Sunday, June 25, 2017

Sinopsis Drama Korea : DUEL Episode 04 - 2

0 comments


Images by : OCN

Deuk Cheon kembali ke mobil. Dia memberitahu kalau dia merasa ada yang disembunyikan oleh Joo Ho. Dia bertanya apa Sung Joon ingat dengan seseorang bernama Choi Joo Shik? Apa dia memiliki luka di telinganya? Sung Joon terlihat memikirkannya. Tepat saat itu, sebuah mobil patroli menuju ke tempat Joo Ho dan Deuk Cheon langsung melajukan mobilnya pergi.

Sung Joon berusaha mengingat sesuatu. Dan dia mengingat seperti di ruang operasi, ada seorang pria dengan anting di telinganya dan juga luka. Sung Joon segera memberitahu kalau Choi Joo Shik memiliki bekas luka di telinganya. Seperti luka bekas robek. Deuk Cheon menggeram marah berarti dugaannya benar. Pria itu bukan Choi Joo Ho tetapi Choi Joo Shik.
Joo Ho sendiri setelah Deuk Cheon pergi, segera pergi juga dari kantornya.
Tidak lama kemudian, Deuk Cheon kembali datang ke sana. Dia beralasan kalau dia meninggalkan ponselnya di dalam. Pegawai Joo Ho lah yang membukakan pintu.
Dan … semua pegawai Joo Ho telah terikat. Deuk Cheon mengeluarkan pistolnya dan bertanya dimana Choi Joo Ho bukan Choi Joo Shik pergi?
Deuk Cheon dalam perjalanan menuju tempat Choi Joo Shik. Dia juga menelpon Hyung Shik dan memberitahu kalau Choi Joo Ho sebenarnya adalah Choi Joo Shik. Dan dia akan mengadakan pertarungan anjing jam 10:00 malam di Hwaseong nanti. Dan dia sedang menuju ke sana. Dia memberitahu tempatnya dan meminta agar Hyung Shik datang dengan Soo Ho, dia memerlukan bantuan mereka.
Hyung Shik dan Soo Ho berlari terburu-buru tetapi di dekat pintu keluar kantor Kejaksaan merekea bertemu dengan Jo Hye. Jo Hye menyuruh mereka untuk bersiap karena malam ini mereka akan pergi ke sebuah pertandingan anjing di Hwaseong. Hyung Shik serta Soo Ho jelas kaget dan bingung harus melakukan apa sekarang.
Semua detektif dan polisi sedang bersiap menuju ke sana. Soo Ho menyarankan agar Hyung Shik mengirim SMS pada Deuk Cheon terkait hal ini. Tetapi, belum sempat mereka mengirim pesan, Jo Hye menyuruh mereka untuk mengumpulkan semua ponsel karena mulai sekarang tidak ada yang boleh menggunakan ponsel dan juga termasuk dengan walkie-talkie. Hyung Shik dengan terpkaksa menyerahkan ponselnya.

Pria anak buah Sung Hoon pergi menemui seseorang di tepi sebuah sungai. Dia melaporkan kalau mereka akan segera menemukan daftarnya tetapi dia tidak yakin apakah aman jika mereka percaya kepada Lee Sung Hoon. (Pria yang ditemui itu terlihat seperti Kepala Kantor Kejaksaan, tapi author juga kurang yakin). Pria itu lanjut melaporkan kalau dia merasa Sung Hoon menikmati pembunuhan yang dilakukannya daripada mencapai tujuannya sendiri dan jika mereka tidak menghentikannya segera, dia mungkin akan menyebabkan pria itu dalam masalah.
“Sudahlah. Kita hanya perlu membiarkan dia berperilaku sesukanya. Saat ini, biarkan dia melakukan apa yang dia inginkan.  Lagipula, ini tidak akan berlangsung lama.”

Hari sudah malam,
Ik Hong dan Mi Rae menuju tempat pertemuan dengan Joo Ho. Saat sedang melewati sebuah polisi tidur, berkas peninggalan ibu Mi Rae yang ada di dashboard jatuh keluar. Saat itulah, Mi Rae menemukan sebuah foto lama di sela - sela berkas itu. Foto itu mirip dengan foto Sung Joon/Sung Hoon.
Sementara, di tempat lain, Sung Joon memberitahu Deuk Cheon kalau dia merasa namanya memang benar adalah Sung Joon. Samar-samar dia merasa ada seseorang yang memanggilnya dengan nama tersebut tetapi rasanya itu seperti kenangan masa lalu. Sung Joon juga bertanya pada Deuk Cheon, apa mereka sudah melakukan hal yang benar? Mereka jelas tahu ini adalah jebakan tetapi mereka tetap menemui Choi Joo Shik. Deuk Cheon hanya menjawab kalau mereka tidak memiliki pilihan selain melakukan apa yang diinginkan si brengsek itu dan mereka juga tidak bisa kembali lagi.
Jo Hye dan team juga sedang menuju arena pertandingan anjing.
Mereka semua pergi dengan tujuan yang berbeda-beda.

Deuk Cheon sudah tiba di arena. Dia mencoba menghubungi Hyung Shik tetapi tidak di angkat (Deuk Cheon tidak tahu kalau ponsel Hyung Shik sudah ditahan oleh Jo Hye). Deuk Cheon akhirnya memutuskan untuk masuk saja. Mereka berjalan masuk dan di cegat oleh penjaga. Mereka diminta untuk menunjukkan uangnya. Deuk Cheon segera menunjukkan uang yang di bawa nya (itu uang suap dari Man Choon untuk Yoo Shik dan diberikan Yoo Shik kepada Deuk Cheon - read episode 01). Dan dia memberitahu penjaga kalau Sung Joon adalah muridnya. Mereka akhirnya diizinkan masuk.

Didalam, sebuah pertandingan anjing sedang berlangsung. Deuk Cheon berpencar dengan Sung Joon mencari Choi Joo Shik. Seorang pria anak buah Man Choon melihatnya dan segera membandingkan wajahnya dengan foto yang mereka terima. Mirip. Mereka segera memberitahu hal ini pada Man Choon. Man Choon dan anak buahnya segera menuju ke sana.
Ik Hong dan Mi Rae juga di sana. Tetapi, saat hendak masuk menemui Joo Ho/Joo Shik, penjaga memberitahu hanya Mi Rae yang diizinkan untuk masuk dan Ik Hong dapat menunggu diluar. Ik Hong jelas menolak tetapi Mi Rae menyakinkannya untuk membiarkannya masuk dan dia akan segera kembali.

Mi Rae masuk sendiri menemui Joo Ho/Joo Shik. Dan Joo Shik tersenyum sinis melihatnya. Dia bergumam kalau anak Ryu Jung Sook ternyata sudah besar dan menjadi reporter. Mi Rae jelas bingung dan bertanya apa Joo Ho mengenal ibunya. Joo Shik tertawa terbahak-bahak.
Jo Hye sudah hampir tiba di arena pertandingan. Dia menggunakan walkie talkie dan memberitahu agar jalanan di sekitar sana segera di amanakan oleh polisi. Apabila itu tidak mungkin, fokus saja untuk menemukan Jang Deuk Cheon dan Lee Sung Joon. Jo Hye melakukan hal itu untuk mencegah Deuk Cheo dan Sung Joon kabur lagi. Dia bahkan mengizinkan untuk menggunakan pistol. Soo Ho dan Hyung Shik terkejut mendengarnya.

Joo Shik tertawa terbahak-bahak dan menjawab kalau dia sangat mengenal ibu Mi Rae. Ryu Jung Sook adalah perawat nya dulu. Mi Rae jelas semakin bingung. Joo Shik melepaskan wig-nya dan menunjukkan bekas robek di telinganya.
“Ibumu melakukan ini padaku.”
Mi Rae menjadi ketakutan. Apalagi, Joo Shik mengambil sebuah cutter dan mengarahkannya padanya. Mi Rae tersudut dan tidak bisa kabur lagi.
“Kau lihat, inilah yang dilakukan Ryu Jung Sook padaku. Sekarang pikirkan dengan otakmu yang pintar. Menurutmu, kenapa aku mau bertemu denganmu? Kau punya telinga yang indah,” ujar Joo Shik dan mengarahkan pisau ke dekat telinga Mi Rae.
Tepat saat itu, pandangannya tanpa sengaj mengarah ke monitor CCTV. Dia terlihat terkejut melihat Sung Joon berada di arena pertarungan anjing.
Sung Joon berusaha mengikuti Deuk Cheon tetapi karena ramainya orang, dia terpisah jarak yang cukup jauh. Tiba-tiba, dua orang pria, mendekatinya dan mengarahkan pisau ke perutnya. Dia menyuruh Sung Joon untuk tetap tenang dan mengikutinya untuk menemui boos mereka.

Sung Joon dibawa menemui Joo Shik. Joo Shik memandangnya dingin. Sementara Sung Joon bertanya apa pria itu mengenalnya? Joo Shik tersenyum dan menjawab kalau Sung Joon adalah seseorang yang tidak pernah bisa dia lupakan. Sung Joon jelas kebingungan tetapi Joo Shik tidak mau menjelaskan lebih jauh bagaimana mereka bisa mengenal.
“Bagaimana kau masih hidup? Maksudku… aku pernah membunuhmu. Tapi kenapa kau masih hidup? Mengapa?” tanya Joo Shik penasaran.
Kemana Mi Rae?
Mi Rae di kurung di sebelah ruangan Joo Shik. Dia merasa sangat ketakutan. Mi Rae berusaha menghubungi Ik Hong tetapi saat Ik Hong hendak mengangkat telponnya, seseorang menabraknya dari belakang dan menyebabkan ponselnya terjatuh. Dia berusaha mengambil ponselnya tetapi malah tertendang oleh orang lain. Mi Rae sendiri merasa sangat cemas. Dan saat itu, dia mendengar suara marah Joo Shik. Karena penasaran, Mi Rae mengintip melalui lubang kecil yang ada di pintu.
Joo Shik menarik kerah baju Sung Joon dengan marah. Dia tidak mengerti kenapa orang yang dibunuhnya masih segar bugar dan bahkan tidak berubah sama sekali. “Siapa kau? Siapa?”
Joo Shik mulai mendorong tubuh Sung Joo hingga tersudut dan mencekiknya. Hal itu membuat Sung Joon teringat sesuatu samar - samar. Yang diingatnya adalah tubuhnya yang terikat dan mulutnya dilakban. Dia berada di sebuah ruang operasi dan dadanya di bedah dengan menggunakan pisau.
“Tidak peduli. Aku hanya akan membunuhmu lagi,” gumam Joo Shik.

Mi Rae mengintip dari celah pintu dan melihat Sung Joon yang dicekik oleh Joo Shik. Matanya terbelalak terkejut. Dia membandingkan foto yang ditemukannya tadi dan mirip! Orang yang dicekik Joo Shik mirip dengan orang yang ada difoto.
Sung Hoon dirumahnya sedang mengenakan baju. Dan terlihat ada sebuah luka bedah yang panjang di perutnya.

Sung Joon teringat saat dadanya di bedah. Dia merasa sangat kesakitan tetapi tidak bisa berteriak karena mulutnya di lakban. Dan dia melihat orang yang ada di ruang operasi itu memiliki luka di telinganya dan mengenakan tag name bertuliskan : CHOI JOO SHIK. Pria itu tersenyum menyeringai menatapnya. Dan senyumanya mirip dengan pria yang ada di depannya. Mata Sung Joon terbelelak kaget.
Sung Hoon dirumahnya juga sedang bersiap-siap menuju arena pertarungan anjing.


No comments:

Post a Comment