Thursday, September 7, 2017

Sinopsis The Mysteries of Love (2010) Episode 3 - 2

0 comments




The Mysteries of Love /  談情說案 (2010)

TVB
Episode 3 – 2

Saat diinterograsi. Kong Siu-wing mengakui bahwa alat penyemprot itu dibuat oleh dirinya sendiri. Dikarenakan hutang yang ia miliki, jadi ia terpaksa melakukan itu.
“Apakah kamu memeras Chow Hing? Atau dia membayar kamu untuk melakukan itu?” tanya Chim.
Flashback.

Siu-wing sedang berada didekat pintu. Pada saat itu ia mendengar perkataan Chow Hing pada para polisi bahwa ia akan menyewa pengacara terbaik dihongkong, tidak peduli berapapun biayanya.

Dirumah. Siu-wing ditelepon oleh pihak bank yang menagih pembayaran kartu kredit.

Dikantor. Siu-wing ditelepon lagi oleh orang yang menagih hutang padanya. Sehingga ia menjadi takut. Lalu ia mendengar ketika para polisi sedang berdiskusi mengenai senjata pembunuh. Sehingga ia menghubungin Chow Hing dan menawarkan bahwa ia akan menolong anaknya dengan imbalan $500.000.



Jadi ia mulai bekerja membuat alat penyemprot itu. Saat dikantor, ketika ia melihat Siu-lai keluar dari ruangannya. Ia mengambil berkas milik Siu-lai dan menyebarkan nya didapur.


Lalu seorang polisi masuk kedalam dan ketika ia melihat berkas itu dilantai, ia berteriak memanggil nama Siu-lai. Sehingga Siu-lai segera keluar dari ruangan SCB Workshop dan pada saat itulah Siu-wing melakukan aksinya.

Siu-wing menyemprot dengan sangat kuat dan itu membuar kertas memo yang tertempel pada Bola Kristal jatuh. Saat ia sudah selesai, ia tersenyum puas.

Pan memberikan surat pernyataan untuk ditanda tanganin Siu-wing.

Dirumah. Keluarga Siu-lai merayakan selesai nya kasus itu. Dengan senang, mereka semua makan dan mengobrol bersama. Mereka semua menyuruh Siu-lai untuk mengajak Profesor King makan sebagai terima kasih atas pertolongannya.

Direstoran. Saat Siu-lai sedang menunggu King, seorang pelayan menawarkan minuman padanya. Tapi saat ia mendengar harga minuman nya $150, ia merasa terkejut dan mengatakan bahwa ia akan menunggu temannya datang dulu.

Jadi ketika King datang, pelayan datang dan menawarkan lagi kepada mereka. Saat mendengar harganya, raut wajah Siu-lai agak sedikit merasa itu kemahalan. Tapi ia tetap tersenyum dan menyuruh King untuk memesan. Dan pelayan tersebut menyarankan Threes Treasures in Chicken Wings itu memakai hati ayam segar, daging burung merpati, dan daging babi di dalam sayap ayam.

Saat mereka mengobrol, Siu-lai terlihat bosan mendengar cerita King mengenai kesehariannya. Dan King yang mengetahui itu, menyuruh Siu-lai untuk ganti bercerita. Jadi selama mereka makan, Siu-lai lebih banyak bercerita dan King mendengarkannya.

King hanya makan sedikit saja dengan alasan hari ini adalah ulang tahun rekannya dikampus. Jadi tadi dia mentraktir nya. Makannya dia masih kenyang saat ini dan ia menyuruh Siu-lai untuk makan saja. Sehingga dengan senang Siu-lai makan dengan lahap dan sisa makanan yang ada ia bawa pulang.


Siu-lai sedang menunggu bis datang, tapi karena lama, ia memutuskan untuk berjalan kaki saja. Dan pada saat ia melewati suatu restoran, ia melihat King yang sedang makan sendiri didalam. Ketika itu Siu-lai melihat makanan yang dibawanya dan merasa tidak enak pada King.

Dirumah. Siu-lai bercerita pada keluarganya, saat direstoran tadi King mengatakan bahwa ia kenyang. Tapi saat ia sudah pergi, ia melihat King makan spaghetti sendirian.
Kakak iparnya mengomentari jika pria kaya itu pemilih. Sedangkan Kakak nya Leung bilang itu wajar saja, jika ia memakan spaghetti dan potatoes (Kentang).
Meendengar itu Siu-lai menyadari kesalahannya, karena seharusnya ia mengajak King makan, makanan Western. Tetapi Kakak nya On dan papanya bilang bahwa itu bukan salah Siu-lai, karena seharusnya King bilang jika ia tidak suka makanan Chinesse.

Besok harinya, saat di tempat tunggu di pengadilan. Lo sir menanyai Siu-lai mengenai makan malamnya bersama King kemarin malam. Lalu Siu-lai menceritakannya dan ia bilang bahwa ia menyesal tidak bertanya pada Lo sir terlebih dahulu tentang apa yang disukai King.

Lo sir menjelaskan jika King tumbuh di England. Disana King selalu pergi ketaman untuk melihat angsa dan merpati, dia sangat menyukai mereka. Diantaranya, ia juga tidak makan kaki ayam atau organ dalam. Lalu Lo sir menanyai apakah Siu-lai memesan Three Treasures in Chicken Wings?

Dengan menyesal, Siu-lai bilang bahwa ia melakukan itu. Seharusnya ia bertanya dulu padanya. Lalu ia menceritakan mengenai king yang bilang kenyang, tapi makan spaghetti sendirian.

Lo sir bilang bahwa King sebenarnya baik, karena ia mengetahui usaha Siu-lai untuk mempersiapkan itu, jadi dia sengaja tidak mengatakan apapun. Walaupun ia tidak menyukai itu.


Dikantor. Siu-lai menerima e-mail dari King yang menuliskan bahwa Gordon (Lo sir) meneleponnya kemarin, kemudian dia tau bahwa ia telah membuatnya merasa tidak senang. Ia minta maaf, benar-benar minta maaf. Karena ia begitu pemilih tentang makanan. Ia pikir ia perlu merubah dirinya. Dan sebenarnya ia sangat menikmati makanannya. Membaca itu membuat Siu-lai tersenyum bahagia.


Lo sir datang membawa kabar gembira, tentang DOJ yang secara resmi mendakwa tersangka Chow Hau-yin dan ayahnya yang kaya Chow Hing dengan dakwaan penyuapan dan menghalangin jalannya keadilan. Lalu Lo sir juga mengundang mereka untuk makan malam bersama, sehingga semua orang langsung berdiri dan berteriak gembira.

Tiba-tiba Lo sir mendapatkan telepon. Dan lalu ia meminta maaf karena ia tiba-tiba memilki urusan penting, jadi ia tidak bisa pergi. Tapi Lo sir bilang ini harus tetap dirayakan dan ia memberikan uang $3000 dolar pada mereka. Lalu ia pergi. Sedangkan mereka semua langsung berebutan membagikan uang nya itu.


Didalam mobilnya Lo sir tersenyum senang dengan sebuket bunga disampingnya. Lalu ia bertemu dengan seorang wanita dan mereka berciuman di dekat parkiran. Lalu masuk kedalam apatermennya dan tidur bersama.


Didalam kantor, Lo sir memohon kepada seorang wanita bernama Mary untuk mengizinkannya mengambil libur selama 2 minggu saja. Tapi Mary tidak mau menyetujui itu dan ia menyuruh Lo untuk bertanya kepada Madam saja. Dengan sikap pantang menyerah, Lo terus memohon kepadanya.

Dan pada akhirnya Mary menyetujui permintaan Lo sir. Sedangkan para anggota tim bilang seharusnya Mary menanyai alasan Lo bilang OK. Tapi Mary langsung bilang bahwa ia tidak ingin tau seperti mereka dan ia pergi.

Direstoran. Lo bersama wanitanya dan King makan bersama. Mereka kelihatan sudah saling mengenal dan saling berbicara dengan senang. Lalu dua orang pria datang dan Wanita itu pergi meninggalkan mereka berdua untuk menemani dua orang pria kenalannya itu.

King lalu menanyai apakah statusnya masih sama? Tapi Lo sir yang tidak mengerti menanyai maksud King.

King bilang padanya, antara teman dan kekasih. Mereka berdua bisa membicarakan segalanya tapi tidak dalam. Lo menjawab bahwa ia pikir hubungannya dengan dia sudah sempurna. Mereka berdua membutuhkan kebebasan. Dan mereka saling membutuhkan satu sama lain. Tapi mereka tidak perlu bertanggung jawab kepada pihak lain dan jika waktunya tidak tepat, mereka akan bertemu beberapa tahun sekali. Tapi jika waktunya tepat, meraka akan bertemu beberapa bulan sekali.

King mengomentari mereka yang saling membutuhkan satu sama lain tapi ia tidak perlu untuk bertemu. Itu tidak masuk akal. Lalu ia pergi meninggalkan Lo.


Wanita itu kembali dan meminta maaf pada Lo, saat Lo mengajak nya pergi berenang. Dikarenakan bosnya baru saja menelepon dia untuk pergi ke Taiwan. Lalu ia juga bilang bahwa temannya Racchel akan datang ke Hong kong dan ia meminta Lo untuk menemaninya berkeliling menggantikan dia.

Sebenarnya Lo merasa tidak semangat dan tertarik. Tapi wanita itu bilang bahwa ia telah memutuskan, jadi ia akan memberikan nomor Lo pada temannya itu nanti

No comments:

Post a Comment