Saturday, August 17, 2019

Sinopsis K- Drama : Class Of Lies Episode 10 - part 2

0 comments

Sinopsis K- Drama : Class Of Lies Episode 10 – part 2
Network : OCN
Didalam ruangan VIP. Tae Ra mencemaskan tentang rahasia mereka semua yang ada pada Tae Seok. Dan Beom Jin menenangkannya agar tidak perlu khawatir, karena dia akan memastikan tidak ada yang terjadi.

Ye Ri  kemudian mempertanyakan, apakah benar Lee Tae Seok mati bunuh diri, karena baru semalam Tae Seok berkeliling sekolah dan tampak bersemangat. Bahkan di resital Tae Ra, dengan berani Tae Seok membuat keributan.
“Lantas kenapa?” tanya Ki Hoon, dengan raut wajah tampak gugup. “Mungkin dia menggila karena ingin mati,” gumamnya.
“Kamu benar. Dia bertingkah seolah-olah ingin dibunuh. Biasanya dia memohon pada ayahmu, tapi waktu itu dia melawannya. Dan kini dia benar-benar mati. Apa artinya?” tanya Ye Ri, seperti menuduh.
Ki Hoon merasa marah, karena Ye Ri seperti menuduh Ayahnya. Jadi dia pun berdiri untuk memukul Ye Ri, tapi Beom Jin segera menyuruhnya berhenti. Dan Ki Hoon tidak mau mendengarkan Beom Jin, dia tetap mau memukul Ye Ri. Namun sebelum Ki Hoon melakukan itu, Beom Jin langsung memelintir tangan Ki Hoon ke belakang.

“Kenapa kamu tidak memberi tahu kami bahwa guru itu adalah pengacara di firma hukum ayahmu? Kamu tahu, bukan?” tanya Beom Jin. Lalu dia melepaskan tangan Ki Hoon.
Mengetahui itu, Ye Ri dan Tae Ra merasa terkejut, mereka mempertanyakan apa maksud nya. Dan Beom Jin menceritakan tentang Kang Jae atau Moo Hyuk yang merupakan pengacara yang membela Han Su di persidangan.
Ye Ri : “Kamu tahu itu selama ini, tapi tidak memberi tahu kami?”
Beom Jin : “Apa dia mengancammu dengan sesuatu?”
Ki Hoon : “Tidak ada apa- apa.”

Ye Ri kemudian menyarankan agar mereka mengusir Moo Hyuk saja. Dan Tae Ra tidak setuju, sebab Moo Hyuk sudah mengetahui segalanya tentang pertemuan mereka dan mengenai catatan siswa nya juga.
“Apakah itu penting bagimu sekarang? Bisa-bisanya kamu mengkhawatirkan catatan siswamu sekarang,” keluh Ye Ri.
Mendengar itu, Tae Ra merasa kesal. “Apa? Kamu juga hanya memikirkan debutmu.”

“Gunakan otakmu. Jika kita mengusirnya sekarang, dia tidak akan diam saja. Begitu dia bicara bagaimana kamu merundung Su Ah, tamatlah riwayatmu dan kamu tidak akan bisa debut,” kata Ki Hoon, mengingatkan Ye Ri.
“Hal yang sama berlaku untukmu. Begitu guru itu mengungkap kamu menguntit dan merekam Su Ah, kamu harus pindah ke sekolah lain dengan aib,” balas Ye Ri, tidak terima.

Mendengar semua perdebatan mereka bertiga, Beom Jin pun merasa tidak tahan dan berteriak menyuruh mereka untuk diam. Dia menegaskan agar mereka mendengarkan perkataannya, jika mereka tidak ingin situasi semakin memburuk.

Beom Jin kemudian mulai memberikan arahan. Untuk Ye Ri, dia jangan memikirkan masalah ini dan fokus pada pelatihan saja. Untuk  Tae Ra, dia harus berbicara kepada Ibunya dan meminta Ibunya mengganti penanggung jawab atas catatan siswa. Untuk Ki Hoon, dia harus memberitahu jika ada informasi yang lain.
Ye Ri serta Tae Ra mengiayakan. Sementara Ki Hoon menjawab terserah, lalu dia pergi meninggalkan ruangan.

“Ada apa dengannya? Dia yang salah,” keluh Ye Ri.
“Jangan khawatir. Aku akan bicara dengannya. Mulai sekarang, jaga ucapan dan perilakumu di depan guru itu. Paham?” jelas Beom Jin, tegas. Dan mereka berdua mengiyakan.

Ki Hoon memukul pintu loker untuk melampiaskan emosinya. Dia mengingat kembali ejekan Tae Seok semalam kepada nya, tentang dirinya lah yang telah menghalangin Ayahnya sendiri.
“Tidak. Itu tidak mungkin,” gumam Ki Hoon.

No comments:

Post a Comment