Sunday, July 28, 2019

Sinopsis K- Drama : Class Of Lies Episode 4 - part 1

0 comments

NB : Kang Jae dan Moo Hyuk adalah orang yang sama. Moo Hyuk memakai nama samaran Kang Jae saat bekerja disekolah, makanya aku tulis ‘Kang Jae’ ketika dia berada di sekolah. Sementara ‘Moo Hyuk’, aku tulis saat dia diluar sekolah.
Semua karakter, organisasi, tempat, kasus dan insiden dalam drama ini fiktif
Sinopsis K- Drama : Class Of Lies Episode 4 – part 1
Network : OCN

Tae Seok tertawa keras. “Jadi maksudmu, Tae Ra yang membunuh Su Ah atau semacamnya?” tanya nya dengan sikap mengintimidasi. “Dengar, Bu Jo. Maksudku Jo Mi Joo, entah apa yang kamu pikirkan, tapi itu tidak benar.”
“Tapi bagaimana jika..”
“Kubilang tidak. Paham? Kim Han Su yang membunuh Jung Su Ah. Jadi, hentikan omong kosongmu sebelum aku merobek mulutmu,” kata Tae Seok, menekankan.

Tae Seok kemudian menyingkirkan Mi Joo dengan kasar dan masuk ke dalam mobil. Tapi sebelum dia masuk, Mi Joo bertanya bagaimana dengan Tae Ra karena dia sudah tidak mau berhubungan dengan Tae Ra.
“Jangan khawatir. Tidak akan kupercayakan klien VIP kepada orang gila sepertimu,” kata Tae Seok dengan sinis, lalu dia pergi.
Kang Jae : “Han Tae Ra membunuh Jung Su Ah?”
Setelah Tae Seok pergi. Mi Joo terduduk lemas.
Kang Jae mengeluh dengan kesal, ketika Young Hye menghubunginnya. Lalu kemudian dia pun berniat untuk pergi, dan tepat disaat itu dia bertemu dengan So Hyun yang baru keluar dari persembunyian juga.

Mereka saling menatap, dan sama- sama merasa kaget.
Kang Jae mengabaikan So Hyun dan pergi darisana dengan segera. Sementara So Hyun mendekati Mi Joo, dia menanyakan apakah Mi Joo baik- baik saja.
“Sedang apa kamu di sini? Teganya dia melakukan ini. Ayo ke rumah sakit. Periksakan dan minta laporan medis. Lalu kamu bisa menuntut... “ kata So Hyun, mengajak Mi Joo.
“Berapa banyak yang kamu lihat? Entah kamu melihat sebanyak apa. Jangan ikut campur dan lupakan saja. Aku baik-baik saja,” balas Mi Joo, serius.

So Hyun tidak bisa melupakan kejadian tersebut. Dan Mi Joo memperingatkan So Hyun agar jangan ikut campur, jika So Hyun ingin baik- baik saja. kemudian setelah mengatakan itu, So Hyun pergi.
Dengan bimbang, So Hyun pun diam.


Joon Jae dan si penjudi berjaga di lorong dekat ruang mewah. Mereka berjaga didepan sana selama 2 kali sebulan, selama para murid elit mengadakan rapat didalam ruangan. Itu semua agar mereka bisa menggunakan atap.
Si penjudi sebenarnya ingin tahu, apa yang dilakukan para murid elit didalam ruangan. Tapi Joon Jae memperingatkannya agar lebih baik tidak tahu apapun.
Setelah selesai rapat para murid elit pergi meninggalkan ruangan. Melihat itu, Joon Jae serta si penjudi hanya diam saja.
Young Hye memarahi Kang Jae yang telah melalaikan tugas. Kepadahal dia menyuruh Kang Jae untuk menjaga lorong agar tidak ada yang masuk, tapi Kang Jae malah pergi tanpa sepengetahuan nya.
“Maafkan aku. Ada telepon darurat dari rumah,” kata Kang Jae, beralasan.
“Aku salah menilaimu. Kamu tidak bertanggung jawab. Bagaimana kamu bisa membantuku dengan baik jika seperti ini?” kata Young Hye, kecewa.

Mendengar kata ‘membantu’, Kang Jae merasa tertarik. Dan Young Hye mengingatkan bahwa jika Kang Jae ingin membantunya, maka Kang Jae harus bisa bergerak lebih cepat daripada orang lain dan jadi berbeda dari yang lain.
Dengan patuh, Kang Jae mengiyakan. Lalu Young Hye pun pulang duluan.

“Dia pikir dirinya berpengaruh atau apa? Kepalaku sudah pusing,” gumam Kang Jae, menggerutu. Dia kemudian mendapatkan pesan dari Won Suk. Supirnya sudah kutemukan. Kemarilah.

Ditaman. Moo Hyuk bertanya apa yang terjadi, ketika melihat kepala Won Suk terluka. Dan dengan kesal, Won Suk memandang orang yang berada disebelahnya, yaitu si supir. Dengan perasaan bersalah, si supir meminta maaf.
Flash back
Won Suk mengikuti si supir. Dan karena salah sangka pada Won Suk, maka si supir pun memukuli kepala Won Suk menggunakan batu bata. Lalu si supir berteriak menyuruh agar Won Suk pergi darinya.

Dengan kaget, Won Suk menyentuh kepalanya yang terluka. Kemudian dia menyuruh si supir agar menurunkan batu bata yang dipegang, jika tidak maka si supir bisa terluka. Namun karena takut, si supir tidak mau mendengarkan.
“Bagaimana kamu menemukanku? Aku tidak punya uang, jadi, pergilah. Enyahlah!” teriak si supir.
Lalu karena tidak tahan lagi, Won Suk pun merebut batu bata itu. “Kubilang kamu bisa terluka,” kata Won Suk dengan pelan sambil mengeluskan batu bata itu di pipi si supir. Sehingga karena itu, si supir pun langsung berlutut didepannya.
Flash back end

Si supir menjelaskan bahwa dia sempat mengira Won Suk adalah kreditur. Kemudian dengan lembut, dia kembali mengobati dahi Won Suk yang terluka.
Moo Hyuk mengeluarkan hape nya dan menunjukan foto Su Ah. Dia menanyakan, apa si supir mengenal gadis di foto. Dan si supir mengiyakan, tapi dia mau mereka berdua untuk melunasi hutangnya, baru setelah itu dia memberitahu.

Mendengar itu, Won Suk merasa kesal. “Mau kupukul juga kepalamu?” ancamnya.
“Apa untungnya bagiku? Aku tahu informasi ini sangat penting bagi kalian,” kata si supir berusaha bernegosiasi agar mendapatkan keuntungan.

Moo Hyuk meminta Won Suk agar duduk dengan tenang. Lalu Moo Hyuk memberitahu si supir bahwa mereka akan menuntu si supir, karena barusan si supir memukul kepala Won Suk menggunakan batu bata.
“Aku sudah minta maaf untuk itu,” kata si supir.

“Kamu bisa meminta maaf saat tidak sengaja menabrak seseorang di jalan. Tapi saat kamu memukul kepala orang dengan batu bata... "Aku pantas mati.", "Jika kamu memaafkanku, aku akan melakukan apa pun untukmu." Itulah yang seharusnya kamu katakan. Situasi kami memang mendesak, tapi itu bukan masalah besar dibandingkan kamu masuk penjara,” jelas Moo Hyuk, mengancam dengan halus.
Si supir merasa takut pada ancaman tersebut. Dan menyadari itu, maka Moo Hyuk pun mulai bertanya lagi. Dia meminta si supir untuk memberitahu semua yang si supir ketahui, setelah itu dia mungkin bisa membantu si supir mengajukan kebangkrutan.
Mendengar itu, si supir masih merasa ragu untuk memberitahu. Tapi karena takut pada tatapan tajam Moo Hyuk serta Won Suk, maka dia pun akhirnya bercerita.
Flash back
Di depan Kelab Bisnis El Dorado.
Tae Seok memarahi Su Ah untuk berhenti membuat keributan di jalan, dan memaksa nya untuk masuk ke dalam  bar. Dia menjanjikan bahwa ini semua akan berakhir dalam satu jam. Tapi Su Ah menolak untuk masuk.

“Dasar hina. Hanya karena aku membelikan pakaian dan makanan, kamu pikir bisa berbuat semaumu?” kata Tae Seok dengan kesal.
Su Ah tidak tahan lagi. Dia menepis tangan Tae Seok dengan kasar, dan mengatai Tae Seok sampah. Mendengar itu, Tae Seok pun langsung menampar pipi Su Ah, kemudian dia kembali memegang tangan Su Ah dan mengajaknya masuk ke dalam.

Namun Su Ah tetap tidak mau. Dia balas menampar Tae Seok. “Jangan ajak aku ke tempat seperti ini lagi. Jika ini terjadi lagi, aku tidak akan tinggal diam.”

Setelah itu, Su Ah masuk ke dalam mobilnya.
Flash back end

“Jadi, aku mengantarnya, itu saja. Aku tidak tahu apa-apa lagi,” jelas si supir.
“Itu tempat seperti apa? Maksudku Kelab El Dorado,” tanya Moo Hyuk.
“Itu kelab bisnis. Dari minuman saja, mereka dapat 10.000 dolar dalam semalam. Pelanggan kelab itu selalu memberiku tip besar. Tapi kebanyakan dari mereka merepotkan,” jelas si supir, memberitahu.
Dalam perjalanan pulang. Didalam mobil. Moo Hyuk menceritakan kepada Won Suk tentang kejadian Mi Joo dan Tae Seok yang dilihatnya di parkiran. Dan yang menjadi pikirannya adalah, Tae Seok menyebut Tae Ra sebagai klien VIP.

Moo Hyuk menuliskan informasi tersebut dipapan tulis, lalu dia menanyakan pendapat Won Suk. “Kira-kira apa? Layanan VIP yang disediakan oleh kepala kelas di bawah arahan manajer umum di SMA bergengsi.”
“Merekayasa nilai? Membocorkan ujian?” tebak Won Suk.
Moo Hyuk merasa semua itu mungkin, tapi menurutnya pasti ada sesuatu yang lebih profesional dan special lagi. Pasti ada yang istimewa. Singkatnya, Tae Seok memberikan semacam layanan kepada Tae Ra melalui Mi Joo.
Lalu Tae Seok bertemu secara pribadi dengan Su Ah diluar sekolah dan mereka sangat dekat sampai dia mengantarkan Su Ah pulang naik mobilnya.

“Cukup dekat sampai bertengkar di jalan. Mereka bahkan saling menampar,” komentar Won Suk, setuju.
“Mungkin yang sangat ingin dilindungi oleh Han Su adalah hubungannya dengan Tae Seok. Entah dia pria hidung belang atau kekasihnya, keduanya sama-sama tidak pantas,” jelas Moo Hyuk.

Won Suk mengiyakan. Kemudian dia menjelaskan bahwa dia akan mencari tahu dengan lebih serius lagi mulai besok tentang Tae Seok. Dan Moo Hyuk memperingatkan Won Suk agar berhati- hati, karena Tae Seok tampak seorang psikopat.
Moo Hyuk kemudian menanyakan, apakah Won Suk sudah menyelidiki portal komunitas siswa. Dan siapa yang mengunggah foto- foto Su Ah.
“Beri aku waktu sedikit lagi. Mungkin aku akan menemukan sesuatu,” jelas Won Suk. Kemudian dia fokus menyelesaikan pekerjaan nya itu.

No comments:

Post a Comment