Saturday, October 20, 2018

Sinopsis Web Drama : A-Teen Episode 06

0 comments

Sinopsis Web Drama : A-Teen Episode 06
Images by : Naver TV Cast
Prolog
Gi Hyun bertengkar dengan Shi Woo di lapangan basket indoor. Dan Ha Min berusaha melerai mereka. Dan guru Choi Woong melihat pertengkaran mereka.
Papan Mading SMA Seoyeon
Guru Choi Woong! Sangat tampan! Tolong ingat Yeo Bo Ram!
Episode 06 :  Bertindak sembrono, kadang-kadang
Gi Hyun sedang bercengkerama dengan teman-teman sekelasnya. Shi Woo masuk dengan raut marah, dan Gi Hyun menyapanya dengan riang sambil menyebut Shi Woo sebagai mantan pemain basket. Shi Woo tidak suka mendengarnya, dia marah karena Gi Hyun mendaftarkan namanya sebagai orang yang ikut bertanding basket. Dia tidak mau bermain basket dan menyuruh Gi Hyun untuk pergi menghapus namanya.
Gi Hyun berusaha membujuk Shi Woo, tetapi Shi Woo tidak peduli. Dia mau namanya di hapuskan dari daftar.
--
Gi Hyun pergi ke kelas Kim Ha dkk. Dia menunjukkan foto yang Bo Ram posting dimana Bo Ram berpose dengan guru Choi Woong. Bo Ram cuek saja. Do Ha kemudian bertanya kenapa Gi Hyun sendirian? Dimana Shi Woo dan Ha Min?
“Tidak bisa aku sendirian?” marah Gi Hyun.
Dan mereka jelas kaget karena Gi Hyun tiba-tiba marah. Gi Hyun kemudian bertanya apa kelas Kim Ha ada membentuk tim basket? Kim Ha menjawab tidak, karena tidak ada yang mau bermain basket dari kelas mereka, jadi sebagai gantinya mereka akan menyemangati kelas Gi Hyun. Kim Ha dkk mulai semangat membahas mengenai seragam kelas mereka, dan Gi Hyun memilih pergi dengan kesal. Bo Ram kesal juga melihat tingkah Gi Gyun. Kim Ha berusaha mengalihkan topik dengan menanyakan persiapan Bo Ram dalam pertandingan game nanti.
--
Gi Hyun berlatih basket bersama yang lain. Dan Ha Min memperhatikan latihan mereka. Gi Hyun beristirahat dan mengeluh pada Ha Min kalau tim nya sangat buruk dalam bermain. Ha Min membenarkan, dan menyuruh Gi Hyun untuk menyerah saja. Gi Hyun tidak mau.
Kenapa?
Karena guru Choi Woong memberitahu kalau hadiah dari pertandingan basket adalah uang. Mendengar hadiahnya adalah uang, Gi Hyun langsung semangat mendaftarkan nama Shi Woo, yang adalah mantan pemain basket.
--
Shi Woo menemui guru Choi Woong dan meminta agar namanya di hapuskan dari daftar pemain basket. Guru Choi Woong menjawab tidak bisa karena dia sudah mengirimkan daftarnya ke panitia. Dan jika Shi Woo tidak mau bermain, maka harus mencari pengganti atau menyuruh tim untuk menyerah.
--
Gi Hyun masih berbincang dengan Ha Min. Ha Min merasa kalau hadiah uang yang akan Gi Hyun terima pasti kecil karena harus di bagi lagi, lebih baik ikut lomba gamer seperti Bo Ram.
Shi Woo datang ke lapangan basket dengan marah. Gi Hyun menyambutnya dengan melemparkan bola basket, dia mengira Shi Woo sudah berpikir dan mau bermain. Shi Woo melempar bola dengan marah dan memberitahu kalau namanya sudah tidak bisa di hapus dari daftar.
“Ya sudah, main saja. Kamu adalah mantan pemain basket,” ujar Gi Hyun dengan santainya.
“Siapa…,” suara Shi Woo meninggi dan menarik perhatian semua orang. “Siapa yang mengizinkan kamu memberitahu orang-orang tentang hal itu?” marah Shi Woo.
“Apa ini rahasia? Aku tidak tahu.”
“Jika tidak tahu, jaga mulutmu. Atau hapus namaku dari daftar,” tegas Shi Woo dan beranjak pergi.
Gi Hyun merasa kesal, “HEI! Jaga mulutmu juga. Kenapa kau sombong sekali? Kau tidak bisa bermain ketika temanmu minta? Apa itu menyakiti harga dirimu?”
“Tutup mulutmu.”
“Aku minta maaf,” ujar Gi Hyun dengan nada remeh. “Aku pikir kamu akan bermain jika aku menulis nama mu.”
Ha Min berusaha meminta Gi Hyun untuk berhenti bicara. Tetapi, Gi Hyun terus menyerocos dan merasa kesal karena Shi Woo berteriak padanya. Dia juga merasa malu karena di teriaki di depan umum seperti ini. Shi Woo jelas marah mendengarnya, dan hampir memukul Gi Hyun. Untungnya guru Choi Woong masuk dan menyuruh mereka bubar karena lapangan akan di pakai latihan oleh tim lagin.
--
Ha Min bicara dengan Shi Woo. Ha Min memberitahu kalau Gi Hyun tidak tahu alasan Shi Woo tidak mau bermain basket dan karena itu mendaftarkan Shi Woo agar bisa memenangkan hadiah uang. Jadi, Shi Woo harus memilih, memberitahu Gi Hyun alasannya tidak mau bermain atau memberi Gi Hyun hadiah uang dari uang saku Shi Woo.
“Dia tampak sangat kecewa,” ujar Ha Min.
Jika aku mengatakan apa yang tidak ku inginkan, karena tidak ingin temanku kecewa. Itu tidak masuk akal. Narasi Shi Woo.
Dia adalah pria yang berperilaku sembrono.
“Alasan yang ku bilang tadi bohong. Kau suka basket, karena itu Gi Hyun memasukkan namamu sebagai daftar pemain.”
--
Shi Woo pergi ke warnet untuk bermain game. Dan hanya tersisa satu kursi, dan pas sekali itu di samping kursi Gi Hyun. Bo Ram juga ada di sana, dan heran karena Shi Woo ke warnet padahal biasanya main game di rumah.
“Kakak laki-laki ku menggunakan komputerku,” jawab Shi Woo.
“Kau punya kakak laki-laki?” tanya Bo Ram dan Gi Hyun kompak.
Shi Woo mengangguk. Dan pembicaraan mereka terhenti karena harus fokus battle game. Dan battle itu membuat hubungan Gi Hyun dan Shi Woo membaik. Gi Hyun juga tidak memaksa Shi Woo memberitahu alasannya tidak mau main basket, karena dia yakin Shi Woo akan memberitahunya suatu hari nanti.
Benar, nanti.

No comments:

Post a Comment