Wednesday, July 31, 2019

Sinopsis C- Drama : Deep In My Heart Episode 5 - part 2

0 comments

Sinopsis C- Drama : Deep In My Heart
Episode 5 - Part 2
Dokter ahli kejiwaan mencoba untuk berbicara dengan si tersangka yang tampak gelisah didalam ruangan introgasi. Dan Zhao Dui diam memperhatikan mereka berdua.
“Lihat aku. Sudah berapa lama kamu memakan obat?” tanya si Dokter. Dan mendengar itu, si tersangka memegang dadanya. “Gugup?” tanya si Dokter. Dan si tersangka menganggukan kepalanya. “Tidak perlu khawatir. Kamu akan sembuh dengan cepat,” jelas si Dokter dengan tenang.
Mendengar perkataan itu, si tersangka akhirnya pun menatap si Dokter.

“Orang itu berkata, dia baru bersedia bicara jika bertemu denganmu,” kata Gao Sheng, memberitahu Han Bing. “Tapi dia pernah mencoba membunuhmu. Tidak apa-apa kalau kamu tidak ingin menemuinya,” jelas Gao Sheng, khawatir.
“Kenapa kamu tiba- tiba begitu perhatian padaku? Aku tidak apa- apa. Aku akan menemuinya,” balas Han Bing dengan yakin.
Gao Sheng lalu menjelaskan bahwa beberapa polisi akan menemanin Han Bing didalam ruangan nantinya. Dan karena sekarang Dokter masih berada didalam ruangan untuk memeriksa si tersangka, maka Han Bing harus menunggu sebentar.

Setelah selesai memeriksa si tersangka, Zhao Dui dan si Dokter (Prof. Wu) keluar dari dalam ruangan introgasi. Zhao Dui mengucapkan terima kasih kepada Prof. Wu. Dan dengan ramah, Prof. Wu mengiyakan, lalu dia pamit kepada Zhao Dui.

Han Bing tersenyum kepada Prof. Wu yang berjalan melewatinya. Dan Prof. Wu membalas senyum nya.

Gao Sheng memanggil nama Han Bing untuk mengikutinya. Dan mendengar itu, Prof. Wu menatap ke arah Han Bing.

“Kenapa kamu ingin menemuiku?” tanya Han Bing pada si tersangka.
“Aku ingin memberitahukanmu. Wanita itu, kenapa dia harus mati di Nestor bar. Karena dia terlalu egois. Dia pantas mati,” jawab si tersangka dengan nada penuh kebencian. “Dia terlalu egois. Dia harus mati!” teriak nya histeris. Dan dengan segera, para polisi menahannya untuk tetap duduk di tempat.

Xiao Jiang meneriaki si tersangka dengan keras. Dia menyuruh si tersangka untuk berbicara dengan jujur.
“Orang itu ingin aku menyampaikan ini padamu,” kata si tersangka.

“Dia ingin kamu menyampaikan ini padaku? Siapa dia?” tanya Han Bing. Dan si tersangka diam. “Siapa yang menyuruhmu menyampaikannya padaku?” tanyanya lagi. Dan si tersangka tetap diam.

Gao Sheng berada diruangan sebelah, dia memperhatikan proses introgasi tersebut. Lalu kemudian dia mendapatkan telpon dari Yifei, dan dia pun menjawabnya.
“Aku menemukan rahasia dari angka- angka itu. Berkas tahun 2003 nomor 3708407. Ternyata angka itu adalah nomor seri dari sebuah kasus. Kemungkinan besar Fang Daxie yang bertanggung jawab atas kasus itu,” jelas Yifei.
“Benar. Kita juga sudah menyelidikinya,” balas Gao Sheng. Lalu dia memberitahukan tentang Han Bing yang sekarang sedang berbicara dengan si tersangka.

Mendengar itu, Yifei langsung meneriaki Gao Sheng gila, karena telah berani membiarkan Han Bing bertemu dengan orang yang begitu berbahaya. Dengan sedikit terkejut, Gao Sheng pun langsung menjauhkan hape nya dari telinganya.
“Kong Yifei, apa kamu sudah gila?” balas Gao Sheng. Lalu dia mematikan hapenya.

“Mereka adalah orang yang sama, kan? Orang yang ingin membunuhku dan orang yang ingin menyampaikan pesan padaku adalah orang yang sama,” tebak Ha Bing, membuat kesimpulan.

Dan tanpa menjawab, si tersangka hanya tertawa saja. Melihat itu, Gao Sheng pun memutuskan untuk membawa Han Bing keluar dari ruangan introgasi.
Gao Sheng memberikan kepada Xiao Jiang informasi kasus tabrak lari yang 15 tahun lalu ditanganin oleh Fang Daxie. Dia menyuruh Xiao Jiang untuk menyelidiki kasus itu lebih lanjut, dan periksa juga dengan siapa Daxie bertelponan akhir- akhir ini. Dan Xiao Jiang mengiyakan.
“Dimana Han Bing? Kenapa dia masih belum keluar?” tanya Gao Sheng. Dan tepat disaat itu, Han Bing keluar dari dalam ruangan.
“Sudah keluar. Aku pergi dulu,” kata Xiao Jiang, pamit. Lalu dia pergi.

Gao Sheng menanyakan apakah Han Bing baik- baik saja. Dan Han Bing mengiyakan. Gao Sheng lalu memberitahu tentang Yifei yang mulai gila. Dengan heran, Han Bing pun bertanya kenapa.

“Kamu masih tanya kenapa? Apa kamu benar- benar tidak tahu?” tanya Yifei dengan nafas terputus- putus, karena habis berlari. Dia sampai tepat disaat, Han Bing bertanya ‘kenapa’ kepada Gao Sheng.
Didepan supermarket. Han Bing dan Yifei memakan eskrim bersama.
Yifei : “Alasannya membunuh orang adalah karena orang itu terlalu egois?”
Han Bing : “Itu yang dia katakan.”
Yifei : “Pembunuhnya menyembunyikan diri dan memanfaatkan orang lain untuk membunuh orang. Orang ini sangat luar biasa.”
Han Bing : “Aku sedang berpikir. Apakah dia sedang mencoba untuk menyampaikan sesuatu melalui kasus pembunuhan ini? Saat aku berada dikedai hari itu, aku mendapat sebuah pesan dari orang tidak dikenal. Dia berkata ‘Dunia ini tidak akan dihancurkan oleh orang yang banyak perbuat jahat, sebaliknya akan dihancurkan oleh orang yang hanya tahu tapi berpangku tangan dan memilih diam.”

Yifei menjelaskan bahwa itu adalah kalimat yang diucapkan Einstein. Lalu dia menebak bahwa pemikiran Han Bing benar, tampaknya si pelaku ingin memberitahu pada seluruh dunia melalui pembunuhan yang dilakukannya. Dan kalau begitu, mungkin saja kelak Han Bing tidak akan berada dalam bahaya lagi.
Mendengar itu, Han Bing berpikir, apakah karena itu si tersangka memberitahunya. Agar dirinya menyampaikan pesan ini kepada semua orang. Dan Yifei membenarkan.

Yifei kemudian mengangkat tangannya dan mengajak Han Bing untuk melakukan tos. Tapi Han Bing dengan buru- buru pamit dan pergi darisana, tanpa memberikan tos pada tangan Yifei.
Dengan sedikit gengsi, Yifei pun melambaikan tangannya dengan pelan.

Gao Sheng dan Xiao Jiang datang ke suatu apatermen tua. Didepan lift mereka bertemu dengan seorang pria yang sedang memegang sebuah surat ditangan. Lalu saat lift terbuka, Gao Sheng dan Xiao Jiang pun masuk ke dalamnya. Tapi pria tersebut tidak masuk dan membiarkan mereka berdua untuk naik duluan ke atas.

Awalnya Gao Sheng tidak merasakan ada yang aneh, tapi sebelum pintu lift tertutup secara penuh, pria tersebut pergi lari darisana. Dan melihat itu, Gao Sheng pun menahan pintu lift agar terbuka kembali, lalu dia dan Xiao Jiang langsung berlari mengejar pria tersebut.

Gao Sheng dan Xiao Jiang berlari mengejar pria tersebut melewati jalan besar, ke gang kecil, dan sampai ke pasar. Mereka berdua terus meneriaki agar pria tersebut berhenti. Tapi pria tersebut tidak mendengarkan dan terus berlari.
Lalu ketika mereka berdua mengejar pria tersebut ke sebuah gang kecil yang lain. Disana mereka kehilangan jejak pria tersebut.
“Segera perintahkan untuk menangkap Zheng Minghao. Hidupkan semua CCTV diatas sini. Kita lihat bisa kemana orang itu,” kata Gao Sheng, memerintah Xiao Jiang.
Lalu setelah itu, Gao Sheng berkeliling di sekitar daerah tersebut untuk mencari dimana Minghao berada.

Minghao berganti baju dan memakai topi yang menutupi wajahnya. Dia menghubungin seseorang, dan memberitahu orang itu bahwa sekarang dirinya sedang dikejar oleh polisi, jadi dia ingin orang itu membantunya.

Han Bing mengetik laporan untuk pekerjaannya. Lalu dia teringat kembali perkataan tersangka di ruangan introgasi. “Seberapa egois dirinya sampai dia harus dibunuh?” gumam Han Bing, bertanya- tanya.
Lalu tiba- tiba dia menerima sebuah panggilan dari nomor yang tidak dikenal.

Ternyata yang menghubungin Han Bing adalah Minghao. Dia bertanya, apakah benar ini adalah Han Bing. Dan Han Bing pun mengiyakan. Minghao kemudian memberitahu bahwa dia memiliki informasi tentang pengacara Daxie yang ingin diberitahukan pada Han Bing.

No comments:

Post a Comment