Monday, July 22, 2019

Sinopsis K- Drama : Class Of Lies Episode 1 - part 3

0 comments

Sinopsis K- Drama : Class Of Lies Episode 1 – part 3
Network : OCN

Hakim mempersilahkan terdawa untuk memberikan pernyataan. Dan dengan tegas, Moo Hyuk menjelaskan bahwa dia dan terdakwa tidak mengakui tuntutan yang diajukan oleh Jaksa. Mereka yakin tidak bersalah. Mendengar itu, semua orang tampak terkejut dengan apa yang baru saja Moo Hyuk katakan.
“Terdakwa menikam Su Ah dengan pisau dapur. Lalu Terdakwa menghampiri korban dan menyekap wajahnya dengan bantal untuk membunuhnya,” jelas Hyu Jung.
Kemudian dia memperlihatkan barang bukti yang ada. Menurut Forensik Nasional sudah dipastikan sidik jari pada pegangan pisau adalah milik Han Su. Dan DNA serta komponen riasan Su Ah ditemukan pada bantal tersebut. Lalu berdasarkan TKP, itu sudah membuktikan bahwa Han Su mencoba membunuh Su Ah. Jadi dia akan menuntut 20 tahun penjara.

Moo Hyuk maju untuk memberikan pembelaan. Dia memperlihatkan foto luka memar yang ada pada wajah Han Su.
“Di TKP, polisi tidak memberi Terdakwa kesempatana menjelaskan atau memberi pertolongan pertama pada korban. Mereka malah menodongkan senjata, menyerang, dan memborgol Terdakwa. Yang ingin dilakukan Terdakwa hanyalah menyelamatkan korban,” jelas Moo Hyuk, memberikan pembelaan.

Hyu Jung tidak terima, karena menurutnya itu argumen tidak berdasar. Moo Hyuk membalas bahwa argumen Hyu Jung juga tidak berdasar. Dan Hakim menerima perkataan tersebut, dia meminta mereka berdua memberikan argumen berdasarkan fakta.

Moo Hyuk meminta maaf, lalu dia melanjutkan pembelaannya. “Satu fakta yang paling penting adalah, baik saya ataupun jaksa, atau siapapun disini tidak melihat kejadian sebenarnya di kamar itu. Benarkah Han Su mencoba untuk membunuh korban? Atau dia hanya mencoba menyelamatkan korban yang sudah ditikam dan tidak sadarkan diri? Tidak ada yang tahu kebenarannya selain mereka berdua. Tolong ingat itu,” jelas Moo Hyuk. Dan Hakim menerimanya.

Hyu Jung kemudian memberitahu hakim bahwa dia memilih Han Su untuk menjadi saksi pertama.


So Hyun melihat jam ditangannya dengan cemas, dia ingin pergi ke pengadilan untuk memeriksa Han Su. Namun Young Hye memanggilnya, dan memperingatkannya untuk jangan berani bermimpi hadir di persidangan. Jika So Hyun melakukan itu lagi, maka So Hyun akan di keluarkan.
Takut akan ancaman tersebut. So Hyun pun kembali duduk ditempatnya.

Hyu Jung : “Anda mengeklaim memiliki hubungan dengan Jung Su Ah, si korban?”
Han Su : “Ya. Dia pacarku.”

Hyu Jung : “Anda punya sesuatu yang bisa membuktikan hubungan Anda dengan Su Ah? Pernyataan teman sekelas kalian atau mungkin foto mungkin? Apapun.”
Han Su : “Tidak ada yang tahu. Su Ah tidak mau murid lain membicarakan kami. Jadi, kami merahasiakannya. Dia juga tidak mau meninggalkan rekam foto.”

Tidak ada satupun bukti yang bisa Han Su berikan. Jadi Hyu Jung menyimpulkan bahwa Han Su telah salah memahami kasih sayang sepihak sebagai hubungan dua arah. Mendengar itu, Han Su menatap tajam Hyu Jung.
Hyu Jung mengabaikan itu dan menunjukan kepada hakim, bukti pernyataan dari teman sekelas yang mengatakan Han Su ada menguntit dan meneror Su Ah.
“Tidak. Itu bohong,” kata Han Su, menyangkal.
“Saya sudah menyerahkan kesaksian mereka sebagai bukti,” kata Hyu Jung memberikan berkas yang dimilikinya.
Hakim memberikan kesempatan kepada Moo Hyuk untuk membela. Dan Moo Hyuk meminta waktu untuk meninjau berkas tersebut usai persidangan.

“Anda menguntit dan mengiktui korban ke rumahnya. Saat situasi melenceng dari rencana, Anda menikamnya dengan pisau. Anda bahkan diskors dari sekolah, karena menyerang anak lelaki yang mendekati Su Ah. Obsesi Anda ekstrem hingga menjadi mengerikan,” kata Hyu Jung dengan tajam kepada Han Su.
Seo Yoon A menonton persidangan tersebut.

Ketika Hyu Jung telah selesai berbicara, hakim memberikan kesempatan kepada Moo Hyuk untuk berbicara. Dan Moo Hyuk pun berdiri, dia memperkenalkan dirinya kepada semua orang yang berada di tempat pengadilan. Melihat itu, Hyu Jung bertanya- tanya apa lagi yang ingin Moo Hyuk lakukan.
“Argumen Terdakwa bahwa dia memiliki hubungan dengan korban hanya berdasarkan opini dan kenangan pribadinya. Terdakwa menganggap korban sebagai pacarnya. Meski demikian, saya mengakui korban mungkin melihat hubungan itu dengan pandangan berbeda,” kata Moo Hyuk, menjelaskan kepada hakim.
Hyu Jung berdiri, dan bertanya- tanya apakah Moo Hyuk sedang bermain- main di persidangan. Dan Moo Hyuk menjawab tidak, dia hanya ingin membenarkan saja.


Moo Hyuk kemudian memperlihatkan bukti yang dimilikinya, yaitu foto Jung Ah. Melihat itu, Han Su tampak kaget, sementara semua orang tampak bingung.

Flash back
“Jung Su Ah?” gumam Moo Hyuk.
Didalam situs pribadi sekolah. Murid- murid membicarakan tentang Su Ah yang kemungkinan ada memelacurkan diri demi uang. Dan Su Ah benar ada berpacaran dengan Han Su sepertinya.
Flash back end

“Korban Jung Su Ah berhubungan seks dengan pria dewasa demi uang. Dengan kata lain, dia melacurkan dirinya,” kata Moo Hyuk kepada hakim.

Mendengar itu, semua orang terkejut. Sementara Hyu Jung langsung berdiri dan protes, karena itu bukanlah fakta melainkan hanya opini semata.
Hakim dengan tegas menyuruh Hyu Jung agar tenang dan mendengarkan Moo Hyuk untuk berbicara dulu. Jadi karena itu, Hyu Jung pun duduk kembali ditempatnya. Sementara Moo Hyuk melanjutkan kembali penjelasannya.


“Korban Jung Su Ah dikenal sebagai siswa panutan dengan nilai yang cermelang. Namun, dia menyembunyikan sesuatu. Dia menemui pria dewasa di hotel seperti ini,” kata Moo Hyuk menjelaskan.
Mendengar penjelasan itu, Han Su mengepalkan tangannya, tampak menahan emosi.
“Siapapun dia sebenarnya, pelakunya harus ditemukan dan dihukum. Pertanyaannya, apakah Terdakwa disini yang harus dihukum?” tanya Moo Hyuk kepada hakim sambil menunjuk ke arah Han Su.

Flash back
Moo Hyuk ada mengunjungin apatermen Su Ah.
“Rumah korban, lokasi terjadinya kejahatan, bukanlah apatermen biasa. Rumah bandar ekslusif, mungkin sebutan yang lebih pas. Meski ada kamera CCTV, demi menjaga privasi para penghuni, mereka hanya memakain CCTV untuk pengawasan waktu nyata. Oleh karena itu, tidak ada bukti rekaman CCTV. Kejaksaan pasti sudah tahu itu,” jelas Moo Hyuk kepada hakim.
Flash back end

Moo Hyuk kemudian menunjukan bukti CCTV yang berhasil didapatkan. Su Ah memasuki apatermen bersama dengan seorang Pria yang tidak diketahui siapa.
“Video ini tidak ada hubungannya dengan kasus,” protes Hyu Jung.
“Pengacara, apa ini direkam pada hari kejahatan?” tanya Hakim.

“Tidak, tapi bukan berarti video ini tidak ada hubungannya. Video ini membuktikan bahwa apatermen korban sering dikunjungin oleh banyak pria. Pada hari kejahatan, siapakah tamu yang ditunggu korban di apatermennya? Terdakwa? Akankah dia mengundang penguntitnya ke rumahnya sendiri?” jelas Moo Hyuk, bertanya.
Setiap orang yang mendengar penjelasan tersebut, tampak merasa itu masuk akal.

Moo Hyuk meminta Jaksa untuk mencabut gugatan, dan memulai penyelidikan dari awal. Siapa yang ditemui korban diapatermennya. Hanya satu pria atau lebih.

“Tutup mulutmu!” teriak Han Su, tidak tahan lagi. Dia menyerang Moo Hyuk. “Aku pelakukanya. Aku yang melakukannya! Aku yang menikam Su Ah!” katanya mengakui sambil berteriak histeris.
Para polisi menarik Han Su menjauhi Moo Hyuk.

“Tahu apa kamu soal Su Ah! Kamu hanya asal bicara!” teriaknya. “Aku pelakunya! Aku yang melakukannya!” teriaknya. Dan para polisi membawanya keluar dari ruangan pengadilang.
Hyu Jung serta setiap orang yang melihat itu, terkejut.

No comments:

Post a Comment