Penting !!

Blog ini tidak akan menulis sinopsis : PADDIWARADDA

Kenapa? Karena sudah pernah ada blog lain yang membuat sinopsis ini sebelumnya. Dan blog itu sampai menghapus sinopsis ini dan mengganti domain blog nya, jadi kami tidak ingin terkena masalah yang sama. Atau akibat nya, blog ini akan terhapus. Kami sudah pernah terkena masalah karena sinopsis FOX SUMMER.

Mohon pengertian nya.


STOP meninggalkan komentar yang menyuruh atau meminta kami menulis sinopsis PADDIWARADDA. Jika ingin membaca sinopsis lakorn tersebut, silahkan kunjungi blog yang dahulu menulis sinopsis itu.

KAMI MERASA TERGANGGU KARENA MENERIMA TERLALU BANYAK PESAN TERKAIT LAKORN TERSEBUT. APALAGI YANG MEMINTA UNDANGAN DAN SEMACAMNYA. TOLONG HARGAI KAMI JUGA, DENGAN TIDAK MENANYAKAN SINOPSIS INI (KAMI TIDAK PERNAH MENULIS ATAUPUN BERNIAT MENULISNYA)

TERIMAKASIH

Utk sinopsis lain seperti Rak Nakara, Rising Sun dll akan kami pertimbangkan setelah kami menemukan tempat untuk menonton / mendownload nya full episode.

������ thank u


Sekian,

Happy Reading,


Owner :)

Adsense

...

SINOPSIS K-DRAMA : MISTRESS EPISODE 07-1



IMAGES BY : OCN
Drama ini berisi adegan yang tidak sesuai untuk usia di bawah 19 tahun. Pemirsa di harap bijak.
Jika ada pembaca berusia dibawah 19 tahun, diharapkan untuk tidak lanjut membaca. Terimakasih.
2 milyar won
Itu adalah uang asuransi kematian yang diterima Se Yeon dari kematian Kim Young Dae. Uang yang menjadi awal semua peristiwa yang di alaminya kemudian.
Uang Asuransi suaminya 2 milyar won.
Sama seperti yang di khawatirkan Jung Won jika Sang Hoon mendekati Se Yeon demi uang asuransi tersebut.
 Se Yeon mulai bertemu dengan Na Yoon Jung, Park Jung Sim dan Han Sang Hoon. Dimana semua orang itu mempunyai maksud tersembunyi padanya.
Bagaimana jika suaminya masih hidup?
Telepon serius yang selalu di terimanya. Sang Hoon yang memberitahu kalau Young Dae masih hidup.
Dan benar! Kim Young Dae masih hidup!
Semua kematian berhubungan
Kematian dari guru Cha Min Jae, 2 tahun lalu. Hal yang mempertemukan Eun Soo dan Sun Ho.
Kematian Baek Jae Hee, 2 tahun lalu.
Kematian Na Yoon Jung.
Ketiga kematian saling berkaitan.

Keempat sekawan tersebut memasukkan mayat kembali ke dalam mobil polisi. Setelah itu mereka pergi dari gedung kosong tersebut. Semua wajah mereka menegang. Se Yeon sedang berbalik untuk melihat gedung kosong yang seperti bekas hotel tersebut. Gedung yang di temukannya saat mencari suaminya, Young Dae.
1 bulan lalu...
Seseorang dengan menggunakan kabel, mengaitkannya ke kepala Yoon Jung. Yoon Jung meronta karena tercekik. Orang tersebut tidak peduli. Dia berlari kencang dan sambil menarik kabel tersebut dan kepala Yoon Jung terbentur ke pintu. Dia tewas.
Setelah itu, orang tersebut mengambil sesuatu di meja makan Yoon Jung dan keluar dari rumah tersebut.
TERDUGA
Se Yeon pulang malam hari ke apartemennya. Dia masih terngiang perkataan detektif kalau sidik jari suaminya di temukan di TKP. Ponselnya berbunyi dan entah apa yang dikatakan orang di seberang, karena wajah Se Yeon menjadi tegang.
Se Yeon pergi ke sebuah penginapan dan menuju suatu kamar. Se Yeon berusaha mengontrol emosinya dan mengetuk pintu kamar. Seseorang membukakan pintu dan itu adalah Young Dae.
Se Yeon masuk dan memukuli Young Dae karena sudah berbohong selama ini. Dia marah karena selama ini dia dan Ye Rin selalu menunggu Young Dae, berharap dia masih hidup, tetapi Young Dae tidak pernah muncul.   
Young Dae menjelaskan kalau waktu itu dia ditemukan mengapung di lautan dan di selamatkan orang-orang sekitar. Dia dalam keadaan tidak sadar selama beberapa hari. Dan ketika dia sadar dan pulang, sudah di adakan pemakamam kematian. Tetapi, kemudian dia teringat dengan asuransi kematiannya. Saat itu, perusahaannya sudah bangkrut dan dia pikir dengan uang asuransi itu, Se Yeon bisa membayar hutangnya dan Se Yeon serta Ye Rin tidak perlu khawatir lagi dengan uang selama hidup.
Se Yeon tidak percaya mendengar alasan tersebut. Young Dae kembali memberitahu kalau dia selama ini menelpon Se Yeon diam-diam karena ingin mendengar suara Se Yeon. Dia juga merasa gila karena harus hidup seperti sudah mati.
Se Yeon bertanya balik, kalau gitu kenapa Young Dae harus muncul sekarang? Kenapa membuatnya marah seperti ini?

Adegan beralih...
Se Yeon dalam perjalanan pulang dan mengingat pembicaraannya dengan Young Dae. Young Dae muncul kembali karena dia melihat polisi mencari Se Yeon. Young Dae menuduh yang membunuh Yoon Jung adalah Han Sang Hoon, penyidik penipuan asuransi, pria yang mendekati Se Yeon. Karena dia tidak bisa membuktikan aku masih hidup, Sang Hoon membunuh wanita itu dan meletakkan sidik jarinya di TKP, agar polisi mengejarnya. Dia berusaha membawanya muncul. Young Dae yakin kalau Sang Hoon pasti sempat masuk ke rumah mereka dan mengambil sidik jarinya dari sana.
Se Yeon teringat saat Sang Hoon menunjukkan sebuah foto yang di ambil di album rumahnya. Sang Hoon memang pernah masuk ke rumahnya.
Dan benar, saat itu, Sang Hoon menemukan sebuah dompet yang di dalamnya berisi SIM Young Dae.
Young Dae meminta Se Yeon untuk tidak pernah percaya dengan Sang Hoon.
"Lalu bagaimana denganmu?"
Young Dae tau maksud Se Yeon. Dia meminta maaf dan tidak akan membuat alasan tentang Sang Hee. Dia tidak mengelak akan kesalahannya. Tapi, dia benar - benar tidak memiliki perasaan apapun pada Jung Sim, dia hanya berusaha bertanggung jawab atas kesalahannya. Dan juga Jung Sim, tidak tahu kalau dia masih hidup. Dia juga tidak berniat memberitahu dan menemui Jung Sim lagi.
Young Dae juga mengeluarkan ponselnya dan menunjukkan sebuah foto. Foto Yoon Jung di dalam mobil bersama Sang Hoon. Young Dae berulang kali mengingatkan Se Yeon untuk tidak percaya pada Sang Hoon dan berhati-hati padanya.

Sun Ho menemui Eun Soo. Eun Soo menatap Sun Ho dan memberitahu kalau Yoon Jung meninggal. Sun Ho menjawab kalau dia sudah tahu. Jadi, itu alasan Eun Soo menelponnya.
"Terus kamu juga tahu? Senjata pembunuhan adalah kabel hairdryer," beritahu Eun Soo dan terus menatap Sun Ho tajam.
Eun Soo teringat saat di salon, Yoon Jung berusaha membunuhnya dengan kabel hairdryer dan saat itu Sun Ho datang menyelamatkannya.
"Kenapa kamu bertanya, apa benar dia pembunuh ayahmu?" tanya Eun Soo lagi.
"Kamu mencurigaiku," ujar Sun Ho, sadar akan rentetan pertanyaan Eun Soo.
"Tidak. Aku khawatir."
Sun Ho tidak percaya jika Eun Soo khawatir padanya. Dia menegaskan kalau pelakunya bukan dia. Jika dia harus membunuh Yoon Jung, maka dia akan membunuhnya dengan cara membakar tubuh Yoon Jung. Tidak ada bukti. Hanya abu.
Esok hari,
Jung Won bersiap ke kantor. Dong Seok juga masih di rumah dan belum pergi. Wajah Dong Seok terlihat serius. Dia sedang membaca berita di tablet-nya. Berita kematian Na Yoon Jung.
Jung Won masuk ke kamar mandi. Dia mengambil pisau cukur dan sikat gigi Dong Seok dan memasukkannya ke plastik. Tangannya bergetar.  
Jung Won keluar dari kamar mandi dan pamit kepada Dong Seok. Dong Seok menghentikannya dan meminta Jung Won untuk tidak membatalkan janji mereka ke rumah sakit. Jung Won terdiam kaku mendengarnya.
"Apa ada alasan yang membuatmu tidak bisa ke rumah sakit?" tanya Dong Seok. "Sampai jumpa nanti malam," lanjut Dong Seok, menyadari Jung Won tidak mau memberitahu alasannya.
Se Yeon sedang mengikat rambut Ye Rin yang akan pergi ke TK. Ye Rin memberitahu kalau dia merasa sakit. Se Yeon panik dan memeriksa Ye Rin, tidak ada demam. Apa Ye Rin merasa sakit perut, sakit kepala atau sakit apa?
"Aku hanya merasa lemah," jawab Ye Rin.
Se Yeon mengerti. Dia menyuruh Ye Rin untuk tetap berangkat TK, dan jika nanti di TK masih merasa sakit, minta saja gurunya untuk menelponnya. Ye Rin mengerti.
Di tempat bus penjemputan, Se Yeon melihat Sang Hoon. Dia segera pergi walaupun Sang Hoon mendekatinya. Sang Hoon mengejarnya dengan mobil dan memaksa Se Yeon berhenti.
Sang Hoon memberitahu kalau sidik jari suami Se Yeon di temukan di TKP, jadi Young Dae pasti akan segera tertangkap.
"Hey, Han Sang Hoon. Apa yang kau lakukan di malam kematian Na Yoon Jung? Apa kau tidak penasaran? Siapa orang terakhir yang di lihat korban? Aku mau tahu apa polisi mencari tahu hal tersebut," ujar Se Yeon. Secara tidak langsung dia menyindir Sang Hoon.
Sang Hoon tidak bisa berkata apa-apa.
Hwa Young tiba duluan di cafe Se Yeon. Dia merasa aneh, di saat mereka sudah menemukan petunjuk, Yoon Jung malah terbunuh. Dia kemudian bertanya pada Se Yeon, karena dia dengar, polisi datang mencari Se Yeon, ada apa? Se Yeon tidak bisa memberitahu kalau polisi menemukan sidik jari Young Dae di TKP, jadi dia berbohong kalau polisi cuma bertanya pertanyaan biasa.
Ke empat sekawan sudah lengkap. Mereka mulai membahas kematian Na Yoon Jung, ibu mertua Jae Hee. Hwa Young kemudian memberitahu kalau sebelumnya Eun Soo hampir kehilangan nyawa-nya oleh Yoon Jung. Jung Won yang baru tahu hal itu, jelas kebingungan.
"Aku pikir, suami Jae Hee menggunakan ibunya dan selingkuhannya, untuk mencari pembunuh Jae Hee. Ibunya mendengar dari putranya, jadi dia ke rumah guru (Cha Min Jae)," jelas Eun Soo.
"Tapi, ketika dia melihat lilin, itu bukan dari Jae Hee. Jadi, dia salah menuduh. Itulah alasan dia mencuri kaset rekaman konseling Jae Hee," lanjut Hwa Young.
"Dia ingin mendapat informasi mengenai selingkuhan Jae Hee."
Tetapi, Se Yeon merasa aneh, kalau cuma mau curi rekaman suara Jae Hee, kenapa Yoon Jung sampai harus membuka salon di sekitar sini? Jung Won juga heran kenapa Chang Hyeon sampai harus menggunakan dua orang, yaitu ibunya dan selingkuhannya, untuk mencari siapa sebenarnya selingkuhan Jae Hee?
Hwa Young menjelaskan kalau sepertinya Chang Hyeon mencurigai kalau selingkuhan Jae Hee adalah guru Cha Min Jae dan Kang Tae O.
Untuk membuat Jung Won lebih mengerti, Hwa Young menjelaskan dengan menggunakan buah-buahan di piring-nya.
Jadi, ada dua terduga selingkuhan Jae Hee menurut Chang Hyeon. Yang pertama guru Cha Min Jae, yang di selidiki oleh Na Yoon Jung (ibu Chang Hyeon). Yang kedua Kang Tae O, yang di selidiki oleh selingkuhannya (yang mengaku sebagai istri Tae O). Tetapi, selingkuhan Chang Hyeon mendatangiku, berpura-pura menjadi istri Tae O, dan menggunakan ku untuk menyelidiki Tae O.
"Bit**, dia membuatku melakukan tugasnya," umpat Hwa Young.
Se Yeon bertanya memastikan, apa benar istri Tae O bernama Jin Hye Rim? Dia ingat mereka punya teman kursu dulu yang bernama Jin Hye Rim juga. Jung Won membenarkan.
"Tunggu! Jadi dia mencurigai Jae Hee selingkuh dengan pria di tempat kursus-nya?" tanya Hwa Young menyadari. "Partner Eun Soo adalah Mr. Cha dan partner Jin Hye Rim adalah Kang Tae O. Jadi, alasan Yoon Jung membuka salon di sini karena suamimu, Se Yeon?"
Se Yeon terdiam mendengar analisa tersebut.
Hwa Young pergi ke kantor Tae O. Dia datang untuk mengambil barang yang dimintanya, lilin aroma terapi buatan istrinya. Tae O memberikannya. Hwa Young kemudian bertanya apa Tae O ada menerima lilin dari Baek Jae Hee?
"Siapa itu?" tanya Tae O, tidak mengenali nama Jae Hee. "Kenapa orang asing harus memberi ku lilin?"
"Ya sudah."
Tae O mengajak Hwa Young untuk minum kopi bersama tetapi Hwa Young menolak. Dia sibuk. Tae O lanjut bertanya, emang Hwa Young mau kemana?
"Rumah istri palsumu."
Eun Soo dan Jung Won masih di cafe Se Yeon. Dia memberitahu kalau dia merasa harus menemui Chang Hyeon lagi, dia yakin Chang Hyeon akan memberitahu sesuatu karena ibunya meninggal. Se Yeon merasa Eun Soo benar, dan meminta Eun Soo mengabarinya jika dapat informasi baru.
Setelah tinggal berdua, Jung Won memberitahu kalau dia akan pergi ke tempat yang Eun Soo bilang padanya. Eun Soo memuji keputusan Jung Won, karena memang lebih baik jika mereka tahu itu anak siapa.
Ye Rin sudah pulang sekolah dan di antar ke depan cafe. Se Yeon hendak keluar menjemputnya, tetapi saat itu, dia melihat kalau Ye Rin sedang bermain dengan gembira bersama Sang Hee.
Ye Rin dibawa masuk ke cafe. Dan Sang Hee mengikutinya, mereka bermain berdua dengan bahagia.
Se Yeon menelpon Jung Sim. Jung Sim sedang panik karena Sang Hee menghilang. Se Yeon memberitahu kalau Sang Hee sedang berada di cafe-nya. Jung Sim meminta maaf karena dia juga tidak tahu kenapa Sang Hee bisa pergi ke sana. Dia akan segera datang untuk membawa pulang Sang Hee.
"Sebentar. Bisakah kita memberi mereka waktu untuk bermain sebentar?" tanya Se Yeon.
Hwa Young mulai membuntuti Ye Rim. Dia juga menemukan apartemen tempat tinggal Ye Rim. Saat Ye Rim pergi, Hwa Young masuk ke dalam apartemen tersebut. Dia ternyata sudah memasang kamera pengintai di dekat pintu, jadi dia tahu saat Ye Rim memasukkan password rumah.
Hwa Young berhasil masuk ke dalam apartemen Ye Rim. DIa mulai memeriksa barang-barang Ye Rim dan menemukan sebuah buku dengan nama 'Park So Mi.'
Hwa Young juga melihat sebuah papan dan di papan itu berisi foto-fotonya bersama dengan Tae O. Ternyata Ye Rim, selama ini mengikuti Ye Rim dan Tae O juga. Hwa Young benar-benar tidak menyangka.
Jung Sim sedang bermain bersama Sang Hee dan Ye Rin. Se Yeon memperhatikan mereka. Dia teringat pengakuan Young Dae, bahwa Young Dae tidak mencintai Jung Sim.
Eun Soo menelpon Se Yeon kalau Chang Hyeon mendapat izin untuk keluar dari penjara untuk mengunjungi dan memberikan penghormatan terakhir pada ibunya. Jadi, dia sekarang sedang menuju tempat tersebut. Se Yeon meminta izin untuk ikut. Eun Soo jelas heran, bagaimana dengan Ye Rin? Kan tidak ada pengasuh?
Se Yeon melihat Jung Sim.
Jung Won pergi ke tempat yang di beritahu Eun Soo. Sampel darah nya di ambil dan dia juga memberikan barang-barang Dong Seok yaitu pisau cukur dan sikat gigi.
Jung Won kembali ke sekolah. Dia pergi ke perpustakaan dan mengambil banyak buku untuk bahan pengajarannya. Min Gyu melihatnya dan mengambil barang tersebut dari tangan Jung Won. Dia mengingatkan kalau hamil, tidak boleh membawa barang berat.
"Jika ada yang berat, kamu bisa memanggilku. Aku juga bisa kerja lembur untukmu, juga," kata Min Gyu.
Jung Won tidak suka mendengarnya. Min Gyu meminta maaf dan berjanji akan berubah menjadi lebih baik demi bayi mereka. Jung Won segera pergi dari sana. Min Gyu mengerjarnya dan bertanya apa suami Jung Won sudah tahu?
"Jangan lakukan apapun pada suamiku. Aku tidak akan diam saja," ancam Jung Won.
"Jangan khawatir. Aku juga tidak ingin dia tahu dan mengganggu kita."
Usai mengatakan hal seperti itu, Min Gyu pergi. Jung Won memandangnya dengan amarah.
Chang Hyeon berada di pemakaman ibunya. Eun Soo dan Se Yeon menemuinya.
Chang Hyeon marah mendengar tujuan kedatangan Eun Soo hanya untuk mengonfirmasi pembunuh ibunya. Eun Soo meminta maaf dan turut berduka atas kematian Yoon Jung.
"Aku juga. Aku tidak tahu siapa yang membunuh Cha Min Jae," beritahu Chang Hyeon.
"Lalu, kamu tahu alasan ibumu membuka salon di depan cafe ku?" tanya Se Yeon. "Apa ibumu sungguh mencurigai suamiku?"
"Kenapa kamu bertanya padaku tentang itu?!" marah Chang Hyeon. "Kau harusnya bicara dengan bitc* yang memberikan konseling pada Jae Hee," ujarnya sambil menatap Eun Soo. "Kau tahu siapa yang memiliki hubuungan dengan Jae Hee," lanjutnya dan menatap tajam Eun Soo.
Eun Soo menyakinkan kalau dia benar-benar tidak tahu. Jae Hee tidak pernah menyebutkan nama pria itu. Chang Hyeon tidak percaya karena ibunya bilang tahu siapa pria itu setelah mendengar rekaman tersebut.
"Dia bilang akan pergi memeriksa pria tersebut. Dia dibunuh oleh pria itu," marah Chang Hyeon dan mencengkeram kerah baju Eun Soo. Se Yeon berusaha menghentikannya. Polisi sampai datang dan menahan Chang Hyeon. "Dia membunuh Jae Hee dan bahkan ibuku. Jadi, beritahu aku! Sebelum aku jadi gila, ceritakan semuanya!"
Karena Chang Hyeon yang tidak bisa tenang. Polisi turun tangan untuk memborgolnya.
Ye Rim masuk ke dalam apartemennya dan kaget setengah mati melihat Hwa Young ada di dalam.
"Selamat datang, Park So Mi-ssi," sapa Hwa Young memanggil nama asli wanita yang menyamar menjadi Ye Rim.
So Mi menyebut Hwa Young yang sudah gila karena berani masuk ke rumahnya.

Ye Rin sedang bermain bola di depan cafe. Bolanya terjatuh dan Ye Rin berlari mengejar bola itu hingga hampir tertabrak. Seorang pria menggunakan topi dan masker menolongnya dan bahkan mengambilkan bola Ye Rin, pria itu adalah Young Dae.
Jung Sim sedang membantu di dalam cafe. Saat dia melihat keluar, dia melihat Ye Rin yang sedang duduk bersama seorang pria yang tampak belakangnya sama seperti Young Dae.
Saat Jung Sim keluar, pria itu sudah pergi. Dia bertanya pada Ye Rin siapa pria tersebut? Tetapi, Ye Rin juga tidak tahu. Pria itu hanya bertanya keadaannya dan bilang dia sudah tumbuh besar. Jung Sim curiga kalau itu adalah Young Dae.
Setelah Chang Hyeon tenang, polisi membukakan  borgolnya kembali. Eun Soo meminta Chang Hyeon memberitahu apa yang sebenarnya.
Chang Hyeon mulai bercerita. Dua tahun yang lalu, sifat Jae Hee tiba-tiba berubah. Itu sejak perayaan terakhir tempat kursus Jae Hee untuk murid-murid yang sudah menyelesaikan kursus. Jae Hee bertemu pria itu di sana.  Chang Hyeon tahu kalau Jae Hee memberikan lilin aromatik dengan penanda cinta di dalamnya pada seseorang, padahal setiap tahun Jae Hee memberikannya padanya, tetapi tidak saat itu. Dan di tempat itu ada Hwang Dong Seok yang merupakan pasangan Jung Won, Kim  Young Dae yang merupakan pasangan Se Yeon, Cha Min Jae yang merupakan pasangan Eun Soo dan Kang Tae O yang pasangan Ye Rim.
Tetapi, Chang Hyeon tidak mencurigai Cha Min Jae, tetapi Kang Tae O.
Ditempat lain, So Mi yang dalam kondisi acak-acakan setelah di pukuli oleh Hwa Young menceritakan cerita yang sama.
Chang Hyeon mencurigai Tae O karena di antara semua orang yang datang ke pesta, Jae Hee menyebut pria itu tampan dan sejenisnya. Dan juga Jae Hee paling sering memegang-megang Tae O.
Akan tetapi ibu Chang Hyeon, tidak mendengarkannya. Dia mencurigai Cha Min Jae, pria tua itu, dan pergi ke rumahnya.

Yoon Jung pergi ke rumah untuk mengambil lilin aromatik. Saat itu, Min Jae pulang dan karena panik, Yoon Jung memukulnya dengan lilin hingga dia tewas. Setelah itu, Yoon Jung mulai menghancurkan lilin untuk mencari penanda cinta di dalamnya. Akan tetapi penanda cinta itu bertuliskan inisial ES (tanda hati) MJ.
Dan Yoon Jung sudah salah menebak.
Tetapi, dia tidak menyerah. Dia segera menyelidiki pria lain. Pria yang hilang tepat setelah kematian Jae Hee. Kim Young Dae. Chang Hyeon yakin kalau pria itu Tae O dan bukan Young Dae, tetapi Yoon Jung tidak mau mendengarnya. Yoon Jung malah menyelidiki Young Dae.
Dan karena itu, Chang Hyeon meminta So Mi untuk mendekati Kang Tae O. Masalahnya, berulang kali dia mencoba mendekati Tae O, Tae O tidak mempedulikannya. Dan malah jatuh cinta pada Hwa Young.
Yoon Jung memberitahu Chang Hyeon kalau tubuh Young Dae tidak di temukan, dan karena itu dia yakin kalau suatu hari Young Dae pasti akan muncul untuk menemui istrinya. Dan karena itu dia membuka salon di dekat cafe Se Yeon, untuk mengintai.
Suatu hari, Yoon Jung mulai berpikir kalau mungkin bukan Young Dae pelakunya. Dan dia teringat dengan rekaman yang di jadikan bukti saat persidangan, karena itu dia ingin mendengarnya.
"Dan suatu hari, dia bilang dia tahu siapa pria Jae Hee," akhiri Chang Hyeon. "Jadi, aku beritahu satu hal padamu. Suara rekaman Jae Hee... jika pria itu tidak mengambilnya, maka itu pasti ada di salon atau di rumah. Pasti ada di sekitar sana. Jadi temukan rekaman itu dan dengarkan isinya. Temukan siapa yang membunuh ibuku. Rekaman itu pasti akan membantu," mohon Chang Hyeon sambil berlutut.
Eun Soo dan Se Yeon sampai kaget melihatnya.

Seseorang menggunakan sarung tangan membongkar rumah Yoon Jung. Se Yeon dan Eun Soo juga datang ke rumah tersebut, dan pria itu langsung bersembunyi. Eun Soo menenangkan Se Yeon kalau selingkuhan Jae Hee pasti bukan suami Se Yeon karena Na Yoon Jung saja sudah bilang pada putranya bahwa itu bukan Kim Young Dae. Lagipula, bagaimana bisa orang yang sudah mati membunuh? (Eun Soo belum tahu kalau Young Dae masih hidup).
Se Yeon tidak bisa memberitahu kalau di TKP di temukan sidik jari suaminya. Jadi dia berbohong kalau dia hanya ingin memastikan.
Eun Soo memeriksa sebuah kamar dan merasakan ada orang lain di sana. Dan benar, pria itu adalah Sun Ho.

Disclaimer : Gambar dan video artikel pada website ini terkadang berasal dari berbagai sumber media lain. Hak cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber tersebut. Jika ada masalah terkait hal ini, Anda dapat menghubungi kami disini

0 Response to " SINOPSIS K-DRAMA : MISTRESS EPISODE 07-1"

Post a Comment

Tolong Tinggalkan Komentar, Kritik, ataupun Saran untuk Perubahan yang Lebih Baik!!! ^^

Powered by Blogger.

IKLAN