Saturday, February 23, 2019

Sinopsis C-Drama : Emperors and Me Episode 13 - 2

0 comments

Sinopsis C-Drama : Emperors and Me Episode 13 - 2
Images by : Mango TV
Luo Xi dan Le Xue kembali ke mansion. Luo Xi menangis mulai percaya pada omongan Guo Yan. Le Xue sendiri masih tampak tenang dan memperhatikan situasi. Luo Xi meminta Le Xue untuk meyakinkannya kalau Qin Shang belum mati, Guo Yan lah yang telah berbohong.
“Luo Xi tenang. Dengarkan aku,” ujar Le Xue dan membisikkan sesuatu.
Flashback
Malam sebelumnya, Murong ternyata telah berdiskusi dengan Qin Shang untuk membuat strategi. Semuanya sudah di atur dengan matang oleh Murong. Murong berencana untuk kabur dan meminta bantuan Dong Cheng agar bisa mengalahkan Guo Yan. Dan cara untuk kabur itu adalah dengan rencananya berpura-pura membunuh Qin Shang.
“Aku takut kau bekerja sama dengan Guo Yan. Bagaimana aku bisa percaya padamu?” ragu Qin Shang.
“Aku ingin menyelamatkan Luo Xi. Di situasi ini, hanya dengan kita bekerjasama lah kita bisa mempunyai kesempatan untuk menang. Kau tidak perlu percaya padaku. Kau hanya harus mempercayai cintaku pada Luo Xi.”
“Aku tidak pernah percaya padamu. Tapi untuk Luo Xi, aku akan mencobannya.”
Dan Le Xue ternyata mendengar rencana mereka itu.
End
“Lalu kenapa kau tidak memberitahuku dari awal?!” marah Luo Xi.
Le Xue langsung memberi tanda pada Luo Xi untuk menurunkan intonasi suaranya. Para prajurit masih berjaga di luar. Le Xue menjelaskan kalau dia tidak memberitahu karena takut Luo Xi tidak akan bisa berpura-pura dan malah membuat Guo Yan malah curiga.
--
Para prajurit hendak membunuh Murong. Tapi, Qin Shang bangkit dan langsung membunuh mereka dengan pedang pendek yang Murong tusukkan padanya.
“Tidak ku kira, walaupun kau terluka, kau masih ahli,” puji Murong. “Karena dua prajurit ini sudah mati di sini dan tidak bisa kembali ke istana, Guo Yan pasti akan segera sadar kalau dia sudah di tipu. Lebih baik jika kita segera mencari Dong Cheng.”
Murong yakin kalau Dong Cheng yang ingin menguasai negara pasti telah menempatkan beberapa mata-mata di sekitar Guo Yan. Dan dia pasti sudah mendengar tentang mereka dan pasti telah mengincar mereka juga. Mereka hanya perlu menuju benteng perbatasan saja.
--
Qin Shang dan Murong tiba di benteng perbatasan.
--
Prajurit membuat laporan kepada Guo Yan mengenai dua prajurit mereka yang telah terbunuh. Guo Yan sangat marah mendengarnnya menyadari kalau dia sudah di tipu. Dia memerintahkan agar prajurit yang berjaga di mansion di tambahkan.
--
Luo Xi dan Le Xue tidak bisa tidur karena cemas dengan apa yang terjadi. Di tambah lagi, mereka mendengar semakin banyak suara prajurit.
“Kenapa semakin banyak prajurit yang berjaga?” tanya Luo Xi.
“Itu pertanda bagus.”
“Pertanda bagus?”
“Guo Yan mengirim lebih banyak orang ke sini, itu artinya Qin Shang dan Murong Yu berhasil kabur. Dia takut kalau kita juga akan kabur.”
Luo Xi jelas senang mendengarnya. Le Xue mengingatkan Luo Xi untuk tetap berpura-pura tidak tahu apa yang terjadi.
--
Esok hari,
Qin Shang dan Murong ternyata di tahan di benteng pertahanan. Qin Shang merasa cemas, tapi Murong menyuruhnya untuk tenang dan menunggu sedikit lagi.
Dan benar, tidak lama perdana menteri Dong Cheng tiba dan memarahi anak buahnya karena sudah menahan Qin Shang dan Murong. Sepertinya, dia telah mendengar kabar mengenai Murong dan Qin Shang yang bukan orang biasa.
“Aku tebak, kau pasti tahu kami kabur dari penjara kaisar. Kami di tangkap kemarin siang tapi kau datang menemui kami sekarang. Aku tebak, kau pasti sudah mencaritahu kami. Tapi sayangnya, kau tidak mendapatkan apapun.”
“Aku ingin tanya, kau sebenarnya siapa?” tanya Dong Cheng.
“Tidak penting kami siapa.”
“Apalagi yang harus kita bicarakan jika kau tidak mau memberitahu jati dirimu.”
“Membicarakan dunia!”  jawab Murong. Dan hal itu menarik perhatian Dong Cheng.
--
Guo Xie melapor pada Guo Yan kalau mereka masih belum menemukan jejak Murong dan Qin Shang. Apa yang harus mereka lakukan sekarang? Guo Yan ternyata telah bisa menebak kalau Qin Shang dan Murong pati pergi mencari Dong Cheng, untuk meminjam kekuatan untuk menolong Luo Xi dan Le Xue.
“Aku prediksi, mereka akan melakukan sesuatu malam ini,” ujar Guo Yan.
Guo Xie semakin cemas mendengarnya, karena mereka pasti akan kalah jumlah prajurit. Guo Yan masih tenang karena dia mereka belum tahu yang akan terjadi, yang penting mereka tidak boleh kehilangan Luo Xi dan Le Xue.
--
Luo Xi merasa cemas apakah mereka bisa di selamatkan? Le Xue menjawab kalau Qin Shang dan Murong berhasil membujuk dan bekerjasama dengan Dong Cheng, mereka pasti akan menang.
“Tapi Xue, ketika mereka datang menyelamatkan kita, janji padaku, apapun yang akan terjadi, kau harus menggenggam tanganku dengan kuat. Aku punya firasat buruk. Aku takut akan meninggalkanmu sendirian lagi. jadi, tolong terus bersamaku. Aku ingin membawamu kembali.”
--


Sementara itu, Murong dan Qin Shang berhasil mengajak Dong Cheng untuk bekerja sama. Tentu dengan iming-iming, kalau Dong Cheng bisa memanfaatkan keadaan ini untuk membunuh Guo Yan tanpa di ketahui siapapun.
BERSAMBUNG

No comments:

Post a Comment