Monday, November 11, 2019

Sinopsis C- Drama : Deep In My Heart Episode 11 - part 1

3 comments

Sinopsis C- Drama : Deep In My Heart
Episode 11 - Part 1

Yifei menghadang mobil yang membawa Guru Lin. Tapi dengan berani, mobil itu menabrak Yifei dan kabur dari sana. Dengan segera, Yifei pun segera menelpon Gao Sheng dan melaporkan pada nya, kalau Guru Lin telah di culik.


Mendengar kabar itu, Gao Sheng menatap Minghao dengan tajam. Kemudian dia mulai mencari mobil yang menculik Guru Lin melalui CCTV jalanan. Dan mereka berhasil menemukan mobil yang tampak mencurigakan tersebut.


Dirumah sakit. Yifei berbohong kepada Ayah nya. Dia mengatakan kalau dia tidak apa, dia cuma tidak sengaja di tabrak oleh mobil.
Dokter lalu menjelaskan kepada Ayah Yifei bahwa menurut hasil pemeriksaan, luka luar tidak terlalu parah, tapi Yifei memiliki tanda seperti dada sakit, jadi dia memberi Yifei obat sakit dada. Namun demi keamanan, dokter menyarankan supaya Yifei di periksa lebih lanjut, mana tahu ada pendarahan di dalam. Dan Ayah Yifei setuju. Lalu dia pergi.

Dikantor polisi. Zhao Dui memberikan tugas kepada semuanya untuk menyelidiki mobil yang menculik Guru Lin, apakah itu mobil curian atau bukan. Karena setelah melalui jalan besar, mobil tersebut menghilang dari pengawasan CCTV. Dan kasus ini bisa saja berhubungan dengan pembunuhan berantai yang terjadi, sehingga dia ingin semuanya fokus dalam pemeriksaan.
Kemudian Zhao Dui, menyuruh Gao Sheng untuk menemui saksi dan merekam pernyataan saksi, yaitu Yifei. Dan Gao Sheng pun mengiyakan.
Gao Sheng menemui Yifei, dan menceritakan semuanya. Lalu Yifei berpendapat, kalau seperti nya dari awal si pembunuh sudah berencana membunuh 4 orang bukan 3 orang. Tapi karena Guru Lin tidak hadir di pesta reuni, maka itu menghancurkan rencana si pembunuh.
“Zheng Minghao dari awal sudah tahu ada 4 orang,” kata Gao Sheng, bercerita. “Sebelum Guru Lin menghilang, Ming Hao mengatatakan nya.”
“Siapa yang memanipulasi Minghao dari belakang?” gumam Yifei, bertanya- tanya. Lalu dia meminta untuk di izinkan bertemu dengan Minghao

Gao Sheng mempertanyakan, apakah Yifei bisa pergi dengan kondisi tubuh seperti ini. Dan Yifei menjawab bahwa mereka tentu saja harus merahasiakan ini dari Ayah nya, dan pergi diam- diam. Gao Sheng lalu memberitahu bahwa setiap minggu, Minghao biasa nya akan pergi ke dokter psikologi di luar sana untuk melakukan pengobatan dan pengecekan psikologi, jadi nanti bila ada kesempatan, Yifei bisa menemui Minghao. Dan Yifei mengerti.

Yifei lalu menunjukan foto Guru Lin yang di dapat nya di majalah. “15 tahun yang lalu, ada sesuatu yang terjadi di SMA Hai Shang. Dalam foto ini, satu- satunya orang yang selamat adalah Guru Lin, kita harus menemukan nya. Hanya dengan menemukannya, baru kita bisa memecah kan kasus ini.”
Han Bing berdiri di pinggir jembatan dan memandangin lautan. Dia mengingat kembali terapi nya di tempat praktek Prof. Wu.
Flash back                     
Han Bing menceritakan tentang Han Xue kepada Prof. Wu. Setelah kedua orang tuanya meninggal, Han Xue adalah satu- satu nya keluarganya, dan mereka saling mengandalkan. Jika tidak ada Han Xue, maka dia juga tidak bisa hidup sampai sekarang.

“Jadi mengapa karena dia, kamu tiba- tiba menjadi begitu sengsara? Diantara kalian berdua, apakah terjadi sedikit masalah?” tanya Prof. Wu.
“Sepertinya, waktunya sudah tiba. Waktu untuk kami berpisah,” jawab Han Bing.
Flash back end
“Ini adalah laut yang paling kamu sukai. Lihatlah sampai puas”, kata Han Bing kepada Han Xue yang berada di dalam nya.
Sesampainya dirumah, Han Bing memberitahu Xiao Shen bahwa dia ingin mengantarkan kepergian Han Xue. Mendengar itu, Xiao Shen merasa heran dan memeriksa suhu tubuh Han Bing, untuk memastikan apakah Han Bing sakit atau tidak.


“Aku terlalu egois. Dulu aku selalu berpikir, Han Xue adalah adik ku, dia sangat malang. Tidak apa jika aku meminjamkan tubuhku untuk nya. Tapi aku tidak mempertimbangkan orang yang menemani ku sepertimu,” jelas Han Bing sambil memegang tangan Xiao Shen. “Maaf, dan juga terima kasih, Xiao Shen.”
“Jika Han Xue tahu, dia tidak akan berdiam diri begitu saja.”
“Aku tidak akan lemah seperti dulu lagi. Maukah kamu menemani ku?” pinta Han Bing. Dan Xiao Shen mendukung keputusan Han Bing, serta akan selalu menemani nya.

Mendengar itu, Han Bing merasa senang. Lalu Xiao Shen memberitahu tentang Guru Lin yang di culik, serta Yifei yang sekarang berada di rumah sakit. Jadi dia menyarankan Han Bing untuk pergi menjenguk Yifei.

Didepan kamar rawat Yifei. Han  Bing mengingat kembali pernyataan cinta Yifei malam itu, dan saat itu dia menolak Yifei. Sehingga sekarang, dia pun menjadi ragu dan canggung untuk menemui Yifei. Tapi baru saja dia berniat mau pergi, Yifei menelpon nya.

“Kamu ada dimana?” tanya Yifei.
“Kamu menelponku, hanya untuk menanyakan ini?” balas Han Bing.
“Aku minta maaf sudah membuat mu kesal semalam,” jawab Yifei, terdengar menyesal. Dan Han Bing pun mengiyakan, lalu dia menanyakan, keadaan Yifei.

Dengan sengaja, Yifei berpura- pura kesakitan. Dan dia mengatakan bahwa dia merasa kalau dia hampir saja mati.  Jadi dia ingin Han Bing segera datang untuk menghibur nya. Tapi dengan ketus, Han Bing langsung menolak dan mematikan telpon.
“Sungguh tidak berperasaan,” keluh Yifei sambil menghela nafas.

Namun kemudian, Han Bing muncul dihadapan nya. Dan dengan senang, Yifei langsung tersenyum kepada nya. Han Bing menatap curiga kepada Yifei yang tampak baik- baik saja. Dan Yifei langsung berpura- pura sakit. Melihat itu, Han Bing tersenyum geli dan mendekati nya.


“Bagaimana Guru Lin, apa yang Gao Shen katakan?” tanya Han Bing, ingin tahu.
“Belum ada kabar,” jawab Yifei sambil tersenyum manis kepada Han Bing.

Subuh. Pencarian Guru Lin di mulai. Para polisi memeriksa daerah perkebunan.
Yifei dan Han Bing menyusun ulang semua kejadian dari awal. Dan memeriksa semuanya satu persatu. Seperti apa hubungan antara korban satu dengan korban yang lain. Serta dimana kejadian itu terjadi.
Ayah Yifei memperhatikan mereka berdua dari luar kamar. Dia tampak tidak senang melihat apa yang mereka berdua lakukan.
Setelah menyusun semuanya, Han Bing mendapatkan kesimpulan kalau semuanya berhubungan dengan kejadian 15 tahun lalu. 4 korban semuanya adalah murid SMA Hai Shang 15 tahun yang lalu. Bahkan Guru Lin juga. Korban Da Xie dan Ming Hao berhubungan dengan pelaku tabrak lari 15 tahun yang lalu.

“Korban yang meninggal 15 tahun lalu, saat itu dia masih berumur 18 tahun. 4 korban itu, juga dulunya berumur 18 tahun,” jelas Yifei. “Kecelakaan saat itu, apakah ada informasi jelas tentang korban yang meninggal?”
“Demi melindungi privasi pribadi, informasi yang berhubungan dengan korban tidak pernah muncul di berita manapun,” jawab Han Xue.
Yifei menebak kalau informasi tentang korban 15 tahun lalu pasti ada dalam catatan investigasi. Dan dia akan menanyakannya kepada Gao Sheng.

Malam. Gao Sheng dan para rekan nya masih mencari di area perkebunan. Tapi mereka masih belum bisa menemukan apapun.

Korban tabrak lari 15 tahun di tabark di jalan Yong Jia. Dan sekarang, mobil yang menculik Guru Lin juga menghilang di jalan Yong Jia. Ntah kebetulan atau bukan, tapi Yifei merasakan ada sesuatu. Jadi dia pun menghubungin Gao Shen.
Yifei menanyakan informasi korban tabrak lari 15 tahun lalu. Dan menceritakan tentang kecurigaan nya. Lalu Gao Sheng pun menjawab bahwa dia akan menyelidiki nya.

Guru Lin di sekap di dalam sebuah gudang tua, dan dia berada di dalam kondisi masih tidak sadarkan diri. Seseorang yang di duga sebagai penculik, dia berjalan mendekati Guru Lin.

3 comments: