Thursday, May 30, 2019

Sinopsis Chinese Drama : Nice To Meet You Episode 09-1

0 comments

Sinopsis Chinese Drama : Nice To Meet You Episode 09-1
Images by : Hunan TV

Walau kesal karena Gao Jie bersikap ketus padanya dan mengabaikannya walaupun dia sudah bersikap baik, tetap saja Yu Zhi tidak bisa mengabaikan masalah Gao Jie begitu saja. Dia menelpon rekannya dan bertanya apa dia memiliki beberapa ruby merah ekstra? Dia meminta agar ruby itu di siapkan, secepat mungkin.

Yu Yi yang mendengar apa yang di lakukan Yu Zhi, jelas protes. Karena apa yang di lakukan oleh Yu Zhi sama saja seperti menghalangi Gao Hui. Gao Jie itu adalah saingan terbesar Gao Hui di kompetisi ini.
“Gao Jie setidaknya harus memiliki kompetisi yang adil.”
“Saat ini, Gao Jie yang dalam kesulitan dan kau membantunya. Jika itu adalah kontestan lain, apakah kau masih akan berbicara mengenai bermain adil? Aku tahu kau peduli pada Gao Jie. Tapi, jangan lupa kalau kau berjanji padaku, bahwa kau tidak akan memasukkan perasaan pribadi ke dalam pekerjaan. Kita sudah merencanakan begitu lama termasuk ruby merah itu. Kau berjuang keras untuk mendapatkan ruby tersebut. Bukankah itu semua untuk membantu Gao Hui?”
Yu Zhi tidak setuju akan hal itu. Dia mendapatkan ruby merah itu agar mereka bisa bekerja sama dengan Cilian. Yang mereka incar adalah Wu Xiaoci. Jika Gao Hui tidak mampu memenangkan kompetisi ini dengan adil, lalu bagaimana Gao Hui akan bisa membantu mereka nantinya melawan Mu Zi Yun?

Yu Zhi benar-benar pergi menemui rekannya untuk mendapatkan ruby merah untuk Gao Jie. Ruby merah yang di miliki tidak begitu banyak, tapi sebaiknya bawa saja yang terbaik untuk Gao Jie. Dia juga meminta tolong rekannya agar menyerahkan ruby itu pada Gao Jie yang berada di kompetisi.
--

Si Cheng terjebak macet di jalanan. Dia sudah membawa ruby bersamanya, tapi dia tidak bisa sampai di sana tepat waktu. Ruby yang di miliknya juga bukan yang terbaik, tapi, dia sudah berusaha yang terbaik untuk mendapatkannya untuk Gao Jie.
--

Para desainer lain sudah mulai melakukan proses tatahan. Hanya, Gao Jie yang belum melakukannya karena dia tidak memiliki batu. Dia berdoa dalam hatinya agar Si Cheng bisa segera tiba. Gao Hui yang melihatnya, tersenyum senang. Seolah kemenangan sudah pasti akan di raihnya.

Rekan Yu Zhi tiba di sana, dan dia memanggil Gao Jie. Dia menyerahkan koper berisi batu ruby merah, yang bisa Gao Jie gunakan untuk kompetisi. Walau ukurannya tidak sesuai, tapi kualitasnya cukup bagus.
“Apakah dir. Si yang mengirim Anda? Terimakasih. Terimakasih,” ujar Gao Jie dan langsung kembali ke panggung.
“Direktur Si?” bingung pria itu, karena yang mengirimnya kan Yu Zhi.

Gao Jie memilih beberapa batu di antara batu-batu yang ada. Tapi, para pengrajinnya malah berkata kalau semua batu itu tidak berguna, karena tidak sesuai ukurannya dengan desain mereka. Mustahil untuk meletakkannya di perhiasan mereka. Gao Jie yakin ada jalan, tapi para pengrajin semakin merendahkannya.

Gao Jie berusaha berpikir keras. Mereka bisa menggunakan teknik Lacquer Enamel. Dia menjelaskan teknik tersebut. Tapi, semua pengrajin berkata kalau mereka tidak bisa menggunakan teknik itu di waktu yang sempit seperti ini. Mereka menyuruh Gao Jie melakukannya sendiri jika mampu. Dan semua pengrajin itu langsung keluar dari arena kompetisi.
Saat itu, kakek datang. Dia melihat kesulitan yang Gao Jie alami, dan menawarkan diri untuk melakukannya. Dia bisa menggunakan teknik tersebut. Dia juga menyuruh Gao Jie untuk tidak khawatir mengenai Pan Yue, dia sudah meminta seseorang membantunya menjaga Pan Yue. Ini kan hari penting bagi Gao Jie, makanya dia datang untuk memberikan dukungan.
Gao Jie sangat senang. Dia segera menemui juri dan bertanya, apakah dia bisa melakukan perubahan tim kerja? Untunglah, para juri mengizinkannya. Dan dengan begitu, kakek mulai melakukan teknik enamel untuk pemasangan batu ruby di perhiasan Gao Jie.


Akhirnya, Gao Jie bisa menyelesaikan pekerjaannya tepat waktu. Kakek memuji perhiasan itu, walaupun waktunya terbatas, tapi baginya itu adalah perhiasan yang paling di sukainya dari semua perhiasan yang sudah pernah di buatnya. Dia juga pamit untuk pulang, karena sudah saatnya dia harus menjemput Pan Yue. Gao Jie mengerti dan berkata kalau mereka akan merayakan hal ini saat dia pulang.
--

Yu Zhi sudah kembali ke gedung kompetisi. Yu Yi sudah tidak marah lagi dan mereka bahkan sudah berbaikan. Saat itu, mereka tanpa sengaja melihat Gao Jie yang sedang berbincang dengan Si Cheng. Gao Jie masih salah paham mengira kalau batu ruby yang tadi di terimanya, berasal dari Si Cheng, jadi dia mengucapkan terimakasih. Si Cheng bingung karena dia belum memberikan batunya. Dan belum sempat Si Cheng menjelaskan, staff sudah memanggil para kontestan untuk masuk ke dalam ruang kompetisi lagi.
Yu Zhi sendiri merasa kecewa karena Gao Jie malah berterimakasih pada orang lain.
--


Para juri termasuk Nn. Lin yang menggunakan tongkat, mulai berkeliling melihat hasil perhiasan para kontestan. Di antara semua perhiasan yang di buat, perhiasan karya Gao Hui dan Gao Jie lah yang paling menarik perhatian (menurutku lebih bagus punya Gao Jie sih).  Bahkan 2 juri yang lain sangat memuji perhiasan Gao Jie yang di buat dengan teknik yang sulit dalam waktu yang singkat dan terbatas.
Selesai melihat perhiasan kontestan, ketiga juri mulai berdiskusi untuk menentukan pemenang. Nn. Lin terus berkata kalau Gao Hui lah pemenangnya. Tapi, juri lain berkata kalau Gao Jie memiliki ide dan desain yang kreatif dan inovasi di antara semua kontestan yang lain. Tapi, Nn. Lin malah berkata kalau kreasi dan desain Gao Jie memiliki perbedaan yang terlalu besar dan tidak mengikuti aturan kompetisi sama sekali. Mereka berdebat dengan sangat sengit.
Dan setelah diskusi yang panjang, maka saat nya pengumuman pemenang.

Dan pemenang dari kompetisi ini adalah… Gao Hui.
Si Cheng dan Gao Jie jelas kecewa karena kalah. Yu Zhi juga tidak bahagia.
“Sekarang, sebelum aku memberikan penghargaan individu, aku ingin mengumumkan satu hal dulu. Ciptaan Gao Jie juga menonjol dari yang lain. Dia menerima komentar positif dari semua hakim. Desain kreasi ini sebuah karya seni yang langka. Sayangnya, aturan kompetisi, mengharuskan penciptaan setiap kontestan dari desain hingga produk jadi harus sama. Desain Gao Jie untuk proses pembuatan memiliki perbedaan yang sangat besar. Jadi menurut aturan, kreasinya tidak di izinkan masuk dalam penilaian akhir. Karena itu, ia kehilangan semua hak untuk berpartisipasi dalam penilaian. Para juri sangat menyesalkan hasil kali ini, tapi kita hanya bisa mengikuti aturan kompetisi,” jelas Nn. Lin.
(Wuoooh, jadi harusnya Gao Jie yang menang, tapi karena alasan itu, dia jadi di diskualifikasi dan Gao Hui yang jadinya menang. Hhmmm, kalau Ny. Wu tidak curang, berarti Gao Jie yang menang dong).
Dan dia tidak menerima apapun alasan Gao Jie dan menyuruh Gao jie untuk bermartabat dan terima saja hasilnya. Gao Jie jelas sangat malu sampai di bilan begitu sehingga dia mau keluar dari dalam sana.

Sementara itu, Gao Hui maju untuk menerima pialanya dan memberikan pidato kemenangan. Gao Hui mengatakan ingin berterimakasih kepada orang yang telah menemukan batu ruby merah itu untuknya hingga mengorbankan nyawa. Itu adalah Yu Zhi. Dan dia meminta Yu Zhi untuk naik ke panggung bersamanya.
Melihat hal itu, membuat Gao Jie semakin terluka. Dia juga takut kakek akan kecewa dengannya. Dia menangis.
Yu Zhi melihatnya dari atas panggung. Dia juga sedih. Dan juga cemburu melihat Si Cheng yang berada di sisi Gao Jie.  
--
Di rumah, kakek dan Pan Yue menyambutnya dengan riang. Tapi, wajah Gao Jie sangat murung dan meminta maaf karena sudah kalah. Kakek mengingatkan Gao Jie, dia kan sudah bilang kalau kalah dan menang tidaklah penting. Yang penting adalah Gao Jie berhasil membuat perhiasan itu. Jadi, di dalam hatinya dan Pan Yue, Gao Jie tetaplah juara. Lagipula, Gao Jie masih muda dan masih memiliki banyak kesempatan lainnya lagi. Gao Jie terhibur mendengarnya.



No comments:

Post a Comment