Saturday, July 27, 2019

Sinopsis K- Drama : Class Of Lies Episode 3 - part 3

0 comments

Sinopsis K- Drama : Class Of Lies Episode 3 – part 3
Network : OCN

Dikantor kejaksaan. Jaksa tertinggi membagikan kasus- kasus penting kepada para Jaksa yang disukainya. Sementara kepada Hyun Jung, dia hanya memberikan kasus- kasus kecil yang sangat banyak. Seperti kasus petugas polisi yang diserang oleh seorang pria mabuk, pencurian di toko kelontong, dan sebagainya.
Menerima semua berkas itu dengan kasar, Hyun Jung protes, karena dia sudah diberikan kasus semacam ini beberapa bulan terakhir.
“Kasus semacam ini? Jaksa tidak memilih apa yang ingin mereka kerjakan. Maksudmu, kamu hanya mau kasus yang mendapat perhatian seperti kasus pembunuhan di SMA elite?” tanya Jaksa tinggi, menyindir.
“Tidak, aku akan mengambil ini,” balas Hyun Jung, pasrah.

Didalam ruangan. Sang Bae dan Jaksa tinggi tertawa. Mereka membicarakan tentang Hyun Jung yang pasti sangat menderita dan frustasi, karena kerja keras nya tidak berbuah dengan baik.
“Bagus. Terus tekan dia sampai ingin berhenti sendiri. Aku tidak peduli jika dia memulai bisnis sendiri atau pergi ke daerah lain. Pastikan saja aku tidak melihat nenek sihir itu,” kata Sang Bae, memuji.

Hyun Jung kembali ke ruangan nya. Dengan kesal dia memberitahu rekannya, betapa pentingnya semua kasus dan setumpuk berkas yang dibawanya ini adalah kasus berharga tersebut. Melihat itu, rekan Hyun Jung merasa bersimpati, karena Hyun Jung masih memiliki banyak kasus seperti ini yang harus dikerjakan.
“Mereka bilang aku tidak akan bisa menyelidiki kasus Kim Han Su. Pak Kim. Kamu tahu apa impianku, bukan?” kata Hyun Jung.

“Ya, aku tahu. Jaksa Agung wanita pertama,” jawab Kim.
“Sampai impian itu terwujud, aku tidak akan menyerah. Kita lihat saja. Aku akan berjuang dan merangkak naik,” kata Hyun Jung, penuh dengan tekad.

Si penjudi lupa membawa buku pelajarannya. Dengan tenang, Joon Jae menyuruhnya agar tidak perlu khawatir, karena mereka memiliki Byung Ho. Dan tanpa bisa melakukan apapun, Byung Ho hanya bisa membiarkan bukunya dibawa pergi.
Beom Jin memperhatikan itu.

Selama pelajaran, Joon Jae sibuk bermain hape. Jadi Kang Jae pun merebut hape nya. Dengan marah Joon Jae mau merebut hape nya kembali, tapi Kang Jae tidak mau memberikan nya.
“Ini akan menjadi tugas kalian. Jelaskan alasanku harus mengembalikan ponsel ini kepadanya memakai hukum,” jelas Kang Jae.

Joon Jae tidak terima dan marah, tapi dia berhenti dan duduk kembali ke tempatnya ketika Ki Hoon berbicara.
“KUHP Pasal 329. Seseorang yang mencuri benda milik orang lain harus dihukum penjara selama kurang lebih enam tahun atau denda maksimal 10.000 dolar,” jawab Ki Hoon.
Mendengar itu, Yoon A bertanya- tanya bagaimana Ki Hoon bisa tahu. Sementara para murid berseru kagum pada Ki Hoon.

“Tapi ini bentuk hukuman berdasarkan aturan sekolah,” balas Kang Jae.
“Aturan sekolah adalah aturan internal yang dibuat sekolah. Jadi, tidak sah jika bersentuhan dengan KUHP. Hukuman terberat yang bisa dilakukan oleh Bapak hanya penalti poin,” jelas Ki Hoon, meremehkan.
Teng ... jawaban Ki Hoon salah, meski tidak semuanya. Dan Kang Jae memberikan nilai 50 poin kepadanya, mendengar itu para murid tertawa pelan.

“Karena Bapak tidak berniat memiliki ponsel ini, tidak bisa dianggap pencurian. Selain itu, ponsel ini akan Bapak kembalikan setelah kelas. Apa itu tetap dianggap kejahatan?” tanya Kang Jae. Dan Ki Hoon tidak bisa menjawab.
“UU Pasal 37 Bab 2. Seseorang dilarang mencampuri urusan orang lain. Itu adalah hak dasarnya. Tapi hal itu dibatasi oleh hukum. UU Pendidikan Dasar dan Menengah Bab 18.4 menyatakan guru harus melindungi hak-hak siswa yang diakui oleh hukum. Menurut UU hak-hak siswa di Seoul, seorang guru tidak boleh menggeledah atau menyita barang pribadi siswa kecuali mendesak atas alasan keamanan,” kata Beom Jin.

“Namun, menurut UU Fundamental Pendidikan Bab 12, karena ada aturan sekolah dan siswa wajib menaatinya,” balas Kang Jae.
“Bapak harusnya bisa memintanya untuk mematikan dan menyimpannya,” balas Beom Jin. Dan jawabannya adalah benar, Kang Jae memberikan nilai 100 poin kepada nya.
Kang Jae kemudian mengembalikan hape Joon Jae. Semua murid berseru kagum kepada kehebatan Beom Jin. Sementara, Ye Ri kagum kepada Kang Jae yang tampak sangat keren menurutnya.

“Kini kalian mengerti alasan harus fokus di kelas Bapak, bukan? Jika tidak mengerti hukum, kalian bisa diperlakukan tidak adil,” jelas Kang Jae yang tampaknya ditujukan kepada Byung Ho.

Jadi intinya kenapa kita harus mempelajari hukum adalah sebagai pedoman dan guna memastikan kita tidak diperlakukan semena-mena.

No comments:

Post a Comment