flash back
Sebelumnya dicafe. Gao Sheng ada menghubungkan hape nya dengan hape Han Bing, supaya dia bisa mengetahui lokasi Han Bing bila terjadi sesuatu nantinya. Karena bagaimana pun dirinya adalah seorang polisi.
Dan Han Bing bersedia menyambungkan GPS dihape nya dengan Gao Sheng.
Flash back end
“Apa yang terjadi? Kenapa tiba- tiba menjadi cepat?” gumamnya, bertanya- tanya. Lalu dia pun langsung menjalan kan mobilnya.
Pria tersebut berlari dengan sangat cepat. Dan Han Bing berlari mengikutinya, sayangnya, Han Bing kehilangan jejak pria tersebut.

Tapi kemudian Han Bing tanpa sengaja, melihat si pelaku yang ingin membunuhnya saat didalam mobil berada didekat tepi sungai sambil mengigit bunga dimulutnya. Dengan takut, dia berusaha untuk menenangkan dirinya sendiri. Namun ingatan tentang si pelaku yang ingin membunuhnya muncul dalam pikirannya.

Han Bing mengangkat telpon dari Yifei yang kebetulan menelpon. Dan mendengar suara Han Bing menjawab, Yifei merasa senang karena Han Bing mau mengangkat telpon darinya.
“Pria itu ada disini bersama ku,” kata Han Bing, memberitahu.
“Apa?”
“Aku mengatakan bahwa dia tepat didepan ku. Aku takut. Aku tidak berani ke sana,” kata Han Bing, dengan suara pelan.
“Kamu diam saja disana. Aku sebentar lagi ke sana,” balas Yifei. Lalu dia meminta Han Bing untuk mengirimkan lokasi padanya.
Yifei berlari secepat mungkin ke tempat dimana Han Bing berada.
Han Bing memperhatikan si pelaku dengan takut.
Si pelaku menyadari kebaradaan Han Bing yang bersembunyi.

***
Ingatan masa kecil Han Bing muncul. Han Bing bersembunyi didalam lemari sambil menutup mulutnya sendiri agar tidak ketahuan. Diluar lemari seorang pria memegang tongkat bisbol sambil melihat ke sekeliling.
***

Han Bing merasa sangat takut sampai tidak bisa bergerak, ketika si pelaku berjalan mendekati nya. Dan menyadari itu, si pelaku pun langsung ingin memukul Han Bing. Tapi untungnya, tepat disaat itu, Gao Sheng datang dan menyelamatkanya.

Gao Sheng menahan dan memborgol tangan si pelaku. Lalu dia bersama rekannya membawa si pelaku menjauh dari Han Bing.

Han Bing terduduk lemas. Yifei yang sampai tepat disaat itu mendekatinya, dengan perhatian dia menanyakan apakah Han Bing baik- baik saja, apakah Han Bing ada terluka. Tapi Han Bing tidak bisa menjawab dan menutup matanya.
“Sekarang tidak apa- apa lagi. Tenanglah,” kata Yifei, menenangkan Han Bing. Dia memegang tangan Han Bing.
“Sudah tidak apa- apa,” kata Han Bing, pelan.

Gao Sheng menghampiri mereka berdua. Dia menanyakan, apakah Han Bing baik- baik saja, dan Yifei menganggukan kepala tanda iya. Dia kemudian menanyakan, kenapa Han Bing datang ke tempat ini.
“Seseorang membawa ku ke sini. Tidak tahu siapa,” kata Han Bing, menjelaskan.
Mendengar itu, Gao Sheng dan Yifei sama- sama merasa heran. Mereka memperhatikan ke sekeliling mereka, tapi tidak ada terlihat siapapun.
Yifei dan para polisi memperhatikan si pelaku yang sedang diintrogasi diruangan lain.

Gao Sheng mengintrogasi si pelaku. “Kenapa kamu pergi ke danau hari itu?” tanyanya dengan tegas. Tapi si pelaku malah diam dan bermain- main.
“Katakanlah!” teriak Gao Sheng dengan frustasi dan kesal.
Han Bing datang untuk melihat introgasi si pelaku juga. Dengan perhatian, Yifei menyarankan agar Han Bing beristirahat sebentar lagi. Namun Han Bing menolak, karena dia merasa sudah lumayan baikan.
“Aku beritahu kamu. Tidak bekerja sama dengan investigasi seperti kamu, tidak ada manfaatnya bagi kamu,” kata Gao Sheng. Mendengar itu, Han Bing berkomentar bahwa tampak nya si pelaku menolak untuk berbicara.
“Sudah 6 jam. Satu katapun tidak dikatakan,” kata Xiao Jiang dengan kesal.

Han Bing terkejut mendengar perkataan Xiao Jiang. Dia memeriksa jam di tangannya, lalu dia pamit untuk pulang duluan kepada Yifei. Dan Yifei pun menawarkan diri untuk mengantarkan Han Bing.
Tapi sebelum mereka keluar dari ruangan, Gao Sheng terlihat membuat gerakan diruangan introgasi. Maka karena itu, mereka pun tidak jadi pergi dulu.

Gao Sheng mendekati si pelaku dengan kesal. Tapi tanpa rasa takut, si pelaku mempersilahkan Gao Sheng untuk memukulnya. Namun untungnya, Gao Sheng masih bisa menahan emosi nya dengan baik.
Gao Sheng menaruh foto dua wanita yang menjadi korban diatas meja. “Ini siapa?” tanya nya.
“Aku tidak kenal,” jawab si pelaku.
“Apa kamu yakin?” tanya Gao Sheng, dan si pelaku menjawab iya.

Gao Sheng membentak si pelaku untuk melihat dua foto itu dengan lebih jelas lagi dan menjawab dengan jelas juga. Dan sambil tersenyum, si pelaku menjawab bahwa dia memang tidak kenal.
“Dia. Saat kamu di Nestor. Wanita yang kamu bunuh!” teriak Gao Sheng.
Si pelaku memperhatikan foto itu dengan lebih baik. Lalu dia ketawa. “Benar. Benar. Aku yang membunuh dia.”

Mendengar itu, Gao Sheng bertanya sekali lagi. Dan si pelaku menjawab bahwa benar dia yang telah membunuh wanita tersebut.
Mendengar itu, Yifei bertanya- tanya, kenapa si pelaku membuat pengakuan terlalu cepat. Sementara Han Bing diam memandangnya.

Waktu terus berjalan dengan perlahan, Tik… tik… tik... Kemudian Teng … akhirnya jarum jam menunjukan pukul 12 tepat, dan Han Bing pun tertidur untuk sesaat. Lalu kemudian dia terbangun sebagai Han Xue.
Han Xue memandang sekelilingnya dengan bingung. Lalu dia melepaskan ikatan di rambutnya dan berjalan mendekat untuk menonton dengan lebih jelas.

“Saat di bar Nestor, aku yang membunuh wanita itu!” teriak si pelaku.
Mendengar itu, Han Xue merasa heran. “Bukan dia. Orang yang ku lihat bukan dia,” jelas Han Xue. Dan semua orang langsung memandang ke arahnya.
“Apa yang kamu katakan? Orang itu bukan pembunuhnya?” tanya Yifei, heran.
“Dia bukan pembunuhnya,” jawab Han Xue. Dan semua orang menatapnya dengan raut tidak percaya. “Aku mengatakan orang ini bukan pembunuhnya,” tegas Han Xue.

Post a Comment

Previous Post Next Post