Sunday, March 3, 2019

Sinopsis C-Drama : Emperors and Me Episode 23 - 2

0 comments

Sinopsis C-Drama : Emperors and Me Episode 23 - 2
Images by : Mango TV
Murong bicara berdua dengan Le Xue mengenai kondisi Luo Xi. Le Xue menjelaskan panjang lebar mengenai HunDun yang telah meninggalkan tubuhnya setelah mendiaminya begitu lama hingga dia menjadi abadi. Karena HunDun telah pergi dan dia tidak mati, maka itu artinya dia telah menjadi manusia biasa. HunDun merasuki tubuh Luo Xi dan mengambil ahli kesadarannya, tapi dia yakin kalau Luo Xi akan bisa bangun. Akan tetapi, sekali HunDun sudah merasuki, dia akan membuat Luo Xi menderita dengan rasa sakit di sekujur tubuh. Sama seperti yang di alaminya, rasa sakit itu membuatnya menderita hingga ingin mati. Le Xue menangis, membayangkan kondisi Luo Xi akhirnya. Dia merasa bersalah.
--
Esok hari,
Luo Xi masih belum sadarkan diri. Qin Shang menjaganya sepanjang hari. Dia mulai bicara dengan Luo Xi yang belum sadarkan diri, meminta agar Luo Xi sadar.

Di dalam mimpinya, Luo Xi mendengar suara Qin Shang yang memanggilnya. Dan karena itu, dia ingin keluar dari pintu yang ada di sana. Tapi, Qin Shang di dalam mimpinya melarangnya untuk pergi. Luo Xi berusaha membujuk agar bisa mengintip siapa yang memanggilnya, tapi Qin Shang tetap bersikeras.
“Kau bukan Qin Shang. Qin Shang-ku walaupun dia agresif, dia tidak akan mengekangku.”
Dan Luo Xi membuka pintu itu.


Dan begitu pintu terbuka, Luo Xi sadar. Tapi, anehnya, melihat Qin Shang di hadapannya, Luo Xi merasa sangat kesakitan dan berteriak ketakutan serta meringkuk. Dia mendorong Qin Shang menjauh darinya. Dia bahkan melemparkan gelas kaca ke arahnya.
Mendengar suara ribut-ribut, semua langsung masuk. Mereka merasa heran dengan kondisi Luo Xi. Guo Yan dan Murong segera menarik Qin Shang keluar dari kamar Luo Xi. Guo Yan menjelaskan pada Qin Shang kalau sepertinya itu karena HunDun.
Luo Xi bisa agak tenang ketika melihat Xue. Dan Xue langsung menenangkannya.
--

Qin Shang duduk di tepi pantai. Murong menghampirinya, dia tahu apa yang di rasakan oleh Qin Shang sekarang. Tapi demi Luo Xi sekarang, Qin Shang harus menjauhi Luo Xi. Dia juga bicara dengan Xue kemarin malam, dan menurut Xue, HunDun ingin mengambil alih tubuh Luo Xi. Jika HunDun semakin kuat maka Luo Xi akan semakin lemah, dan begitu pula sebaliknya.
Usai mengatakan hal itu, Murong pergi, meninggalkan Qin Shang sendirian untuk berpikir.
--
Luo Xi melihat tangannya bergetar. Xue menjaganya dengan baik. Xue juga memberitahu kalau HunDun yang merasukinya telah masuk ke dalam tubuh Luo Xi. Luo Xi menangis bahagia karena itu artinya Xue akan bisa hidup normal. Dari awal semua adalah salahnya karena membuat Xue tersiksa, sekarang semua sudah kembali. Xue menangis mendengar perkataan Luo Xi.
Guo Yan datang ke kamar dan melihat kondisi Luo Xi. Dia menanyakan apa yang bisa di bantunya? Dia meminta Luo Xi agar tetap kuat agar bisa mengalahkan HunDun.
Tiba-tiba saja Luo Xi terbatuk. Saat itulah, dia baru melihat tanda lahirnya yang mulai menghitam.
“Guo Yan, kau pernah bilang padaku kalau kemampuanku menjelajahi waktu adalah karena tanda lahir dan giok itu. Aku rasa, tanda lahir ini adalah bagian dari kekuatan Pan Huan. Tapi, sekarang HunDun mulai menghisap kekuatanku. Tanda lahir ini mulai menghitam. Jadi, aku takut, aku tidak akan bisa menggunakan tanda lahir dan giok untuk menjelajahi waktu lagi. Tapi, jika aku mengalami sesuatu, aku masih berharap dapat mengirim Qin Shang kembali ke dunia-nya.”
Luo Xi melepaskan kalung giok-nya. “Kau adalah orang terpintar yang pernah ku temui. Aku memberikan giok ini padamu. Kau mungkin bisa menemukan jalan keluarnya.”
Guo Yan menerima kalung giok itu. “Jangan khawatir, aku akan melakukan sesuatu. Tapi mengenai mengirim Qin Shang kembali, aku tidak bisa membantu. Ketika kau sembuh, kaulah yang seharusnya mengirimnya kembali.”
BERSAMBUNG 

No comments:

Post a Comment