Saturday, June 1, 2019

Sinopsis K- Drama : Angel’s Last Mission Love Episode 8 - part 1

0 comments

Sinopsis Angel’s Last Mission : Love  Episode 8 – Part 1
Network : KBS2

Didepan supermarket. Kim Dan sedang menikmati mie cup yang dibelinya, tapi tiba2 saja Hoo datang menghampirinya dan mengejutkannya dengan menyamar menjadi pegawai supermarket.
“Bukankah kamu tidak punya uang?” tanya Hoo.
“Aku menemukan sejumlah uang seperti berkah dari atas,” jawab Kim Dan.
“Oh, jadi kamu menyimpannya sendiri?””
“Seonbae (Senior), kita adalah malaikat. Tentu saja, aku memberikannya kepada polisi. Lalu aku meminjam 30.000, dan dia memberikannya begitu saja karena kasihan,” jelas Kim Dan (Ya iyalah, kan itu cek jutaan. Ampun deh si Kim Dan polosnya =.= ).
Hoo mempertanyakan, apakah Kim Dan datang ke sini menggunakan uang itu. Dan Kim Dan menjawab bahwa dia ingin melihat beberapa manusia.

Kim Dan menatap ke depan. Melihat keluarga yang sedang bermain bersama. Melihat pasangan yang sedan bermesraan. “Yeon Seo, mungkin belum pernah melakukan itu, kan?” gumamnya, berpikir.

Hoo mengambil mie Kim Dan, meniupkannya dan ingin menyuapinya pada Kim Dan. Dengan terkejut, Kim Dan pun menjerit keras.

Pagi hari. Yeon Seo mencoba untuk memasak sarapan nya sendiri, yaitu menggoreng telur. Tapi karena tidak pernah memasak, maka dia pun tidak tahu caranya memecahkan telur, mengoreng telur dengan benar, dan membumbui dengan benar juga.
Ny. Jung yang baru datang dan melihat itu, dia merasa terkejut. Dia menghampiri Yeon Seo dan menyuruhnya untuk minggir, karena dia yang akan melakukannya.

“Bagaimana bisa aku tinggal di rumah besar ini sendirian?” teriak Yeon Seo, frustasi.
“Kamu bisa menyuruh Kim Dan untuk datang,” jawab Ny. Jung.
“Aku tidak ingin mendengar namanya,” balas Yeon Seo.


Ny. Jung mematikan kompor, dan meminta Yeon Seo mengikutinya ke ruang tamu. Lalu Ny. Jung memperkenalkan Yeon Seo kepada seorang wanita, dia menjelaskan bahwa inilah sebabnya dia terlambat hari ini.
“Siapa dia?” tanya Yeon Seo, lalu dia mengendus wanita itu. “Lavender?”
“Aku Gi Bo Ra.” (Dia adalah pelayan yang pernah Yeon Seo pecat. Baca episode 1)
Ny. Jung menjelaskan bahwa setelah Yeon Seo memecat Bo Ra, dia mengirim Bo Ra ke teater balet. Kemudian Ny. Jung menjelaskan bahwa dia mendengar dari Bo Ra, kalau beberapa hari yang lalu Bo Ra ada melihat sesuatu.

Flash back
Ketika Bo Ra sedang bersih2 di dekat kantor Ny. Choi. Disaat itu, dia melihat si Kepala keamanan keluar dari dalam kantor Ny. Choi dengan memegang sebuah amplop putih tebal, yang sepertinya berisi uang. Dan dia merasa curiga ada sesuatu.
Flash back end.

Ny. Jung memberitahu kalau dia tidak yakin apakah mantan kepala keamanan yang menyebabkan kecelakaan dengan sengaja, tapi dia yakin kepala keamanan sudah bekerja sebagai mata2 Ny. Choi. Lalu dia membicarakan tentang betapa kasihannya Kim Dan yang diusir karena ketidak adilan.
“Lalu, kenapa? Kenapa dia…”

“Aku yakin perkataanku benar. Jatuh cinta pada pandangan pertama. Pyong,” kata Ny. Jung sambil tersenyum dan membuat tanda hati. Lalu dia bertanya dengan penuh harap, “Kamu akan menyuruhnya kembali, bukan?”
“Tidak. Kenapa harus? Aku tidak membutuhkannya,” balas Yeon Seo, merasa jaim.

Ny. Jung : “Alamatnya adalah gereja katolik. Tentu saja, aku tahu kamu tidak akan mengunjunginnya.”
Yeon Seo datang mengunjungin gereja yang diberitahu oleh Ny. Jung. Tapi sayangnya, disana dia tidak menemukan Kim Dan.
Yeon Seo pergi berjalan- jalan bersama dengan Gu Reum ke taman. Dan disana, dia menemukan Kim Dan yang sedang tidur di bangku taman dengan berselimutkan kertas koran.

Saat Kim Dan terbangun, kelopak2 bunga putih berguguran di dekatnya. Melihat itu Yeon Seo teringat akan saat pertama kali dia bertemu dengan Kim Dan. “Apa karena di sinilah kali pertama kita bertemu?” pikir Yeon Seo.
Ketika Kim Dan memandang ke arahnya, Yeon Seo segera membuang muka. Dan Kim Dan yang melihat Yeon Seo, dia memanggil namanya dengan berani.

Yeon Seo merapikan rambutnya, lalu dia berbalik menghadap ke arah Kim Dan. “Apa ini? Kenapa kamu disini?” tanyanya dengan nada dingin.

Yeon Seo menawarkan dua kali lipat upah, dan bonus seratus persen, jika Kim Dan mau kembali bekerja padanya. Dan Kim Dan merasa terkejut. Yeon Seo kemudian menjelaskan bahwa dia melakukan itu, karena dia merasa kasihan kepada Kim Dan yang sampai harus tidur di bangku taman.
Mendengar itu, Kim Dan diam. Dan dengan gugup, Yeon Seo pun lanjut berbicara, “Jika kamu mati, kamu akan menghantui mimpiku sebagai hantu.”

Kim Dan tetap diam sambil tersenyum saja. Dan dengan frustasi Yeon Seo pun berbicara lagi. “Aku harus berjalan tanpa tongkat sampai minggu depan. Aku harus berjalan, apapun yang terjadi. Jadi… aku membutuhkan mu.”

“Karena konferensi pers?” tanya Kim Dan. Sambil menunjukan artikel di koran yang dimilikinya. “Rumor itu beredar.”
Yeon Seo protes, kenapa Kim Dan masih berbaring disini setelah mengetahui itu. Dan Kim Dan pun membalas bahwa dia akan kembali, karena Yeon Seo sangat membutuhkannya.
“Menyebalkan,” keluh Yeon Seo. Dan Kim Dan tersenyum.

“Aku tidak perlu dibayar dua kali lipat, dan tidak perlu bonus 100 persen. Sebagai gantinya, aku punya syarat,” jelas Kim Dan sambil menatap Yeon Seo.

No comments:

Post a Comment