Saturday, March 2, 2019

Sinopsis C- Drama : Easy Fortune Happy Life Episode 1 - part 4

0 comments

Network: TTV
Fu An merasa cemas, karena dia berpikir bahwa Da Feng pasti datang mencarinya untuk balas dendam. Namun ketika Da Feng berbisik dan mengatakan tujuannya, yaitu dia ingin membeli tanaman liar Antrodia Cinnamomea. Fu An langsung meneriakinya dengan keras.


“Kamu ingin membeli tanaman liar Antrodia Cinnamomea?! Bukankah kamu tahu itu adalah jamur yang dilindungin? Hah?” teriak Fu An, sehingga orang banyak langsung menatap ke arah mereka. Dan karena merasa malu, Da Feng meminta agar Fu An berbicara lebih pelan, tapi Fu An menolak. “Dan kamu ingin aku berbicara pelan!?” kata Fu An semakin keras.


Da Feng menarik Fu An menjauh sedikit dari kerumunan orang. Lalu dia memberikan penawaran kepada Fu An, dia akan memberikan berapa pun uang yang Fu An inginkan.

“No Buying. No Kidding. You Know (Tidak membeli. Tidak bercanda. Kamu tahu). Bahkan jika mau menjualnya, aku tidak akan menjualnya pada orang seperti mu,” kata Fu An, menolak tawaran Da Feng.


“Bukankah seharusnya No Buying. No Killing (Tidak membeli. Tidak membunuh) ? Kalau ‘Kidding’ itu berarti candaan. Aduh… bahasa Inggrismu begitu buruk,” komentar Da Feng. Dan menyadari hal tersebut, Fu An pun merasa malu serta kesal, lalu dia menyuruh agar Da Feng pergi saja.


Da Feng tidak mau menyerah. Dia mendekati Fu An dan mengatakan bahwa dia akan membeli semua dagangan yang Fu An jual serta memberikan upah part time $1000 per jam. Itu semua asalkan Fu An mau membantunya menemukan beberapa Antrodia Cinnamomea.


Pria ini membuatku di usir dari rumah sakit hari itu, dan merusak sepeda ku. Sekarang dia ingin menggunakan uangnya untuk meyakinkanku menjual Jamur yang dilindungin. Jika aku tidak memberinya pelajaran, maka  itu tidak adil. Kamu sangat sial bertemu aku hari ini, pikir Fu An. Kemudian dia mengatakan bahwa dia setuju untuk membantu Da Feng.


Fu An membawa Da Feng memasuki hutan. Semakin masuk ke dalam hutan, Da Feng merasa heran karena dia belum ada melihat jamur tersebut dari tadi. Namun Fu An memberikan tanda agar Da Feng jangan banyak berbicara dan diam saja.

“Shh! Antrodia Cinnamomea dilindungin oleh roh hutan. Jadi kamu harus menghormatinya dan tidak membuat roh hutan marah,” kata Fu An, lalu dia berjalan duluan sambil tersenyum.



Da Feng mulai merasa lelah dan kepanasan. Jadi dia pun bertanya apa mereka sudah sampai, dan apakah Fu An benar- benar tahu dimana Antrodia Cinnamomea itu. Dan Fu An menunjuk tanah yang berada di dekat kakinya. “Di sini,” kata Fu An.


Melihat tanah di dekat kakinya, Da Feng sulit percaya, karena dia tidak ada melihat apapun dibawahnya, kecuali daun-daunan kering. Lalu disaat itu telponnya berbunyi, jadi dia pun mengangkatnya.



Ketika Da Feng mengangkat telpon, Fu An yang berdiri dibelakangnya langsung mendorongnya dengan keras. Sehingga Da Feng terjatuh ke dalam lumpur yang tersembunyi di balik daun- daunan kering di tanah. Lalu Fu An tertawa dengan keras.

“Wanita gila! Mengapa kamu mendorongku!? Dan kamu ketawa! Tolong aku keluar sekarang!” teriak Da Feng sambil mengulurkan tangannya.



“Eh… eh… jangan bergerak, lumpur nya akan menghisapmu secara perlahan. Semakin kamu bergerak, semakin cepat dia menghisap mu,” balas Fu An sambil tersenyum mengejek. Dan Da Feng pun langsung menggurutu dengan kesal.

Dengan sikap bangga, Fu An memberitahukan tiga kesalahan yang telah Da Feng lakukan. Pertama, Da Feng tidak memperlakukan kakek sendiri dengan baik. Kedua, membuatnya diusir dari rumah sakit. Dan ketiga, mau mengambil tanaman yang dilindungin.


“Baiklah. Aku akan pergi menghubungin polisi untuk membawa orang mengerikan ini. Jadi baik- baiklah disini, dan mandi. Renungkan tindakan mu. Okay, tuan? Bye Bye!” kata Fu An dengan perasaan puas, karena berhasil menjahili Da Feng.

Lumpur itu semakin menghisap Da Feng, dan karena takut, maka Da Feng memberikan penawaran. Dia akan memberikan cek uang bernilai berapapun yang Fu An inginkan. Namun mendengar itu, Fu An sama sekali tidak tertarik.




Tepat disaat itu, seekor ular merayap di dekat kaki Fu An. Dan melihat itu, Da Feng pun memberitahu Fu An. Lalu karena terkejut serta takut, Fu An tanpa sengaja tersandung dan jatuh ke dalam lumpur yang sama dengan Da Feng.

No comments:

Post a Comment