Penting !!

Terimakasih untuk para readers dan viewers yang sudah berkenan untuk mampir ke blog sederhana ini.

Terkait dengan seringnya pertanyaan mengenai undangan blog dan sinopsis awal Game Sanaeha yang tidak bisa di buka, saya ingin menegaskan bahwa blog ini terbuka untuk umum. Semua readers dan viewers bebas untuk berkunjung dan membaca semua artikel maupun sinopsis di blog ini. Tidak ada undangan ataupun hal sejenisnya.

Untuk yang mencari sinopsis awal Game Sanaehe dapat di lihat di link ini : https://k-adramanov.blogspot.com/search/label/Game%20Sanaeha?&max-results=7

Ini berisi sinopsis dari awal Game Sanaeha hingga sekarang.

Blog sinopsis yang bertebaran di internet ada banyak. Dan karena itu, blog yang di pertanyakan, yang tidak bisa di akses karena perlu undangan atau semacamnya, BUKAN BLOG INI.

Blog ini bernama : SHARE ABOUT DRAMA dengan alamat domain : k-adramanov.blogspot.com

Sekian,

Happy Reading,


Owner :)

Adsense

...

SINOPSIS K-DRAMA : MISTRESS EPISODE 08-1



IMAGES BY : OCN
Drama ini berisi adegan yang tidak sesuai untuk usia di bawah 19 tahun. Pemirsa di harap bijak.
Jika ada pembaca berusia dibawah 19 tahun, diharapkan untuk tidak lanjut membaca. Terimakasih.

Dong Seok menghentikan Yoon Jung yang berjalan pergi dari restorannya dan melihat Yoon Jung mengambil tempat lilinnya. Dong Seok merebut lilin itu dari tangan Yoon Jung dan balik pergi.
"Itu kamu, huh?" tanya Yoon Jung menghentikan langkah Dong Seok. "Kau membunuh pela*** itu, Jae Hee, kan?"  
"Apa maksudmu?"
"Jangan berpura-pura. Pela*** mati itu bilang, kau selingkuhannya!" tegas Yoon Jung dan menunjukkan tape di tangannya.
Mereka saling bertatapan tajam.
PEMBUNUH
Eun Soo mengebut mengemudikan mobilnya. Sun Ho menelpon dan bertanya apa yang terjadi. Eun Soo menjawab dengan panik kalau temannya dalam bahaya.  
Jung Won tidak bisa tidur. Dia takut kalau Dong Soek tahu sebenarnya dia selingkuh. Takut kalau Dong Seok yang memutar video di TV ruang tamu itu.
Esok hari,
Jung Won tampak tertekan. Dan Min Gyu menyadari hal tersebut. Dia tampak memikirkan sesuatu.
Rumah sakit Hangook,
Hwa Young, Jung Won dan Eun Soo mengunjungi Se Yeon di rumah sakit. Mereka menenangkan Se Yeon untuk tidak khawatir, Ye Rin pasti segera sembuh. Se Yeon berterimakasih atas kunjungan mereka.
Tinggal Eun Soo yang menemani Se Yeon. Dia bertanya khawatir, apa Se Yeon benar-benar berpikir kalau Dong Seok adalah selingkuhan Jae Hee seperti yang dibilang Sang Hoon? Se Yeon juga tidak yakin. Dia balik bertanya, apa Eun Soo benar-benar tidak ingat apa yang dikatakan Jae Hee saat konseling dulu? Eun Soo tidak ingat karena itu sudah lama, mungkin kalau dia mendengar rekaman itu lagi, dia bisa ingat sesuatu.  
"Jika Dong Seok benar-benar selingkuhan Jae Hee...," ujar Se Yeon.
"Dong Seok membunuh Jae He dan... bahkan membunuh ibu mertua Jae Hee, Na Yoon Jung," lanjut Eun Soo.
"Maka, Jung Won dalam bahaya," akhiri Se Yeon.
Eun Soo setuju. Dia akan menyelidiki Dong Seok dan menyuruh Se Yeon untuk fokus merawat Ye Rin. Se Yeon mengerti.
Sang Hoon di bebaskan dari kantor polisi karena terbukti tidak bersalah. Dia dijemput teman penipunya itu.
Penipu itu lega karena di temukan sidik jari Young Dae di TKP, kalau nggak, Sang Hoon pasti nggak akan di lepaskan. Dia juga bertanya karena merasa heran, jika selingkuhan Baek Jae Hee adalah Dong Seok, kenapa di TKP bisa ada sidik jari Young Dae? Penipu itu menduga kalau Dong Seok yang membunuh Jae Hee dan Yoon Jung dan entah bagaimana caranya meletakkan sidik jari Young Dae di TKP. Sang Hoon hanya mendengarkan.
Sang Hoon kemudian bertanya keadaan Ye Rin, apa masihi di rumah sakit? Penipu itu membenarkan.

Se Yeon sedang menuju ke kamar Ye Rin ketika dia melihat suster berlarian panik ke kamar Ye Rin. Dokter sudah berada di dalam bersama suster. Mereka melarang Se Yeon masuk dan mengunci pintu. Se Yeon berteriak di depan pintu memanggil Ye Rin. Dokter menggunakan alat pacu jantung dan berusaha memacu jantung Ye Rin berkali-kali. Untunglah, Ye Rin kembali hidup. Se Yeon menangis lega.
Jung Sim bersama dengan Sang Hee membawa sebuah tas besar.
Dokter menjelaskan kondisi Ye Rin pada Se Yeon. Ye Rin menderita leukimia. Dan mereka harus melakukan pemeriksaan lanjutan saat kondisi Ye Rin sudah stabil. Se Yeon menangis mendengarnya.
Se Yeon menjaga Ye Rin di kamar rawatnya. Dia terlihat memikirkan sesuatu.
Jung Sim dan Sang Hee sedang berusaha menghentikan taksi. Sang Hoon melihat mereka dan menawarkan tumpangan. Tetapi, Jung Sim tidak mau dan segera lari masuk ke sebuah taksi yang berhenti.
Se Yeon bertemu dengan Young Dae di parkiran. Dia memberitahu hasil pemeriksaan Ye Rin. Tetapi bukan itu tujuannya bertemu dengan Young Dae. Dia meminta Young Dae untuk tetap hidup seperti orang mati. Dia butuh uang asuransi Young Dae untuk mengobati Ye Rin. Young Dae awalnya terkejut dan tidak menyangka akan permintaan Se Yeon, tetapi akhirnya, dia menyanggupi, demi Ye Rin.
Sang Hoon masuk ke parkiran rumah sakit. Se Yeon melihatnya dan meminta Young Dae untuk menunduk agar tidak terlihat Sang Hoon. Se Yeon segera mengemudikan mobilnya keluar dari rumah sakit. Taksi Jung Sim melewati mobilnya.
Jung Sim masuk ke dalam rumah sakit. Di depan lift, seorang wanita tidak sengaja menumpahkan kopi ke arah Jung Sim. Wanita itu segera meminta maaf. Jung Sim meminta kopi wanita itu, dan anehnya, dia menuangkan semua isi kopi ke atas tas besar yang dibawanya. Semua orang yang berada di sekitar lift termasuk Sang Hee sampai heran melihat tingkahnya. Jung Sim melakukan itu karena dia tadi melihat Young Dae bersama dengan Se Yeon di dalam mobil. Dan tas yang dibawanya adalah tas Se Yeon yang diminta tolong oleh Se Yeon untuk di bawakan ke rumah sakit.
Seramnya, Jung Sim tersenyum dan mengembalikan gelas kopi yang sudah kosong ke wanita itu. Wanita itu takut melihatnya dan segera pergi.
Se Yeon sudah kembali ke rumah sakit. Jung Sim menyambutnya dan memberikan tas Se Yeon. Dia juga meminta maaf karena tas Se Yeon basah, tadi ada orang yang tidak sengaja menabraknya dan menumpahkan kopi di tas tersebut. Se Yeon tidak masalah dan berterimakasih atas bantuan Jung Sim. Jung Sim juga bertanya keadaan Ye Rin? se Yeon memberitahu kalau dokter harus melakukan tes lanjutan.
Sang Hoon ada di luar kamar dan melihat Se Yeon. Dia tidak berani masuk dan akhirnya memilih pergi.
Ketua tim Sang Hoon menyuruh Sang Hoon untuk menutup kasus penipuan Kim Young Dae. Tetapi Sang Hoon tidak mau, dia yakin kalau Young Dae masih hidup. Ketua tidak mau karena mereka bukan detektif. Sang Hoon menyakinkannya dan akhirnya memberikan waktu 2 minggu untuk Sang Hoon menyelesaikan hal ini.
Dong Seok membawa Jung Won ke mall dan berbelanja perlengkapan bayi. Jung Won terlihat tidak nyaman tetapi Dong Seok terlihat sangat bahagia.
Selesai berbelanja, mereka makan siang di sebuah restoran. Dong Seok mulai memberitahu Jung Won kalau penjualan di restorannya meningkat sejak dia muncul di TV, dan karena itu, dia ingin ikut program yang pernah di ceritakannya dulu. Program variety show tentang bayi. Dia menyakinkan Jung Won untuk mengikuti lomba tersebut. Jung Won marah mendengarnya, dan mengingatkan kalau Dong Seok untuk koki bukan selebriti. Dia menyadari kalau Dong Seok hanya mau punya bayi agar bisa menggunakan bayi mereka untuk acara variety show yang akan membuat namanya semakin terkenal. Dong Seok marah mendengar dugaan Jung Won dan membantah. Jung Won tidak mau mendengarnya dan pergi dari restoran itu.
Jung Won kembali ke sekolah dengan mobilnya. Tetapi, dia tidak bisa masuk dan menangis sedih di dalam mobil. Min Gyu melihatnya dan masuk ke dalam mobil. Jung Won memberitahu kalau dia tidak percaya jika Dong Seok menerima USB Min Gyu dan bersikap tidak ada apa-apa. Dia tahu kalau suaminya ambisius, tetapi dia bukan orang jahat. Tidak mungkin suaminya bisa bahagia mengetahui dia punya anak yang entah anak siapa. Dia yakin suaminya tidak menerima USB itu.
Min Gyu terdiam sebentar sebelum memberitahu kalau dugaan Jung Won benar. Dia tidak mengirim USB itu ke Dong Seok. Dan dialah yang memutar USB itu di ruang tamu rumah Jung Won. Jung Won menangis lega mendengar hal tersebut.
Tanpa menyadari, Dong Seok mengintai mereka dari dalam mobilnya.
Eun Soo dan Sun Ho kembali ke rumah Yoon Jung. Mereka menggeledah rumah itu untuk mencari lilin yang di ambil Yoon Jung di rumah Min Jae (bukti kalau dia pelaku pembunuhan Min Jae). Dan di salah satu laci lemari, Eun Soo menemukan sebuah kotak dan di dalam kotak itu ada plastik hitam yang berisi lilin itu. Itu senjata pembunuhnya. Eun Soo menemukan penanda cinta, gelang berinisial namanya ES (tanda love) MJ. Eun Soo segera menyembunyikan penanda itu saat Sun Ho datang.
Dengan bukti tempat lilin itu, Sun Ho yakin kalau Yoon Jung pembunuh ayahnya.
Eun Soo dan Sun Ho pergi ke restoran Dong Seok. Dong Seok menyambut mereka. Sun Ho permisi ke kamar mandi dan tanpa sengaj menjatuhkan barang Eun Soo yang ada di atas meja. Eun Soo membereskan barangnya yang jatuh, tape rekaman Jae Hee. Dia bahkan memberitahu Dong Seok kalau itu barang bukti untuk pembunuhan temannya, Jae Hee. Dong Seok merespon dengan wajar. Eun Soo juga memberitahu tentang kematian Na Yoon Jung dan Dong Seok tahu mengenai pembunuhan itu dari artikel. Ponsel Eun Soo berbunyi dan Eun Soo pamit pergi.
 
Ternyata itu semua hanya akting. Sun Ho dan Eun Soo mengintip dan hendak melihat reaksi Dong Seok. Mereka mau tahu apa Dong Seok pelakunya atau bukan, karena kalau dia pelakunya, dia pasti akan mengambil tape rekaman tersebut. Tetapi, Dong Seok malah berlalu pergi tanpa melirik sekalipun ke tape rekaman. Sun Ho merasa kalau Dong Seok bukan pelakunya dan merasa kalau mereka sudah membuang - buang uang dengan membeli tape kosong.
"Apa Han Sang Hoon berbohong?" tanya Eun Soo lebih kepada dirinya sendiri.
Sang Hoon hendak pergi dari kantor. Teman penipu-nya itu meminta berkas asuransi dan Sang Hoon menyuruhnya untuk mencari nya sendiri di mejanya. Saat sudah mau turun dari lift, Sang Hoon teringat malam pembunuhan Yoon Jung. Malam itu dia mengopi sidik jari Young Dae dari SIM yang ada di dompet Young Dae yang ditemukannya di rumah Se Yeon dan mengcopy nya ke TKP menggunakan lakban. Sang Hoon yang teringat hal itu segera berlari kembali ke mejanya.
Teman penipunya menemukan sebuah dompet di laci meja Sang Hoon. Belum sempat dia membukanya, Sang Hoon sudah merebutnya. Sang Hoon memberikan berkas yang dia mau dan mengusirnya pergi dari mejanya. Dompet itu adalah dompet milik Young Dae.
Eun Soo mengantar Sun Ho dan berterimakasih atas bantuan Sun Ho tadi. Dan sebagai tanda terimakasih, Eun Soo memberikan sebuah sepatu untuk Sun Ho. Sun Ho memeluknya dan berterimakasih pada Eun Soo. Karena bantuan Eun Soo, dia bisa membebaskan dirinya dari rasa curiga kalau ibunya pembunuh ayahnya. Dia benar-benar berterimakasih.
Jung Sim masih di rumah sakit dan membantu merawat Ye Rin. Se Yeon berterimakasih tetapi Jung Sim tiba-tiba meminta Se Yeon membagi uang asuransi Young Dae dengannya.
"Sudah berapa lama kamu bertemu ayah Sang Hee diam-diam? Apa mungkin dari awal? Apa kalian menipu asuransi dari awal?" tanya Jung Sim.

Jung Sim mulai berani memijat kaki di depan Se Yeon dan terang-terangan meminta bagian uang asuransi Young Dae. Dia perlu untuk membesarkan anaknya. Dan dia mau semua uangnya tetapi dia akan menyisakan uang untuk operasi Ye Rin. Se Yeon tidak percaya mendengarnya dan tidak mau. Jung Sim mengancam akan memberitahukan pada petugas asuransi kalau Young Dae masih hidup, dan mereka tidak akan mendapatkan asuransi itu sama sekali.
Dia memberikan waktu pada Se Yeon untuk berpikir. Dan secara langsung, Jung Sim berkata akan menunggu Se Yeon di rumah Se Yeon, karena itu lebih baik daripada membiarkan rumah terus kosong. Jung Sim mengajak Sang Hee untuk pulang ke 'rumah.'
Se Yeon gemetar menahan amarahnya. Dia menelpon Young Dae dan karena tidak di angkat, dia meninggalkan pesan suara, meminta bertemu.
Eun Soo menemui Sang Hoon di cafe. Dia hendak mengonfirmasi apa benar Dong Seok adalah selingkuhan Jae Hee? Sang Hoon membenarkan, dan menyuruh Eun Soo untuk berpura-pura tidak tahu, dia tahu waktu Se Yeon dirumahnya, Eun Soo juga mendengar pembicaraan mereka. Eun Soo meminta rekaman Jae Hee untuk mendengarnya sendiri. Tetapi, Sang Hoon sudah tidak memiliki rekaman itu. Waktu dia dibawa polisi (karena laporan Eun Soo), tape rekaman itu sudah tidak ada lagi di rumahnya. Dia kira Eun Soo sudah mengambilnya.
Eun Soo menemui Hwa Young. Hwa Young sendiri sedang kesal karena di suruh mengintai orang lagi. Dia sekolah hukum bukan cuma untuk jadi stalker. Eun Soo jadi tidak enak mendengarnya, karena dia datang mencari Hwa Young, untuk minta tolong mengintai seseorang

Disclaimer : Gambar dan video artikel pada website ini terkadang berasal dari berbagai sumber media lain. Hak cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber tersebut. Jika ada masalah terkait hal ini, Anda dapat menghubungi kami disini

0 Response to " SINOPSIS K-DRAMA : MISTRESS EPISODE 08-1"

Post a Comment

Tolong Tinggalkan Komentar, Kritik, ataupun Saran untuk Perubahan yang Lebih Baik!!! ^^

Powered by Blogger.

IKLAN