Monday, July 22, 2019

Sinopsis K- Drama : Class Of Lies Episode 1 - part 5

1 comments

Sinopsis K- Drama : Class Of Lies Episode 1 – part 5
Network : OCN

“Kamu bersikeras dia tidak bersalah? Kubilang meminta keringanan hukuman sudah cukup. Bisa- bisanya kamu membahas skandal kotor itu dipengadilan?” tanya Do Jin, memarahi Moo Hyuk.
“Kejaksaan lebih dahulu mengajukan hukuman 20 tahun penjara. Kim Han Su juga mengeklaim dia tidak bersalah,” jawab Moo Hyuk.

Do Jin tidak mau menerima jawaban sepert itu. Dia memerintahkan Moo Hyuk untuk membereskan semuanya disidang berikutnya, dan jangan repot- repot membuat Han Su mendapatkan keringanan hukuman.
Moo Hyuk menolak, karena dia masih bisa membalikan situasinya. Dan dengan tegas, Do Jin menjelaskan bahwa melindungin kepentingan klien adalah satu-satunya etika yang harus dipegang pengacara. Karena klien asli mereka adalah Yayasan Cheonmyeong, bukan Kim Han Su.
Malam hari. Seorang tahanan berteriak memanggil petugas penjara, karena Han Su tampak sangat kesakitan di bagian perut.

Han Su dibawa ke rumah sakit dan diperiksa. Dokter menjelaskan berdasarkan gejalanya, tampak nya itu usus buntut akut, tapi tetap harus dilakukan USG untuk mengetahui detailnya, jadi dokter menginginkan daftar makanan yang dimakan Han Su.

Han Su kabur dari tempat tidurnya. Dia naik ke atas atap rumah sakit.

Flash back
Orang berpakaian serba hitam yang bertabrakan dengan Moo Hyuk barusan. Dia datang mengunjungin Han Su dan menunjukan kartu yang dimilikinya.
“Siapa kamu? Kenapa foto Su Ah ada padamu?” tanya Han Su. Dan orang tersebut melepaskan topi yang dipakainya. Melihat itu, Han Su tampak terkejut.
Flash back end

“Kamu akan kulindungin,” gumam Han Su.

Para polisi kebingungan mencari keberadaan Han Su. Tapi kemudian mereka dikejutkan oleh Han Su yang melompat dari atas gedung rumah sakit.

Moo Hyuk membereskan semua data terkait dengan kasus Han Su, sambil mengomel tentang Han Su yang berteriak di pengadilan, sehingga memperburuk keadaan. Kemudian tiba- tiba saja, dia mendapatkan telpon yang mengejutkan dari rumah sakit.

Moo Hyuk menanyakan apa yang sebenarnya terjadi kepada para polisi, ketika dia melihat Han Su yang sekarang berada dalam keadaan koma. Dan para polisi menjelaskan semuanya.
“Bukankah seharusnya kalian mengawasi dia …” protes Moo Hyuk.
“Itu salahmu,” kata seorang polisi menyalahkan Moo Hyuk. “Aku mendengar obrolan kalian. Kamu membentak dan mengumpatinya.”

Hyu Jung datang tepat disaat itu, dan mendengar semua pembicaraan tersebut. Dia menanyakan apakah ini yang Moo Hyuk inginkan, lalu dia memperingatkan Moo Hyuk untuk jangan berani2 menyalahkan interogasi dengan paksaan.
Dan tanpa bisa mengatakan apapun, Moo Hyuk pun diam.


Wartawan memberitakan berita mengenai Han Su yang mencoba bunuh diri dan sekarang jatuh koma. Mereka juga menyebarkan video Han Su yang sempat adu argumen dengan Moo Hyuk sebelumnya di pengadilan.
Melihat berita tersebut, semua orang tampak tidak menyangka.

Moo Hyuk datang ke ruangan Do Jin dan protes, karena Do Jin menskors nya. Dia tidak terima kalau harus bertanggung jawab atas jatuhnya Kim Han Su.
“Itu opini publik. Tidak peduli sebesar apa tanggung jawabmu. Hanya saja, seseorang harus dihukum agar mereka berhenti mengamuk. Kamu tahu benar, sekuat apa hukum setimen publik,” jelas Do Jin dengan santai.


Do Jin meminta Moo Hyuk untuk menganggap ini sebagai liburan panjang. Dan Moo Hyuk menolak, dia mau tidak membiarkan ada orang yang semena- mena kepadanya. Karena alasan nya menjadi pengacara adalah itu.
Setelah mengatakan itu, Moo Hyuk keluar dari ruangan Do Jin.

Jae Woo dengan sengaja menaburkan garam diatas luka Moo Hyuk. Dia berterima kasih karena Moo Hyuk mengembalikan berkas kasus Yongdory kepadanya. Lalu sambil tersenyum meremehkan, dia menyarankan agar Moo Hyuk mencari pekerjaan lain.
Mendengar semua ocehan tersebut, Moo Hyuk mengabaikannya.

Kasus percobaan pembunuhan Su Ah ditunda untuk sementara, sebab korban dan tersangka sama2 berada didalam keadaan koma sekarang. Jadi tidak ada gunanya untuk lanjut menyelidiki kasus tersebut. Jelas Sang Bae kepada Hyu Jung.
“Kita harus mencari tersangka lain sembari menunggu dia siuman,” protes Hyu Jung.

“Lantas, kamu harus bersiap untuk kehilangan pekerjaan. Seharusnya kamu meminta hukuman 10 tahun penjara. Kenapa kamu harus melewatkan dan membuat masalah? Selain itu, bagaimana jika pelakunya ternyata orang lain dan kita berhasil menemukannya? Tersangka yang sekarang berusaha bunuh diri karena stres. Bisakah kamu menghadapinya?” tanya Sang Bae, mempertanyakan.
Hyu Jung tetap pada pendiriannya, meski itu berdampak pada pekerjaannya. Dia akan menyelidiki kasus tersebut sampai menerima peringatan.
Dengan kesal, Sang Bae mengeluh kesal ketika Hyu Jung telah keluar dari ruangannya.

Hyu Jung menghela nafas kesal. Dan tepat disaat itu, Moo Hyuk menelponnya. Dengan malas, dia pun menjawab telponnya.
“Kamu mencarinya atau tidak? Pria yang tidur dengan Jung Su Ah,” tanya Moo Hyuk.
“Kenapa tiba- tiba menanyakan itu?” balas Hyu Jung, heran.
“Mari bicara langsung,” ajak Moo Hyuk.

Hyu Jung menemui Moo Hyuk direstoran atas. Dia memberitahu bahwa dia telah mendengar berita di skorsnya Moo Hyuk. Dan Moo Hyuk berterima kasih atas perhatian Hyu Jung, kemudian dia menuangkan minuman untuk Hyu Jung.
Moo Hyuk : “Setelah dimarahi profesor usai mengacaukan peradilan semu, tidak ada yang lebih nikmat dari minol dan sup.”
Hyu Jung : “Semuanya salahmu. Kamu selalu mengubah persidangan menjadi area pertarungan.”

Hyu Jung kemudian menyuruh Moo Hyuk untuk berhenti berbicara omong kosong, dan berbicara ke intinya. Dan Moo Hyuk meminta maaf atas perbuatannya 3 tahun lalu, dikhianati seperti ini membuat dirinya berintrospeksi. Meski demi kepentingan klien, dia tidak seharusnya mengkhianati Hyu Jung. Jadi dia meminta maaf dengan sungguh.
“Sudahlah. Pikirmu aku tidak mengenalmu? Permohonan emosional tidak cocok denganmu,” komentar Hyu Jung.

“Baiklah. Wajar kamu tidak memercayaiku. Tapi mari kesampingkan emosi kita untuk saat ini. Ada banyak hal aneh soal kasus ini. Bukankah begitu?” jelas Moo Hyuk, bertanya.
Setelah berpikir selama berhari- hari, Moo Hyuk bertanya- tanya kenapa ketua melakukan ini kepadanya. Kepadahal dia selalu menuruti semua perintah ketua, tapi ketua malah menskors dirinya dan mengambil semua klien VIP nya.
“Memangnya apa salahku sampai dia mau menjatuhkanku?” tanya Moo Hyuk, emosi.

“Ternyata kosong. Rumah bandar yang ditinggali Jung Su Ah,” kata Hyu Jung, memberitahu.
Moo Hyuk : “Kosong? Dia tinggal di apatermen yang tidak dimiliki siapapun?”
Hyu Jung : “Itu milik perusahaan konstruksi. Apatermen yang ditinggali Jung Su Ah memang tidak dijual kepada siapapun sejak awal.”

Moo Hyuk : “Jadi siswi SMA tinggal sendiri dirumah bandar esklusif yang dimiliki perusahaan konstruksi. Lalu dia dikunjungin oleh banyak pria? Ini semakin mencurigakan. Kenapa penyelidikannya ditunda?”
Hyu Jung : “Karena Kim Han Su mengaku. Tepat dipersidangan. Foto dan video yang kamu dapatkan dari sumber tidak terpercaya. Belum cukup membuktikan Jung Su Ah melacurkan dirinya. Satu hal lagi, tapi aku tidak yakin jika ini ada kaitannya. Lee Ki Hun, putra salah satu petinggi di firma hukummu, satu sekolah dengan Jung Su Ah. Dia juga memberikan kesaksia Kim Han Su menguntit Jung Su Ah. Kamu mengurus kasus Kim Han Su dengan fakta putra Lee Do Jin satu sekolah dengan Jung Su Ah, mungkin bukan sekedar kebetulan. Seperti yang kamu bilang.”

Hyu Jung kemudian mendapatkan telpon dari seseorang. Dan mendengar apa yang diberitahukan kepadanya Hyu Jung tampak terkejut. Melihat itu, Moo Hyuk merasa heran ada apa.
“Dari rumah sakit tempat Su Ah dirawat. Kini dia menjadi tersangka pembunuhan, Kim Han Su,” kata Hyu Jung, memberitahu.

Dirumah duka. So Hyun menemanin rekannya, Jo Min Joo, yang merupakan wali kelas Su Ah. Karena bagaimanapun dia adalah guru wali kelas dari Han Su.

Moo Hyuk berdiri dan memperhatikan mereka dari jauh. Dia mengingat kembali perkataan Han Su tentang Su Ah yang tinggal sendirian, sebab orang tua Su Ah tinggal di luar negeri.
Moo Hyuk kemudian memberikan uang duka, dan menyuruh penerima menuliskan saja uang tersebut dari Kim Han Su, karena dia disini untuk mewakili Han Su. Setelah mengatakan itu, Moo Hyuk pamit dan pergi.

Moo Hyuk berpapasan dengan teman- teman sekolah Han Su serta Su Ah. Dan tanpa sengaja dia mendengarkan pembicaraan mereka semua, yang membicarakan tentang kematian Su Ah sambil tertawa.
Dan mendengar serta melihat itu, Moo Hyuk merasakan sebuah perasaan yang aneh. Seperti ada sesuatu.

1 comment: