Wednesday, July 25, 2018

Sinopsis C-Drama : MoonShine and Valentine Episode 20 - part 1

0 comments


Broadcast Network        Tencent




Ketika melihat Pi Pi yang sedang memberi makan ikan, maka Tian Xin pun mendekatinya. Namun dengan sengaja, Pi Pi pura- pura tidak melihat Tian Xin dan pergi begitu saja. Tapi dengan segera, Tian Xin berteriak memanggi nama Pi Pi.

Dan karena Tian Xin memanggilnya, maka Pi Pi pun berhenti berjalan.



Di café. Tian Xin menceritakan kepada Pi Pi alasan dia putus dengan Jia Lin. Sejak ia berselingkuh dengan Jia Lin dan mengkhianati Pi Pi, disaat itulah kepercayaan nya untuk Jia Lin menjadi hilang. Sehingga karena itu, Tian Xin selalu merasa cemburu dan mudah marah, hingga akhirnya mereka sering bertengkar.

“Pi Pi, aku minta maaf. Benar- benar, aku minta maaf,” kata Tian Xin dengan raut yang sangat sedih dan menyesal kepada Pi Pi.



Pi Pi tidak menyalahkan Tian Xin yang jatuh cinta kepada Jia Lin, karena tidak ada yang salah dengan mencintai seseorang. Tapi sebagai seorang teman, Tian Xin memang harus meminta maaf. Karena ketika Jia Lin tidak mencintai nya lagi, Tian Xin malah tidak memberitahukan padanya.



Tian Xin mengakui bahwa selama ini, ia benar- benar merasa bersalah. Ia mengatakan pada dirinya untuk melepaskan saja cinta itu, tapi ia tidak bisa.

“Aku membaca surat yang kamu tuliskan untuk Jia Lin. Itulah saat aku menyadari, kalau kamu tidak benar- benar tau tentangnya,” kata Tian Xin.

“Tao Jia Lin dan aku sudah mengenal selama 20 thn,” balas Pi Pi.

“Ya. Aku tau. Tapi selama 20 thn…”


“Tian Xin,” potong Pi Pi. “Kamu jadian dengan mantan pacarku. Sekarang kamu kembali dan memberitahuku kalau kalian berdua putus. Kamu bicara itu salahnya. Lalu sekarang kamu bilang aku tidak benar- benar tau tentangnya. Apa yang sebenarnya kamu mau?”


Tian Xin terdiam, karena tidak tau harus menjawab apa. Dan setelah terdiam sebentar, Tian Xin pun meminta agar Pi Pi anggap saja ia tidak pernah mengatakan apapun tadi. Lalu Tian Xin bangkit berdiri dan akan pergi.


Namun baru selangkah, Tian Xin melangkah. Ia berhenti dan menghela nafas dengan berat, lalu ia berbalik menghadap kepada Pi Pi lagi.



Tian Xin menanyakan kepada Pi Pi, apa benar Pi Pi memikirkan Jia Lin sebagai seorang pacar? Atau Pi Pi hanya mengidolakan Jia Lin? Karena Pi Pi menganggap Jia Lin sempurna.


Tian Xin menjelaskan kalau sebenarnya Jia Lin tidak sempurna, karena setiap orang memiliki sisi lemah. Ketika Pi Pi menghadapi kesulitan, dia pasti memerlukan seseorang untuk membantu, seseorang yang peduli. Dan siapa yang tidak mau itu, setiap orang pasti memerlukan seseorang untuk bersandar.


“Kamu berpikir setiap orang begitu sempurna. Setiap orang menjadi capek untuk mempertahankan image sempurna yang kamu miliki pada mereka. Apa kamu tau itu? Apa kamu pernah mempertimbangkannya? Dalam hubunganmu dengannya, apa yang telah kamu lakukan untuknya?” tanya Tian Xin, setelah mengatakan semua yang ingin dikatakan nya.

Dan Pi Pi terdiam, tidak menjawab pertanyaan dari Tian Xin.



“Aku sebenarnya datang untuk meminta maaf. Tapi aku berakhir mengatakan semua ini. Aku benar- benar  berharap kita bisa menjadi lebih baik dari kita yang sekarang. Juga aku berharap kita masih bisa menjadi teman, itu jika kamu mau,” kata Tian Xin dengan lembut kepada Pi Pi.


Namun Pi Pi diam, tidak menjawab. Bahkan ia memalingkan wajahnya dari Tian Xin. Sehingga mengerti maksud Pi Pi itu, dengan sedih Tian Xin pun pergi, meninggalkan Pi Pi.



Dikantor. Dikarenakan artikel Wang Xuan yang begitu menarik dan mendapatkan begitu banyak perhatian, ia diundang untuk mengikuti wawancara special besok. Ia diundang oleh Zhang Dan yang adalah seorang host dari The Today Show dan juga merupakan produsernya.

Dengan sikap yang rendah hati, Wang Xuan menolak, karena ia mudah sekali merasa gugup. Namun karena yang diundang oleh Zhang Dan adalah Wang Xuan, maka Wang Xuan lah yang harus mengikutinya.


Tuan Zhang menjelaskan kalau terkadang kemampuan bukanlah segalanya, karena keberuntungan juga dibutuhkan. Dan kali ini, karena Qing Tan tidak ada, maka ini akan menjadi sebuah kesempatan juga bagi Wang Xuan.

Dan dengan senang, Wang Xuan bersedia untuk mengikuti wawancara special itu. Lalu ia berterima kasih kepada Tuan Zhang.



Pi Pi pulang kerumah. Ia tampak merenungkan semua yang telah Tian Xin katakan padanya tadi. Ia lalu berdiri didepan cermin dan memperhatikan kalung Pearl yang dipakainya. Dan tiba- tiba saja, disaat itu, hp Pi Pi berbunyi. Jadi Pi Pi pun mengangkatnya.


Xui Xian dan Kuan Yong datang ke toko. Dan kali ini mereka datang untuk mendengarkan jawaban dari Ayah Xiao Ju tentang pertanyaan ABC saat itu. Karena Ayah Xiao Ju mengabarkan kalau ia telah menemukan jawabannya.


“Sejujurnya, aku juga mempertanyakan ini 20 thn yang lalu,” jelas Ayah.

“Kamu berhasil?” tanya Xui Xian dengan semangat. Dan lalu dengan bangga, ia melihat kepada Xiao Ju. Tapi betapa kecewanya Xui Xian, saat Ayah mengatakan kalau ia tidak berhasil menyelesaikan pertanyaan itu.


“Orang bisa berubah. Jadi kamu tidak harus buru- buru untuk menyelesaikan masalah ini. Jawabannya akan datang tiba- tiba kepadamu dimasa depan,” jelas Ayah Xiao Ju dengan serius kepada mereka bertiga.

“Ya. Berubah. Berubah menjadi rubah!” balas Xiao Ju dengan ketus, lalu kembali mengerjakan pekerjaannya.



“Berubah menjadi rubah? Mengapa aku tidak memikirkan itu? Kamu begitu baik dengan binatang! Semua binatang menyukai mu! Aku tidak memikirkan itu!” kata Ayah Xiao Ju dengan sangat senang, tapi perkataannya tidak jelas.

Sehingga mendengarnya, Xui Xian tertawa dan mengatai kalau Ayah Xiao Ju sangat lucu. Lalu ia pun pergi menjauh bersama dengan Kuan Yong.



Qian Hua datang kerumah Pi Pi. Disana ia meminta maaf karena telah menganggu, lalu ia masuk kedalam, karena Pi Pi mempersilahkannya untuk masuk.



Qian Hua menanyakan apa Pi Pi tau tentang Shen Hui Yan. Dan Pi Pi pun menjawab iya. Lalu Qian Hua pun menceritakan tentang cerita Hui Yan yang mengorbankan dirinya sendiri demi He Lan, untuk menyembuhkan penglihatan He Lan.

Pada saat yang sama, karena hal itu tanda bunga Iblis rubah muncul. Sehingga setiap Hui Yan renkarnasi, ia tidak akan bisa hidup mencapai umur 25 tahun.



“Maksudmu, aku tidak akan bisa mencapai umur 25 tahun?” tanya Pi Pi.

“Iya. Selanjutnya, aku akan menceritakan tentang He Lan. Dia mencari cara menyelamatkanmu, jadi kamu bisa hidup penuh. Beruntungnya, di zaman ini, dia akhirnya menemukan sebuah cara,” jelas Qian Hua.

“Jadi?” tanya Pi Pi.

“Dia bisa menyelamatkanmu,” jawab Qian Hua.

“Bagaimana?” tanya Pi Pi, lagi.



Qian Hua menjelaskan semuanya. Untuk menyelamatkan Pi Pi, maka He Lan harus mati. Dan cara itu bisa digunakan dengan syarat, Pi Pi dan He Lan harus saling mencintai.

“Apa dia tau tentang ini?” tanya Pi Pi. Dan Qian Hua menganggukan kepalanya.



“Apa dia sudah memutuskan untuk mengorbankan dirinya sendiri? Apa itu mengapa kamu datang menemuiku?” tanya Pi Pi.

“Aku hanya…”

“Kamu hanya tidak mau dia mati,” potong Pi Pi.



“Aku tidak ingin melihatmu mati juga. Tapi jika sebuah keputusan harus dibuat. Disana hanya satu pilihan yang akan ku pilih. Aku minta maaf,” kata Qian Hua, meminta maaf.

“Tidak apa. Ini bukan salahmu. Aku tidak ingin dia mati juga,” balas Pi Pi dengan mata berair, menahan kesedihan.

“Aku akan menghargai apapun keputusanmu,” kata Qian Hua.



“Kam bilang, jika dia mau menyelamatkan ku, maka kami harus saling mencintai dulu, kan?” tanya Pi Pi.

“Ya,” jawab Qian Hua, membenarkan.





Ketika Qian Hua melihat kesedihan Pi Pi, maka ia pun pergi. Dan tepat ketika Qian Hua telah keluar dari rumahnya. Dengan keras Pi Pi menangis serta meneteskan air matanya.

No comments:

Post a Comment