Sinopsis C-Drama : The Little Nyonya E42

 

Sinopsis C-Drama : The Little Nyonya E42


“Kakak ipar, tolong aku! Dia tahu hubungan kita,” teriak Xiujuan, berbohong.

Xiufeng yang masih belum tahu perselingkuhan mereka, tentu bingung dengan maksud ucapan Xiujuan. Xiujuan udah nggak takut lagi dan memberitahu kalau dia dan Jin Cheng selingkuh. Xiufeng tentu marah sehingga dia menampar Xiujuan dengan sangat kuat. Xiujuan malah berbalik marah dan menyalahkan Xiujuan yang tidak bisa menyenangkan suami sendiri dan dianggap menyebalkan sehingga suaminya itu datang dengan sedih padanya untuk meminta kenyamanan.


Xiufeng semakin marah dan kecewa. Walau begitu, yang paling penting sekarang adalah merebut tas Xiujuan yang berisi uang pemberian Jin Cheng dan juga passportnya agar Xiujuan nggak bisa kabur. Jin Cheng yang tidak mengerti keadaan, mengira Xiufeng mau memukuli Xiujuan sehingga dia pun melindungi Xiujuan dari Xiufeng. Xiufeng semakin marah karna Jin Cheng malah melindungi Jin Cheng sehingga dia pun menampar Jin Cheng. Eh, Jin Cheng malah berbalik marah karna takut kalau semua orang di rumah akan tahu perselingkuhannya.


Selagi Jin Cheng dan Xiufeng bertengkar, Xiujuan pun bergegas kabur. Xiufeng panik dan berusaha mengejarnya, tapi Jin Cheng malah menghalangi.

“Dia mau kabur! Dia sudah memesan tiket ke Hong Kong!” beritau Xiufeng.

Terlambat sudah! Saat Jin Cheng mengejar Xiujuan, Xiujuan udah kabur naik taksi. Semua uang keluarga mereka dibawa oleh Xiujuan. Mereka sudah ditipu.

--


Yueniang masih terus menemani Ny. Chen. Xi Er saja sudah kelihatan lelah dan istirahat memainkan gendang, tapi Yueniang masih belum. Dia terus bernyanyi pantun. Ling sampai merasa kagum tapi juga khawatir, menyuruh Yueniang untuk beristirahat karna dia sudah bernyanyi pantun selama 3 hari. Yueniang masih belum mau berhenti karna dia merasa kondisi ny. Chen semakin baik, jadi dia ingin terus menyanyikan pantun. Xi Er pun lanjut bermain gendang.


Dan seperti biasa, di saat Yueniang menunjukkan bakti, Zhenzhu hanya bisa menggerutu. Dia mengomel Yueniang yang terus menyanyi, apa dia mengira dirinya Dewa yang bisa memberi keajaiban dengan bernyanyi pantun! Zhenzhu bahkan sudah berencana akan menyalahkan Yueniang memberikan kutukan saat Ny. Chen mati nanti.

Untuk kali ini, Meiyu mengakui kehebatan Yueniang. Tidak mudah bagi seseorang untuk terus terjaga selama 3 hari 3 malam. Zhenzhu tentu semakin marah karna Meiyu membela Yueniang dan malah memarahinya.

Meiyu menginterogasi Zhenzhu. Dia ingin tahu kemana saja Zhenzhu selama 2 hari ini? Kenapa dia pulang dengan tubuh bau alkohol dan rokok?! Zhenzhu berbohong kalau dia menemui temannya yang pulang dari Inggris. Meiyu udah beneran muak melihat tingkah Zhenzhu itu.

--


Tianbao dikurung di dalam sel. Dan dia masih saja berharap bisa memperalat tn. Qiang. Dengan gaya tengilnya, dia menyuruh tn. Qiang untuk membebaskannya. tn. Qiang yang sudah tidak bisa mendapatkan uang dari keluarga Huang lagi, tentu memperlakukan Tianbao secara berbeda. Seperti layaknya tahanan. Dia memberitahu tujuannya kemari adalah untuk membawa Tianbao ke pengadilan, bukan membebaskannya.


Tianbao panik apalagi saat melihat polisi yang mendampingi tn. Qiang membawa pistol. Dia memberitahu kalau ayahnya bilang akan membebaskannya dan tn. Qiang bisa memeriksanya dengan atasan Inggrisnya. Tn. Qiang menegaskan kalau justru atasannya yang menyuruhnya membawa Tianbao ke pengadilan.


Tianbao menjadi frustasi. Jelas-jelas ayahnya bilang akan mengeluarkannya walaupun harus jatuh bangkrut. Dia sangat takut akan dihukum mati, karna itu, Tianbao pun melakukan hal nekat. Dia merebut pistol polisi yang mendampingi tn. Qiang di saat mereka sedang lengah. Dengan pistol itu, diapun mengancam mereka dan akhirnya kabur dari penjara.

--



Usaha Yueniang dan Xi Er selama 3 hari ini tidak sia-sia. Ny. Chen akhirnya bangun dari tidur panjangnya. Ini tentu hal menggembirakan bagi keluarga Chen kecuali bagi Meiyu dan Zhenzhu. Ditambah lagi, Ny. Chen dalam keadaan sehat dan bisa mengenali mereka semua.


Ny. Chen bercerita kalau dia sebenarnya sudah mau ‘pergi’ tapi dia mendengar suara seseorang bernyanyi pantun. Xi Er memberitahu kalau yang bernyanyi adalah Yueniang. Karna nyanyian itu, Ny. Chen tidak jadi ‘pergi’ dan kembali. Xi Er sangat bahagia dan juga memberitahu bahwa selama 3 hari 3 malam ini, Yueniang menemani dan selalu bernyanyi untuknya. Ny. Chen tersenyum dan berterimakasih padanya.

--


Karna Tianbao kabur dari penjara, maka tn. Qiang membawa anggotanya ke rumah keluarga Huang untuk menggeledah, mana tahu Tianbao lari dan bersembunyi di rumah. Saat para anggotanya sedang menggeledah, diam-diam Tn. Qiang berbisik pada Jin Cheng agar memberikannya uang malam ini atau dia akan menerima mayat Tianbao. Owh, tn. Qiang menipu Jin Cheng seolah dia membantu Tianbao lari padahal faktanya, Tianbao memang kabur diluar niatan tn. Qiang.




Setelah semua polisi pergi, Jin Cheng meminta Xiufeng untuk memberikan semua perhiasan yang dimilikinya. tn. Huang pun memberikan semua harta terakhir yang dimilikinya. Xiufeng sangat sedih dan menanyakan keputusan Jin Cheng, karna ini adalah harta mereka yang terakhir dan jika dijual, mereka tidak memiliki apapun lagi. Jin Cheng sudah bulat dengan keputusannya dan malah khawatir bahwa semuanya akan kurang dari 20ribu yuan jika digadaikan. Jika mereka tidak memenuhi permintaan tn. Qiang, dia bisa menangkap Tianbao dan membunuhnya. tn. Huang pun secara tidak langsung mulai menyalahkan Xiufeng karna memiliki adik seperti Xiujuan yang menipu mereka (Ckckc, padahal biangnya adalah anaknya sendiri, Jin Cheng, yang membuat Xiufeng gagal menangkap Xiujuan!).

--



Karna ny. Chen sembuh, Meiyu pun berdoa kepada leluhur mengucapkan syukur karna sudah menyelamatkan Ny. Chen. Tapi, Zhenzhu bukannya berdoa malah berkata bahwa semua karna Yueniang. Meiyu menegur ucapannya itu dan menyuruhnya untuk segera meminta maaf pada leluhur. Eh, Zhenzhu malah meminta maaf dengan sikap tidak tulus dan main-main. Meiyu beneran marah.


Meiyu juga semakin marah saat memanggil Zhenzhu memanggil Ny. Chen dengan sebutan ‘wanita tua’ dan Yueniang dengan sebutan ‘gadis liar.’ Dia memperingati, jika Zhenzhu menyebut mereka seperti itu lagi, dia akan menampar mereka. Zhenzhu jadi marah dan menanyakan alasan kenapa Meiyu sekarang sangat takut sama Yueniang?


“Ya, aku takut padanya. Orang yang paling menakutkan di dunia adalah mereka yang ulet. Dia lebih kuat dan lebih tangguh dari ibunya. Kita semua harus takut padanya,” tegas Meiyu.

“Bibi, kenapa malah memuji dia dan merendahkan diri?”

“Lalu kenapa kau tidak tanya pada dirimu sendiri, apakah kau bisa di sisi nenek selama tiga hari tiga malam?!”

“Aku bisa. Tapi, aku tak mau.”


“Tentu saja kau tak mau. Kau sama sekali tak peduli. Tapi, dia ada. Dia peduli pada Nenek, Xi Er dan semuanya. Makanya, semua orang tersentuh olehnya. Bahkan kakak ipar (Gong) pun kini baik terhadapnya. Jika masih menganggapnya sebagai duri dalam daging kita, bukankah kita mencari masalah?!”

Zhenzhu bukannya memahami maksud Meiyu malah menantang akan memberikan posisinya sebagai nyonya muda Chen pada Yueniang. Meiyu sangat kesal dan marah pada sifat Zhenzhu yang tidak berubah sama sekali!

--


Ny. Chen mulai menanyakan mengenai pemakaman Sheng. Gong pun menjawab kalau mereka memberikan pemakaman yang baik untuk Sheng. Xi Er pun bercerita kalau dia melihat Sheng di dalam mimpinya sedang bernyanyi pantun dengan bahagia. Ny. Chen sangat senang mendengarnya. Dia pun memuji Sheng adalah anak baik karna membuatnya tertidur agar tidak sedih menghadiri pemakamannya. Yueniang pun meminta Ny. Chen untuk tetap sehat karna Sheng sangat ingin Ny. Chen terus sehat. Dengan begitu, Sheng akan bisa istirahat dengan tenang.



(Dan aku yakin, di dalam hatinya, Ny. Chen pasti menyesa karna sedari dulu tidak mau mendengarkan Sheng dan tidak memilih Yueniang menjadi cicit menantunya).

--


Xiufeng diam-diam pergi ke tanah lapang sepi untuk mengantarkan makanan, pakaian dan sedikit uang untuk Tianbao. Tianbao ternyata kabur dan bersembunyi disekitar sana. Tianbao makan dengan terburu-buru dan penuh ketakutan akan ketangkap. Xiufeng menyuruhnya untuk tenang karna Jin Cheng akan mengirim uang pada tn .Qiang agar Tianbao selamat.


Tianbao kaget dan memberitahu ibunya kalau dia tidak bisa mempercayai siapapun sekarang. Dia yakin kalau tn. Qiang akan mengkhianati mereka setelah menerima uang itu! Jika dia tertangkap, Tn. Qiang pasti akan membunuhnya karna takut kalau dia bilang dia menerima suap. Xiufeng semakin takut dan menyuruh Tianbao untuk segera kabur.

Tianbao meminta maaf pada Xiufeng karna sudah menjadi seperti ini. Dia masih membuat alasan kalau dia melakukan semuanya untuk mendapat kemuliaan bagi keluarganya, tapi, siapa sangka dia malah dijebak oleh Robert! Dia telah mengecewakan seluruh keluarga!!

--


Zhenzhu datang ke kamar Ny. Chen dengan membawa bubur buatannya. Meiyu menyuapinya. Tapi, Ny. Chen hanya makan sesuap dan menolak makan lagi. Dia merasa kalau bubur itu berbau amis.



Eh, Zhenzhu jadi marah dan menyalahkannya ke Ling saat mereka sudah keluar kamar. Ternyata, Zhenzhu menyuruh Ling memasak dan mengaku kalau dia membuatnya sendiri. Ling membela diri kalau dia memang selalu memasak buburnya seperti itu. Zhenzhu tidak peduli dan menampar Ling. Hati Ling sangat sedih karna diperlakukan seperti ini oleh Zhenzhu. Padahal, dia sudah membantu tapi malah disalahkan. Puas memarahi Ling, Zhenzhu langsung pergi begitu saja.


Yueniang melihat semua itu. Dia merasa kasihan pada Ling. Ling merasa terharu atas kebaikan Ling. Yueniang pun menawarkan diri untuk membantu Ling memasak untuk Ny. Chen.


Di tengah memasak, Meiyu datang ke dapur. Dia ingin bicara berdua dengan Yueniang, jadi dia mengusir Ling pergi dari sana dengan alasan kalau Nenek mau mandi, jadi tolong siapkan air panas.


Setelah Ling pergi, Meiyu langsung berlutut dihadapan Yueniang. Yueniang tentu kaget. Meiyu juga menolak bangun walau diminta Yueniang. Sambil berlutut, dia berterimakasih atas semua bantuan Yueniang dan juga mengakui kesalahan keluarga Huang pada Yueniang. Setelah mengatakan semua itu, dia baru mau berdiri dan berkata ada satu hal yang mau dimitanya.

--


Meiyu membawakan Ny. Chen mie. Saat mencobanya, Ny. Chen langsung memuji rasanya yang enak. Dia menyukainya. Ny. Chen tersenyum dan menanyakan, apakah Zhenzhu yang membuatnya? Zhenzhu tersenyum lebar dan udah mau mengaku itu buatannya, tapi Ling langsung berkata : ‘Bukan.’ Walaupun Zhenzhu melotot padanya, Ling tetap memberitahu kalau yang membuatnya adalah Yueniang.


Ling memberitahu kalau Yueniang memasak dengan memperhitungkan kondisi nenek. Ny. Chen baru sadar, jadi perutnya masih lemah. Jadi, dia membuat kuah mie dengan jamur dan daging babi, kemudian menambahkan mie, sehingga rasanya enak.

Ny. Chen pun ingin bertemu dengan Yueniang. Sayangnya, Yueniang langsung pergi setelah memasak mie. Dia menitipkan pesan padanya agar menyampaikan pada Xi Er untuk menjaga Ny. Chen dengan baik.

“Dan juga…”


“Juga apa?” tanya Xi Er.


“Bersikap baiklah kepada orang-orang disekitarmu.”


Xi Er langsung berlari keluar untuk mengejar Yueniang. Yueniang masih belum pergi terlalu jauh dan mendengar teriakan Xi Er. Xi Er berteriak dengan keras kalau dia ingin bersama Yueniang. Yueniang pun berbalik dan menatapnya. Keduanya saling mencintai. Akan tetapi, keadaan sudah berbeda dari dulu.


“Kembalilah,” ujar Yueniang.

“Aku mau bersamamu.”

“Kembalilah.”


“Aku akan beritahu Nenek Buyut dan Ayah.”

“Jangan lakukan hal bodoh seperti itu. Nenek Buyut baru siuman. Jangan mengejutkannya lagi. Apapun yang terjadi pada hubunganmu dan Zhenzhu, itu adalah keputusanmu. Tidak ada hubungannya denganku. Aku tidak mau berada di antara kalian dan dituduh merusak pernikahan orang lain.”


Xi Er masih terus membujuk Yueniang, tapi Yueniang sudah bulat pada keputusannya. Dia pun mengingatkan Xi Er yang adalah harapan keluarga Chen dan mempunyai tanggung jawab besar. Dia harus fokus pada keluarga dan karirnya. Jangan mencarinya lagi. Karna… mereka tidak mungkin bersama.


“Kenapa kita tak bisa bersama?”

“Karna aku sudah tak punya perasaan untukmu!!!”



Xi Er tidak bisa berkata apapun lagi. Dia pun kembali dengan hati kecewa.


Flashback

Meiyu memohon pada Yueniang untuk meninggalkan Xi Er. Dia membuat alasan kalau dia mengerti Yueniang dan Xi Er saling mencintai, tapi bagaimana dengan nasib Zhenzhu? Semua orang tahu Zhenzhu adalah menantu keluarga Chen, dan jika diusir, bagaimana nasibnya? Dia berlutut dan memohon-mohon sambil menangis agar Yueniang mau mengabulkan permohonannya.

End

Dan itulah alasan Yueniang memilih meninggalkan Xi Er.

--



Xi Er yang sudah kembali, memberitahu Ny Chen mengenai ucapan Yueniang. Dan ternyata, Ny Chen pun tidak percaya kalau Yueniang tidak punya perasaan lagi pada Xi Er. Dia tahu Yueniang adalah gadis yang teguh. Dia sudah mendengar banyak mengenai Yueniang dari Sheng, termasuk yang dialami Yueniang di keluarga Huang dan baktinya pada Tian Lan. Jadi, gadis yang kuat seperti Yueniang, tidak mungkin mudah menyerah. Ny. Chen pun mengakui kalau semua salahnya karna begitu mudah terhasut omongan orang lain. Dia menyalahkan dirinya sendiri karna sudah menghancurkan hidup Xi Er. Xi Er meminta neneknya untuk tidak menyalahkan diri sendiri karna dialah yang salah jatuh sakit seperti itu saat itu. 



Ny. Chen benar-benar menyadari kesalahannya dalam memilih cicit menantu. Tidak di sangka, Ny. Chen bahkan menyuruh Xi Er untuk menikah dengan Yueniang di luar negeri. Dia tahu kalau hal ini akan menyulitkan Yueniang, tapi dia menyuruh Xi Er menyampaikan pada Yueniang kalau keluarga Chen akan memperlakukannya dengan baik dan Yueniang akan mendapatkan hak menantu keluarga Chen.


Xi Er menolak melakukan itu. Dia tahu kalau Yueniang pun tidak akan setuju. Dia akan menunggu hingga Yueniang mau dan menjadikannya istri yang sah.

Ny Chen menangis. Dia mengerti keputusan Xi Er dan di akan mengikutinya. Aku yakin di dalam hatinya, ada penyesalan terdalam karna semuanya menjadi sulit sebab pilihannya.

--


Meiyu memarahi Zhenzhu untuk tidak kabur lagi, tapi Zhenzhu tidak peduli. Dia tidak mau hidup seperti Bibi hanya terkurung di rumah dan menjadi tua. Jika dia tidak senang di rumah, dia akan mencari kesenangan diluar.

“Aku akan jujur pada Bibi. Aku bertemu seorang Letnan Inggris. Dia sangat tampan dan baik padaku.”


Meiyu semakin marah. Bagaimanapun, Zhenzhu adalah wanita yang sudah menikah, jadi tidak pantas baginya keluar untuk menemui pria! Zhenzhu nggak peduli karna toh Xi Er tidak pernah menyentuhnya sama sekali dan karna Xi Er tidak peduli padanya, dia akan memuaskan pria Inggris itu, Lawrence. Dia bahkan memberitahu Lawrence akan membawanya ke Inggris. Meiyu memohon agar Zhenzhu mendengarkannya dan tidak mempercayai pria Inggris!

“Aku tidak mau hidup menyedihkan seperti bibi! Aku mau bahagia! Happy!” tegas Zhenzhu.

--


Yueniang pergi ke rumah Robert untuk menemui Yuzhu. Dan sama seperti sebelumnya, pelayan tidak mengizinkan ada satu tamupun yang boleh masuk. Yueniang tidak menyerah dan memberikan sejumlah uang sebagai suap. Dia berjanji hanya akan melihat Yuzhu sebentar, toh dia tadi melihat Robert pergi. Ah Rong yang mudah disuap, akhirnya mau mengizinkannya masuk. Dia menyuruh Yueniang untuk cepat dan pergi sebelum Kepala Pelayan pulang.


Kamar Yuzhu di gembok. Ah Rong memperingati Yueniang untuk berhati-hati dan tidak terlalu dekat karna Yuzhu bisa menggigit.


Saat masuk ke kamar Yuzhu, hati Yueniang terasa diiris. Yuzhu diperlakukan sangat kejam dan tidak selayaknya manusia. Tubuhnya diikat di pilar tempat tidur. Tatapan matanya kosong.




“Yuzhu, ini aku. Yueniang. Yueniang,” panggil Yueniang. Dia teringat betapa baiknya Yuzhu padanya dan betapa seringnya Yuzhu membantunya. Yuzhu yang cantik dan baik hati, bagaimana bisa sekarang menjadi begini?!


Tapi, mau bagaimanapun, Yuzhu tidak mengingat Yueniang. Yueniang menjadi semakin sedih, terluka dan merasa bersalah. Dia memeluk Yuzhu dan terus menerus meminta maaf.

--


Zhenzhu sudah ditempat biasa dia bertemu dengan Lawrence. Tapi sayang, Lawrence tidak ada di sana. Para anak buah Lawrence, memberitahu, kalau Lawrence kembali ke Inggris untuk liburan bersama istri dan anaknya!

Zhenzhu benar-benar speechless. Dia sudah tertipu. Ternyata, dia hanya dijadikan mainan oleh Lawrence!

--


Paul dan Libby datang ke rumah Robert. Libby datang bukan sebagai putri tn. Williams, tapi sebagai sekretasis Kementerian Kesejahteraan Wanita dan Anak. Mereka adalah kelompok sukarelawan yang diprakarsai oleh istri gubernus dan tujuan mereka adalah membantu wanita dan anak-anak. Robert menghina kalau Libby datang untuk meminta sumbangan.



Libby memberitahu tujuannya datang adalah menemui Yuzhu. Mereka sudah menerima laporan kalau Yuzhu dianiaya. Robert mengira ini adalah perbuatan Xi Er dan mengusir mereka pergi. Eit, tapi tidak bisa. Libby punya hak dan kewenangan untuk melihat Yuzhu.



Diapun di antar ke kamar Yuzhu. Begitu masuk, Libby harus menutup hidung karna aroma kamar yang sumpek. Dia menyuruh pelayan untuk membuka jendela. Yuzhu hanya terbaring dengan tatapan kosong di kamarnya. Libby mengajaknya bicara, tapi Yuzhu tidak menunjukkan respon sedikitpun. Libby datang bersama seorang perawat dan menyuruh perawat itu untuk memeriksa kondisi Yuzhu.

Dia menanyai kondisi Yuzhu pada Kepala Palayan. Kepala Pelayan menjawab kalau Yuzhu biasanya berteriak dan menjerit, tapi baru-baru ini dia tidak mau makan, minum atau bicara. Terkadang, mereka tidak tahu apa Yuzhu tidur atau bangun. (Lah iya, pintu kamar Yuzhu saja di gembok dan jendela kamar ditutup hingga benar-benar gelap!)


Suster memberitahu Libby hasil pemeriksaannya. Yuzhu sedang hamil.

--


Berita kehamilan Yuzhu ini Libby sampaikan pada Xi Er. Dia juga sudah memanggil dokter dan sudah dikonfirmasi kalau Yuzhu hamil. Robert pun sudah tahu hal ini. Xi Er semakin khawatir dengan kondisi Yuzhu. Libby memberitahu kalau kondisi mental Yuzhu sekarang ini, membuat mereka tidak bisa membuktikan apa dia sudah dilecehkan. Para pelayan pun bilang Yuzhu melukai diri sendiri! Yang bisa mereka lakukan adalah berharap Robert menjaga Yuzhu dengan baik karna bayi itu.

--


Paul pun menyampaikan hal yang sama seperti Libby pada Yueniang. Dan reaksi Yueniang sama seperti Xi Er. Mereka tidak bisa mempercayai ucapan Robert. Paul memberitahu kalau mereka sudah melaporkan kasus ini pada polisi. Dan juga, Libby akan mengunjungi Yuzhu tiap minggu bersama perawat.

“Yueniang, everything will be alright,” ujar Paul. Dia juga memberitahu Xi Er yang menyuruhnya menyampaikan ini pada Yueniang.

--


Di rumah,

Yueniang tidak bisa tidur sama sekali. Ah Tao yang terbangun dilarut malam, melihat itu dan menyuruh Yueniang untuk beristirahat. Dia bisa tahu Yueniang memikirkan Yuzhu dan dia meminta Yueniang berhenti menyalahkan diri sendiri. Ah Tao sangat marah pada keluarga Zhang dan Huang. Bagaimanapun, keluarga Huang yang membuat Yuzhu masuk ke keluarga Robert dan akhirnya membuat Yuzhu sangat hancur sampai menajdi gila. Udah gitu, Tianbao akhirnya menjadi buronan. Keluarga Huang sudah salah dalam memperhitungkan segalanya.

Yueniang tetap saja bersedih. Dia pun berdoa demi keselamatan Yuzhu.

--



Keluarga Huang benar-benar jatuh bangkrut! Pelayan yang tersisa di rumah mereka hanyalah Jinhua. Dan tentu saja, Jinhua sekarang berani melawan Xiufeng. Dia menggerutu saat Xiufeng memarahinya karna beristirahat. Yang tersisa sekarang hanya dia, dan dia yang yang harus melakukan semua pekerjaan! Jadi apa salahnya dia istirahat. Dan juga, mereka sudah kehabisan beras!

Xiufeng kaget. Tapi, tetap menjaga harga diri dan menyuruh Jinhua untuk memesan saja ke toko. Jinhua dengan suara yang keras menjawab kalau toko sudah tidak mau mengirimkan kecuali mereka membayar semua hutang.


“Nyonya, bisakah kau membayar gajiku bulan ini? Aku tak mau bekerja disini lagi,” ujar Jinhua.

--


Keadaan ekonomi yang seperti ini membuat Xiufeng sangat kesulitan. Dia meminta Jin Cheng untuk meminta uang pada tn. Huang karna mereka sudah kehabisan beras. Jin Cheng sangat frustasi juga. tn. Huang udah nggak punya uang. Yang ada, tn. Huang yang minta uang padanya untuk membeli salep opium! Belum lagi biaya tagihan rumah sakit Guihua yang masih menunggak. Bank sudah bilang akan menyita rumah!



Xiufeng memarahi Jin Cheng untuk tidak hanya mengeluh seperti ini! Pergilah dan cari jalan keluar! Eh, Jin Cheng menolak keluar. Dia sangat malu karna semua orang sudah tahu kalau dia adalah ayah buronan! Tidak ada yang mau berbisnis dengannya lagi! Dan semua karna putra tercinta Xiufeng, Tianbao!!


Xiufeng marah karna Jin Cheng malah menyalahkan semua padanya! kalau Jin Cheng tidak mau mencari jalan keluar, yah sudah, biar mereka semua mati kelaparan! Jin Cheng menyuruh agar Xiufeng menelpon Meiyu dan Zhenzhu untuk meminta bantuan. Masalahnya, selama ini mereka sudah bertahan hidup dengan uang Meiyu dan Meiyu bilang kalau dia sudah memberikan mereka semua tabungan pribadinya! Meiyu beneran nggak bisa membantu lagi.


Jin Cheng menyuruh untuk meminjam uang dari orang tua Xiufeng saja. Tapi, orang tua Xiufeng sekarang sudah nggak mau mengangkat telepon sejak mereka meminta uang beberapa waktu lalu. Jin Cheng pun mengungkit masalah Xiujuan yang mengambil semua uang mereka. Xiufeng semakin marah karna Jin Cheng selingkuh dengan Xiujuan hingga ditipu!


Ah percuma! Jin Cheng beneran laki nggak guna. Dia malah meminta cerai dari Xiufeng! Xiufeng sangat sangat marah karna dia sudah kehilangan segalanya termasuk anak-anak mereka, tapi Jin Cheng malah meminta cerai!

Kehidupan mereka benar-benar hancur.


 

5 Comments

Previous Post Next Post