Sunday, August 25, 2019

Sinopsis K- Drama : Class Of Lies Episode 12 - part 4

0 comments

Numpang Iklan Sejenak, All 😊

Tolong bantu follow/like/share/shopping akun ig aku di atas (kalau bersedia). Apapun bentuknya, sangat berterimakasih. Apalagi selama follow, like dan share masihlah gratis.
Terimakasih banyak sebelumnya. Kamsahamnida. XieXie. Arigatou. Thank u very much.
Terimakasih juga karena masih tetap membaca di blog ini. Dan untuk yang meninggalkan komentar, thank you very much. Tanpa kalian, para pembaca, blog ini tidak akan bisa bertahan.
***


Sinopsis K- Drama : Class Of Lies Episode 12 – part 4
Network : OCN


Jumlah orang yang mengajukan petisi meningkat hingga 100.000 orang. Jika terus begitu, maka mungkin target 200.000 mereka bisa tercapai. Dan Moo Hyuk menjelaskan kepada Won Suk bahwa mereka harus tetap menunggu sambil kepalanya menyembul dari gua untuk mencari udara.

Tepat disaat itu, Do Jin menghubungin hape Moo Hyuk. Melihat itu, Moo Hyuk pun mengangkatnya dengan mode di loudspeaker supaya Won Suk bisa mendengar juga.
Do Jin menanyakan, bagaimana kabar Moo Hyuk. Dan Moo Hyuk membalas dengan sinis, apakah hanya itu yang ingin Do Jin katakan kepada orang yang telah Do Jin pecat.
“Datanglah ke kantorku, dan temui aku,” jelas Do Jin.
“Baik. Aku juga ingin menyampaikan sesuatu pada Anda,” balas Moo Hyuk.

Dengan heran, Won Suk menanyakan, kenapa tiba- tiba Do Jin ingin bertemu, serta apakah mungkin itu karena Do Jin tahu kalau mereka adalah dalang di balik artikel tersebut. Dan Moo Hyuk menjawab bahwa dia akan menemui Do Jin, dan mencari tahu apa yang direncanakannya.

Dikantor. Do Jin meminta maaf atas perkataan nya yang menyakitkan dulu. Dan dengan malas, Moo Hyuk menyuruhnya untuk berbicara ke intinya langsung, jangan repot- repot mengatakan sesuatu yang tidak tulus.

“Media belakangan ini ramai. Apakah kamu dalangnya?” tanya Do Jin.
Moo Hyuk mendengus geli. “Anda benar- benar sigap. Aku sudah bilang, kan? Bahwa aku tidak akan tinggal diam,” jawabnya, serius.

Do Jin kemudian bertanya, apakah Jumat ini tenggatnya untuk meminta pembatalan pencabutan izin hukum Moo Hyuk. Dia menawarkan diri untuk membantu Moo Hyuk mendapatkan izin hukum Moo Hyuk kembali. Dengan syarat, Moo Hyuk harus melupakan tentang kasus Kim Han Su sampai hal terkecil sekali pun. Jika setuju, maka dia akan menghapus semua kecurigaan termaksud penghindaran pajak, penggelapan, dan praktek ilegal. Namun Moo Hyuk tidak boleh membela Han Su, sekalipun Han Su terbangun. Dan Moo Hyuk harus melupakan semua tentang Han Su, Su Ah, dan kembali menjadi pengacara seolah- olah tidak ada yang terjadi.

“Lalu bagaimana jika aku menolak tawaran Anda?” tanya Moo Hyuk.
“Kalau begitu, aku akan terus membuatmu menderita. Serta lupakan soal pembatalan pencabutan izin hukum. Kuharap kamu memutuskan dengan bijak. Apakah tujuanmu membalas dendam atau kembali menjadi pengacara?” jelas Do Jin, mengancam secara halus. Sambil menepuk- nepuk bahu Moo Hyuk yang terdiam.

Yoon A menceritakan tentang Ye Ri yang  menyebabkan keributan besar dengan memutar video Tae Ra di lorong sekolah. Dan So Hyun berkomentar bahwa tampaknya semua berjalan sesuai dengan rencana, tapi dia merasa cukup terganggu karena Tae Ra terus bergantung kepada Beom Jin.
Moo Hyuk diam, dan mengingat kembali tentang betapa gugup nya Tae Ra, ketika dia menanyakan tentang Beom Jin pada hari kematian Su Ah. “Dia tidak tahu banyak tentang Yoo Beom Jin. Kita harus segera tunjukkan padanya siapa Beom Jin sebenarnya. Dengan begitu, kita akan bisa mendapatkan sesuatu dari Han Tae Ra,” jelas Moo Hyuk.

Yoon A kemudian mendapatkan sebuah pemberitahuan baru di hapenya. Ji Ho baru saja mengunggah video lainnya. Dan dia menunjukan video itu untuk di tonton bersama.

MC : “Hari ini, kita akan membahas soal K, tersangka kasus pembunuhan rumah bandar. Pertama-tama, mari kita dengarkan berita terbaru tentang K.”
Ji Hoo : “K, yang ditangkap di tempat kejadian insiden itu, mencoba bunuh diri pada hari persidangan pertamanya dan masih tidak sadar. Tetapi menurut staf rumah sakit, dia sudah menunjukkan tanda-tanda kemajuan, karena dia mulai merespons cahaya dan suara.”
MC : “Kudengar seseorang mengunggah sebuah petisi skala nasional untuk penyelidikan ulang. Apa yang akan terjadi jika petisi itu dikabulkan dan K akhirnya kembali sadar?”


Ji Ho : “Akan diadakan sidang segera setelah dia pulih. Sudah begitu banyak kecurigaan yang muncul. Karena itu, kejaksaan dan polisi tidak bisa mengabaikan permintaan untuk menyelidiki kembali kasus ini jika Rumah Biru memutuskan untuk mengabulkan petisi nasional.”
Menonton video berita tersebut, Ki Hwan tampak takut serta cemas. Dia menghubungin Yang Ki, tapi tidak ada dijawab. Jadi dia pun memutuskan untuk mengirim pesan kepada Yang Ki saja.
Numpang Iklan Sejenak, All 😊
Tolong bantu follow/like/share/shopping akun ig aku di atas (kalau bersedia). Apapun bentuknya, sangat berterimakasih. Apalagi selama follow, like dan share masihlah gratis.
Terimakasih banyak sebelumnya. Kamsahamnida. XieXie. Arigatou. Thank u very much.
Terimakasih juga karena masih tetap membaca di blog ini. Dan untuk yang meninggalkan komentar, thank you very much. Tanpa kalian, para pembaca, blog ini tidak akan bisa bertahan.

No comments:

Post a Comment