Thursday, July 4, 2019

Sinopsis Chinese Drama : Nice To Meet You Episode 19-1

0 comments

Sinopsis Chinese Drama : Nice To Meet You Episode 19-1
Images by : Hunan TV
Pin Zhen pergi ke arena gym indoor climbing dan Yan Kai tidak menyambutnya dengan ramah. Tapi, Pin Zhen bilang dia datang untuk memberikan suplemen kesehatan untuk Yan Kai. Yan Kai bingung dan mengira kalau Pin Zhen ingin menjual produk padanya. Pin Zhen langsung membantah hal itu, ini adalah bentuk permintaan maafnya karena masalah yang dulu (yang dia ngotot minta di kembalikan uang anggotanya) dan juga sebagai bentuk penghargaan karena Yan Kai adalah penggemar web novel-nya.
Setelah itu, Pin Zhen mengajak Yan Kai berteman, karena dia kan teman Gao Jie dan Yan Kai adalah teman Yu Zhi, jadi mereka dapat berteman. Yan Kai yang bingung mengiyakan saja. Dan setelah itu, Pin Zhen baru masuk ke tujuan sebenarnya bersikap baik pada Yan Kai, yaitu agar Yan Kai memperkenalkannya pada anggota gym yang lain karena dia ingin menawarkan asuransi. Yan Kai yang sudah tahu tujuan sebenarnya Pin Zhen, mengiyakan. Pin Zhen jelas senang.
--
Gao Hai membawa Pan Yue ke dokter sp. Neurologi otak untuk di periksa dan di obati. Dokter menjelaskan pada Gao Hai kalau dari hasil MRI terlihat kalau keadaan Pan Yue ini bukan di sebabkan oleh gangguan neurologis yang disebabkan oleh lesi otak. Tapi sepertinya, ada kejadian besar di masa lalu yang menyebabkan gangguan fungsi otak. Dengan kata lain, bisa di bilang, Pan Yue mengalami trauma psikologis
“Maksudnya, otaknya belum mengalami kerusakan permanen dan adanya kemungkinan untuk sembuh?”
“Itu belum pasti. Meskipun beberapa tahun terakhir ini perkembangan pengobatan neuro sangat cepat dan ada kemungkinan rehabilitasi untuk pasien dengan disfungsi otak, tapi kemungkinan penyembuhannya rendah. Pengobatan yang teratur dapat membantu kesehatan pasien. Dan juga, biaya pengobatannya akan sangat mahal.”
“Biaya pengobatan bukan masalah selama kau bisa menyembuhkannya. Dokter, ku mohon, tolong bantu menyembuhkannya.”
Dokter mengerti, tapi semuanya juga perlu dukungan dari pihak keluarga pasien.
--

Gao Hai mengantar Pan Yue kembali ke panti jompo, tapi Pan Yue menolak untuk kembali karena dia masih ingin bermain. Gao Hai berusaha membujuknya dengan alasan kalau diluar terlalu panas. Dan dia janji akan mengunjungi Pan Yue setiap minggunya. Dan juga, Pan Yue harus berjanji padanya untuk tidak memberitahu Gao Jie kalau dia datang. Pan Yue mengerti dan setuju untuk berjanji.
Gao Hai juga memberitahu suster kalau mulai sekarang, setiap minggu dia akan datang dan membawa Pan Yue untuk berobat, dan dia mohon agar hal ini di rahasiakan dari Gao Jie. Suster heran, karena Gao Hai kan melakukan hal baik, kenapa harus di rahasiakan? Gao Hai beralasan kalau dia tidak ingin memberi harapan kesembuhan Pan Yue yang belum pasti. Dia akan memberitahu jika Pan Yue sudah menunjukkan perkembangan.
--
Yu Yi pergi ke ruangan Gao Hui, tapi ruangan itu kosong. Dia bertanya pada sekretaris Gao Hui, dan sekretaris itu memberitahu kalau Gao Hui mengambil cuti sakit. Mendengar Gao Hui yang sakit, membuat Yu Yi jadi khawatir.
--

Malam hari,
Gao Hui masih berada di dalam kamarnya. Ny. Wu masuk dan memberitahu kalau Yu Yi datang menjenguk. Mendengar Yu Yi yang datang, Gao Hui yang lagi main hp, langsung menyembunyikannya dan bertingkah sok sakit. Saat Yu Yi sudah masuk ke dalam kamarnya, Ny. Wu langsung memarahi Gao Hui karena belum juga minum obat.
“Tubuh Hui Hui biasanya kuat dan sehat. Kemudian dia bekerja di Rui Hua, dan beberapa hari kemudian malah jatuh sakit. Kau kenapa harus ke Rui Hua sih? Bekerja saja di Cilian dan fokus pada desain-mu. Jangan mengkhawatirkan hal yang lainnya,” omel Ny. Wu, sengaja di depan Yu Yi, biar Yu Yi tersindir.
“Ma, berhenti mengomel. Aku akan minum obatnya nanti, mama keluar saja dulu.”
Setelah ibunya keluar, Gao Hui langsung bertanya pada Yu Yi, mana Yu Zhi? Yu Yi gugup and berbohong kalau Yu Zhi sibuk jadi tidak bisa datang. Gao Hui dengan kesal bergumam kalau Yu Yi berbohong.
Yu Yi kemudian memberikan obat Gao Hui dan menyuruhnya untuk cepat pulih karena grup Inlay membutuhkan Gao Hui. Gao Hui tidak percaya, karena selama dia sakit beberapa hari ini, tidak ada satupun yang mencarinya.
“Kau adalah desainer yang aku pribadi dengan tulus undang untuk bergabung di Rui Hua. Di mataku, kau tidak bisa di ganti dengan mudah. Tapi, apa yang di pikirkan oleh Yu Zhi dan orang lain mengenaimu, apakah itu penting bagimu? Gao Hui yang ku kenal adalah orang yang sangat percaya diri dan tidak akan peduli dengan yang orang lain pikirkan.”
“Desas desus mengenai Rui Hua yang mencari pengrajin lain, akulah yang salah karena tidak mengantisipasinya. Tapi, aku yakin bahwa desainku tidak memiliki masalah. Sebelum aku membagikan desainku, aku sudah memperlihatkannya pada ibuku dan dia juga bilang tidak ada yang salah dengan desain itu.”
“Kepercayaanku padamu tidak pernah berubah. Meskipun Ketua membiarkan Gao Jie yang memimpin, tapi aku masih akan membantumu mendapatkannya kembali. Aku percaya setelah ini, semua kesulitan ini tidak akan berarti.”
“Senior, bisakah aku meminta tolong sesuatu,” pinta Gao Hui.
Tidak lama, Yu Yi akhirnya pamit pulang pada Ny. Wu Setelah Yu Yi pergi, Gao Hui keluar kamar dengan senang dan memberitahu Ny. Wu kalau Yu Yi setuju. Ny. Wu kemudian memuji akting sakit Gao Hui tadi sangat bagus. Dan dia merasa kalau Yu Yi sangat perhatian pada Gao Hui.
“Dia sangat peduli padamu. Tapi, aku tidak mengerti, kenapa kau hanya suka pada Yu Zhi yang tidak pernah datang?”

“Ma, kau tidak mengerti. Yu Zhi memiliki kelebihannya sendiri. Selain itu, tujuan hidupku tidak di dasarkan untuk menjadi Direktur di Rui Hua. Yu Yi luar biasa tapi itu tidak ada hubungannya denganku.”
Ny. Wu menasehati Gao Jie untuk berpikir lebih jauh. Menurutnya, seorang wanita itu harus mencari calon suami yang mencintai dia lebih banyak. Gao Hui malas mendengar ceramah Ny. Wu dan hanya bertanya bagaimana dengan yang dia minta.
“Aku sudah melihat desainmu. Ketika aku bilang itu tidak masalah, maka sudah pasti tidak ada masalah,” jelas Ny. Wu.
Dan Gao Hui tersenyum senang mendengarnya.
--
Esok hari,
Yu Zhi kali ini menemui wanita yang telah menipu Guang Hua hingga menandatangani kontrak yang merugikan Rui Hua itu. Yu Zhi memperlihatkan foto wanita itu berselingkuh dengan lelaki yang lebih mudah. Wanita itu panik dan merobek semua foto tersebut. Tapi, Yu Zhi tidak peduli dengan foto yang di robek wanita itu karena dia memiliki foto lain yang lebih menarik dan akan menyebarkannya.
“Bukan begini. Suamiku menyuruhku membuat Guang Hua menandatangani kontrak, lalu dia akan memaafkanku! Dan kami sudah sepakat dengan Ketua Rui Hua. Bagaimana dia bisa melakukan ini?!” marah wanita itu, tanpa sadar ucapannya tersebut di rekam oleh Yu Zhi.

Dan dengan rekaman itu, dia pergi menemui perusahaan yang menipu ayahnya itu. Dia memperdengarkan rekaman itu dan dengan rekaman itu, Yu Zhi menekannya agar membuat kontrak baru dengan harga yang di sepakati bersama. Dengan begitu, pria penipu itu tidak akan kehilangan uang. Pria itu masih saja keras kepala. Yu Zhi tenang saja karena mereka bisa tidak mengakui kontrak yang di tandatangani Guang Hua. Dan jika pria itu menuntut mereka, pasti akan perlu waktu 6 bulan hingga 1 tahun agar kasus itu selesai. Tapi, apa bisa para kreditor pria itu menunggu begitu lama? Apa bisa perusahaan pria itu bertahan hingga saat kasus selesai? Dia tahu kalau pria itu terlilit hutang.
Pria itu jelas pusing dan meminta di berikan waktu untuk berpikir sebentar. Yu Zhi setuju.
Pria itu keluar dari ruangannya, dan dia mengirim pesan pada…. Zi Yun.
Setelah itu, pria itu kembali dam tetap tidak setuju untuk tandatangan kontrak yang baru dengan Yu Zhi.
“Aku baru saja menandatangani kontrak baru dengan dir. Mu Zi Yun. Isi kontraknya sangat baik. Kau tidak bisa bilang kalau dir. Mu tidak bisa mewakili perusahaanmu, bukan? Jika kau datang lebih awal, aku mungkin akan serius mempertimbangkan untuk menandatangani kontrak milikmu. Sangat di sayangkan. Kau harus benar-benar belajar dari direktur Mu,” ujar pria itu dan tersenyum senang.
Sementara Yu Zhi terlihat marah karena lagi-lagi telah kalah dari Zi Yun.
--
Zi Yun berada di rumah sakit dan membawakan makanan untuk nenek. Nenek tidak berselera makan dan hanya meminta pulang. Dia harus segera kembali ke kantor karena takut Guang Hua akan membuat masalah lainnya lagi.
Zi Yun menenangkan nenek dan menunjukkan kontrak baru yang telah berhasil di dapatkannya. Dia akhirnya berhasil membuat perusahaan itu mencabut tuntutan dan bahkan mau menandatangani kontrak baru dengannya. Harga pasarnya masih sedikit lebih tinggi, tapi perusahaan itu sudah berjanji tidak akan menipu mereka.
Nenek sangat senang dengan hasil itu dan memuji Zi Yun. Hanya Zi Yun lah yang bisa di andalkannya. Tidak apa mereka sedikit rugi, yang penting nama Rui Hua tidaklah ternoda.


No comments:

Post a Comment