Sinopsis K- Drama : Flower Of Evil episode 4 part 4




Sinopsis K- Drama : Flower Of Evil episode 4 part 4
Original Network : tvN

Moo Jin yang sudah sadarkan diri memanggil Detektif Im untuk membantu Bok Ja yang berada di dalam rumah.


Ji Won terus berlari mengejar Hee Sung. Dan Hee Sung pun terus berlari dari kejarannya. Lalu pada akhirnya, Ji Won kehilangan jejak Hee Sung, ketika Hee Sung masuk ke dalam sebuah gudang tua dan bersembunyi didalam sana.


Ji Won memberanikan dirinya untuk memasuki gudang tua tersebut. Dia mengambil alat untuk perlindungan diri. Dan menggunakan senter lampu sebagai penerang. Lalu ketika dia sudah masuk cukup dalam, dia menemukan sakelar lampu dan menyalakan nya.
 


Hee Sung melihat itu. Dengan segera, dia mengambil tang, dan dia melemparkan tang tersebut ke arah lampu. Sehingga lampu pun padam. Kemudian dia menutupi wajah Ji Won dengan karung dan mencoba untuk menahannya. Tapi dengan kuat, Ji Won menyerang Hee Sung. Sehinga Hee Sung merasa agak kesulitan. 



Tepat disaat mereka berdua bertarung, Ji Won tidak sengaja terpeleset dan mengenai lemari penyimpanan. Melihat itu, Hee Sung segera memeluk dan melindungi Ji Won dari timpaan barang- barang yang jatuh. Kemudian dia mengambil borgol di dalam saku Ji Won dan memborgol tangan Ji Won. Lalu dia  berlari kabur darisana.


“Do Hyun Su, berhenti! Lepaskan borgolku!” teriak Ji Won dengan kesal. Dan saat dia berhasil melepaskan karung diwajahnya, Hee Sung telah menghilang.



Hee Sung menghubungi Moo Jin dan menyuruhnya untuk mencari tahu siapa Jung Mi Sook, karena itulah nama yang disebutkan oleh Kyung Choon barusan.
“Jung Mi Sook? Tunggu, aku pernah mendengar nama itu,” kata Moo Jin.

“Dia bertanya di mana dia. Dia pasti punya kaitan denganku,” jelas Hee Sung. Lalu dia mematikan telpon nya. Dan dengan kesal, Moo Jin menggerutu.


Hee Sung merasa seluruh tubuhnya sangat kesakitan. Dan ternyata tubuhnya ada terluka. Dia lalu mengambil pakaian di jemuran rumah orang untuk menyamar.


“Apa kamu terluka?” tanya Detektif Im, perhatian.
“Tidak, aku baik-baik saja,” jawab Ji Won.
“Tapi di sini berantakan. Kamu yakin tidak apa-apa?” tanya Detektif Im, ragu.

Mendengar itu, Ji Won memperhatikan sekitarnya dan merasa heran, tapi dia tidak mau berpikiran terlalu jauh. “Lepaskan borgolku ini,” pintanya.

Detektif Im kemudian melaporkan bahwa Bok Ja baik- baik saja, tapi foto yang mereka cari telah dicuri. Mengetahui itu, Ji Won merasa menyesal tidak bisa menangkap Hyun Su barusan. Dan lalu dia bertanya- tanya, bagaimana Hyun Su bisa tahu soal foto tersebut. Dan siapa sebenar nya Do Hyun Su.

“Itu bukan Do Hyun Su,” kata Detektif Im, memberitahu. Dan Ji Won merasa heran. “Yang kita ketahui pasti adalah si pembunuh mengejar Do Hyun Su.”


Flash back
Ketika Kyung Choon menanyai, yang mana Do Hyun Su yang ada di foto itu. Bok Ja menggelengkan kepalanya, tanda tidak tahu.

Flah back end


Hee Sung pergi ke supermarket dan membeli lakban. Lalu dia pergi dari supermarket dengan menghindari para polisi yang lewat.


Hee Sung datang ke penginapan yang di maksud oleh Kyung Choon sebelumnya. Dan saat dia masuk ke dalam kamar, dia memecahkan kaca jam di dinding. Lalu dia mengambil pecahan kaca yang berukuran sedang sebagai senjata pertahanan diri.

Hee Sung membungkus pecahan kaca tersebut dengan lakban.


Ji Won mengumpulkan para warga di desa untuk menanyai apa yang terjadi. Namun sebelum dia sempat bertanya, para warga desa malah sudah menuduh Do Hyun Su sebagai pelaku dan mengata- ngatainya. Kemudian ketika dia memberitahu bahwa Hyun Su bukanlah pelakunya, barulah para warga desa berhenti mengata- ngatai Hyun Su.


“Tolong pikirkan baik-baik. Pelaku yang kami kejar sangat mendendam terhadap Do Hyun Su,” kata Ji Won, memberitahu. Dan para warga desa pun berpikir keras.

“Tunggu, pria itu. Pria itu!” kata seorang warga, mengingat sesuatu. Tapi dia tidak mengetahui siapa nama nya. “Kalian tahu siapa dia,” katanya, tapi semua orang juga tidak tahu. “Sopir taksi itu!” teriaknya, ingat.


Detektif Choi berhasil menemukan rekaman dasbor mobil yang terparkir disekitar tempat kejadian. Dan dia langsung memberitahu Woo Cheol dengan bersemangat.

“Tunggu. Tidak ada yang turun. Sopir itu mengatakan dia turun di dekat Vila New Sun,” kata Detektif Choi dengan heran, saat melihat rekaman tersebut.



Detektif Im menelpon Woo Cheol dan melaporkan bahwa mereka telah salah. Pelakunya bukanlah Do Hyun Su. Lalu Ji Won juga ikut melapor. Ada seorang korban pembunuhan Do Min Seok yang jasadnya tidak ditemukan. Korban nya adalah wanita dan suaminya adalah seorang supir taksi.

Mendengar itu, Woo Cheol langsung menyalakan loudspeaker di ponselnya supaya Detektif Choi juga bisa ikut mendengarkan.



“Dari tujuh korban, ada satu jasad yang tidak ditemukan. Pencariannya dibatalkan. Suaminya datang ke kota setiap kali dia bisa dan menggali area di sekitar tempat jasad lainnya ditemukan,” jelas Ji Won.

“Aku akan segera menemukanmu, Mi Sook. Kamu tidak perlu menunggu lama,” kata Kyung Choon sambil terus menggali. Dan para warga desa pun berusaha untuk menghentikannya. Tapi Kyung Choon malah menjadi emosi dan memukuli mereka.


“Dia tidak normal. Dia yakin Do Hyun Su adalah kaki tangan Do Min Seok dan menjadi terobsesi. Dia pikir Do Hyun Su tahu di mana istrinya dikubur. Namun, Pak Kepala, aku tidak tahu bagaimana cara si pembunuh tahu tentang foto yang dimiliki Nona Oh. Aku khawatir itu tersebar selama penyelidikan kami,” jelas Ji Won. Setelah itu telpon pun dimatikan.

Mendengar laporan Ji Won, Detektif Choi dan Woo Cheol saling diam sambil berpikir keras. Lalu Detektif Choi tiba- tiba teringat sesuatu. Dia memeriksa tempat minum yang Kyung Choon tinggalkan di kepolisian. Dan ternyata di dalam sana, ada alat penyadap. Menyadari itu, Detektif Choi serta Woo Cheol sama- sama terkejut, karena itu berarti selama ini Kyung Choon telah mendengarkan semua pembicaraan mereka.


Pada malam kejadian. Setelah membunuh Soon Kil, Kyung Choon masuk ke dalam taksi dan duduk di bagian kursi penumpang. Lalu darisana dia memanjat ke bagian pengemudi. Barulah setelah itu, dia menjalankan taksinya. Jadi seolah- olah ada penumpang di belakang nya.


Ditempat Kyung Choon bersembunyi, disana banyak terdapat brosur orang hilang.


Detektif Choi segera mengecek data korban Do Min Seok. Dan disana ada seorang korban bernama Jung Mi Sook. Dan suami dari Jung Min Sook adalah Park Kyung Choon, pekerjaan supir taksi.

Kyung Choon mengemudikan taksinya dengan tenang. Sambil mengingat pembicaraan- pembicaraan nya dulu dengan Soon Kil.


Flash back
“Apakah Hyun Su terlibat dalam kasus pembunuhan berantai? Dia membunuh ayahnya?” tanya Soon Kil, ingin tahu. Ketika Kyung Choon bercerita tentang asal gantungan bergambar ikan di ponselnya.

“Istriku dan aku membuat set yang sama. Ponsel Mi Sook ditemukan di bengkel Do Min Seok, tapi ini tidak. Jika perkataanmu benar, itu berarti Do Hyun Su menyimpannya selama ini,” jelas Kyung Choon.

“Serahkan kepada polisi,” kata Soon Kil, menyarankan dengan baik.

“Polisi !” teriak Kyung Choon, emosi. Namun dengan cepat dia kembali bersikap tenang kembali. “sama sekali tidak tertarik menangkap Do Hyun Su. Kecuali dia melakukan sesuatu untuk menarik perhatian semua orang,” jelas nya.


“Sadarlah,” balas Soon Kil. “Apa gunanya menemukan jasadnya? Semuanya sudah hancur sekarang. Itu tidak akan mengubah apa pun.”
“Bagaimanapun, terima kasih atas bantuanmu,” balas Kyung Choon. “Semua yang kamu ceritakan padaku tentang Do Hyun Su. Itu akan sangat membantuku.”

Flash back end 


Hee Sung berdiri di depan jendela dan menunggu kedatangan Kyung Choon untuk menjemput nya. Lalu tiba- tiba Ibu mertua nya menelpon nya dengan video call. Dan diapun mengangkatnya.
“Aku bangun, dan Ayah tidak ada,” kata Eun Ha, mengeluh sambil menangis keras.
“Astaga, datanglah dan bawa dia pulang,” kata Ibu mertua, menyuruh Hee Sung.

“Eun Ha, Ayah ada urusan mendesak. Itulah alasannya,” jelas Hee Sung, menenangkan Eun Ha.


“Ayah akan segera datang?” tanya Eun Ha. Dan Hee Sung mengiyakan. “Ibu ikut dengan Ayah?” tanyanya. Dan Hee Sung tidak bisa menjawab. “Ayah, cepat datang! Aku rindu Ayah!” pintanya sambil masih menangis.

“Baik, ayah akan segera datang. Eun Ha. Sampai nanti,” jawab Hee Sung. Lalu dia mematikan video call nya.



Tepat disaat itu, taksi Kyung Choon datang menjemput Hee Sung.


Seorang polisi memberikan sebuah jam tangan kepada Ji Won. Mereka menemukan jam tangan itu di gudang tadi, tempat Ji Won diborgol. Dan melihat jam tangan tersebut, Ji Won merasa terkejut.


Hee Sung keluar dari penginapan dan menghampiri taksi Kyung Choon.



Ji Won memeriksa tali jam tangan tersebut. Dan disana ada terukir nama Hee Sung.


Post a Comment

Previous Post Next Post