Monday, March 11, 2019

Sinopsis J-Drama : I Give My First Love To You Episode 1 - part 3

1 comments
Network : TV Asahi


Masuk ke sekolah. Beberapa senior membagikan brosur klub, dan Takuma di tawarkan oleh salah seorang klub basket untuk bergabung, tapi Takuma menolak. Ritsu yang baru tiba disekolah juga, dia menghampiri Takuma dan menanyakan kenapa Takuma tidak bergabung saja, karena jika ikut klub olahraga mereka akan populer dikalangan wanita. Tapi Takuma tetap menolak.

Ritsu menceritakan bahwa dia sebenarnya mau masuk ke klub tenis, tapi sayangnya kakaknya juga berada disana.


Ketika melihat brosur astronomi yang di tempel di dinding, Takuma merasa tertarik. Dan Ritsu bertanya apa Takuma menyukai bintang. Mayu yang baru saja datang, dia menjawab bahwa benar Takuma sangat menyukai bintang. Tapi Takuma membalas kalau tidak begitu suka.

“Pembohong!” keluh Mayu.




Didalam kelas. Mayu sibuk memperhatikan Takuma yang duduk dbangku depan serta keluar jendela, sehingga guru memanggilnya dan menyuruhnya untuk menjawab soal di depan papan tulis. Tapi Mayu tidak bisa menjawab. Dan Guru pun menegur Mayu, lalu dia meminta Takuma untuk menjawab.




“Tidak tahu,” kata Takuma, tidak bisa menjawab soal.

“Eh? Bukankah kamu peringkat satu saat ujian masuk?!” kata Guru, terkejut. Dan Takuma pun meminta maaf.

Si Guru lalu melanjutkan kembali penjelasannya di papan tulis. Sementara Mayu, dia tersenyum senang melihat kearah Takuma, karena Takuma jelas tampak seperti sedang membantunya, bukan karena Takuma tidak bisa menjawab.



Selesai kelas. Mayu mengucapkan terima kasih karena Takuma jelas membantunya saat pelajaran MTK tadi. Dan ketika mereka berjalan melewati ruang klub MTK, Takuma masuk ke dalamnya. Melihat itu Mayu merasa jengkel.

“Mengejekku, ya?!” keluh Mayu, karena dia tidak terlalu bisa MTK.



Ruang klub memanah. Mayu menarik busur dan lalu berteriak,” Takuma bodoh!” katanya, lalu dia melepaskan anak panahnya. Begitu seterusnya, sehingga setiap orang yang melihat dan mendengar nya merasa heran.



“Lengannya bagus, tapi masih memikirkan yang aneh- aneh,” komentar ketua Klub.

“Tolong panah diriku hingga menghujam hatiku,” kata Kou yang datang ke ruangan klub memanah. Setiap fansnya yang melihat kedatangannya langsung berteriak heboh.


Kou mendekati Mayu dan memperkenalkan dirinya, dia mengatakan bahwa dia sedang mencari seorang Putri untuk dijadikan pacarnya dan sewaku upacara penyambutan, dia merasa terkesima melihat Mayu yang bersinar di antara para murid baru.

“Marilah kita berdua bersama-sama menuju masa depan yang penuh kemilau,” kata Kou dengan percaya diri sambil memegang bahu Mayu.



Banyak murid perempuan yang berteriak heboh dan berlari menuju ke ruangan klub memanah. Melihat itu, Takuma menjadi penasaran, dan pergi ke ruang klub memanah juga. Disana dia mendengar Mayu menolak Kou dan mengatakan bahwa dia adalah pacarnya serta mereka berdua terikat oleh Takdir.



Jam istirahat. Kou tersenyum memperhatikan Mayu melalui jendela. “Tuan Putri,” gumamnya.

Mendengar itu, kedua temannya langsung mengomentarinya yang lagi- lagi bicara soal Tuan Putri. Dan Kou menjelasakan bahwa dia menyukai pendirian teguh yang dimiliki oleh Mayu.



“Padahal kemarin sudah di tolak,” komentar Yumi, dia merupakan teman Kou.

“Tidak ada kata ‘ditolak’ dalam kamusku. Pertandingannya baru akan dimulai,” balas Kou dengan penuh percaya diri.


Mayu makan dessert bersama dua teman seklubnya di café. Disana Mayu berterima kasih karena mereka berdua telah mengajaknya.


Takuma dan Ritsu berjalan pulang bersama. Ritsu menceritakan bahwa dia ingin menjadi seorang pengacara. Sementara Takuma, dia sebenarnya ingin menjadi astronot, tapi dia tidak bisa mengatakan nya.




Tepat disaat itu, Takuma dan Ritsu melihat Mayu serta kedua temannya yang sedang makan bersama dengan riang di dalam café.

“Taneda ternyata seperti cewek pada umumnya,” komentar Ritsu, kagum.

Melihat Mayu yang bisa bersenang- senang dengan teman sebayanya, membuatku lega. Karena dia memang lebih cantik jika tersenyum.


Kou masuk ke dalam kamar Ritsu tanpa izin dan langsung menahan lehernya dengan kuat sehingga Ritsu merasa agak sulit bernafas. Kou menanyakan mengapa Takuma menolak gadis semanis Mayu, dan karena tidak tahu juga maka Ritsu pun menyuruh agar Kou bertanya saja sendiri jika memang ingin tahu.



Kou melepaskan leher Ritsu. Kemudian dengan sikap percaya diri dia mengatakan,” Besok, aku akan menjadikannya milikku.”

“Eh, bagaimana caranya?”

“Soal itu… nantikan saja besok.”




Takuma tidak ikut berolahraga. Dia hanya duduk dipinggir lapangan dan memperhatikan Mayu serta teman sekelasnya yang sedang berolahraga.


Yumi mendekati Takuma dan duduk disampingnya, dia mengatakan bahwa dia tertarik kepada Takuma. Lalu setelah itu, dia pergi meninggalkan Takuma.



Kertas- kertas kecil bertebangan dilapangan, dan Takuma memungut salah satunya. Kepada Taneda Mayu kelas 1- B, aku akan meminjam sesuatu yang berharga bagimu. Suzuya Kou.

Takuma menanyakan apakah Mayu baik- baik saja, dan Mayu pun membalas apa sekarang Takuma sedang ikut mengejek nya atau ingin melindunginnya.

“Silahkan kamu urus sendiri saja,” kata Takuma, lalu pergi.


Diruang klub memanah. Seperti hari sebelumnya, setiap menembakan anah panah, Mayu pasti akan berteriak,” Takuma bodoh!”



Mayu mandi, namun anehnya seragam nya yang berada di dalam lokernya menghilang. Dan sebuah surat berada disana.

“Padahal itu kancut (celana dalam) kesukaanku!” teriak Mayu. Lalu disaat itu seseorang terlihat mengintip dari balik pintu. Jadi Mayu berteriak dan mengejarnya.



Mayu berlari di lorong sekolah hanya dengan memakai selapis handuk saja, dan kedua teman klubnya berlari mengikutinya. Setiap murid yang melihat itu berseru dengan heboh, dan Takuma langsung berjalan cepat untuk menyusul Mayu.



Sesampainya di kolam berenang. Orang yang mengintip itu menghilang, dan Mayu menemukan kancut nnya berada di tengah kolam berenang. Setiap murid yang mengikuti Mayu, mereka mengetawai Mayu ketika melihat celana dalam lucu milik Mayu.

“Jangan dilihat!” kata Mayu, merasa malu.

Kedua teman klub Mayu memberikan alat panjang untuk bisa digunakan Mayu menggapai kancut nya yang berada di tengah kolam. Tapi karena tidak berhasil mendapatkan kancurnya juga, maka Mayu pun memutuskan untuk masuk ke dalam kolam renang langsung saja.




Handuk yang dipakai Mayu terlepas, dan setiap murid Pria yang melihat itu langsung menjadi semangat dan heboh. Sementara murid Wanita menatap terkejut.

Lampu kolam renang dimatikan oleh seseorang, sehingga ruangan menjadi sangat gelap. Takuma lalu melepaskan jas yang di pakainya dan melompat ke dalam kolam renang untuk menyelamatkan Mayu.




“Takuma kamu baik- baik saja?” tanya Mayu dengan cemas, ketika Takuma berenang menghampirinya untuk menutupi tubuhnya dengan handuk.

“Aku hanya ingin berenang setelah sekian lama. Jangan bertindak gegabah lagi,” balas Takuma sambil bernafas berat.

“Karena hanya kamu yang kuizinkan melihat kancutku,” kata Mayu dengan bangga. Lalu Takuma membawa Mayu ke pinggir kolam.



Sesampainya di pinggir kolam. Takuma langsung berbaring di lantai dan memegangin dadanya yang sangat kesakitan. Melihat itu Mayu langsung berteriak panik memanggil namanya. “Bertahanlah Takuma! Takuma!”




Dirumah sakit. Sambil menangis, Mayu memohon agar Ayahnya menyelamatkan Takuma. Dan Ayah mengiyakan, lalu dia menyuruh Mayu untuk menunggu.

“Lagi- lagi, karena salahku…” gumam Mayu, menangis dan menyalahkan diri sendiri.

1 comment: