Penting !!


Happy Reading,


Owner :)

Adsense

...

SINOPSIS K-DRAMA : MISTRESS EPISODE 06-2



IMAGES BY : OCN
Drama ini berisi adegan yang tidak sesuai untuk usia di bawah 19 tahun. Pemirsa di harap bijak.
Jika ada pembaca berusia dibawah 19 tahun, diharapkan untuk tidak lanjut membaca. Terimakasih.

Eun Soo datang ke salon Yoon Jung. Dan anehnya, saat Eun Soo sudah masuk, Yoon Jung memberitanda 'closed' di pintu salon dan mengunci pintu. Setelah itu, dia menyambut Eun Soo seolah-olah tidak ada apa-apa.
Dan ternyata, Eun Soo sudah memasang alat penyadap di bajunya dan alat tersebut terhubung ke Sun Ho yang berada di dalam mobil.
Yoon Jung mulai memotong rambut Eun Soo sesuai permintaan. Dan Eun Soo mulai memancing Yoon Jung. Yoon Jung berusaha tenang. Eun Soo terus memancing, dia berkata kalau mereka pernah bertemu 2 tahun yang lalu. Di persidangan putra Yoon Jung.
Ternyata Yoon Jung sebelumnya sudah di telepon oleh Chang Hyeon yang memberitahu kalau Eun Soo mulai mencurigai Yoon Jung. Dia meminta ibunya untuk berhati-hati. Dan juga Cha Min Jae, pria yang dicurigai ibunya berselingkuh dengan Jae Hee, ternyata sudah meninggal tidak lama setelah kematian Jae Hee.
Yoon Jung terus berpura-pura tidak mengerti apa yang dikatakan oleh Eun Soo tetapi Eun Soo terus memancingnya agar jujur.
Se Yeon mengendarai mobilnya menuju sebuah gedung tua. Itu gedung dimana dia melakukan pembunuhan bersama teman-temannya, gedung yang sama di prolog dan epilog setiap episode (harap untuk diingat, kisah drama ini menceritakan 2 bulan sebelum kejadian yang ada di epilog, pembunuhan yang dilakukan Se Yeon dkk).

Se Yeon melangkah masuk hati-hati. Dia memeriksa gedung yang seperti hotel tersebut. Dan di dalamnya, dia menemukan sebuah kompor dan bungkusan ramen serta radio. Tanda ada orang yang tinggal. Eun Soo memutar tape radio dan sebuah lagu terputar. Lagu kesukaan suaminya.
Terdengar langkah kaki yang berlari. Se Yeon mengejarnya. Tetapi, langkah Se Yeon berhenti seolah takut menerima kenyataan. Ponselnya berbunyi dan Se Yeon segera pergi dari gedung tersebut tanpa memeriksa orang yang bersembunyi di balik dinding.
Yoon Jung siap memotong rambut Eun Soo. Eun Soo bertanya mengenai anak Yoon Jung. Yoon Jung bertanya apa Eun Soo sangat mengenal putranya?
"Aku lebih mengenal menantumu," jawab Eun Soo.
Se Yeon berlari masuk ke mobil dan pergi. Seseorang melihatnya dari atas gedung.
Eun Soo sudah mulai langsung menuduh Yoon Jung yang telah mencuri kaset rekaman Jae Hee di kantornya. Yoon Jung terus berpura-pura tidak mengerti.
"Kalau begitu kukatakan sesuatu yang kau ketahui? Lilin di rumah Pak guru Cha Min Jae, kenapa kau mengambilnya? Lilin yang dibuat di sanggar Jae Hee dan kaset rekaman konselingnya, tampaknya berkaitan erat. Kau paham yang kukatakan?"
Yoon Jung tersenyum walau merasa tegang. Dia masih berakting seolah tidak mengerti maksud Eun Soo. Eun Soo terus menyudutkannya.
"Kematian guru, hanya aku yang menyelidikinya. Tidak ada yang tahu aku datang ke sini. Tapi mulai sekarang akan berubah. Kalau kau tidak jujur, dari sini aku akan langsung ke polisi. Aku punya rekaman CCTV saat kau mencuri kaset Jae Hee. Itu sudah cukup untuk polisi menerima kasusnya. Dengan kata-kataku, kasus pembunuhan pak guru dapat dibuka kembali," ancam Eun Soo. Dia tidak menyadari kalau Yoon Jung diam-diam meraih sebuah gunting.
Yoon Jung terus mendengarkan Eun Soo. Dia meletakkan guntingnya kembali. Yoon Jung sudah mulai terpancing. Dan saat Eun Soo masih terus berbicara, Yoon Jung mengambil hairdryer dan menarik kabelnya. Dia hendak mencekik Eun Soo dengan kabel hairdryer.
Di mobil, Sun Ho penasaran dengan apa yang akan dilakukan Eun Soo sebenarnya. Kenapa terus memancing Yoon Jung. Dia teringat Eun Soo mengingatkannya untuk tidak ikut campur apapun yang terjadi. Sun Ho sadar kalau Eun Soo sudah bersiap untuk menjadi korban yang dibunuh Yoon Jung.
"Putraku tidak membunuhnya," ujar Yoon Jung.
"Lalu, siapa pembunuhnya?"
"Itu yang ingin ku ketahui, makanya aku ke rumah itu," beritahu Yoon Jung dan bersiap mencekik Eun Soo.
Tetapi belum sempat mencekik, terdengar suara pintu di gedor. Yoon Jung mengenali Sun Ho yang adalah anak Min Jae. Saat itu, dia baru menyadari kalau Eun Soo memakai alat penyadap.
Yoon Jung merebut alat penyadap tersebut dan memaki Eun Soo. Sun Ho mencoba mendobrak pintu tetapi tidak bisa. Eun Soo mendesak Yoon Jung untuk mengakui kalau dialah yang membunuh Cha Min Jae. Yoon Jung tersenyum dan tidak mau menjawab.
Eun Soo tersenyum sinis dan memberitahu alasan kenapa Yoon Jung tidak bisa tertangkap polisi. Itu karena dialah yang menghapus semua bukti di TKP karena dia ingin hidup. Tapi, kali ini dia tidak akan membiarkan Yoon Jung lolos. Dia hanya perlu menemukan kalau Yoon Jung yang mencuri kaset konseling Jae Hee.
Mereka saling bertengkar. Yoon Jung berada di atas Eun Soo dan meraih gunting. Dia sudah bersiap menusuk Eun Soo. Tetapi, Sun Ho memecahkan kaca jendela.
Sun Ho memarahi Eun Soo karena telah bersikap gila. Eun Soo malah balik memarahi Sun Ho karena ikut campur.
"Nyawamu tidak ada harganya? Katakan! Apa itu tidak penting bagimu?" marah Sun Ho.
"Aku seputus asa itu," jawab Eun Soo mengakui kalau dia sudah tidak menganggap nyawanya berharga.
Sun Ho memaksa Eun Soo untuk jujur. Pasti ada alasan lain kenapa Eun Soo mau terlibat dalam hal ini selain karena awalnya dia yang memaksa. Eun Soo tidak mau menjawab dan hany memberitahu kalau Sun Ho sudah menghancurkan semua rencananya.
Hwa Young masih berada di penjara. Dengan bantuan pengacara Yang, dia berhasil meminta petugas memperlihatkan daftar kunjungan. Dan di daftar tersebut terlihat kalau Ye Rim mengunjungi Chang Hyeon dan hubungan mereka teman. Petugas mencibir kalau sebelum Chang Hyeon masuk ke penjara, dia dan Ye Rim lebih dari dekat. Hwa Young meminta petugas untuk memberitahu semua yang diketahuinya.
Jung Won pergi ke kantor Eun Soo. Dia memberitahu permasalahannya, dia hamil tetapi tidak tahu siapa anak dari kandungannya. Dan Dong Seok memaksanya ke rumah sakit untuk mencoba bayi tabung, tapi dia takut, dia akan ketahuan hamil oleh Dong Seok. Dia takut itu bukan anak Dong Seok. Tapi, dia takut kalau dia aborsi, bagaimana kalau ternyata itu anak Dong Seok?
Eun Soo terdiam mendengarnya. Dia kemudian menyarankan Jung Won mengambil tes kesuburan dan dengan begitu dia bisa tahu ayah dari anaknya. Jung Won baru tahu kalau mereka bisa tahu ayah dari anaknya di usia sedini ini. Eun Soo membenarkan, tetapi hal itu ilegal di Korea. Dia tahu perusahaan Amerika yang bisa melakukan hal itu dan perusahaan itu bisa dihubungi dari agensi di Korea. Jung Won berterimakasih atas bantuan Eun Soo.
Se Yeon mengebut pulang. Dia teringat telepon yang diterimanya, dari kepolisian yang meminta bertemu.
Jung Won kembali ke sekolah setelah jam istirahat. Di koridor, dia bertemu dengan Min Gyu. Min Gyu khawatir melihat wajah Jung Won yang pucat. Tetapi, Jung Won malah marah mendengarnya. Dia memaki kalau dia sudah muak melihat Min Gyu.
Min Gyu mengajak Jung Won bicara berdua di tangga yang sepi. Dia memaksa Jung Won memberitahu alasan sikap dingin Jung Won padanya. Dan Jung Won dengan marah memberitahu kalau dia sudah tahu kalau Min Gyu yang mengirimkan video black box kepadanya.

Tepat saat itu guru UKS lewat dan melihat mereka. Min Gyu segera pergi. Guru UKS bertanya dengan antusias, bagaimana? Kau hamil kan? Dia sudah menduga kalau Jung Won hamil karena Jung Won menunjukkan gejala awal kehamilan. Dan Min Gyu mendengar hal tersebut. Jung Won membantah kalau dia hamil karena dia tidak mau Min Gyu tahu.
Setelah guru UKS pergi, Min Gyu menarik tangan Jung Won masuk ke dalam lab komputer yang kosong. Dia bertanya kalau Jung Won sedang anak-nya, kan?
"Bukan. Anak suamiku," tegas Jung Won.
Min Gyu tidak percaya. Jung Won sudah mencoba bertahun-tahun dengan suaminya tetapi tidak pernah hamil juga, tetapi begitu mereka melakukannya, Jung Won malah hamil. Jadi, dia yakin itu anaknya.
Jung Won menamparnya. Dia marah. Ditambah lagi Min Gyu mengirim video black box padanya. Min Gyu benar-benar heran, apa yang dibicarakan Jung Won? Video black box apa? Dia benar-benar tidak mengerti.
"Dasar bajingan! Mulai sekarang anggap kita tidak saling kenal."
"Tadinya tidak ingin ku kirim. Hari itu aku melihat cahaya berkedip dari kotak hitam mobil pak guru. Aku khawatir. Makanya ku ambil video kotak hitam tersebut. Karena bu guru Jung Won ingkar janji dan menjauhiku, aku marah, maka..."
Tetapi, Jung Won tidak mau mendengar Min Gyu dan pergi dari sana.

Eun Soo masih di kantornya sampai malam. Sun Ho menelpon dan menyuruh Eun Soo untuk tidak putus asa. Dia hanya ingin bertanya satu hal, apa Eun Soo yakin Na Yoon Jung yang membunuh ayahnya?
Eun Soo terdiam memikirkan. Dia juga belum terlalu yakin. Tapi, Sun Ho tidak menunggu jawaban Eun Soo dan mematikan telepon. Sun Ho sedang berada di sekitar rumah Na Yoon Jung.

Hwa Young menghubungi Eun Soo. Dia memberitahu kalau dia sudah tau siapa orang yang mengejar Kang Tae O.
"Kekasih gelap suami Jae Hee," beritahu Hwa Young.
"Apa maksudmu?"
"Belum pasti. Song Chang Hyeon memanfaatkan kekasihnya untuk mencari pembunuh Jae Hee. Partner Jae Hee. Jadi kurasa mungkin ibu Song Chang Hyeon mencari partner Jae Hee atas permintaan putranya? Itu sebabnya kaset rekaman Jae Hee hilang. Pasti ada sesuatu. Dan menjadi semakin rumit."
Yoon Jung naik taksi pergi ke suatu tempat. Wajahnya tampak tegang mendengarkan tape rekaman Jae Hee.
Dan....
Yoon Jung pergi ke restoran Dong Seok.

Se Yeon tiba di kantor polisi. Dan ternyata Ye Rin ada disana karena ditemukan hilang di supermarket. Untungnya, ada seorang ahjumma yang membawa Ye Rin ke kantor polisi. Dan ahjumma yang di maksud polisi adalah Park Jung Sim. Polisi memberitahu kalau Jung Sim tidak bisa mengantar Ye Rin ke rumahnya karena tidak mau bertemu dengan Se Yeon, karena itu dia memberikan nomor Se Yeon.
Ye Rin menatap Se Yeon dan memberitahu kalau  dia bertemu dengan Sang Hee dan Sang Hee bilang sangat merindukannya.
Pengasuh datang tidak lama kemudian dan meminta maaf karena terpisah dari Ye Rin. Se Yeon segera memecat pengasuh tersebut. Dia membawa Ye Rin pergi dari sana.
Di atas meja pak polisi, tertinggal gambar Ye Rin. Gambar dua orang anak kecil dan dua orang dewasa.
Se Yeon menemani Ye Rin tidur. Dia memegang ponselnya dan terlihat bimbang mau menghubungi.
Jung Sim di rumahnya, menatap langit-langit kamar dan bernyanyi. Se Yeon menelponnya dan meminta Jung Sim kembali mengasuh anaknya. Dan anehnya, Jung Sim yang selama ini terlihat seperti wanita baik, tersenyum sinis mendengar permintaan Se Yeon. Senyum yang seolah menyatakan kalau dia sudah menang.
Yoon Jung berjalan pulang. Sang Hoon lewat dan memberi tumpangan padanya.
Sang Hoon bertanya pada Yoon Jung, jadi siapa pembunuh Baek Jae Hee? Kim Yeong Dae, kan?
"Kau ingin menemukan dengan cara mudah. Aku kesulitan menemukannya," jawab Yoon Jung sinis.
Sang Hoon meminta untuk mendengar kaset Jae Hee. Tetapi Yoon Jung tidak mau memberikannya. Sang Hoon marah karena mereka kan sudah berjanji akan bertukar informasi.
"Saat nilai informasi kita setara. Tidak bisa kuberikan begitu saja."
"Baik, lalu apa yang kau inginkan?"
Yoon Jung tidak mau menjawab. Dan Sang Hoon tidak bisa memaksa lagi. Dia hanya mengantar pulang Yoon Jung.
Esok hari,
Dua orang detektif datang ke cafe Se Yeon. Det. Park memperkenalkan diri dan memberitahu kalau Na Yoon Jung ditemukan terbunuh di rumahnya. Se Yeon kaget karena dia mengenal Yoon Jung sebagai pemilik salon yang baru buka. Dan tujuan detektif datang ke tempat Se Yeon adalah karena sidik jari Young Dae, suami Se Yeon yang harusnya sudah meninggal, ditemukan di TKP.
Sang Hoon berada di sekitar dan terlihat gugup. Sun Ho berdiri di depan salon Yoon Jung. Dong Seok berada di restoran dan menemukan pecahan kaca di sudut restorannya.

Seorang pria dengan pakaian gelap, memakai topi dan membawa dua tas besar, berdiri di penginapan dan memesan kamar. Pria itu adalah Kim Young Dae.

Disclaimer : Gambar dan video artikel pada website ini terkadang berasal dari berbagai sumber media lain. Hak cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber tersebut. Jika ada masalah terkait hal ini, Anda dapat menghubungi kami disini

2 Responses to " SINOPSIS K-DRAMA : MISTRESS EPISODE 06-2"

  1. Makin penasaran mba sama ceritanya....ga sabar nggu eps selanjutnya 😄😄😄

    ReplyDelete
  2. Gila ceritanya rumit banged, semangat kakak nulisnya....

    ReplyDelete

Tolong Tinggalkan Komentar, Kritik, ataupun Saran untuk Perubahan yang Lebih Baik!!! ^^

Powered by Blogger.

IKLAN